[Lovelyz Series] Last Romeo (Mijoo Ver)

[Lovelyz Series] Last Romeo (Mijoo Ver)

LAST ROMEO

By Hyebaby

Lovelyz’s Lee Mijoo || Infinite’s Nam Woohyun

Romance, Sad, Hurt, AU! || General || SongFic

Previous Story : Candy Jelly Love (JiAe Ver) || Good night like yesterday (Kei Ver) || Heat Haze Day (Yein Ver)

“Back song”

INFINITE’s Last Romeo

“Shine on my path, whether I want it or not, the decision has been made. I will put everything at risk”

“LAST ROMEO”

Ponsel milik Woohyun bergetar, ia segera meraih ponsel itu dan melihat kearah layar ponselnya. Ia menyunggingkan senyum saat melihat nama si penelpon yang tertera dilayar ponselnya.

Yeobeoseyeo…Mijoo-ya.”Ujarnya saat mengangkat telepon.

Oppa, neo eoddi?“Tanya si penelpon dari seberang.

“Aku di Kantor, sebentar lagi pulang. Apa terjadi sesuatu?”Jawab Woohyun.

Anni, tidak terjadi apapun kok. Aku hanya eung…kesepian. Oppa mau menemaniku?”Tanya Mijoo, si penelpon, lagi.

“Oh, arasseo. Aku akan datang ke Rumahmu saat aku pulang, kau tunggu saja ya.”Ujar Woohyun.

Ne, aku tunggu Oppa.”Ujar Mijoo.

Woohyun memutuskan sambungan telpon mereka berdua lalu membereskan semua berkas-berkasnya dan bersiap untuk pulang.

~~~

Woohyun menghentikan mobilnya tepat didepan Rumah besar milik Mijoo, ia segera membunyikan klakson pertanda bahwa ia telah tiba.

Tak perlu menunggu lama, sosok yeoja yang dicarinya keluar dan membukakan pintu untuk Woohyun. Woohyun segera turun dari mobil dan mendatangi Mijoo.

“Ayo masuk, Oppa.”Suruh Mijoo sambil menarik tangan Woohyun masuk kedalam Rumahnya.

Woohyun duduk di sofa ruang tamu Mijoo sementara Mijoo menyiapkan minuman dan makanan ringan untuknya.

“Kau sendiri?Dimana orangtuamu?”Tanya Woohyun, Mijoo mendongak dan tiba-tiba air muka yeoja itu berubah.

“Eh…Orangtuaku eung…terjadi sesuatu pada mereka.”Jawab Mijoo sambil berusaha menutupi dirinya yang mulai terisak.

Jinjja?Apa mereka baik-baik saja?Apa yang terjadi denganmu, Mijoo-ya?”Tanya Woohyun saat melihat Mijoo yang mulai terisak.

Woohyun berjalan menuju ketempat Mijoo duduk lalu duduk disampingnya, ia membelai rambut yeoja itu lalu menggenggam tangannya erat.

Gwaechanayo?”Tanya Woohyun, Mijoo menunduk lalu ia terisak pelan. Woohyun membelai rambut Mijoo lagi lalu memeluk yeoja itu.

“Mijoo-ya, ceritakan semuanya padaku.”Pinta Woohyun sambil membelai punggung yeoja itu pelan. Isakan Mijoo semakin keras, itu membuat kemeja yang dikenakan Woohyun basah terkena air mata Mijoo.

“Woohyun Oppa, sebenarnya Appa selama ini…hiks…selama ini Appa adalah seorang koruptor. Sekarang Appa adalah buronan dan kabur dari Rumah, Eomma juga sudah sejak seminggu lalu berada di…hiks…rumah sakit jiwa karena depresi…hiks…”Jelas Mijoo sambil terisak.

Woohyun agak kaget mendengarnya, Mijoo tidak pernah bercerita tentang hal ini sebelumnya. “Sudah tenanglah, gwaechanayo, aku disini. Kau akan baik-baik saja, Mijoo-ya.”Ujar Woohyun berusaha menenangkan Mijoo.

“Tapi Oppa, aku tak akan tinggal lagi disini. Polisi akan menyita Rumah ini besok, aku akan tinggal dimana?”Bantah Mijoo masih terisak, Woohyun terdiam mendengarnya.

“Tinggalah di Rumahku…”

Mijoo mendongak dan melepaskan pelukan Woohyun, “Mwo?”

“Tinggalah di Rumahku, dengan begitu kau akan aman. Aku juga tinggal sendiri, orangtuaku pergi ke Jepang beberapa hari lalu, jadi kau bisa tinggal bersamaku.”Ujar Woohyun, Mijoo menatap Woohyun nanar.

Molla, Oppa.”Ujar Mijoo pelan lalu menunduk.

~~~

Woohyun menghela napas setelah menyelesaikan semua pekerjaannya, ia meraih ponselnya dan mencari-cari pesan singkat yang biasa diberikan Mijoo saat jam kerja Woohyun usai. Tapi, hari ini Mijoo sama sekali tidak memberi kabar seperti biasanya.

“Lebih baik aku menemuinya.”Gumam Woohyun lalu bergegas keluar dari Kantornya.

Tak berapa lama, Woohyun telah sampai di Rumah Mijoo, ia terkejut melihat didepan Rumah Mijoo terdapat mobil polisi. Jangan-jangan…

“Tapi Oppa, aku tak akan tinggal lagi disini. Polisi akan menyita Rumah ini besok, aku akan tinggal dimana?”Bantah Mijoo masih terisak, Woohyun terdiam mendengarnya.

Woohyun segera keluar dari mobilnya dan masuk kedalam Rumah Mijoo.

Mata Woohyun membulat melihat Mijoo yang duduk didekat pintu sambil memeluk lutut, sepertinya yeoja itu menangis.

“Mijoo-ya!”Seru Woohyun sambil mendatangi Mijoo, ia menatap wajah Mijoo yang basah terkena air mata. “Wae?Apa yang terjadi?”Tanya Woohyun, namun Mijoo tetap tak ingin mengucapkan apapun.

Woohyun berbalik membelakangi Mijoo dan ia melihat 2 orang berseragam polisi tengah mencari sesuatu didalam Rumah Mijoo.

“Ya!Apa yang kalian lakukan?Cepat keluar dari Rumah ini!”Seru Woohyun keras, 2 orang polisi tersebut menoleh dan menatap Woohyun tajam.

“Apa yang kalian lakukan padanya, hah?”Tanya Woohyun, “Maaf Tuan, tapi Rumah ini kami sita.”Jawab salah seorang dari polisi itu, Woohyun menatap kedua polisi itu tajam.

“Biarkan dia tinggal disini.”Ujar Woohyun.

“Maaf Tuan, tapi…”Ujar polisi itu. “Ya, biarkan dia tinggal disini. Dia tidak bersalah, Abeoji-nya yang bersalah. Jangan membuat dia harus menanggung akibat dari kesalahan Abeoji-nya.”Sela Woohyun.

“Rumah ini terpaksa kami sita, Tuan. Tuan Lee telah melakukan tindak korupsi dan sebagai gantinya Rumah ini harus kami sita.”Jelas polisi itu, Woohyun terdiam.

Sihreo!”Tolak Woohyun lalu berlari kearah lemari yang tak jauh darinya dan mengambil sebuah berkas-berkas penting milik Rumah itu, segera ia menarik lengan Mijoo keluar dari Rumah.

Dimasukkannya yeoja itu kedalam mobilnya dan dengan segera ia mengendarai mobilnya entah kemana.

Oppa, kita akan pergi kemana?”Tanya Mijoo sambil menghapus air matanya.

“Ketempat yang aman.”Jawab Woohyun singkat.

Tak berapa lama, Woohyun sampai di Rumahnya dan segera memasukan Mijoo kedalam Rumahnya.

“Tenanglah, kita sudah aman sekarang.”Gumam Woohyun sambil mengunci pintu. Mijoo hanya mengangguk sambil duduk disofa ruang tamu Woohyun.

Woohyun duduk menghadap Mijoo dan menatap Mijoo dalam, “Semua akan baik-baik saja, kau tidak perlu khawatir.”Bisiknya, Mijoo hanya diam sambil menunduk.

Woohyun menghela napas, namun kelegaannya itu tak berlangsung lama karena tiba-tiba pintu rumahnya diketuk. Woohyun mengintip dari balik jendela dan melihat 2 polisi tadi kini berdiri didepan pintunya.

“Sial!”

Woohyun segera menarik lengan Mijoo dan mencari tempat untuk bersembunyi. Namun, sebelum berhasil menemukannya pintu rumah sudah berhasil didobrak.

BRAAK!!!

Lengan Woohyun dipukul dengan kayu, rasanya sakit sekali. Woohyun segera berlari keluar dari Rumahnya bersama Mijoo.

“Mijoo-ya, pergilah!Pergilah sekarang!”Suruh Woohyun.

“Tapi, Oppa…”

“PERGI!”

Mijoo tak punya pilihan lain, dengan segera ia berlari menjauhi Woohyun walaupun hatinya sama sekali tak ingin meninggalkan namja itu disana.

Sementara itu, Woohyun hanya bisa melawan 2 polisi itu. Berkali-kali ia kenal pukul dan terluka, namun namja itu tetap berusaha melawan polisi itu. Hanya karena Mijoo, yeoja yang sangat dicintainya.

Woohyun bergegas masuk kedalam mobilnya dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh, ia melirik kearah kaca spion dan mobil polisi itu masih mengerjarnya.

 Woohyun menoleh dan mata membulat melihat sosok Mijoo tengah menyebrang didepannya, cepat-cepat ia membelokan mobilnya. Mobilnya berjalan tak terkendali apa menabrak pembatas jalan.

Mijoo yang mendengaer suara gaduh itu menoleh dan melihat mobil Woohyun tak jauh dari sana. Ia segera mendatanginya dan berusaha membuka pintu mobil Woohyun secara paksa.

Setelah berhasil, Mijoo segera membawa Woohyun keluar.

Ia memeluk tubuh Woohyun yang telah bersimbah darah lalu menatap wajah Woohyun nanar.

Oppa…”Bisiknya, Woohyun hanya tersenyum tipis sambil menatap Mijoo dalam.

Mian…”Ujar Woohyun, Mijoo menggeleng.

“Tidak Oppa, ini bukan salahmu. Oppa jebaltteonajima.”Pinta Mijoo sambil menggenggam tangan Woohyun erat.

Mianhe Mijoo-ya, jeongmal mianhe.”Sekali lagi Woohyun mengucapkan kata itu, Mijoo benar-benar benci ketika Woohyun meminta maaf padanya saat itu.

Oppa, kubilang ini bukan salahmu. Jangan tinggalakan aku sendiri Oppa, aku takut…”Ujar Mijoo lirih.

Woohyun tersenyum, perlahan lengan namja itu terangkat dan ia mengusap pipi Mijoo pelan.

Mianhe, Mijoo-ya. Saranghae…”Ujar Woohyun sebelum namja itu menutup matanya untuk yang selama-lamanya.

“LAST ROMEO”

Wuah…akhirnya Lovelyz Series comeback (?) lagi 🙂

Berhubung aku juga suka pairing ini jadinya kupasangin aja deh Woohyun sama Mijo wkwkwk~

Maaf kalau jadinya Sad Ending ya, soalnya aku bingung banget jalan ceritanya gimana. Semoga suka, comment or like ya 😀

Advertisements

3 thoughts on “[Lovelyz Series] Last Romeo (Mijoo Ver)

  1. Pingback: [Lovelyz Series] Lost Time Memory (Sujeong Ver) | Lovelyz Fanfiction Indo

  2. Keren….suka couple ini…feelsnya kerasa bgt…gk tega sbnernya liat namu mati tp ya sudahlah untuk kelancaran cerita saya ikhlas 😥
    keep nulis thor

    Like

  3. Pingback: [Lovelyz Series] Childhood Blues (JIN Ver) | Lovelyz Fanfiction Indonesia

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s