[CHAPT 1] War Between Single

req-cupid.png

Credit poster: hackerseo@artzone

WABETWEESINGLE

Hanya ada satu orang, yang mampu memenangkan hatinya

.

 

.

 

Written by Cupid

 

Cast:

 

[iKON] Kim Hanbin – [Lovelyz] Ryu Sujeong – [17] Kim Mingyu

 

Other:

 

[17] Xu Minghao – [BTS] Kim Taehyung – [BTS] Jeon Jungkook

 

[CLC] Oh Seunghee – [OMG] Shin Hyejin – [17] Choi Seungcheol

 

[TWICE] Myoui Mina

 

Genre: Romance, Comedy, AU, School Life

 

Length: Chapter

 

Rating: Teenager

 

Disclaimer: DON’T LIKE DON’T READ

 

.

 

.

 

.

–Bonne Lecture–

Hujan membasahi muka bumi pagi ini, hal yang bagus bagi para murid yang mengikuti pelajaran olahraga pagi ini. Khususnya kelas X–7,  beberapa murid laki – laki di dalam kelas tersebut nampak menaiki meja dan kursi sambil bernyanyi rock. Bukan itu saja, beberapa murid perempuan ada yang duduk di atas jendela sembari ber – selca ria.

 

Dari 38 murid yang ada di dalam kelas, hanya Sujeong saja yang diam di tempatnya sembari membaca sebuah komik. Tak menghiraukan ocehan Jungkook yang terus mengajaknya untuk mengintip suasana belajar mengajar di kelas sebelah.

 

“Heh, tiang bendera!”

 

Mingyu menendang kursi Sujeong dengan kakinya, alhasil gadis itu menoleh. Dari raut wajahnya, gadis bertubuh tinggi itu terlihat kesal sekali dengan Mingyu.

 

“Apa? Bisa tidak jangan menendang kursi orang?”

 

Pemuda yang mendapat julukan ‘Pangeran Badung’ itu hanya berdecih, kemudian mengutarakan keinginannya. “Aku pinjam tipe-x boleh?”

 

Sujeong kemudian menyerahkan tipe-x kepada Mingyu, sejenak gadis itu memandang wajah tampan Mingyu sekilas, penasaran apa yang di kerjakan anak badung itu.

 

“Mengerjakan PR lagi, ya?”

 

Mingyu mendongak, pemuda itu mengembalikan tipe-x milik Sujeong. “Bukan mengerjakan PR, tapi membuat surat” jawab Mingyu singkat, kemudian kembali berkutat dengan pulpennya.

 

“Surat apa?”

 

Sujeong bertanya lagi, namun kali ini Mingyu tidak menjawab pertanyaannya. “Kacang…” Sujeong membalikan badannya, kemudian kembali berkutat dengan buku komiknya.

 

Dari belakang, Mingyu menyunggingkan senyumnya kepada Sujeong. Sebuah senyum yang menandakan kalau pemuda itu jatuh cinta.

 

 

Kegiatan belajar mengajar di kelas XII-8 berlangsung dengan tertib dan tenang, tak ada secuil suarapun terdengar di kelas tersebut.

 

Dari depan papan tulis, Mrs. Sekyung menjelaskan secara detail tentang bagian – bagian tubuh pada salah satu jenis ular berbisa, yaitu kobra.

 

Tampaknya, banyak sekali murid yang asyik mendengarkan ucapan Mrs. Sekyung. Apalagi dengan materinya yang dikatakan berbeda dari yang lain. Dari sekian banyak yang mendengarkan, hanya satu orang yang sibuk sendiri dengan kegiatannya.

 

Kim Hanbin, maknae kelas itu tampak asyik dengan khayalannya. Dalam khayalannya, ia dan Sujeong ada di sebuah taman bunga yang indah. Mereka berdua saling bermain kejar – kejaran, baju yang di kenakan Sujeong dalam khayalannya itu cukup sederhana, yaitu dress putih polos. Rambut Sujeong pun dibiarkan tergerai rapi sehingga membuatnya terlihat cantik.

 

Hanbin mendekati Sujeong, tangan pemuda itu kemudian memegang tangan Sujeong. Tatapan lembutnya seakan – akan membuat Sujeong jadi salah tingkah, Hanbin kemudian mendekatkan wajahnya ke arah Sujeong. “Kau mau aku melakukannya, hm?”

 

Tak!

 

“Melakukan apa bayi kecil yang mungil?”

Suara cempreng Seungcheol mengagetkan Hanbin dari khayalannya, lantas semua yang ada di dalam kelas tertawa terbahak – bahak, termasuk Mrs. Sekyung.

 

“Sujeong mana? Kenapa hyung harus muncul? Kenapa tidak Sujeong?”

 

Rahasia Hanbin rupanya terbongkar saat itu juga, ketika pemuda itu menanyakan ‘Sujeong’ langsung saja semuanya menggoda Hanbin kalau ia suka dengan Sujeong.

 

“Mengkhayal pacaran dengan Sujeong, ya?”

 

Jine menggoda Hanbin sehingga membuat pipi pemuda itu memerah, “pasti khayalannya mau ciuman dengan Sujeong!” Taehyung paling nyaring menggoda Hanbin.

 

“Bilang ya ke Sujeong!” Seunghee pura – pura berdiri, langsung saja Hanbin mencegahnya “jangan!”

 

“Halo Sujeong! Ada yang suka sama kamu nih namanya….” Taehyung pura – pura menelepon Sujeong, langsung saja Hanbin merebut smartphone Taehyung.

 

Suara tawa kemudian menggema di dalam kelas, Hanbin hanya bisa melongo menatap keadaan smartphone Taehyung yang mati karena habis baterai.

 

“Ehem, bisa dilanjutkan lagi pelajarannya?”

 

 

Jam istirahat tiba, bersamaan dengan berakhirnya hujan. Sujeong dan Mina keluar dari kelasnya, ke dua sahabat itu berjalan menuju kantin sembari bercengkrama tentang ketampanan kakak kelas.

 

“Kamu suka ya dengan…” / “Sujeong~!”

 

Pipi Mina memerah menahan malu ketika Sujeong menggodanya, tentu saja Sujeong makin menjadi – jadi ketika seorang kakak kelas yang nampak berjalan bersama teman – temannya itu lewat dihadapan mereka. Apalagi kakak kelas itu tak sengaja menyenggol Mina, alhasil Mina jadi salah tingkah.

 

“Diam, ah!”

 

Mina kembali mengatur detak jantung dan ekspresi wajahnya, namun kejadian tadi selalu terputar di otaknya. Rupanya keadaan berbalik kepada Sujeong, salah seorang kakak kelas tiba – tiba saja menabraknya, entah sengaja atau tidak. “Eh, maaf!” ketika pemuda itu mendongak, tiba – tiba saja ia menjadi salah tingkah.

 

“Maaf, ya Su – Sumi…” / “Sujeong, kak!”

 

Sujeong meralat ucapan pemuda yang ternyata Hanbin itu, alhasil maknae kelas XII–8 malu luar biasa karena saking gugupnya saat menatap mata Sujeong, bisa dipastikan pupil mata pemuda itu melebar.

 

“Kak?”

 

Hanbin berusaha mengontrol dirinya itu, malu jugakan kalau dia sampai ketahuan suka dengan Sujeong?

 

“Kakak permisi dulu…” Hanbin melengos pergi begitu saja, meninggalkan Sujeong dan Mina yang terpana menatap punggung kakak kelasnya itu.

 

 

Sujeong POV

 

Aku tak mengerti, benar – benar tak mengerti!

 

Kejadian hari ini membuatku benar – benar sangat tidak mengerti!

 

Pertama Mingyu dan sekarang Hanbin sunbae. Aku tadi sempat berpikir bahwa mereka berdua menyukaiku, dilihat dari cara mereka menatap dan berbicara denganku.

 

Tetapi bisa jadi itu hanya pikiranku saja, bukan?

 

Mingyu tidak mungkin suka denganku, melihatku saja dia langsung…mengerjaiku? Bukan – bukan!

 

Setiap dia memanggilku pasti saja selalu dengan panggilan khusus – nya kepadaku, ‘tiang bendera’ atau kadang – kadang ‘laskar penyontek’ sampai ‘malaikat pencabut nyawa’.

 

Bisa saja ia hanya gemas ingin mengerjaiku, apalagi ditambah pipiku yang chubby pasti orang seperti Mingyu tidak tahan untuk mengerjaiku terus. Aku bahkan tak mengerti sedikitpun dengan apa yang kupikirkan barusan.

 

Intinya sekarang, aku ingin membeli satu kaleng minuman bersoda dingin dihadapanku!

 

Entah sengaja atau tidak sengaja, aku dan Mingyu hendak mengambil coca cola secara bersamaan. Di tambah dengan adegan saling berpandangan, jantung berdebar – debar, dan godaan Mina.

 

“Eh, kau duluan!”

 

Mingyu menyodorkan coca cola kepadaku, aku mengernyit. Heran dengan anak ini, biasanya dia langsung ambil tanpa memperhatikanku. “Tumben, memangnya kau habis apa?”

 

“Habis kesetrum!”

 

Malah Jungkook yang menyahut, sehingga mengundang gelak tawa beberapa orang dikantin.

 

“Tidak mau ya, sudah…” Mingyu menyengir sembari membuka tutup coca cola –nya.

 

“Dasar…” Aku kemudian mengambil coca cola lagi dan membayarnya kepada seorang ahjussi yang merupakan penjaga kantin.

 

Mina tertawa pelan melihatku yang nampak kesusahan membuka penutup kaleng.

 

“Apanya yang lucu?”

 

Coba tebak apa yang lucu dari kesusahan membuka penutup kaleng? Tidak ada bukan?

 

“Sini, biar aku yang membukanya!”

 

Mingyu dengan santainya mengambil kaleng dan membuka penutupnya, kemudian mengembalikannya lagi kepadaku. Disertai dengan cengirannya dan acara mencubit pipiku.

 

“Kebiasaan lama – lama jadi rutinitas…”

 

Jungkook melantur sembari mengunyah permen karetnya, aku tak terlalu memikirkan omongan bocah itu. Lagipula, dia memang sering berbicara yang tidak jelas.

 

“Kenapa, sih? Pipi chubby itu memang sering jadi sasaran cubit – mencubit, kok!”

 

Jawaban polos yang keluar dari bibir Mingyu sukses membuat beberapa orang dikantin tertawa, termasuk Mina yang rupanya sudah siap – siap menyerangku dengan satu desiliun godaannya.

 

“…..Kau mengejekku?”

 

Sengaja aku berbicara kasar kepada Mingyu, biar anak badung itu tahu kalau aku bisa kasar juga. “Tidak, aku memujimu karena bisa jadi aku mempunyai rasa terhadapmu”

Tidak, aku memujimu karena bisa jadi aku mempunyai rasa terhadapmu

“Pujian macam apa itu?”

Mina tertawa menggodaku dan parahnya pipiku sampai merah merona mendengar godaan atau yang lebih mirip pertanyaan dari Mina itu.

“Eh, bilang ke satu kelas kalau Mingyu suka dengan Sujeong!”

Dengan polosnya, Jungkook memberitahukan kejadian tadi itu kepada Ayumi dan Eunjin yang rupanya tengah jajan.

“Bohong! Jangan percaya!” Mingyu menjerit sembari menyuruh Ayumi dan Eunjin untuk tidak percaya dengan omongan Jungkook.

Daripada berlama – lama disini, lebih baik aku segera menyeret kakiku untuk keluar dari kantin.

“Yak, Mingyu! Bidadarimu pergi…”

 

Author POV 

“Han Solo-nya tidak mungkin meninggal, hyung!”

Keributan pada jam istirahat itu dimulai dari Taehyung, Seungcheol, Jine, Seunghee, dan Hanbin yang membahas tentang film Star Wars terbaru, The Force Awakens.

“Dia meninggal! Buktinya saat Kylo Ren menusuk perut Han Solo menggunakan lightsaber dia meninggalkan? Jatuh ke bawah lagi!”

“Tidak hyung, Disney pasti punya rahasia lagi! Mungkin tahun depan akan ada film Star Wars terbaru lagi, dan ini tentang lightsaber!”

“Blablabla…”

Taehyung kalah berargumen dengan Hanbin, pemuda tampan itu lebih memilih untuk mengalah dan membenarkan ucapan Hanbin.

Lagipula bisa jadi yang diucapkan Hanbin itu ada benarnya juga.

“Aku dengar dari adik kelas, katanya ada yang suka dengan Sujeong…”

Jine mengalihkan topik pembicaraan yang lebih menarik, semuanya kemudian fokus kepada Jine.

“Namanya Mingyu, teman sekelas Sujeong. Katanya sih dia anak konglomerat… ”

Hanbin yang daritadi paling fokus langsung memasang wajah sedihnya. Secara fisik maupun materi, Mingyu lebih baik dari Hanbin itupun tidak menutup kemungkinan bahwa Sujeong lebih memilih Mingyu daripada dirinya.

“Ah, Mingyu itu badung!” ceplos Seungcheol sehingga membuat kelegaan diwajah Hanbin.

“Yak Hanbin, aku punya nomor telepon dan pin BBM Sujeong. Mau minta?” tawar Seunghee yang disambut dengan anggukan mantap dari Hanbin.

Fighting, ya! Kalau sudah pacaran jangan lupa pajak jadiannya!”

Pipi Hanbin langsung memerah ketika mendengar ucapan Taehyung.

Sujeong POV 

Waktu terasa berjalan begitu cepat, sehingga tak terasa sudah pulang sekolah. Sekarang aku sedang berada di mobil sembari memainkan smartphone-ku.

Aku mengernyit ketika mendapat satu invitation dari seseorang. Aku berpikir mungkin Minghao yang meng-invite pinku dengan akun barunya.

“Hanbin sunbae?”

Keningku berkerut ketika melihat display name Hanbin sunbae dilayar smartphone-ku.

Tanpa pikir panjang, aku langsung meng-accept dan mengajaknya chat. 

Suwljeong sunbae tahu darimana pin BBM ku?

Oke, mungkin menurut kalian ini cukup tak sopan. Tapi apa daya, aku termasuk orang yang blak – blakan.

Hanbean rahasia. memangnya?

Suwljeong oh

Aku hanya menjawab ‘oh’ saja, artinya aku sedang malas chatting dengan seseorang hari ini.

Iseng – iseng aku melihat smartphone-ku, apakah dia membalasnya atau tidak. Ternyata, tidak.

Pesanku hanya di read saja.

Sekarang aku bingung hendak melakukan apa, yang jelas untuk sekarang ini aku lebih memilih untuk tidur.

Lagipula, setengah jam lagi aku sampai dirumah.

Ting!

Baru beberapa detik aku menutup mata ternyata ada pesan masuk.

Meangyukeam besok nonton Star Wars di bioskop, jungkook yang ajak.

Suwljeong iya, sama siapa saja?

Meangyukeam jungkook, minghao, mina, eunjin, ayumi, seokmin, sama kyle.

Suwljeong ok

Besok nonton Star Wars, nanti saja dipikirkan yang penting sekarang aku menutup mata dan pergi ke alam bawah sadarku.

Siapa tahu saja, aku bermimpi bertemu Luke Skywalker.

Hahahaha…terlalu tinggi memang.

.

.

.

-To Be Continued- 

.

.

.

Setelah berabad – abad menghilang tanpa kabar dari dunia FF, akhirnya Cupid kambek lagi dengan chapter perdana dari FF somvlak nan bikin ngenes ini yaitu War Between Single /? ._. /lebay lu pid -,- 

Yang lagi demen Star Wars mana suaranya ‘-‘)/ 

Buat readers yang gak tau siapa itu Han Solo, Kylo Ren, dan Luke Skywalker silahkan tanya kepada o’om google karena sebenarnya Cupid termasuk penggemar Star Wars yang masih anget alias baru ;-; 

Don’t forget to leave a comment in this chapter yap! 

Keep calm and love Star Wars /? 

Eh salah –“

Keep calm and don’t be silent readers 

See you in chapter 2 

Advertisements

8 thoughts on “[CHAPT 1] War Between Single

  1. Aku dan jiwa Banglyz ku maunya si senior yg demen Sujeong itu si Taehyung…tapi apalah daya :”) wkwkwkwk

    Lucu deh temen2nya ini, celetuk2annya xD Yg abis kesentrum itu loh…duh wkwkwkwk

    Semangaat Re~ kutunggu chap berikutnyah :3

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s