[Oneshoot] Me and You

me n uMe and You

By Fanita

Main Cast : Lovelyz’ Sujeong – Seventeen’s Mingyu

Cast : BTS’ Jungkook – OMG’s Jiho

Genre : Fluff – Comedy [failed] – Romance – School Life

Type : Oneshoot || Rating : PG-17

.

Ketika AKU dan KAU menjadi KITA.

Kenapa harus ada DIA?

.

.

.

            Hari ini ada yang berbeda dengan seorang siswi bernama lengkap Ryu Sujeong. Sujeong sampai di sekolah dengan raut wajah yang begitu kusut. Semua orang memandang Sujeong dengan aneh pasalnya baru kali ini gadis itu memasang tampang menyebalkan seperti itu. Biasanya Ryu Sujeong di kenal ramah dan dia selalu tersenyum setiap saat. Jiho yang tidak lain adalah sahabat Sujeong langsung menegur teman baiknya itu dan bertanya apa yang terjadi padanya.

“Hei Sujeong kenapa kau begitu murung?”tanya Jiho.

“Aku sedang kesal,”jawab Sujeong ketus.

“Kesal? Apa kau kekurangan uang jajan?”tanya Jiho lagi.

“Bukan,”balas Sujeong.

“Lalu apa yang membuat sahabat terimutku ini kesal?”

Jiho menggoda Sujeong dengan cara mencubit pipi tembemnya tapi reaksi yang di dapatkan Jiho tidak seperti bayangannya, kini Sujeong menatapnya dengan tajam.

“Jiho-ya aku ini sedang marah karena Mingyu jangan kau bikin aku tambah marah,”oceh Sujeong.

“Ada apa dengan Mingyu?”

Baru saja di bicarakan Mingyu –orang yang disebut oleh Sujeong barusan masuk ke dalam kelas. Sama seperti Sujeong tampang Mingyu saat ini begitu dingin bahkan membuang muka untuk melihat ke arah Sujeong maupun Jiho.

“Kalian berkelahi? Tsk kali ini masalah apa?”

“Kau tidak lihat SNS-mu?”

.

.

.

            Jiho mengecek SNS-nya untuk melihat apa yang di maksud oleh Sujeong. Awalnya dia tidak mengerti kenapa Sujeong menyuruhnya untuk mengecek SNS miliknya tetapi setelah melihat sebuah status yang dibuat oleh Mingyu semalam akhirnya Jiho mengerti. Jiho memasang ekspresi konyol setelah membaca keseluruhan postingan milik Mingyu.

PHO?”tanya Jiho.

“Biasa.. Kau tahukan siapa PHO itu?”kata Sujeong sambil menekan kata PHO.

“Astaga.. Dia marah karena Jungkook lagi?”ceplos Jiho.

Ya!!”

Sujeong berteriak ketika Jiho tidak sengaja keceplosan menyebut nama Jungkook dengan suara lantang. Untung saja orang-orang –termasuk Mingyu tidak mendengarnya karena mereka semua sibuk dengan aktivitas masing-masing.

Ya menurutmu aku harus bagaimana? Aku kesal karena harus berkelahi terus menerus hanya karena dia,”tanya Sujeong.

“Mingyu kelewatan sekali. Kenapa dia begitu kekanak-kanakan si?”

Sujeong dan Jiho melirik Mingyu yang kini sedang bermain dengan anak laki-laki di kelas mereka termasuk Jungkook, orang yang menjadi pembicaraan kedua sahabat itu. Sujeong maupun Jiho heran dengan Mingyu. Mingyu sering kali cemburu dengan kedekatan antara Sujeong dan Jungkook tetapi tetap saja Mingyu berteman dengan Jungkook. Apa semua laki-laki seperti itu? Jika perempuan pasti mereka akan jambak-jambakan di depan kelas dan saling menghina satu sama lain.

.

.

.

“Hei Ryu Sujeong apa kau sudah mengerjakan pekerjaan rumahmu?”

Sujeong melirik laki-laki yang ada di depannya saat ini. Dia berusaha mengontrol perasaannya agar tidak emosi karena Jungkook mengajaknya berbicara apalagi kini Mingyu tengah menatap tajam ke arah mereka berdua.

“Sudah. Ada apa?”Tanya Sujeong.

“Nada suaramu begitu aneh. Kau sedang marah ya?”goda Jungkook.

“Bukan urusanmu.”ketus Sujeong.

“Siapa yang membuatmu marah seperti ini? Apa Jiho? Kalau dia akan aku jailin orang itu,”kata Jungkook.

Ya Jeon Jungkook apa urusanmu saat ini? Apa yang kau perlukan dari aku?”tanya Sujeong yang telah kehilangan kesabaran.

Heol nona Ryu kau begitu emosi saat ini. Aku hanya ingin meminjam tugasmu, seperti biasanya untuk menyalinnya,”

Sujeong langsung mengeluarkan buku PR-nya dari laci dan memberikan itu pada Jungkook. Dia memberikannya dengan terpaksa dan sedikit kasar yang menandakan bahwa dia ingin Jungkook segera pergi dari hadapannya. Bisa perang lagi dia dan Mingyu setelah ini.

.

.

.

Drttt…. Ponsel Sujeong bergetar, Sujeong langsung mengecek telfonnya dan membaca pesan yang baru saja masuk ke dalam kotak masuknya. Dia mengerutkan keningnya heran saat nama ‘Kim Mingyu’ terpampang jelas di layar ponselnya. Sujeong lalu menekan layar ponselnya dan membaca pesan singkat dari Mingyu.

“Temui aku di atap.

S-E-G-E-R-A!”

Saat Sujeong melihat ke tempat duduk kekasihnya dia tidak menemukan Mingyu disana. Saat Sujeong melihat ke seluruh isi kelas memang tidak ada Mingyu di dalam. Buru-buru Sujeong berdiri dan pergi ke atap untuk menemui pacarnya, Kim Mingyu.

.

.

.

            Sujeong membuka pintu keluar dan dia dapat melihat Mingyu kini sedang memandangi langit dan membelakanginya. Dengan langkah yang begitu besar Sujeong menyusul Mingyu dan ketika dia sudah berada di samping kekasihnya Sujeong menegur Mingyu walaupun matanya melihat ke arah lain.

“Ada apa?”tanya Sujeong.

“Kau… kau tahukan kenapa aku marah denganmu semalam?”tanya balik Mingyu.

“Aku tahu betul,”jawab Sujeong ketus.

Mingyu mencibir pelan Sujeong yang ternyata paham dengan kesalahannya. Mingyu menghembuskan nafasnya lalu mengajukan pertanyaan lagi pada Sujeong.

“Lalu kenapa masih mendekati si PHO itu?”tanya Mingyu.

“Kau tahukan kalau yang menghampiri itu dia duluan, bukan aku?”

Sujeong kini menatap lekat wajah pacarnya walaupun wajahnya kini merah padam menahan seluruh emosinya yang sudah sampai ke ubun-ubun. Mingyu juga melihat Sujeong dengan tajamnya.

“Kau tahukan kalau aku tidak suka dengan dia? Kenapa kau masih mau berteman dengannya kalau seperti itu?”

Ya Kim Mingyu aku tidak mengerti kenapa kau begitu sinis dengan Jungkook. Aku dan dia hanya teman, kau tahu itukan?”

“Tidak! Mungkin saja kau selingkuh dengannya, yakan?”

Ya!!”

Sujeong langsung menghajar Mingyu dengan pukulan bertubi-tubi sehingga kekasihnya itu menjerit kesakitan. Namun itu tidak membuat Sujeong merasa kasihan pada Mingyu, malahan dia menambah kekuatannya untuk melampiaskan seluruh kekesalannya pada Mingyu. Sesekali Sujeong mencubit pacarnya itu dengan keras dan tiada ampun.

Ya berhenti! Apa kau ini petinju? Pukulanmu sakit sekali untuk seorang perempuan!”pekik Mingyu tidak tahan.

“Masa bodoh!”oceh Sujeong.

Mingyu berusaha menangkis pukulan dari Sujeong dengan cara mengunci tangan Sujeong. Kini kekuasaan beralih pada Mingyu karena dia sukses membuat tangan Sujeong tidak dapat bergerak bahkan kini Mingyu mendorong Sujeong kebelakang sampai punggung kekasihnya itu menabrak dinding.

Y-ya Kim Mingyu kau mau apa?”tanya Sujeong.

Tangan Mingyu kini melepaskan Sujeong namun dia mengunci rapat Sujeong di dinding. Sujeong hanya bisa meneguk salivanya karena jarak antaranya dan Mingyu dekat. Dia tidak pernah merasakan hal ini sebelumnya dan kini debar jantung Sujeong berdetak dengan sangat kencang.

“Sujeong-ah.. Kau tahu kalau aku sangat menyayangimu, kan?”bisik Mingyu.

Deru nafas Mingyu yang begitu terasa di daun telinga Sujeong membuat perempuan itu menjerit dalam hatinya.

“Min..mingyu-ya..”lirih Sujeong.

“Sujeong-ah.. Aku tidak suka melihatmu bersama Jungkook. Kenapa dia harus mendekatimu? Walaupun sebagai teman tetap saja aku tidak suka,”

“Sebenarnya apa yang kau takut—“

Saat Sujeong berusaha mendorong Mingyu untuk menyingkir dari hadapannya Mingyu malah semakin mengunci posisi Sujeong sehingga dia tidak bergerak sedikit pun.

“Jungkook.. Kau tahukan kalau dia banyak di sukai oleh perempuan di sekolah ini? Aku takut kalau kau akan menyukainya dan…” Mingyu mengambil nafas sejenak lalu melanjutkan perkataannya dengan suara yang begitu lemah, “Dan aku takut kalau kau akan memutuskan hubungan ini karena ikut menyukainya seperti yang lain,”lirihnya.

Pertahanan hati Sujeong kini semakin runtuh. Dia merasa tersentuh dengan perkataan Mingyu barusan. Tanpa sadar tangan Sujeong kini sudah berada di dada Mingyu dan dia memukul dada bidang Mingyu perlahan.

“Bodoh.. Kenapa kau menakutkan hal itu si,”gumam Sujeong.

“Karena aku tidak mau kehilangan dirimu, Ryu Sujeong..”jawab Mingyu.

Sujeong tersenyum malu dengan pengakuan Mingyu. Tiba-tiba raut wajah Mingyu yang semulanya begitu tegang dan serius mencair menjadi lebih hangat dan ramah kembali. Dia membalas senyuman Sujeong barusan dan mendekatkan wajahnya ke wajah Sujeong saat hidung mereka sudah bersentuhan Sujeong mengeluarkan suaranya.

“A..apa yang mau kau lakukan?”tanya Sujeong gerogi.

Mingyu tidak membalas pertanyaan Sujeong barusan malahan dia tersenyum dan chu~~ kini bibir mereka saling bersentuhan. Tangan Sujeong yang sejak tadi ada di dada Mingyu tiba-tiba saja merosot karena begitu kaget karena kekasihnya mencuri ciuman pertamanya saat ini! Mingyu menarik tengkuk Sujeong dan mencium Sujeong lebih dalam. Sujeong yang menyukainya membalas ciuman Mingyu barusan dan kini mereka saling mencurahkan perasaan mereka melalui ciuman tersebut tanpa memikirkan kalau saat ini mereka sedang berada di sekolah.

.

.

.

“Mingyu-ya…”

Mingyu menatap lekat Sujeong yang masih berada di depannya saat ini. Sujeong membalas tatapan Mingyu dan tersenyum pada kekasihnya.

“Tidak usah takut. Aku sangat menyayangimu,”kata Sujeong.

“Sungguh?”tanya Mingyu meminta kepastian.

Sujeong menganggukan kepalanya, “Ya. Di dalam hubungan ini hanya ada aku dan kau, tidak ada orang lain. Jadi jangan pernah takut kalau aku akan berpaling darimu atau memikirkan hal yang bukan-bukan kalau aku selingkuh,”balas Sujeong.

“Baiklah. Aku minta maaf untuk semua sifatku yang begitu kekanak-kanakan semalam. Aku juga akan menghapus seluruh statusku di SNS. Kau puas?”

Sujeong menganggukan kepalanya dengan semangat. Mingyu terkekeh pelan dan mengacak rambut Sujeong penuh kasih sayang.

Ting..tong…

Bell pulang sekolah sudah berbunyi. Tidak terasa kalau sekarang sudah waktunya untuk pulang ke rumah. Mingyu mengajak Sujeong untuk segera turun dan mengambil tas mereka di kelas lalu segera pulang. Saat mereka berjalan bersama Mingyu merangkul pundak Sujeong dengan santainya. Toh mereka saat ini masih ada di atap dan tidak ada orang lain disini. Setelah masalah tadi berakhir Mingyu mulai dapat pencerahan untuk mempercayai bahwa Sujeong tidak akan perpaling darinya. Betul kata Sujeong tadi kalau di dalam hubungan ini hanya ada dia dan Sujeong, tidak ada yang lain termasuk Jungkook. Untuk apa dia memikirkan orang lain di dalam hubungan khusus mereka pada kenyataannya Sujeong hanya membuka matanya untuk dirinya seorang.

.

.

.

THE END

 

 

Advertisements

19 thoughts on “[Oneshoot] Me and You

  1. thor, kamu harus tau kalau aku udah baca fic ini lebih dari 2x tapi baru komentar hehe
    thor, kamu harus tau aku suka banget sama feel fic ini bikin degdegan gitu
    thor, kamu harus tau 3x aku baca fic ini aku tetep degdegan walaupun udah tau ceritanya
    thor, kamu harus tau gara2 fic ini aku jadi ngeship sujeong mingyu. aku suka svt dari dulu soalnya jadi lg berburu couple2 svt hehe
    bikin lagi dong thor mingyu sujeong nya atau vernon yein cocok ngga sih? joshua kei juga boleh xD

    Liked by 1 person

    • Hahahaha makasi banyak :p yes virus mingyuxsujeong tersebar ;v author ngeship mereka di ff tanpa alasan xD
      Aku sering bikin mingyu x sujeong dan joshua x kei tapi kalau vernon aku ngeshipnya sama shannon, yeinnya sama chanwoo atau jungkook xD
      Promo : Baca F4 ya ada mingyu x sujeong disana 😀

      Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s