[Ficlet] Camera

Standard

camera minjeong by ayumuchaan

|| Camera ||

Author: Ayumu-Chaan || Main Cast: Kim Mingyu [Mingyu ‘SEVENTEEN’] & Ryu Sujeong [Sujeong ‘LOVELYZ’] || Genre: Romance, idk.__. || Length: Ficlet [587 words] || Rating: Teenager / Teen

Blog: http://ayumuchaan.wordpress.com

Disclaimer: This is my story and just in my imagination. I’m sorry if there same any title or character. Plot and story is mine. But, the cast(s) is not mine.

Read Wonwoo-Seulgi version here.

.

Akhirnya, Mingyu menemukan objek yang menurutnya pas dan sangat cocok. Pasti menarik.

.

—oo—oo—oo—

 Cklek!

 Cklek!

Suara itu muncul dan berasal dari sebuah kamera DSLR yang dipegang oleh seseorang.

“Hhh..”

Terdengar suara helaan nafas dari seseorang yang memegang kamera itu. Seseorang yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ini menatap hasil bidikannya dengan rasa tidak puas.

Potret yang baru saja ia ambil adalah pohon besar. Tapi itu bukanlah sekadar pohon besar. Lelaki itu lebih memfokuskan sebuah sangkar burung yang terdapat di atas ranting pohon itu. Sangkar itu berisi seekor induk burung yang sedang bersama tiga ekor burung kecil.

“Hhh…”

Lagi-lagi lelaki itu menghela nafas. Lelaki yang diketahui bernama Kim Minyu ini entah kenapa merasa tidak puas dengan hasil bidikannya itu. Selama ini ia sering mendapat pujian dari keluarganya dan orang-orang terdekatnya yang mengatakan bahwa hasil bidikan kameranya itu sangat bagus dan menyampaikan cerita tersendiri.

Tapi, tetap saja. Mingyu selalu merasa tidak puas dengan hasil potretnya itu. Ia merasa seperti ada sesuatu yang kurang.

“Oke, aku akan coba lagi.”

Mingyu kini kembali lagi beraksi dengan kameranya. Saat ia sedang bersiap di posisi dan hendak menekan tombol shutter. Tiba-tiba…

“AWAAASSSS!”

Mingyu menoleh ke belakang dan tiba-tiba…

PLAK!

Sebuah sepatu sneakers berwarna putih-hitam itu menimpuk wajah Mingyu dengan keras.

Refleks, Mingyu langsung menjatuhkan kameranya. Selain itu ia juga jatuh terduduk. Tangan kiri Mingyu memegang sepatu yang menimpuk wajahnya itu. Sementara tangan kanannya memegang dahinya yang sepertinya mulai memar.

Mingyu terdiam. Ia masih ingat sekali bagaimana saat dia menoleh ke belakang, ia melihat ada sebuah sepatu yang melayang menuju ke arah Mingyu dan setelah itu sepatu itu sukses menimpuk keras wajahnya yang tampan itu.

“A-ah, kau tidak apa-apa?”

Mingyu mendongakkan kepalanya ke atas.

Seorang gadis berambut coklat itu datang menghampirinya dengan wajah cemas.

Mingyu menatap gadis itu datar. Baru saja ia ingin mengeluarkan kata-kata pedas yang bermaksud untuk membentak gadis itu. Tiba-tiba gadis itu berbicara terlebih dahulu.

“E-ehm, maaf sebelumnya itu adalah sepatuku. Aku minta maaf karena sudah membuat wajahmu terluka. Aku benar-benar tidak sengaja,” ujar gadis itu pelan. Sesekali gadis itu menggigit bibirnya merasa gugup.

Mingyu menatap gadis itu datar dan menghela nafas. Ehm, sudah berapa kali ia menghela nafas hari ini?

Mingyu menatap gadis itu lalu mengangguk. Toh, akhirnya dia luluh juga.

“Ya, tidak apa-apa. Ini sepatu milikmu,” ujar Mingyu sambil mengembalikan sepatu yang dipegangnya kepada gadis itu.

Gadis itu menerima sepatu miliknya dengan hati-hati. Ia tersenyum gugup.

“E-ehm, kalau boleh tahu namamu siapa?” tanya gadis itu sambil tersenyum manis berusaha menhindari kecanggungan.

“Kim Mingyu,” jawab Mingyu sambil tersenyum kecil menatap gadis itu.

Gadis yang melihat senyuman Mingyu itu tiba-tiba menundukkan wajahnya. Sepertinya semburat merah mulai muncul di kedua pipinya.

“Ehm, kalau begitu aku pergi dulu, ya. Terima kasih dan maaf sudah membuang banyak waktumu,” ujar gadis itu. Ia berkata seperti itu sambil menampilkan kedua pipinya yang merah merona. Kini gadis itu berjalan meninggalkan Mingyu.

Mingyu terdiam. Entah kenapa, ketika dirinya melihat gadis itu sedang blushing dan tersenyum membuat hatinya berdegup kencang. Seperti ada getaran kecil di hatinya yang membuatnya bereaksi seperti itu.

“Hei! Tunggu!”

Gadis itu menghentikan langkahan kakinya. Ia menoleh ke belakang.

“Siapa namamu?” tanya Mingyu dengan suaranya yang seperti mengintimidasi. Kedua iris hitamnya menatap tajam kepada gadisnya itu.

Tubuh gadis itu tersentak dan sedikit bergetar kecil.

“Ry-Ryu Sujeong.”

Setelah berkata seperti itu, gadis yang diketahui bernama Ryu Sujeong ini langsung berlari pergi meninggalkan Mingyu dengan sedikit ketakutan.

Smirk.

Mingyu tersenyum menyeringai.

Akhirnya, ia menemukan objek yang menurutnya pas dan sangat cocok. Mulai hari ini, Sujeong akan menjadi objek kameranya.

Mingyu terkekeh (tapi kekehannya itu terdengar menyeramkan) sambil membayangkan bagaimana ia akan mengambil berbagai macam ekspresi Sujeong dari bermacam-macam sudut. Pasti menarik.

“Hahaha…”

—oo—oo—oo—

.

.

.

Haloo ^(._.)^

Sepertinya aku lagi senang-senangnya sama couple Mingyu-Sujeong 😀

Aku bikin ficlet ini jadi dua couple /? Maksudku ada yang kubuat versi Wonwoo-Seulgi dan Mingyu-Sujeong. Tapi isinya sama.__. Hanya castnya yang dibedakan. Okelah, sampai sini dulu.__.

Bye! 😉

13 thoughts on “[Ficlet] Camera

  1. Ye bang mingyu nih cast nya. Aku curiga sama si abang ganteng yang satu ini, kira-kira dia bakal ngambil bagian sudut mana//ah ngeres sekali ini pikiran!//? Aku curiga nih. Butuh SEQUEL kalo gitu, biar jelas dan rame hehehe//smirk ala mingyu//…good job ya sudah membuatku melenceng sesaat//eh//^^

    Like

  2. azeleza

    Mey, tolong jangan apa-apakan Dek Sujeong-ku yah :”) Mingyu gak boleh nakal! #melindungiSujeongDenganSesajen #mulaiTidakJelas

    Ditunggu Mingyu Sujeong yang lain Mey #sukaTaeJeong #sukaMinJeong #duhGalau kenapa Sujeong shippable sekalih >__<

    Liked by 1 person

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s