[My Boyfriend Series] Annoying

Standard

laptop

˪ My Boyfriend Series ˥

#1 Annoying

.

.

A fiction by Ayumu-Chaan

Park Myungeun [JIN ‘Lovelyz’] & Kim Seokjin [Jin ‘BTS’] || Romance || Vignette || Teenager / Teen

Blog: http://ayumuchaan.wordpress.com

Disclaimer: This is my story and just in my imagination. I’m sorry if there same any title or character. Plot and story is mine. But, the cast(s) isn’t mine.

Picture isn’t mine. Credit to owner.

Previous: (TEASER) ––

-ooo-ooo-

“Tugas ini masih separuhnya, sedangkan deadline sudah semakin dekat. Oke, aku angkat tangan!” teriak Myungeun. Ia memukul meja sedikit keras. Sementara tangan kanannya sedang bergerak seolah-olah ia sedang memegang bendera putih.

“Tugas. Deadline. Dosen yang menyebalkan. Oke, aku benci ketiga hal itu.”

Myungeun benci tugas. Benci deadline. Serta benci juga dosen yang memberi tugas ini kepadanya.

Salahkan tugas yang menyebalkan itu.

Salahkan deadline yang terlalu cepat itu.

Salahkan dosen yang memberinya tugas dengan tebal halaman yang lebih mirip sebuah buku terjemahan itu!

Myungeun menatap tugas di hadapannya dengan pandangan tidak minat. Kini lirikan matanya beralih ke arah ponsel yang tiba-tiba bergetar tanda ada pesan masuk.

Myungeun mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengiriminya pesan. Setelah melihat nama si pengirim pesan, Myungeun kini makin menekukkan wajahnya. “Ehm, kenapa harus dia? Sudah cukupkah dia membuatku menderita?!”

Tapi, toh, Myungeun yang kelewat sensitif ini tetap membuka inbox pesan di hatinya. Dalam hatinya, sebenarnya ia penasaran. Tetapi, setelah ini ia akan akan bertingkah laku seperti orang tsundere1 yang seakan-akan mengatakan, “Salahkan jari-jari tanganku yang membuka pesan itu!”

Sudah makan, belum? Apa jangan-jangan kamu sudah tidur?

Myungeun hanya membaca pesan itu sekilas. Lalu, ia menaruh kembali ponsel itu di atas mejanya. Baru saja ia menaruh ponsel itu, tiba-tiba ponselnya kembali bergetar. Tapi, kali ini bukan pesan yang masuk. Melainkan sebuah panggilan telepon yang masuk.

“Ehm…”

Myungeun memiliki dua opsi antara menjawab telepon itu atau tidak untuk menjawab panggilan telepon itu. Tapi, ada dua hal yang harus kalian tahu. Pertama, orang yang menelepon Myungeun merupakan orang yang menyebalkan. Kedua, kepala Myungeun sudah pusing sebelumnya saat berkutat dengan tugas dan kini ia tidak ingin kepalanya kembali merasakan hal yang sama ketika sedang berbicara dengan si penelepon itu.

Akhirnya, antara mau dan tidak mau Myungeun mengambil opsi pertama (Sebenarnya ia mau, tapi sayangnya ia tidak mau mengakuinya. Dasar tsundere!) dan Myungeun pun mengangkat telepon itu.

“Halo? Aku tahu kamu belum tidur. Kenapa lama sekali menjawabnya?”

“Hah?! Apa?!” balas Myungeun galak. Oke, sepertinya galak dan sensitif merupakan perpaduan yang pas pada diri gadis itu.

“Haissh… Kenapa galak sekali? Sedang marah, ya?

Myungeun memilih diam dan mengabaikan pertanyaan orang di seberang telepon itu.

“Myungeun? Kenapa diam saja? Lapar, hm?”

“Iya! Saking lelah dan pusingnya aku merasa lapar. Sayangnya tidak ada makanan apapun di rumah ini,” jawab Myungeun cepat. Ia berharap orang di seberang itu ‘peka’ terhadap ucapannya.

“Hm, ucapanmu terlihat ‘kode’ sekali. Giliran makanan saja jawabnya cepat banget. Memangnya siapa yang akan memberimu makanan? Aku hanya menanyakanmu lapar atau tidak.”

“AAH, KIM SEOKJIN! MATI KAU SANA!”

Ya, orang di seberang telepon yang sedang berbicara dengan Myungeun itu merupakan laki-laki yang bernama Kim Seokjin. Laki-laki yang menurut Myungeun menyebalkan dan selalu mengambil apapun darinya. Termasuk hatinya. Ups.

“Hahaha… Oke, sebagai pacar yang baik, aku akan mengirimkanmu makanan untukmu.  Apa makanan yang ingin kamu pesan, Sayang?”

Myungeun terdiam. Bukan, ia terdiam bukan karena memikirkan apa makanan yang di inginkannya. Tetapi, gadis itu terdiam karena berusaha meredakan debaran jantung yang berasal dari dadanya ketika Seokjin memanggilnya dengan panggilan yang lain. Tetapi, Myungeun tetaplah Myungeun.

“Sayang? Berhenti memanggilku dengan sebutan seperti itu! Menjijikkan!”

Terdengar kekehan dari Seokjin.

“Jangan bertingkah tsundere, Myungeun. Aku tahu kau sebenarnya suka tapi kau tidak mau mengakuinya.”

“Tidak. Aku tidak suka.” Ujar Myungeun. Walaupun hatinya berkata ya.

“Hahaha… Kau tahu? Apabila kamu bertingkah tsundere seperti itu. Kamu mengingatkanku dengan Kirisaki Chitoge.”

“Kirisaki Chitoge?” Myungeun mengerutkan keningnya. Siapa dia? Namanya terdengar aneh sekali. Tipikal nama orang Jepang tapi kebarat-baratan(?).

“Apakah dia merupakan sejenis merk makanan keripik kentang, eng… Chitato?”

“HAHA… Bukan itu Sayang. Kirisaki Chitoge merupakan salah satu karakter utama di manga dan anime Nisekoi.”

Myungeun melirik ponselnya dengan tatapan datar. Oke, apabila Seokjin sudah berbicara hal seperti manga, anime, dan sejenisnya. Myungeun angkat tangan karena ia tidak mengerti.

“Sepertinya Myungeun sudah benar-benar lapar. Oke, sekarang apa yang ingin kau pesan?”

“Aku ingin french fries, keripik kentang, minuman bersoda, dan spaghetti.” Ujar Myungeun cepat.

“Bisa kau ulang sekali lagi? Banyak sekali pesananmu itu. Kamu tahu, kan, kalau malam hari merupakan waktu yang tepat untuk menambah berat badan. Apakah kamu ingin menjadi gendut?”

“Tidak ada siaran ulang.” Balas Myungeun geram.

“Oke, aku bercanda. Aku sudah mencatatnya dan nanti akan memesannya. Pastikan kedua matamu masih terbuka lebar sampai makanan itu datang!”

Myungeun mengangguk, “Ya, sepertinya aku akan begadang hari ini. Karena harus mengerjakan tugas yang menyebalkan itu.”

“Tugas menyebalkan? O-owh.. Jangan bilang…”

Myungeun tersenyum lebih tepatnya tersenyum menderita, “Ya, yang kumaksud adalah tugas yang diberikan olehmu, Dosen Kim.”

“Jadi kamu belum selesai mengerjakannya? Aku pikir sudah. Pantas saja kamu memutusan untuk begadang hari ini.”

Myungeun memegang ponselnya dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya mengambil laptop yang masih menyala. “Ehm, aku baru mengerjakan  separuhnya. Entah kenapa, bagian yang terakhir itu menurutku sulit.”

“Ehm, begitu, ya? Kalau begitu, bagaimana bila besok aku ke rumahmu? Aku akan membantumu.”

Myungeun mengangguk senang, “Yeah, setidaknya aku bisa menyelesaikan tugas ini secepat mungkin apabila dosen yang memberi tugasnya ikut membantu.”

“Tapi ini tidak gratis, Nona.”

“Hah? Maksudmu?”

“Aku akan membantumu menyelesaikan tugas itu tetapi kau harus membayarnya. Bayarannya adalah ….”

Myungeun memutar kedua bola matanya, ia lupa kalau laki-laki seperti Seokjin merupakan laki-laki yang selalu menuntut bayaran. Biarlah, kali ini Myungeun menurutinya.

“Bayarannya apa?” tanya Myungeun cepat.

.

.

“Kamu harus menikah denganku dan menjadi ibu dari anak-anakku.”

.

.

Myungeun terdiam. Ya, gadis itu terlalu kaget dan kini gadis itu berusaha menahan debaran jantungnya yang berdetak kencang. Semburat merah kini mulai menghiasi kedua pipi manisnya. Tangan kirinya memegang ponselnya dengan erat, sedangkan tangan kanannya menutupi wajahnya yang kini terasa panas.

Siapa sangka seorang dosen seperti Kim Seokjin suka membaca komik dan menonton anime bisa berbicara seperti itu? Sepertinya dosen itu sudah lupa dengan umurnya yang sudah memasuki kepala dua.

Siapa sangka Kim Seokjin si dosen menyebalkan itu merupakan pacar Myungeun?

Siapa sangka Kim Seokjin yang terkenal dengan sifatnya yang menjengkelkan itu bisa menaklukan hati Myungeun? Myungeun yang terkenal galak dan sensitif.

“Apakah ini sebuah lamaran?”

“Ya, ini adalah sebuah lamaran yang tidak romantis. Tetapi, aku tidak menerima jawaban apapun selain ya.”

“Huh, sifatmu benar-benar menjengkelkan!”

“Tapi, walaupun begitu kamu suka, kan?”

-E N D-

.

.

Tsundere1 = Orang yang sebenarnya mau. Tapi, ia enggan mengakui perasaan sebenarnya dan malah berkata hal lain (?).  Bisa dibilang sih malu-malu tapi mau (?)

***

.

.

Haloo’-‘/)

Sudah muncul, kan, siapa pairing yang akan mengawali series ini yaitu, 2JIN! 😀

Maaf kalau disini Seokjin enggak terlalu annoying -_- Susah ngebayangin wajah polos kayak Seokjin bertingkah menjengkelkan gitu :’D Maaf juga kalau ekspetasi(?) kalian saat baca di teaser dengan yang ini berbeda -__-

Sorry, kalau ada typo, ceritanya aneh, bahasanya aneh, terlalu banyak percakapan, dan semacamnya. Maaf T___T Penulisanku masih tahap belajar. Mohon maklum. Hehe…

Ehm, menurut kalian, kira-kira siapa pasangan berikutnya, ya? 😀

15 thoughts on “[My Boyfriend Series] Annoying

  1. adelia

    huwaaa.. Jin-Jin cocok banget deh, ga nyangka Seokjin itu dosennya myungeun dududu.. greget,

    kapan series yg lainnya kakak author ? gasabar nunggu aku

    Like

  2. melkorisa

    Malu malu tapi mau^^ Jin kuadrat(Jin2). Oh ya thor, Jungkook-Yein ada ngak? Taehyung-Sujeong ada ngak? Jimin-Kei ada ngak?>< wkwkwk, ditunggu yang berikutnya ya thor. Semangat!!!

    Like

  3. sudah ku duga pasti 2Jin 😀 bukan devil kan 😀 >,< itu si jin (myungeun) lagi datang bulan ya?? 😀 suka banget sama ff ini~ duo jin yg kocak,, BTW tak terduga banget ternyata Jin itu dosennya jin(?) 😀

    Like

  4. azeleza

    Setuju sama komentar di atas…JIN lagi datang bulan ya? wkwkwk marah2 muluu iiiih nanti Jin (duh ._.) aku rebut loh XD. Di sini entah kenapa aku malah sebel sama JIN #cemburuMauJugaDibeliinMakanan wkwkwk

    Mey keluarkan yg lainnyah, semangaaat~! >.<

    Like

  5. ANi

    Udah dosen, jadi pacar, dapet makanan gratis, kurang enak apa sih? Di lamar sama orang ganteng lagi, siapa yang ga mau. Muka nya seokjin yang tiba-tiba ngelamar myungeun itu, ga pernau kebayang, susah. DuoJin paling keren

    Liked by 1 person

  6. BlackLeoms

    wahh castnya 2jin lucu banget mereka,si dosen kim yg suka sama myung wahahah,manis juga ya mereka,asli bahasanya asik min,pertahanin ya^^ kalo perlu banyak cast jin-jin ya
    beruntung si geun punya dosen kece,ganteng,pinter pula,ngajak lamaran dohhh suamible banget /plakk

    Liked by 1 person

  7. bubbleryu

    Aakk greget sama 2jin disini xD
    Coba ada sequelnya pengen tau myungeun nerima lamarannya gimana xD dan kehidupan setelah itu haha~

    Keep writing thor!

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s