[Freelance] First Love (Chapter 3)

sujeong v

Title : FIRST LOVE

Author : awekanisa

Main Cast : Lovelyz’s Ryu Sujeong | BTS’s Kim Taehyung

Other Cast : BTS Jungkook & Lovelyz Yein & Shin Jinri OC

Genre : Romance, School Life

Credit photo: http://just-jz.tumblr.com/

Length : Chaptered

Rating : Teenager

Disclaimer : All story 100% is mine

dilarang copy paste say. susah bikinnya T_T 

sorry for typo 

Chapter 3

Taehyung memasuki ruang perpustakaan. Dia pusing mencari jungkook tapi tidak ketemu juga, akhirnya dia memutuskan untuk meminjam buku. Diapun menulusuri rak-rak buku yang berjejer rapi. perpustakaan cukup sepi hari ini, hanya ada beberapa siswa yang duduk membaca buku. Suasana disini benar-benar sunyi. Kalau ada berisik sedikit saja pasti akan dilempari kertas oleh pak Han, petugas perpustakaan. Jelas-jelas terdapat tulisan

“D I L A R A N G    B E R I S I K” tertempel di tembok, namun sepertinya hari ini taehyung benar-benar ingin mencari ribut sama Pak Han si bapak berkacamata tebal dan rambut belah tengah.

“Brukkkkk!!”

Beberapa buku tercecer di lantai, menimbulkan bunyi yang mengganggu, hingga beberapa siswa yang berada disana spontan menoleh ke arah taehyung, tak terkecuali Pak Han yang menurunkan sedikit kacamatanya, dan memandang taehyung dengan tatapan tajam. Taehyung tampak salah tingkah, kemudian dengan tergesa-gesa merapikan kembali buku-buku itu ke tempatnya semula. Taehyung berjalan perlahan menulusuri judul-judul buku yang tertera. Sampai akhirnya dia menemukan buku yang dia cari. Taehyung tersenyum kecil sambil menarik buku tersebut, namun di saat bersamaan seorang gadis dari arah berlawanan sedang menarik buku yang sama. Keduanya saling bertatap. Sambil mengedikkan bahunya sekilas, gadis itu melepaskan buku itu dan meninggalkan taehyung yang masih tersenyum olehnya.

Saat tersadar, taehyung segera berlari kecil hendak menyusul gadis itu. Tetapi nasib berkata lain, taehyung jatuh tersandung lantai yang tidak rata. Bunyi keras itu kembali mengisi ruangan tersebut.

“Kalau kau sudah menangkap kataknya segera keluar dari sini” bentak Pak Han.

Taehyung menciut, dia mengambil buku yang tercecer, dengan merangkup, mirip katak. Saat hendak berdiri, betapa terkejutnya dia melihat sebuah tangan mungil terulur ke arahnya. Taehyung menatap menatap wajah gadis itu, pipinya seketika memerah. Taehyung hendak menerima uluran tangan itu, tangannya mengambang di udara, “kau mau meminjam buku itu? kalau tidak biar aku saja yang meminjamnya” ucap gadis itu pelan sambil mengambil buku itu dari tangan taehyung. Ia tersenyum kecil dan berjalan meninggalkan taehyung meringis memegangi lututnya.

“Ryu sujeong, kau berhasil mempermalukanku, tapi satu hal yang harus ku akui, kau benar-benar cantik” ucap taehyung lirih

***

Jungkook melihat taehyung dari jauh. Lalu segera berlari ke arah taehyung, lalu mengangetkan sahabatnya itu. “taehyung-ah” taehyung tampak kaget “Yakk sekali lagi kau mengagetkanku akan ku pastikan kau sudah ada diatas sana” bentak taehyung sambil mengusap lututnya yang lecet.” kau dari mana eoh?” tanya taehyung.

“Aku dari..” jungkook tampak malu mengucapkannya

“Aishh kau ini dari mana?” tanya taehyung

“Aku dari tempat yein untuk membantuku mengerjakan pr.

“Yaak! pantas saja aku mencarimu ke seluruh penjuru sekolah, ternyata kau sedang berduaan dengan yein. Pantas saja aku bertemu dengan sujeong di perpustakaan, ternyata sahabatnya di telah diambil alih olehmu.

Jungkook tertawa lebar mendengar kata-kata taehyung. Tapi kemudian dia memperhatikan jidad taehyung yang memerah.

“Kau kenapa?”

“Biasa!akrobat” jawab taehyung singkat, sengaja dia tidak menceritakan kejadian memalukan itu pada jungkook, ia yakin jungkook akan menertawainya.

Taehyung meninggalkan jungkook yang berdiri dengan kening berkerut. Jungkook merasa taehyung sedang menyembunyikan sesuatu darinya. Jungkook mengejar taehyung dan kini keduanya berjajar, mereka melewati lapangan basket yang tampak satu-dua orang siswa melakukan three point.

“Taehyung-ah, ceritalah padaku!” rengek jungkook

Merasa tidak punya pilihan lain akhirnya taehyung menceritakan kejadian tadi dengan setengah hati. Seperti dugaannya sebelumnya, jungkook tertawa terpingkal-pingkal.

“Yaak, taehyung-ah ini salahmu! kalau kau tidak berpenampilan seperti ini, pasti sujeong akan menolongmu. Kalau dia tau siapa sebenarnya taehyung ini dengan senang hati dia akan membantumu untuk berdiri” ujar jungkook sambil cekikikan.

“Belum tentu juga sujeong seperti itu, mungkin dia tidak suka bersentuhan dengan pria, makanya dia tidak mau memegang tanganku” elak taehyung.

“Tapi mungkin kau benar juga, sujeong memang tidak seperti itu. Aku dengar dari yein kalau sujeong pernah dekat dengan pria bernama oh sehun dia orang yang paling di hormati disekolah ini, dia selalu memamerkan harta bendanya untuk mendekati sujeong, tapi dia ditolak. Sedikitpun sujeong tidak bergeming pada sehun. Walaupun di kasih seribu mawar, dikasih kado ulang tahun berlian, semua ditolak mentah-mentah. Bayangkan saja kalau sujeong menerima berlian itu, mungkin dia tidak akan membantu appanya bekerja di supermarket lagi” cerita jungkook diakhiri dengan tertawa panjang.

Taehyung hanya terdiam mendengar cerita jungkook. Tiba-tiba perasaan yakin begitu kuat muncul dihatinya. Perempuan ini pasti berbeda dibanding perempuan-perempuan yang selama ini ia kenal.

Saat terdiam inilah tanpa sadar bola basket menyapa kepala taehyung dengan keras, spontan taehyung terhuyung ke belakang. Beruntung jungkook sigap menahan badan sahabatnya itu hingga tidak sampai jatuh ke tanah. Taehyung berbalik lalu mengambil bola basket itu dengan kesal. “Aish, siapa yang melempar bola ini? “teriak taehyung kesal.

“Aku yang melempar bola itu, mian” suara lembut itu terdengar sangat indah hingga taehyung menoleh dan seketika mengurungkan niatnya untuk marah. Sujeong kini tengah menatapnya penuh permohonan.

Sujeong sedikit berjinjit menyentuh kening taehyung yang memar. Sakit itu seketika lenyap berganti dengan getaran lembut di hatinya ketika jari sujeong menyentuh kulitnya.

“Mian,pasti sakit nde? aku benar-benar tidak sengaja “ucapnya tulus. Taehyung terdiam menatap keindahan sosok di depannya. Matanya begitu sangat indah.

“Kau marah padaku?” tanya sujeong khawatir. Jungkook menyikut lengan taehyung hingga ia tersadar.

“Ah? tidak aku tidak marah padamu, tidak apa-apa, ini tidak sakit sama skali, sumpah ini tidak sakit” taehyung meringis, sedangkan jungkook menatapnya tidak percaya.

Sujeong mengerutkan keningnya. “Kita ke ruang UKS saja? sepertinya memarnya terlihat parah. “entah hipnotis apa yang sujeong berikan hingga taehyung hanya mengangguk pasrah.

Taehyung dan jungkook berjalan di belakang sujeong. “Taehyung-ah kau kalah lagi! haha” bisik jungkook kepada taehyung.

“Kalah seumur hidup juga tidak apa-apa. “jawab taehyung sambil tersenyum menatap sujeong dari belakang. Taehyung memberikan bola itu pada jungkook lalu berjalan bersama sujeong.

TBC

Advertisements

11 thoughts on “[Freelance] First Love (Chapter 3)

  1. Entah itu hari yg paling sial ato hari yg paling beruntung buat Taehyung. Kesian maznya udah jatoh ketiban tangga..eh, bola basket :”) Tapi gpp sih yg penting mah jd ngobrol sama dek Sujeong >_<

    Huwaa ditunggu kelanjutannya author :3

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s