[Vignette] Love’s Problem

Love's Problem

Dreaming Girl Present you…

LOVE’S PROBLEM

Title Love’s ProblemAuthor Dreaming Girl – Leght Vignette – Rating General – Summary Jika saja masalah yang ia hadapi akan semanis ini – Disclaimer I only own the story

Starring LOVELYZ’s Kei || INFINITE’s L

Romance – Happy – School live – Fluff

“Don’t you know my real problem is you and your love?”

Kenapa seperti ini?

Perasaan Kei sedari tadi tidak menentu, antara senang dan gelisah menunggu datangnya bel pulang sekolah. Pipi yeoja itu semakin memerah setiap kali ia mengingat apa yang akan ia lakukan sepulang sekolah ini.

Mijoo yang duduk di sebelahnya menyadari hal itu, ia segera menepuk bahu Kei dengan penasaran. “Gwaechanayeo?”

Kei hanya mengangguk pelan. Tapi Mijoo merasa tak puas, ia dapat melihat keringat dingin mengalir di pelipis Kei. Apakah Kei sakit?

“Kau sakit, Kei? Wajahmu merah dan kau berkeringat, apakah kau mengikut kelas olahraga tadi?” Tanya Mijoo, Kei hanya menggeleng. “Gwaechana.” Jawab Kei, Mijoo hanya mengangguk. Ia lalu kembali memperhatikan pelajaran Han Songsaenim.

Kring!!!

Kei bernafas lega, bel pulang sekolah telah berbunyi. Murid-murid berhamburan keluar kelas tanpa mempedulikan Han Songsaenim yang hanya bisa menggelengkan kepalanya.

“Kau pulang bersama kami, Kei?” Tanya JiAe yang duduk di belakangnya, tapi Kei hanya menggeleng. “Kalian pulang dulu saja, aku ada urusan mendadak yang harus kuselesaikan.” Jawab Kei, JiAe hanya mengangguk dan menarik lengan Mijoo. Mereka berdua lalu melambaikan tangan dan meninggalkan Kei sendirian di kelas.

Kei menghela napas lega ketika keduanya menutup pintu kelas. Ia menghempaskan tubuhnya di kursi dengan perlahan dan mengelap peluh.

“Oh, aku harus melakukannya sekarang juga. Semangat, Kei!”

Kei segera merapihkan semua buku dan peralatan tulisnya dan memasukannya ke dalam tas. Dengan langkah ringan, ia berjalan keluar kelas.

Yeoja itu terus berjalan menyusuri koridor sekolah, setiap langkah yang ia buat membuat hatinya semakin berdegup kencang. Pada akhirnya, Kei sampai di tempat yang ia tuju.

Kei menghela napas gugup. “Baiklah, Kei… ini saatnya.” Gumam Kei pada dirinya sendiri, dengan perlahan ia mendorong pintu ruang kelas yang ada di hadapannya sembari berharap-harap cemas.

Setelah pintu kelas itu berhasil terbuka, Kei mendongak dengan gugup. Seketika itu juga, air mukanya berubah.

“Ah, sial!” Gumam Kei kesal ketika ia mengetahui bahwa tak ada siapapun di dalam kelas tersebut. Itu berarti, orang yang dicari juga tidak ada di kelas tersebut. Dalam hati, Kei bersyukur juga. Ia takut ia akan menjadi begitu memalukan ketika masih ada orang lain dalam kelas tersebut. Tetapi, Kei tetap mendengus.

Dengan kesal, ditutupnya pintu kelas itu. Ia lalu berjalan kembali menuju ke gerbang sekolah dengan perasaan jengkel.

Bruk!

Ya!”

Posisi Kei kini membuatnya semakin kesal. Bagaimana tidak, setelah rencana yang disusunnya baik-baik gagal, ia ditabrak oleh seseorang hingga jatuh tersungkur seperti ini. Kei mendengus kembali dan mendongak.

“Hati-hati jika kau berjalan!” Seru Kei kesal. Seorang namja yang menabraknya mendongak dan tersenyum tipis, ia lalu segera meminta maaf. “Mianhe, Jeongmal mianhe. Aku sungguh tak sengaja, Kei.”

Kei tertegun ketika ia mengetahui siapa yang baru saja menabraknya. “Eh, Myungsoo Sunbae? Bagaimana kau bisa mengetahui namaku?” Tanya Kei bingung. Namja bernama Myungsoo itu hanya tersenyum, “Klub musik.” Jawabnya, Kei hanya mengangguk.

Kei segera berdiri dan merapihkan tasnya, setelah itu ia berjalan meninggalkan Myungsoo. Bibirnya masih mengerucut dan pipinya masih ia gembungkan. Rupanya, ia masih kesal dengan kejadian tadi.

Myungsoo yang melihatnya merasa aneh dan heran. Ia segera berdiri dan mendatangi Kei, dengan cepat disapanya yeoja itu. “Ya, gwaechanayeo? Aku sungguh tak sengaja, tolong jangan marah padaku.” Pinta Myungsoo, Kei mendongak dan menatap Myungsoo. Ia lalu mengangguk dan kembali kepada posisinya yang semula. Bibir dikerucutkan, pipi digembungkan dan mata hanya melihat ke bawah.

“Ada apa denganmu? Kau memiliki masalah?” Tanya Myungsoo, Kei hanya menggeleng. “Geotjimal! Apa kau masih marah padaku?” Tanya Myungsoo lagi, Kei terdiam.

Yeoja itu mendongak dan menatap Myungsoo canggung. “Ah, anio. Hanya saja… aku rasa, kakiku terluka.” Jawab Kei. Kali ini ia tidak berbohong, kakinya memang benar-benar terluka.

“Ah, jadi begitu, ya. Ayolah, mari kuobati.” Tawar Myungsoo. Namja itu segera duduk di hadapan Kei dan menyingkap rok Kei sedikit. “Ya…” Ujar Kei pelan, merasa tidak nyaman dengan apa yang Myungsoo lakukan. Myungsoo hanya tersenyum tipis, “Ups, mianhe.”

Myungsoo segera mengobati kaki Kei dengan cekatan, beruntung lukanya tak begitu parah. “Nah, selesai! Sudah lebih baik?” Tanya Myungsoo sambil berdiri, Kei mengangguk pelan. Myungsoo tersenyum lagi.

Oh, andai Myungsoo tahu betapa kerasnya hati Kei berdebar kini. Kei menatap Myungsoo gelisah, Myungsoo menyadari hal itu. “Ada masalah, Kei?”

Kei menggeleng. “Ah, nan gwaechana. Aku hanya… ah, memikirkan tentang nila pelajaranku.” Jawab Kei asal, Myungsoo mengangguk mengerti. “Berapa nilamu?” Tanya Myungsoo, Kei mendesah gelisah.

Ah, kenapa Myungsoo harus menanyakan hal ini? Ini membuat Kei merasa bingung untuk menjawab pertanyaan Myungsoo, sesungguhnya nilainya sangat sempurna. “Aku hanya dapat tujuh.” Jawab Kei bohong, Myungsoo mengangguk mengerti.

“Yah, aku juga mendapatkan tujuh untuk sejarah kemarin.” Ujar Myungsoo, Kei hanya mengangguk.

“Apa hanya itu masalahmu? Sepertinya, kau sedang kesal sekali.” Komentar Myungsoo, Kei hanya menggeleng. “Anni, masalah lainnya tak dapat kuceritakan padamu, sunbae.” Jawab Kei, Myungsoo hanya mengangguk.

Arasseo. Kalau begitu, aku harus pulang. Sampai jumpa lain waktu, Kei.” Ujar Myungsoo dan seger meninggalkan Kei. Kei hanya membalasnya dengan lambaian tangan dan senyuman manisnya.

Kei menghela napas, tak menyangka hal ini akan terjadi. Jika saja Myungsoo mengetahui bahwa masalah Kei yang sebenarnya adalah karena Kei tak bisa menyatakan cintanya kepada Myungsoo.

“Ah, aku bisa coba esok hari.”

Kei melenggang pergi dengan senyuman tipis dibibirnya. Ah, Kei merasa amat senang ketika mengetahui bahwa masalah yang dihadapinya semanis ini. Maka Kei hanya bisa berharap agar esok hari, masalah yang dihadapinya akan lebih manis dari ini…

-END-

Waaaa… maafkan aku karena membawakan cerita absurd ini 😦

Untuk A Complicated Love Story ditunggu aja ya, lagi dalam proses 🙂 ditunggu komen & likenya^^

Advertisements

4 thoughts on “[Vignette] Love’s Problem

  1. Waw MyungKei ❤
    Fanficnya bagus + keren 😀
    Boleh minta saran, nggak?
    Menurut aku, kalau nulis jiae lebih enak di baca seperti ini ‘Jiae’ kalau ‘JiAe’ menurutku agak aneh. Mian, kalau misalnya aku nggak sopan, sekali lagi jeongmal mianhae *bungkuk

    Like

  2. huh ff nya bagus knp nggak buat lebih pnjang thor?? tpi nggak apa deh yg pnting aku ngerti ama cerita nya hehehehe
    keep writing ne

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s