[Ficlet] Ah-Choo!

 ah-choo-kkyuzizi.png

Tittle : Ah-Choo!

Main Cast : Lovelyz Jung Yein and BTS Jeon Jungkook

Support Cast : BTS Member

Length : Ficlet

Genre : Fluff, School life

Rating : PG-13

Fanfiction by kkyuzizi

an amazing poster by Charismagirl @ IFA

this story also posted here

Diclaimer : Sorry for typo(s) and i own this story plot. Give a feedback after you read this. Don’t copy my story please.

.

.

===

Jung Yein selalu merasa ingin bersin saat ia melihat Jeon Jungkook. Bukan. Bukan karena ia alergi terhadap Jungkook. Tetapi ia selalu ingin bersin ketika Yein melihat hal yang ia sukai.”

===

 

Yein mengerucutkan bibirnya ketika melihat semua meja makan di kantin telah penuh. Ia menatap nampan berisi makan siangnya dan berjalan menuju taman disamping kantin. Ia sedikit membanting nampan makan siangnya yang membuat kuah supnya hampir tumpah. “Selalu seperti ini. Seharusnya sekolah menyediakan meja makan lebih di kantin!” Dalam hati Yein mengerutuki Pamannya –Kepala Sekolah di SMA nya.

Yein mulai memasukkan nasi kedalam mulutnya. Ia makan dengan tenang dan lahapnya sampai ia melihat segerombolan lelaki hits di sekolahnya berjalan menuju taman tempat ia makan. ‘Gawat itu Jungkook!’ batin Yein. Ia terlihat gelisah di tempat duduknya. Berpikir keras apakah Yein harus pindah tempat?. Yein tidak sadar kalau Jungkook dan teman-temannya sudah berada di dekat Yein.

“Kau kenapa?”

Yein merasa seperti pernah mendengar suara itu. Suara itu mirip seperti suara..

Jeon Jungkook.

Yein menoleh kepada seseorang yang bertanya padanya tadi. “Hehe. Aku tidak –ah choo!”

Dugaan Yein benar. Ia selalu bersin di depan Jeon Jungkook. Bukan hanya sekali. Tapi berkali-kali.

“Kau sakit? Kau flu ya?” Tanya Seokjin.

Yein menggeleng .”Aniyo, sunbaenim. Kalau begitu, aku permisi dulu.” Yein membawa –lebih tepatnya mengembalikan nampan makan siangnya yang baru habis setengahnya ke kantin. Jungkook menatap Yein dengan senyuman tipis di wajah manisnya. ‘selalu seperti itu’ batin Jungkook.

==

Sepulang sekolah, Yein terpaksa menunggu di halte bis karena supir pribadinya sedang cuti. Yein baru saja duduk di halte sampai sebuah motor sport berwarna hitam berhenti di hadapannya. Pria jangkung itu membuka helm nya “Ya, Jung Yein. Kenapa kau menunggu disitu? Ayo aku antar.”

Baru saja Yein akan menjawab pertanyaan lelaki di hadapannya tetapi hidungnya sudah merasa gatal dan geli di saat yang bersamaan. “Aniyo, Jungkook sunbae. Aku menung –ah chooo!”

Jungkook tersenyum geli dalam hati. ‘Kau manis sekali, Jung Yein

“Sudah tidak apa-apa. Ayo aku antar. Daripada menunggu bis disini.” Ujar Jungkook sambil menepuk kursi penumpang di belakangnya. Jungkook merasa Yein berpikir terlalu lama. Jungkook kemudian turun dari motornya dan menarik lengan Yein menuju motornya. “Ayo naik.”

Jika sudah begini, bagaimana bisa Yein menolak?

==

Sepanjang perjalanan, Yein tak henti-hentinya bersin. Hidungnya sudah merah. Tak lama, mereka sudah sampai di depan rumah Yein. “Turunlah. Kita sudah sampai.” Yein turun dari motor Jungkook dan sedikit membenarkan rambutnya.

Sunbae, terimaka –ah chooo!” Yein mengusap-usap hidunya yang memerah “Terima kasih”

Sebagai balasan, Jungkook mengangguk kecil dan tersenyum. “Kenapa sih kau selalu bersin saat melihatku?”

Yein terlihat gelisah. Apakah ia harus mengatakan penyebab ia terus bersin saat melihat Jungkook?

“Kenapa?” Jungkook kembali bertanya. Namun tak kunjung mendapat respon dari Yein. Jungkook mengalah.

“Yasudah. Aku tak akan bertanya lagi. mungkin kau sedang flu. Jangan lupa minum obat flu mu. Aku pulang dulu.”

Gerakan Jungkook untuk memakai helm terhenti saat Yein membuka suara.

“Aku..” Yein menghirup oksigen di sekitarnya dalam-dalam “Aku bersin setiap melihat hal yang aku suka. Terdengar aneh memang. Tetapi ini benar.”

Jungkook menautkan alisnya. “Hal yang kau suka? Jadi, aku adalah –“

“Iya. Jungkook sunbae adalah hal yang aku suka. Aku menyukai Jungkook sunbae,”

“Yein-ah..”

“Aku masuk –ah choo! Aku masuk dulu, sunbae. Terima kasih untuk tum­ –ah choo! Tumpangannya.” Yein sekali lagi mengusap ujung hidungnya yang memerah. Saat Yein sudah akan membuka pagar, Jungkook berkata “Aku juga menyukaimu, Yein-ah! Nanti aku akan menelponmu. Sampai jumpa besok!” Yein merasakan kupu-kupu berterbangan dalam perutnya. Jantungnya yang berdegup kencang seakan ingin keluar dari dalam tubuh Yein. Ketika Yein berbalik, motor Jungkook sudah melaju meninggalkan rumah Yein.

Yein  memasuki rumahnya dengan senyum yang terus menghiasi wajahnya.

‘Jungkook sunbae! Aku sangat sangat sangat menyukaimu!’ batin Yein senang.

 

-END-

Haloo >< ini fanfic pertama aku di blog ini. Mind to review, guys?

Advertisements

15 thoughts on “[Ficlet] Ah-Choo!

  1. …trus langsung ngebayangin mereka kencan diiringin suara bersin Yein sepanjang hari… wkwkwkwkwk manis banget aku diabetes >__<
    Ih kepo beneran mrk bakal kayak mana kalo lagi jalan berdua :3

    Gak ada lanjutannya nih, Nad? heuheu
    nice nice, aku sukaaak #trusBersin wkwkwk XD

    Like

  2. Pingback: [Ficlet] [Ah-Choo! Series] You’re My Healer | Lovelyz Fanfiction Indonesia

  3. Kyaa Yein lucu banget, bisa gitu ya, bersin kalo ngeliat hal yang dia suka
    Tapi… mereka keliatannya bakal sering bareng tuh, Yein pasti bakal sering bersin kan?? Ngebayanginnya lucu><

    Like

  4. Pingback: [Ah-Choo! Series] Cemburu – Lovelyz Fanfiction Indonesia

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s