[Ficlet] Ideal Type

29df0bdffbd139bc0bca46c4847df988

Ideal Type

Written by ©Jeevisc with all heart

Lovelyz Yein – BTS Jungkook

Special appearance: The Ark Halla – GFriend Shinb

Fluff – Friendship | G

“Memangnya apa salahnya aku

menjahili cewek yang kusukai?”

 

Yein termenung sambil melihat televisi yang menyala di depannya. Ayah dan Ibunya tengah pergi ke pasar. Sedangkan, kakaknya, Jisoo sedang ada pelajaran tambahan di kampusnya. Jadi, tinggalah ia sendiri di rumah.

Yein mengambil ponselnya dan men-chat Halla, teman sebangkunya. Daripada mati bosan, lebih baik ia melakukan hal lain, seperti men-chat Halla.

CHAT ROOM ( Hallaw )

Yeinnie :Yo, Lee Suji.

Hallaw : Yo, Jeong. Jangan panggil aku dengan nama itu.

Yeinnie : kkk~ mian, oh, ya apa kau bisa kerumahku? Aku bosaaann sekali.

Hallaw : Gomen, Yein. Aku tak bisa Chanwoo mengajakku nge-date sore ini.

Yeinnie : Dasar, Jeong Suji.

Hallaw : Ya! Jeong Yein !Btw, bagaimana perkembangan dengan Jungkook? Kau sudah berbaikan dengannya?

Yein termenung melihat balasan Halla. Memang teman sebangkunya yang satu ini, benar-benar membuatnya badmood. Ia jadi ingat tentang pertengkarannya dengan Jungkook tadi siang waktu istirahat makan siang. Mereka berdebat tentang rumus algoritma. Dan, bisa dipastikan Jungkook yang menang.

Jungkook adalah rival Yein di kelas. Oh, tidak. Mungkin disekolah juga. Jungkook adalah satu-satunya halangan bagi Yein untuk menjadi juara satu. Jungkook selalu saja berhasil meraih peringkat ke-satu. Padahal, Yein sudah belajar dengan giat.

Ngomong-ngomong tentang Jungkook, Yein jadi ingat kejadian sewaktu pulang sekolah. Ia tak sengaja menguping pembicaraan Jungkook dengan Hwang Shinbi, murid kelas sebelah.

FLASHBACK ON

Yein menepuk-nepuk roknya bekas dia terjatuh tadi. Ia berniat untuk segera pulang karena sekolah sudah sepi, bahkan mungkin tidak ada orang lagi disekolah kecuali guru dan petugas kebersihan. Tapi, ternyata dugaan Yein salah.

“….. aku menyukaimu!”

Yein dapat mendengar suara seseorang dari koridor belokan di sebelahnya. Sepertinya ada yang sedang menyatakan cinta, pikir Yein. Ia segera mengambil tempat dan bersembunyi dibalik dinding.

Ia melihat seorang pemuda yang memunggunginya dan seorang gadis. Oh, tunggu. Bukankah itu si Hwang Shinbi? Si primadona sekolah? Ngapain dia disitu? Jangan-jangan dia yang tadi menyatakan cinta? Memangnya cowok macam apa sih yang gak jatuh dalam pesona Shinbi? Dia kan cantik. Berpuluh-puluh pertanyaan berkecamuk di kepala Yein. Ia semakin menjulurkan kepalanya untuk melihat lebih jelas siapa pemuda yang ditembak Shinbi.

“Lalu?”

Yein semakin mengerutkan alisnya. Sepertinya ia kenal suara pemuda ini, tapi siapa ya? Tak mau berpikir lagi, Yein terus mengintip adegan ‘menembak’ yang ada beberapa meter darinya.

“Aku mau kau menjadi pacarku, Jungkook!”suara Shinbi menggema di koridor yang sepi.

Yein tercengang. Jadi, cowok yang ditembak Shinbi adalah Jeon Jungkook? Cowok paling menyebalkan seantero sekolah? Yein mengerutkan keningnya. Pakai pelet apa si Jungkook itu, sampai dapat yang secantik Shinbi?, batin Yein.

“Aku punya tipe ideal. Dan, kau tidak masuk ke dalamnya, Hwang Shinbi.”

Yein termanggu. Apa-apaan si Jungkook gila ini? Bagaimana bisa ia menolak Hwang Shinbi? Bahkan, cowok tertampan disekolah ini, Kim Mingyu saja mengejarnya. Sedangkan Jungkook disini, yang mendapat kesempatan ditembak oleh Hwang Shinbi – yang mungkin semua cowok disekolah menginginkan ada diposisi Jungkook – malah menolaknya. Oh, sungguh bodohnya kau, Jeon Jungkook. Batin Yein.

Bahkan, jika Yein seorang cowok –dan itu tidak mungkin- dan ia berada di posisi Jungkook. Maka, ia akan menerima tembakan Shinbi dengan senang hati. Ya, karena siapa coba yang tidak bahagia dapat mengencani primadona sekolah?

“Memangnya tipe ideal mu seperti apa, Jungkook? Aku akan mencoba menjadi seperti tipe idealmu.”

“Kau tidak akan bisa masuk kedalam tipe idealku, Hwang Shinbi. Tidak akan pernah,”Jungkook berlalu meninggalkan Shinbi.

“Setidaknya kasih tau aku siapa orang yang mendekati ke tipe idealmu itu!”suara Shinbi meninggi.

Yein dapat melihat Jungkook berhenti, lalu menoleh kearah Shinbi dan menatap Shinbi lumayan lama. Sedangkan Shinbi dengan setia menunggu sebuah suara meluncur dari bibir Jungkook.

“Jeong Yein.”

Sebuah nama terlontar dari mulut Jungkook dan membuat Yein tercengang seketika. Sekilas, Yein dapat melihat Shinbi yang protes tentang Yein yang menjadi tipe ideal Jungkook.

“Tapi, kalian kan sering berkelahi!”protes Shinbi keras-keras.

“Memangnya apa salahnya aku menjahili cewek yang kusukai?”

FLASHBACK OFF

Yein kembali melihat ponselnya. Tampak balasan Halla yang belum ia balas. Ia melihat kearah jam di meja sebelahnya. Pukul 3 siang. Yein pergi ke dapur untuk memasak ramen. Sebentar, hanya 5 menit. Setelah itu, ia kembali ke ruang tamu dan meyalaan tv sambil memakan ramen buatannya.

Memangnya apa salahnya aku menjahili cewek yang kusukai?

“Uhukk..”Yein tersedak.

Kenapa tiba-tiba ia malah mengingat kalimat sialan itu? Tanpa ia sadari, wajahnya kini berubah merah. Ayolah, sebelumnya ia tak pernah begini jika mengingat Jungkook. Biasanya ia akan marah atau gondok atau jijik atau apapun itu.

‘Ireohge himneul ttaemyeon-‘

Yein melihat ponselnya yang menunjukkan ada pesan masuk. Ia segera mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengiriminya pesan. Mungkin Halla, karena tadi ia tak membalas pesan Halla dan mungkin sekarang ia marah.

CHAT ROOM ( BOCAH TENGIK )

Bocah Tengik : Aku tahu kau tadi menguping pembicaraanku dengan       Hwang Shinbi.

“Uhukk..,”Yein tersedak. lagi.

Yein tahu siapa pengirim pesan itu. Itu si bocah tengik, Jeon Jungkook. Tapi, bukan itu permasalahannya. Bagaimana bisa si Jungkook itu tahu? Padahal menurutnya, ia bersembunyi dengan baik. Jempol Yein bergerak dengan cepat membalas pesan dari Jungkook.

Bocah Tengik : Aku tahu kau tadi menguping pembicaraanku dengan Hwang Shinbi.

Yeinnie           : Apa yang kau bicarakan bodoh? Aku sudah pulang.

Bocah Tengik : Tak usah berbohong. Aku melihat tas birumu yang sangat mencolok itu.

Yeinnie           : Kau tahu kan, kalau bukan aku saja yang memakai tas biru disekolah?

Bocah Tengik : Jangan mengelak, Jeon Yein.

Yeinnie           : Ya! Jangan mengganti margaku sembarangan!

Bocah Tengik : hahaha. Besok kutunggu kau di taman, ya! Jam 1 siang.

Yeinnie           : Mau apa kau?

Bocah Tengik : Mau mengajakmu kencan tentu saja. Apalagi?

*Yeinnie has end the chat. Goodbye, Bocah Tengik.*

Jadi sekarang, Apakah Yein harus datang besok jam 1 siang?

-END-

So? gimana? jelek ya? hehe, first fic on year 2016 guys! Aku ngetiknya barusan aja siap. hehe. oh,iya sorry karena ngilang tiba-tiba.

Advertisements

22 thoughts on “[Ficlet] Ideal Type

  1. Ngomong apa ya(?) >< pokonya ini ff lucu dan bikin baper asli. Sampe ketawa sendiri bacanya #plaak. Entahlah, bahasa yang kamu pake natural banget dan yaaa membuat reader kebawa ke alur ceritanya. Da best!! Kutunggu karyamu yg selanjutnya ^^ fighting

    Like

  2. Ih ini imut-imut gimana gitu. Suka deh sama karakter nya jungkook yang bocah sekali. Lanjut dong, pengen tau yein kira-kira bakal ketemu sama jungkook atau engga//maksa//..di tunggu ff lain nya^_^

    Like

  3. Elah kak sequel kak sequel#gak
    Eak cinta anak sekolahan banget yalucu ih
    Udeh kak yein dateng aja lumayan di ajak kencan sama anak bandel yg bentar lagi umurnya 20 tahun:v

    Like

  4. Ada yang kurang di ff ini. Yaitu:
    .
    .
    .

    Kurang panjang! xD

    Jadi, penasaran kelanjutannya. Nanti Yein terima ajakan kencan Jungkook? Kalau iya, pas kencan mereka berantem gitu ga? Kan lucu xD

    Like

  5. Kalo Yein gak mau dateng aku yg gantiin boleh ga? :”)

    Ini manizzz, aku suka yg gula gula gini :3 Ditunggu gula-gula yg lainnya ya :3

    Like

  6. nama kontak Jungkook di ponsel Yein ini bikin ngakak, bocah tengik 😀
    Fanfic ini spesial pake telor beneran yaa, manisnya pas, fluffnya ngena, bahasanya juga enak pas dibaca, thumbs up buat author. Keep writing~

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s