[Ficlet] Beautiful

PicsArt_1446819480877

Beautiful

A ficlet by Noranitas

2015

[Lovelyz] Mijoo [Red Velvet] Seulgi | Friendship Sad Life | General

.

.

“When a beautiful hello, ends with a beautiful goodbye.”

“Seulgi-ya….”

“Eum?”

“Apa kau ingat hari pertama kita bertemu?”

“Tentu.”

“Saat itu, indah sekali bukan?”

“Jika yang kau maksud adalah kita berdua berteriak histeris dengan rantai besi diikatkan pada kedua pergelangan tangan kita, maka itu adalah momen yang sangat indah.”

“Sebut saja aku sinting. Mana ada hal seperti itu dikategorikan sebagai hal yang “indah”, ‘kan?”

“Nah. Paham juga akhirnya….”

“Tapi Seulgi,”

“Apa?”

“Jika kita tidak masuk bersamaan dihari itu, mungkin aku bisa menderita hidup disini. Bisa-bisa aku bunuh diri!”

“Ya Lee Mijoo! Kau masih terlalu waras untuk mati muda!”

“Hahaha bagaimana bisa aku hidup dengan orang-orang sinting itu? Untuk bernafas di kafetaria pun rasanya terlalu pengap!”

“Lee Mijoo!”

“Memang kenyataannya begitu, Seulgi-ah. Untunglah aku bertemu dengan kawan yang setidaknya masih utuh isi kepalanya seperti kau ini.”

“Tapi… jika kau tidak menyapaku dahulu saat itu, mungkin kau dan aku tak akan pernah sedekat ini.”

“Nah. Itulah yang kumaksud dengan pertemuan kita yang indah. Kau ini bagaimana sih!”

“Ya! Pukulan mu terlalu kencang, Lee Mijoo! Jika aku pergi nanti, siapa pula target hantaman palu mu itu? Hahaha.”

“Huh. Senangnya yang bisa lepas dari neraka ini.”

“Apa maksudmu?”

“Maksudku. Siapa sih yang tidak senang jika dirinya yang seribu, ah bukan, jutaan persen pasti seorang yang masih waras dan berakal terkurung ditempat seperti ini oleh vonis yang tidak masuk akal? Aku pasti senang jika jadi dirimu, Seulgi-ah.”

“Mijoo….”

“Sudah. Kemas pakaianmu sana. Aku mau tidur dulu.”

“Tapi kan… bulan masih belum tertutup awan, Mijoo-ah!”

“Sudahlah. Aku bisa melihatnya sendiri besok.”

“Lee Mijoo….”

“Simpan air matamu nanti. Aku ingin besok kau tersenyum lebar saat keluar dari pintu depan, okay?”

“Ya!”

“Hanya itu pintaku, Kang Seulgi.”

“Hentikan omong kosongmu.”

“Biarkan awal pertemuan dan perpisahan kita menjadi saat-saat indah yang bisa kita kenang. Itu saja.”

“Mijoo..”

“Sudah. Ayo cepat tidur. Jangan sampai terlambat untuk hari besarmu besok, kawan!”

End

A/n terima kasih banyak buat kamu yang baca fic ini hingga kalimat terakhir. Wkwkkw gatau ya ini ide ngebut (a.k.a digentayangin deadline) jadi agak gimanaaaa T_T dan terribly lazy af buat bikin narasi jadilah begini. Saran atau apa saja aku terima kok diboks komen (bahkan protesan ttg ff ini akan kuterima dgn lapang dada)

Okey sudah ya ciao!

Noranitas💜

P.s: ada yang bisa nebak latar tempat fic ini dimana? Hehe

Advertisements

4 thoughts on “[Ficlet] Beautiful

  1. ini mereka lagi di penjara ya? terus besoknya si seulgi udah bebas?._.
    ceritanya keren. ga pernah kepikiran aja ada cerita konfliknya kaya begini, antimainstream banget;;
    keep writing, thor!

    Like

    • Heyya suj!

      Actually it was an asylum ._. Coba kamu cermati lagi hihi. Seulginya itu udah boleh pulang karna udah dianggap cukup “waras” gituuu. Duh maafkan plot ku nan aneh ini ><
      anyway thanks ya udah mau mampir kesini😆😆😆

      Like

  2. Ini latar tempatnya di RSJ ya? .__.
    Menurut Cupid lho, ya .-.
    Hari besar? Apa Seulgi resmi /? keluar dari RSJ atau apa? ._.
    Eniwei /?, lanjutkan kreativitasmu kak /? :’v

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s