[Lovelyz Series] Lost Time Memory (Sujeong Ver)

Standard

[Lovelyz Series] Lost Time Memory (Sujeong Ver)

LOST TIME MEMORY

By Hyebaby

Lovelyz’s Ryu Sujeong || BTS’s Kim Taehyung/V

Romance, Sad, Hurt, Tragedy, (Little bit) Fantasy, Angst, AU! || General || SongFic

Previous Story : Candy Jelly Love (JiAe Ver) || Good night like yesterday (Kei Ver) || Heat Haze Day (Yein Ver) || Last Romeo (Mijoo Ver) || Childhood Blues (JIN Ver)

“Back song”

IA’s Lost Time Memory

“If Summer could determine our dreams, i want to go back to the time before you die”

“LOST TIME MEMORY”

Mentari telah terbit dari ufuk timur, sinarnya perlahan-lahan masuk menembus jendela sebuah kamar milik seorang namja yang sudah sejak kemarin sama sekali tidak tidur.

Pemilik kamar tersebut sedang diam menatap layar komputer yang sedari tadi menyala dihadapannya, tapi ia bahkan tak menyentuh apapun. Taehyung, pemilik kamar itu, melirik kearah jam dinding dan melihat waktu telah menunjukan pukul 7 tepat.

Taehyung meraih gelas kopinya dan meminumnya kembali lalu menunduk. Perasaannya campur aduk, kacau balau. Kini namja tersebut mengangkat wajahnya dan menatap layar komputer itu lagi yang kini menunjukan foto seorang yeoja yang benar-benar ia rindukan.

‘Ryu Sujeong.’ Itu adalah kata yang tertulis dibawah foto itu. Seorang yeoja yang telah lama pergi entah kemana, yang telah meninggalkan Taehyung tanpa alasan yang jelas.

Taehyung menghela napas, kenangan-kenangan masa lampau itu kini terulang kembali dalam benaknya.

Di jalanan menanjak di bawah sinar matahari, seorang namja tengah duduk menggambar sendiri. Seorang yeoja kini menghampirinya dan menepuk bahunya, namja bernama Taehyung itu pun menoleh.

Sujeong, nama yeoja itu. Ia kini tersenyum manis dan duduk di samping Taehyung sambil memperhatikan lukisan temannya itu.

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Taehyung dingin, Sujeong menatapnya heran. “Menemanimu.” Jawabnya singkat. Taehyung menghela napas, ia sesungguhnya sedang tak ingin ditemani oleh Sujeong saat ini. Ia ingin sendiri.

“Kau kesal padaku, Taehyung-ah?” Tanya Sujeong, Taehyung menggeleng. “Lalu kenapa? Kau kelihatannya sedang kesal.” Tanya Sujeong lagi. Taehyung mendengus kesal lalu melempar kuasnya kesembarang tempat.

“Aku tak kesal.” Jawab Taehyung, Sujeong hanya mengangguk. “Pergilah. Aku ingin sendiri.” Pinta Taehyung, tapi Sujeong menggeleng. “Sihreo! Aku ingin menemanimu.” Tolak Sujeong. Taehyung kini menatap Sujeong dingin, “Jangan pedulikan aku. Pergilah kemanapun kau mau, Sujeong-ah.” Pinta Taehyung sambil berdiri.

Sujeong ikut berdiri dan menatap Taehyung, “Aku tak akan pergi.” Ujarnya dan menggenggam tangan Taehyung erat. Taehyung kembali menghela napas kesal, “Kubilang Pergi, Ryu Sujeong! Pergi! Aku sedang ingin sekarang, aku tak ingin melihatmu lagi!” Seru Taehyung kesal.

Nafas Sujeong tercekat mendengarnya. Seorang Kim Taehyung, sahabat baiknya, tak pernah berkata seperti itu sebelumnya. Tidak pernah. Dan kini, Taehyung membentaknya. Bahkan ia tak ingin bertemu dengannya lagi.

Sujeong hanya diam, menatap Taehyung dengan perasaan takut dan kecewa. Ia lalu melepaskan genggamannya dan melarikan diri dari jalan itu. Meninggalkan Taehyung sendirian dan menyesali perbuatannya.

Taehyung ingat semua itu, sesuatu yang benar-benar disesalinya.

Ryu Sujeong dalah sahabat baik Taehyung. Persahabatan mereka telah terjalin sejak pertama kali keduanya masuk sekolah menengah atas dan duduk bersama. Keduanya berjanji bahwa tak ada yang dapat memisahkan mereka. Tetapi hanya karena keinginan Taehyung untuk sendiri, persahabatan mereka hancur begitu saja.

Taehyung sungguh menyesali hal itu. Tidak hanya kata-kata kasar yang diucapkannya pada Sujeong, tetapi juga kejadian 2 hari setelah hari itu berlalu.

Sujeong pergi meninggalkannya dan juga dunia ini untuk selamanya.

Taehyung tak bisa membayangkan jika Sujeong meninggalkannya dan kini, semua itu terjadi. Kepergian Sujeong sesungguhnya sudah tidak berarti lagi bagi beberapa teman Taehyung, tapi bagi Taehyung itu benar-benar kejadian yang menyedihkan dan ia menyalahkan dirinya sendiri untuk itu.

3 tahun telah terlewat semenjak kematian Sujeong. Yeoja itu pergi dengan cara yang tragis dan sampai sekarang tidak ada yang tahu sebab kematiannya, bahkan keluarganya sekalipun.

Semua orang kini sudah tidak lagi memikirkan hal itu, tetapi hal ini berbeda dengan Taehyung. Harapan dan perasaan Taehyung pada Sujeong tak akan mati, bertahun-tahun lamanya ia mencoba untuk menghilangkan Sujeong dari ingatannya tapi tak bisa. Taehyung tetap berharap untuk Sujeong, biarpun yeoja itu tak lagi ada disisinya.

Hari itu, awal musim panas. Musim yang paling dibenci oleh Taehyung. Penyebabnya, tentu karena kematian Sujeong terjadi di musim ini. Tepatnya hari ini.

Jika seandainya musim panas bisa menunjukan mimpi kepada Taehyung dan Sujeong, maka ia ingin datang kembali ke waktu dimana Sujeong meninggal. Hari saat ia menyembunyikan rasa malu dan kesal pada dirinya sendiri, hari dimana Taehyung mulai menghancurkan hidupnya sendiri.

Ditinggalkan Sujeong bukan perkara yang mudah bagi Taehyung, terutama karena Taehyung mengira kematian Sujeong adalah karena dirinya.

Taehyung berjalan menuju ke ranjangnya dan merebahkan dirinya. Dia menatap langit-langit kamar yang sudah berwarna kekuningan karena bertahun-tahun dibiarkan. Ia menoleh dan menatap sebuah bingkai berisi foto dirinya dan Sujeong. Sujeong lagi.

Taehyung menggeram lalu melempar bingkai itu kesembarang tempat hingga pecah. Namja itu menunduk dan menutupnya wajahnya dengan kedua telapak tangannya, terisak dan menangis kencang karena sebuah penyesalan.

~~~

Untuk pertama kalinya di musim panas, Taehyung pergi meninggalkan rumahnya ke suatu tempat. Namja itu masuk ke sebuah kompleks pemakaman yang sudah tak asing lagi baginya, berjalan menuju ke salah satu nisan yang ada disana. Taehyung menyentuh dan mengucap nisan itu pelan.

Sujeong lagi. Nama itu lagi yang tertulis diatas nisan terbut, Taehyung kini menatap ukiran nama itu dengan tatapan sayu.

“Sujeong-ah… Mianhe, jeongmal mianhe.” Bisik Taehyung pelan sambil menunduk. Taehyung tak berlama-lama disitu, ia segera kembali ke rumahnya dan masuk ke kamarnya lagi. Taehyung duduk di ranjangnya, semuanya kini kembali berputar-putar di otak Taehyung. Samar-samar, tapi masih ia ingat dengan jelas.

Taehyung menunggu di depan sekolah saat sinar matahari hari itu sedang terik, ia menyeka peluh yang telah membasahi dahinya sejak tadi. Tak lama, sosok yang ditunggunya telah datang.

Taehyung tersenyum melihat yeoja bernama Sujeong itu datang, Sujeong ikut tersenyum kepadanya. “Ayo kita bermain, kau sudah berjanji kepadaku.” Ajak Sujeong, Taehyung lalu mengangguk. “Arasseo, tapi aku tak bisa lama-lama, oke? Aku memiliki sedikit urusan mendadak dengan keluargaku.” Ujar Taehyung, Sujeong mengangguk setuju.

Dan hari itu, sore itu. Keduanya membuat berbagai kenangan tak terlupakan. Kenangan yang hilang hanya karena satu kejadian yang sepele, hanya karena Taehyung ingin sendiri.

Taehyung tak bisa begini terus, ia harus meninggalkan kenangan indah bersama Sujeong jika ia ingin hidup dan maju. Di satu sisi, ia benar-benar ingin meninggalkan dan melupakan yeoja itu. Tapi disisi lain, Taehyung merasa bahwa ia tak bisa hidup jika tanpa Sujeong. Lebih baik ia terus menyakiti dirinya sendiri daripada harus melupakan seorang Ryu Sujeong yang ia cintai.

Maka hari itu, Taehyung membuat keputusan. Keputusan yang sesungguhnya tak pernah Taehyung pikirkan sebelumnya. Biarpun masih bimbang, tapi ia tahu ia harus melakukannya. Harus segera bangkit dari kesengsaraan hidupnya untuk bersama dengan Sujeong lagi. Dan itu hanya bisa dilakukan dengan satu cara…

~~~

Namja tampan itu kini tengah terdiam di bangku kelasnya. Sudah lama ia tak mendatangi sekolah ini, sudah 1 tahun lamanya sejak kelulusannya.

Namja itu tak lain adalah Kim Taehyung. Ia kini melirik ke arah kanannya dan melihat bangku yang sama seperti bangku yang ia duduki saat ini. Hanya saja, bangku itu kosong. Bangku itu milik Sujeong, tentu saja sebelum yeoja itu meninggal.

Bayang-bayang kenangan indah dan menyakitkan kembali teringat dibenaknya. Wajah cantik dan bersinar milik Sujeong, serta senyuman manis nan indah miliknya kembali menghantuinya.

Taehyung berjalan meninggalkan gedung sekolahnya, menuju ke makam Sujeong. Duduk disampingnya dan menatap matahari yang sudah hampir tenggelam.

“Bawalah aku bersamamu, bagaimanapun caranya.” Taehyung berbisik kepada langit oranye, biarpun bisikan itu sebenarnya ditujukan untuk Sujeong.

Taehyung kini menatap kearah makan yeoja yang dicintainya itu, menangkap siluet seorang Ryu Sujeong yang dapat ia kenali. Senyuman yang masih sama diingatan Taehyung, wajah cantik dan rambut kecoklatan indah miliknya kini terlihat jelas dihadapannya.

“Aku sudah mati, mianhe.” Sujeong berbisik. Taehyung hanya tersenyum tipis dan memanggil Sujeong sekali lagi, “Sujeong-ah…”

Sesuai dengan dugaan Taehyung, siluet itu menghilang. Taehyung kembali tersenyum pahit, kini menatap makam Sujeong kembali.

“Kau tak perlu meminta maaf…” Ia menghela napas, “Kau tinggal tunggu beberapa saat lagi. Sebentar lagi, kita akan bertemu kembali dan tak akan pernah berpisah lagi. Untuk selama-lamanya…”

Taehyung kini menggenggam erat pisau yang ia bawa ditangannya. Beribu-ribu ucapan maaf ia lontarkan dalam hatinya untuk Sujeong, untuk kedua orangtuanya dan untuk dirinya sendiri.

Taehyung kini menatap pisau yang ia genggam. Ia menghela napas berat.

“Sampai jumpa nanti, Sujeong-ah.” Ujarnya, lantas mengarahkan pisau itu kepergelangan tangannya. Detik berikutnya, semua orang bisa meyakinkan bahwa Taehyung dan Sujeong akan bersama-sama kembali dan tak mungkin dapat dipisahkan.

“LOST TIME MEMORY”

Halo 🙂 aku kembali membawa Series ini^^

Setelah sekian lama Hiatus, akhirnya ‘Lovelyz Series’ bisa lanjut lagi 🙂 kali ini aku datang dengan VJeong couple wkwkwk… lagi suka aja sama mereka 🙂

Maaf kalau Sad Ending ya 😦 tinggal Baby Soul & Jisoo nih! Mau Request Pairing/Song? Comment aja ya 😉 ditunggu apresiasinya 😀

Advertisements

8 thoughts on “[Lovelyz Series] Lost Time Memory (Sujeong Ver)

  1. LOVELYZFORLOVE

    Tae dan Sujeong sama-sama kasian 🙂 ini lagunya Vocaloid IA ya? Yang meranin Ayano sama Shintaro kan??? Sumpah, ini keren bingitz 🙂

    Like

  2. TAEJEOOOOONG ❤
    kkkkkkk~ senang banget rasanya bisa nemuin FF TaeJeong disini 😀
    tapi tiba2 aku langsung manyun pas taetae memutuskan untuk bunuh diri 😦
    author, boleh req pairing gak?? Babysoul – Suho sama Jisoo – D.O
    kalo boleh, di tunggu ya fanficnya 😀

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s