[CHAPT 2] War Between Single

req-cupid

Credit poster: hackerseo@artzone

War Between Single

 

.

 

.

 

Written by Cupid

 

Cast:

 

[iKON] Kim Hanbin – [Lovelyz] Ryu Sujeong – [17] Kim Mingyu

 

Other:

 

[17] Xu Minghao – [BTS] Kim Taehyung – [BTS] Jeon Jungkook

 

[CLC] Oh Seunghee – [OMG] Shin Hyejin – [17] Choi Seungcheol

 

[TWICE] Myoui Mina

 

Genre: Romance, Comedy, AU, School Life

 

Length: Chapter

 

Rating: PG – 13

 

Disclaimer: DON’T LIKE DON’T READ

 

.

 

.

 

.

 

–Bonne Lecture–

 

Author POV

 

“Yak, bangun!”

 

Suara serak Mingyu membangunkan Sujeong yang sedang tertidur nyenyak dimejanya, lantas gadis itu langsung mengucek ke dua matanya dan mengelap bibirnya.

 

“Makanya, jangan begadang!”

 

Kekeh Mingyu sehingga membuat Sujeong tersenyum malu, mengingat tadi malam gadis itu begadang bermain minecraft bersama sepupunya.

 

“Eh, hari ini jadi ke bioskop?” Sujeong bertanya kepada Mingyu, gadis itu rupanya teringat akan ajakan Mingyu menonton Star Wars di bioskop.

 

“Jadi, Jungkook sudah beli tiketnya! Pulang sekolah kita langsung kesana…”

 

Sujeong hanya manggut – manggut saja, gadis itu memutuskan mengurungkan niatnya untuk jajan ke kantin habis ini.

 

“Kira – kira adegan ciumannya ada tidak, ya?” Otak mesum Mingyu mulai bekerja sehingga membuat Sujeong menempelkan kepalanya di meja dan kembali menutup matanya.

 

“Jangan tidur, ma’am Helena sebentar lagi masuk!” Mingyu menepuk meja Sujeong, gadis bertubuh tinggi itu kemudian mengangkat kepalanya, “memang hari ini belajar apa?” tanya Sujeong sembari menguap.

 

Mingyu kemudian mengeluarkan buku LKS IPA – nya, nampak seraut wajah ketakutan tertampak di wajah Sujeong. “Astaga, aku lupa mengerjakan PR!”

 

 

Ketika semua kelas tengah bersiap untuk belajar pada pelajaran selanjutnya setelah istirahat pertama ini, berbeda dengan kelas Hanbin yang justru ribut layaknya kapal pecah karena semua murid tahu, jam kosong dimulai!

 

“Kita menonton Star Wars lagi, yuk!”

 

Seungcheol mengajak Taehyung, Hanbin, Jine, dan Seunghee yang tengah sibuk dengan kegiatan mereka masing – masing.

 

“Yuk, sekaligus pembuktian kalau Han Solo benar – benar sudah mati!” kilah Taehyung yang rupanya tengah asyik bermain geometri.

 

“Ikut…, lagipula aku masih bingung dengan alur ceritanya” ungkap Jine sembari mengerjakan PR matematikanya.

 

“Kalau kalian ikut, aku ikut!” Seunghee berdiri sembari melempar kertas ke bak sampah, dari jarak jauh.

 

Hanbin diam, maknae kelas itu nampak diam sembari menutup matanya. Rupa – rupanya, pemuda itu mengajak nalurinya untuk berbicara. Apakah ia ikut menonton Star Wars atau tidak.

 

Lebih baik ikut saja, pasti siapa tahu ada Sujeong.

 

Hanbin membuka matanya, pemuda itu tersenyum lebar. Kali ini ia lebih banyak mengikuti nalurinya.

 

“Aku ikut!”

 

Taehyung menguap, pemuda itu menebak jika Hanbin habis pikir – pikir. Belum tentu di bioskop ada Sujeong, batin Taehyung sembari menatap datar Hanbin yang tersenyum – senyum.

“Sayang, Kyuhyun–ssaem tidak ada. Lebih baik PR–nya dikerjakan nanti…” Seungcheol menegur Jine yang masih mengerjakan PR matematikanya. Tetapi teguran Seungcheol tidak digubris Jine.

 

Seunghee yang merasa risih dengan Seungcheol dan Jine kemudian memutuskan untuk tidur, lagipula untuk mengisi jam kosong lebih baik tidur daripada diam saja.

 

Taehyung rupanya sama, pemuda itu merasa sedih ketika melihat Seungcheol dan Jine yang tengah bermesraan, sementara dirinya belum mempunyai kekasih. Cintanya saja bertepuk sebelah tangan.

 

Satu – satunya yang tidak merasa risih ialah Hanbin, pemuda itu sibuk dengan smartphone milik Jine. Pemuda itu melakukan kebiasaan yang dilakukan seseorang ketika sedang jatuh cinta, tanpa disebutkan mungkin kalian sudah tahu jawabannya apa.

 

Berhubungan dengan stalker

 

 

Sujeong ingin sekali berteriak sebal, kalau Jungkook tidak memberitahukannya kepada ma’am Helena, mungkin sekarang Sujeong tengah duduk manis dan tenang sembari merangkum materi yang ada di bab VI. Gadis itu menatap tajam ke arah Minghao yang menahan tawa melihat penderitaannya.

 

“Makanya siapa suruh tidak mengerjakan PR!”

 

Ma’am Helena mengomeli Sujeong yang dongkol luar biasa. “Saya harap kalian tidak mencontoh orang idiot yang ada di depan ini!”

 

What?

 

Sujeong makin dongkol ketika ma’am Helena mengatainya ‘orang idiot’, ditambah dengan tawa kecil namun meledek dari murid – murid satu kelas kepadanya.

 

Namun, rasa dongkol itu begitu sirna ketika melihat Mingyu tersenyum terhadapnya. Sebuah senyum yang belum pernah ditunjukan siapapun.

 

Bukan tersenyum meledek ataupun tersenyum palsu, melainkan sebuah senyuman yang seolah – olah memberikan semangat untuknya supaya bisa menghadapi hukuman menjengkelkan itu.

 

Ketika senyuman Mingyu hampir sirna, Sujeong tiba – tiba saja bersin.

 

“Wow, ada yang mengalami tanda jatuh cinta rupanya…”

 

Suara cempreng Jungkook terdengar begitu jelas ditelinga Sujeong sehingga membuat gadis itu mendelik tajam ke arahnya, sekaligus memberi isyarat bahwa ia akan menggantungnya di Namsan.

 

“Mungkin gara – gara melihat Mingyu tersenyum, makanya bersin!”

 

Minghao menggebu – gebu sehingga membuat pipi Sujeong dan…Mingyu memerah. Sontak saja, satu kelas langsung menggoda ke dua murid tersebut.

Namun, keributan itu terhenti oleh ma’am Helena yang rupanya merasa anti dengan hal yang namanya ‘cinta – antar – remaja’. Tak tanggung – tanggung, ma’am Helena menyuruh beberapa murid yang menggoda Sujeong dan Mingyu untuk keluar dari kelas sampai pelajarannya selesai.

 

Sementara itu, ma’am Helena menyuruh Sujeong untuk duduk. Selesai –lah sudah rasa pegal yang menyerang kakinya, kini gadis itu bisa leluasa untuk duduk di bangku – nya yang nyaman.

 

Namun kelegaannya hanya berhenti sampai disitu, ma’am Helena menambahkan satu hukuman kepada Sujeong. Entah hukuman apakah itu, tetapi yang paling pasti Sujeong akan mengamuk jika hukumannya aneh – aneh.

 

 

Hanbin masih saja dengan kegiatan men – stalk akun instagram Sujeong. Tak tanggung – tanggung, Hanbin sempat beberapa kali mencium layar smartphone Jine atau lebih spesifiknya lagi mencium foto selca Sujeong.

 

Taehyung yang melihat kelakuan Hanbin hanya bisa menggelengkan kepalanya, ia benar – benar tidak mengerti sampai sekarang.

 

Jatuh cinta bisa membuat orang segila itu.

 

“Yak, Hanbin! Kembalikan smartphone –ku. Nanti layarnya kotor lagi!”

 

Jine mengomel ketika Hanbin kembali lagi mencium layar smartphone kesayangannya. Namun, pemuda itu pura – pura tidak mendengar.

 

“Sujeong terus pikirannya, padahal Sujeong tidak menyukaimu! Apa cantiknya Sujeong? Banyak tuh murid – murid yang menyukaimu!”

 

Seungcheol menceramahi Hanbin yang masih dengan kegiatannya, kali ini Hanbin menjawab ceramahan pemuda berambut hitam malam itu dengan santai, “Sujeong memang tidak cantik dimatamu. Walaupun Sujeong tidak menyukaimu, itu lebih baik daripada merebut kekasih orang…”

 

“Menyukaimu? Sejak kapan aku suka Sujeong!”

 

Seketika saja mood Seungcheol menjadi buruk ketika Hanbin salah mengucapkan kata – kata. Sebenarnya, Seungcheol hanya ingin menggoda Hanbin saja kok. Pemuda itu sebenarnya mengakui jika Sujeong termasuk gadis yang cantik, walaupun sebenarnya ia masih kalah dengan Junghan.

 

“Eh, maaf hyung! Tadi aku salah bicara, maaf!”

 

Hanbin hampir tertawa ketika ia menyadari, pemuda itu salah berbicara. Sedikit saja salah dalam pembicaraan, maka hal itu bisa membuat mood seseorang terpengaruh.

 

Jine berdehem, gadis itu kemudian mengambil smartphone – nya dari tangan Hanbin.

 

“Sudah, ya, masa peminjamannya sudah habis. Silahkan kembali ke tempat dan memikirkan Sujeong…. ”

Hanbin mengerucutkan bibirnya, kemudian duduk di bangkunya dan menempelkan kepalanya di atas meja. Berusaha untuk mengajak pikirannya masuk ke alam mimpi.

 

“Hari ini jadi nonton Star Wars, kan?”

 

Taehyung bertanya, namun sayangnya pertanyaan pemuda itu tak ada yang menjawab.

 

 

Istirahat ke dua telah tiba, Sujeong dan teman – temannya duduk di lantai sambil bermain smartphone mereka masing – masing.

 

“Kita jadi menonton Star Wars?” tanya Eunjin disambut dengan anggukan dari Jungkook.

 

“Jam berapa?” – Mina

 

“Pas pulang sekolah, kita stay disini…” – Kyle

 

“Masa kita pakai seragam?” Sujeong sedikit protes dengan ucapan Kyle, tentu saja tak sedikit orang yang membenarkan ucapan Sujeong.

 

“Terus pakai apa? Sarung?”

 

Kyle sedikit sebal, ketika ia menyatakan pendapat selalu saja sedikit yang membenarkannya.

 

“Kita pulang sekolah jam setengah satu, film – nya dimulai jam setengah tiga. Nah, pas jam dua kita kumpul di rumah Mingyu, ada yang setuju?” Jungkook memberi usul.

 

Semuanya menyetujui usulan Jungkook, namun Mingyu agak sedikit keberatan dengan usulan tersebut.

 

Kenapa harus di rumahnya?

 

“Rumahmu yang paling dekat dengan bioskop…” Jungkook menyengir ketika ditanya perihal mengapa harus rumahnya yang dijadikan tempat berkumpul.

 

 

“Hari ini kita jadi menonton Star Wars, kan?” Taehyung bertanya dengan nada sedikit keras, pemuda itu takut bahwa ia akan terkena kacang lagi.

 

“Iyaaaaa~” Seunghee menyahut, rupanya gadis itu sudah terbangun dari tidurnya.

 

“Kalau jadi, kita kumpul dimana atau langsung kesana?” tanya Jine

 

“Maksudnya?” Hanbin bertanya, rupanya pemuda itu juga sudah bangun.

 

“Jam dua kumpul dirumahku, jangan lupa!” ucap Seungcheol sembari menepuk pundak Hanbin.

 

Hyung, kita ke bioskop naik apa?” tanya Hanbin sehingga membuat Seungcheol berpikir sejenak. Pemuda itu berpikir sejenak, kalau naik mobil mana cukup. Kapasitasnya hanya untuk empat orang, tak mungkin menyuruh Hanbin naik taksi.

 

“Naik mobilku saja…” Jine memberi usul, namun Seunghee menggeleng.

 

“Berangkatnya sendiri – sendiri saja!”

 

“Kenapa?” Hanbin protes, kalau berangkatnya sendiri – sendiri nanti ada yang sampai duluan dan ada yang telat.

 

“Kau sama Taehyung saja, kebetulan juga aku mengajak Jimin…”

 

Mendengar itu, Hanbin merengek. Pemuda itu bosan karena selalu bersama Taehyung dan tentu saja Taehyung sama bosannya dengan Hanbin.

 

“Tidak bisa! Aku, Hanbin, dan Seungcheol bersama. Terus, kau dengan Jine saja…”

 

“Tidak adil!”

 

Jine menguap ketika melihat pertengkaran konyol antara Seungcheol dan Taehyung. Gadis cantik itu kemudian melerai Seungcheol dan Taehyung, mengomeli ke dua pemuda tampan itu satu per satu.

“Daripada pusing – pusing lebih baik kita berangkat sama – sama. Naik mobilku saja, setuju? Jam dua kumpul di rumah Seungcheol!”

“Lho? Katanya kita ke bioskop? Kenapa malah ke rumah Seungcheol hyung?” tanya Hanbin polos sehingga membuat Taehyung ingin menjambak rambutnya sendiri, saking kesalnya dengan Hanbin.

“Jadi begini Hanbin sayang, maksud Jine itu jam dua kita kumpul di rumah Seungcheol. Nah, kita langsung berangkat ke bioskop dari rumah Seungcheol naik mobil Jine. Mengerti?” jelas Seunghee.

Hanbin mengangguk paham, namun sedetik kemudian pemuda itu bingung lagi.

“Rumah Seungcheol hyung dimana?”

Untuk kesekian kalinya, waktu tak terasa berjalan begitu cepat. Jam pulang telah tiba, murid – murid berhamburan ke luar halaman sekolah. Ada yang pergi ke halte untuk menunggu jemputan dan ada yang pergi ke toko – toko kecil di depan sekolah untuk belanja.

Hanbin lebih memilih menunggu jemputan di halte sembari memeluk erat tas punggungnya, pemuda itu sesekali bersenandung kecil mengurangi rasa bosan.

“Kak Hanbin?”

Deg!

Jantung Hanbin berdegup kencang ketika sebuah suara memanggil namanya, seketika saja Hanbin menoleh ke asal suara itu.

“Eh, Sujeong…”

Hanbin kikuk 100% ketika Sujeong duduk disampingnya. Apalagi ke dua tangan mereka tak sengaja bersentuhan.

“Hanbin sunbae eh…” Sujeong menggaruk kepalanya, gadis itu nampaknya menjadi salah tingkah karena jarak mereka yang terlalu berdekatan.

“Panggil sunbae saja, kalau panggil kakak rasanya agak…aneh”

Hanbin hampir kesulitan bernapas ketika melihat wajah ayu Sujeong yang agak canggung, “iya aku juga baru sadar itu agak aneh. Ya, menurut sunbae… Eh”

Sujeong kehabisan kata – kata, jantungnya berdebar – debar ketika Hanbin bertanya kepadanya mengenai pelajaran.

“Kalian tadi belajar apa?”

Sebenarnya Hanbin ingin mengajak Sujeong pergi ke bioskop juga, tetapi ia tak mampu mengucapkannya meskipun kata – kata itu sudah tercatat dipikirannya.

“IPA, ma’am Helena yang mengajar” Jawab Sujeong sembari memalingkan wajahnya ke sekeliling, Hanbin hanya ber-oh sembari ikut memperhatikan sekeliling.

Sunbae tidak keberatankan kalau kita selca berdua? Aku dihukum ma’am Helena…”

Hanbin menoleh, pemuda itu menatap wajah Sujeong yang terlihat takut.

“Bo-boleh, ma’am Helena memang seperti itu,kok. Hukumannya kadang – kadang aneh”  Pemuda itu menghembuskan nafasnya, berusaha mengontrol detak jantungnya.

Sujeong kemudian mengeluarkan smartphone-nya, kemudian menekan salah satu aplikasi selca.

Beberapa detik kemudian, setelah memilih filter dan foto kolase, Hanbin dan Sujeong langsung pasang pose.

Setelah selesai, Sujeong menekan tomblol ceklis. Gadis itu kemudian menghela nafasnya, ia bingung habis ini akan melakukan apa lagi.

Selfie lagi, yuk! Daripada bosan…” Hanbin akhirnya bisa mengontrol detak jantungnya, pemuda itu mengajak Sujeong untuk selca berdua lagi.

“Yuk, selfie atau selca sih sebenarnya? Memangnya pacar sunbae tidak keberatan kalau kita selca berdua?” tanya Sujeong hati – hati.

Hanbin menggeleng, “aku belum punya pacar”

Sujeong hanya ber-oh, namun sedetik kemudian gadis itu memekik ketika Hanbin langsung mengambil smartphone-nya.

“1..2..3”

Click!

Untuk foto pertama, Hanbin berpose tampan sementara Sujeong… berpose agak absurd sehingga membuat pipi gadis itu memerah menahan malu.

“Kau lucu juga, ya…”

Hanbin menyimpan foto tersebut, ia berpesan kepada Sujeong untuk mengirimi ke dua foto selca mereka berdua lewat BBM.

“Aku dijemput, sampai ketemu besok!” Hanbin mengembalikan smartphone Sujeong, gadis itu meneguk salivanya ketika Hanbin melambaikan tangan ke arahnya dengan senyumannya.

Tanpa sengaja, Sujeong membalas lambaian tangan Hanbin. Gadis itu tetap lurus menatap Hanbin yang masuk ke dalam mobilnya sampai mobil berwarna hitam mengkilat itu melaju dengan kecepatan sedang.

Sujeong menunduk, gadis itu membuka galeri.

Senyumannya mengembang ketika melihat foto selca-nya dengan Hanbin, di foto pertama… Entah kenapa Sujeong tertawa pelan. Jika dilihat – lihat, ia lucu juga saat marah.

Foto yang ke dua, Sujeong berpose peace disertai senyumannya. Sementara Hanbin berpose duck face sehingga membuat pemuda itu lucu, tiba – tiba saja Sujeong menyadari sesuatu.

“Ada yang pacaran sepertinya…”

Jantung Sujeong hampir copot ketika mendengar suara seseorang di dekatnya, lantas gadis itu menoleh.

“Ada penampakan pemuda tampan disitu” Mingyu terkekeh pelan, rupa – rupanya pemuda itu ikut ber-selca dengan Sujeong dan Hanbin.

Sujeong buru – buru menyimpan smartphone-nya, gadis itu kemudian bergeser sedikit menciptakan jarak kecil antaranya dengan Mingyu.

Mingyu tak mau kalah, pemuda itu mendempetkan dirinya dengan Sujeong. “Belum dijemput?”

Sujeong menggeleng, gadis itu kemudian berdiri.

“Mau kemana?” Mingyu ikut berdiri sehingga membuat Sujeong memekik sebal. Gadis itu kemudian berjalan cepat menjauh dari Mingyu, entah iseng atau tidak Mingyu mengikuti Sujeong.

Parahnya, pemuda itu merangkul pundak Sujeong dan langsung mencium pipi Sujeong sekilas.

Gadis itu membulatkan matanya, ia menyentuh pipinya. Mingyu menciumnya?

Dare dari Jungkook, aku kesana dulu ya!” Mingyu menyengir kemudian berlari meninggalkan Sujeong yang hanya melongo sembari tetap memegang pipinya.

Jangan bilang kalau pipi Sujeong memerah saat itu juga.

-To Be Continued- 

.

SORRY FOR LATE UPDATE T.T 

GIMANA CHAPT 2-NYA KEREN? #CAPSJEBLOK

Maap kalo di chapt ini rada gak nyambung ._. soalnya Cupid lagi terkena writter block .-. dari kemaren sih :”v

Btw, Cupid ucapkan selamat tahun baru 2016 ya ‘-‘)/ 

Please leave a comment yap ;-; 

Jangan lupa baca juga Drabble series dari Cupid disini baru versi Babysoul sih e.e 

Sekali lagi makasih udah baca FF absurd ini *-* 

 

 

Advertisements

6 thoughts on “[CHAPT 2] War Between Single

  1. Ceritanya greget :3
    Sujeong plih Mingyu aj kn stu kelas lbih enk #apainiabaikan#
    Sampe senyum” sndiri pas bagian akhir,Jungkook rese ya orangnya -_-
    Next ya thor…ditunggu

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s