[Drabble] Free

Tittle : Free

Author : Xika Nisha

Main cast : Jin (Lovelyz) | Taeyong (SMRookies)

Other cast : Joy (Red Velvet) *numpang nama doang

Genre : hurt/comfort

Length : Drabble

Rating : PG 13

Disclaimer : FF ini buatan saya! Jika merasa ada kesamaan di cerita lain, mungkin itu adalah faktor tidak sengaja.

Summary : Ingin tahu bagaimana kehidupan gadis yang baru putus cinta?

.

.

.

Apa yang membuatmu bahagia?

Helaan nafas kesal tidak bisa tertahan lagi. Detik demi detik berlalu, dan ia terus-terusan melakukan kegiatan yang tidak ada manfaatnya. Jin juga tahu jika sekarang ia mengabaikan seluruh tumpukan buku di sampingnya. Buku yang ‘dulu’ menjadi pacar utamanya. Ia memperbaiki kacamata yang melorot terus hingga membuatnya jengkel.

Terdengar deritan kursi yang dipindahkan di depannya. Jin yang sibuk mengurusi kacamata-kurang-ajar-yang-tidak-bisa-diam mulai mengalihkan perhatiannya kepada orang yang sudah duduk tenang di hadapannya. Tatapan matanya tetap dingin seperti biasa, dan itu membuat Jin muak.

“Ada apa dengan dirimu hari ini? Memakai kacamata dengan setumpuk buku di sampingmu. Ini aneh,” wajah keheranan di tampakan Taeyong.

“Aku ingin belajar.” jawabnya ketus.

“Lalu kenapa kau memakai kacamata? Dan penampilanmu… err… aneh,” sekarang komentar tentang penampilannya mulai terlontar.

“Ini diriku yang sebenarnya.” Jin hari ini memang sengaja cuek akan penampilannya. Ia mungkin sudah risih dengan rambutnya yang panjang terurai, jadi ia mengikatnya menjadi kuncir kuda. Biasanya ia akan memakai dress atau rok mini, tapi kali ini dengan pede-nya ia memakai celana panjang di bagian lututnya sudah sobek. Hari ini juga ia memakai kaos yang besar untuk ukuran badannya.

“Kau ingin kembali pada dirimu yang dulu?” Taeyong mengambil kesimpulan setelah melihat Jin yang menunjukan sikapnya.

“Lalu kenapa? Apa aku harus berpura-pura menjadi orang yang bukan diriku? Jika kau tidak bisa menerima apa yang kupunya, lebih baik kita akhiri saja.” Jin meledak-ledak. Amarahnya bahkan mencapai puncak. Lelaki ini tercengang saat mendapati emosi meledak-ledak Jin yang sudah lama tidak ia lihat.

Tapi seketika ia berdehem, mencoba menetralisir suasana. “Apa alasanmu hingga memutuskannya?”

Gadis ini memasang wajah datar, “Karena dalam hubungan ini, aku yang berusaha.” nada yang ia ucapkan terlalu datar, tapi mampu membuat urat Taeyeong menegang. Tanpa perlu dijelaskan, Taeyong mengerti dimana maksud ucapan Jin.

“Apa maksudmu aku tidak berusaha? Bahkan disini akulah yang membuatmu berubah. Bukankah itu tanda dari usahaku?” seketika Taeyeong menyela. Tidak terima jika ia disalahkan disini.

Gadis itu menahan senyumnya, seakan meremehkan orang di depannya. “Selamat telah mendapat pacar baru! Joy sangat cantik, sungguh! Selera berpakaiannya juga menarik. Joy juga orang yang berada. Jadi ku ucapkan selamat karena mendapatkan pacar yang sempurna.” Jin tersenyum manis, tangannya terulur untuk menjabat tangan Taeyong. Tidak ada balasan dari Taeyong, tapi Jin tetap mengulurkan tangannya.

“Kau aneh hari ini.” Taeyong berkata pelan, nyaris berbisik.

Wajah Jin mendadak muram. Gadis itu kemudian menarik tangannya, “Aku hanya berpikir jika kau bukan orang yang tepat untukku. Kau adalah pacar pertamaku. Awalnya menyenangkan mempunyai pacar seorang playboy. Mungkin aku bisa menyadarkannya. Tapi kenapa… saat pertama milikku dipenuhi dengan rasa sakit.”

Taeyong hanya terdiam. Jin juga berhenti mencurahkan isi hatinya. Keheningan melanda mereka berdua. Jin tahu, air matanya sudah kering untuk sekedar ia keluarkan walau hanya setetes. Sudah habis karena menangisi kebodohannya.

Jin bergerak untuk berdiri. Ia memperbaiki letak kacamatanya, yang lagi-lagi melorot. Ia juga tidak lupa mengambil tumpukan buku di sampingnya. Jin berjalan menjauh. Keluar dari ruangan tadi.

Perasaan lega membuncah seketika. Ia tidak kecewa akan keputusannya. Ini yang terbaik. Bahkan sekarang ia bisa bernafas sesukanya. Sekarang, ia tidak perlu menahan rasa sakit menggunakan heels, tidak risih saat menggunakan dress atau rok mini, tidak ada lagi yang berkomentar atas seluruh prinsip hidupnya. Ia akan kembali ‘bercinta’ dengan buku-bukunya.

Akhirnya kehidupan seorang Jin kembali lagi

END

A/N :

Aku bikin ini drabble nggak lebih dari semalam. Mungkin kira-kira tiga jam (rekor baru). Maaf ceritanya lumayan ngawur, ini inspirasinya dari lagu Happy – 2ne1. Artinya bagus. cocok banget dibikin ff.

Aku berencana bikin sekuel. Ada yang mau?

Advertisements

10 thoughts on “[Drabble] Free

  1. astaga, ff ini aku kira bakal nge-fluff, tapi ternyata nggak, ya. wkwkwk. aduh, tulisan hurt/comfort-nya kelewat juga. kkk. dan apalagi biasanya ff drabble sering pake genre fluff, tp yg satu ini nggak. huhuhu malah curhat

    okeeeh! aku suka sama ff ini! wkwkwk. karakternya Jin juga suka banget. entah kenapa, suka banget. wahahaha. pas lagi debat sama si Taeyong… duh, rasanya lucu banget tengkar sama mantan(?). wkwkwk. pokoknya suka! hoho. semangat terus bikin ff! fighting! XD

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s