[Freelance] Sunflower (Jisoo ver)

sfl jisoo ver.

Sunflower[JISOO ver.]

‘Menyebalkan’

Author: ANi // Cast: Seo Jisoo (LOVELYZ’s) ,Kim Myungsoo (INFINITE’s) // Genre: Friendship // Rating: T // Length: Ficlet-872word

 This is my story, just mine. The cast’s is not mine. Warning Typo’s everywehere, guys. Don’t be plagiat and Siders, PLEASE…TT

 

Hari minggu, Jisoo suka sekali hari minggu. Apalagi minggu pagi dan minggu sore. Dan siapa yang tak suka kedua hal itu, bukankah kita bisa melihat matahari yang panas nya tidak terik dengan indah dan hawa yang benar-benar segar-menurut pengamatan Jisoo.

“Jam berapa tadi kau pergi?” Tanya kakak Jisoo dan menyentil cuping telinga gadis itu.

“Sekitar jam 6 pagi, aku lupa. Tapi kulihat langit masih sebiru malam hari.” Ujar Jisoo dan memakan cemilan kesukaan nya sambil menonton televisi.

“Aish, gadis kecil ini rajin sekali.” Desis kakak nya dan mencomot cemilan Jisoo.

“Yak!”

“Hehe, aku kan minta. Mencoba nya sedikit saja.” Katanya dan tertawa renyah.

“Itu tidak lucu.” Ketus Jisoo dan menjauh dari kakak laki-laki nya yang memang jahil.

“Dasar gadis, kau kan masih umur 9 tahun. Sudah berani-berani nya pelit padaku.”

Ya, mungkin kegemaran Jisoo adalah lari pagi dan berjalan-jalan ke bukit saat sore nya. Seperti yang dilakukan nya sekarang, berjalan-jalan ke bukit. Sendirian, ingat itu, SENDIRIAN. Anak kecil, bermain lumayan jauh dan sendirian, itulah Jisoo, anak ajaib.

“Terakhir kali aku kesini, setau ku, tidak ada bangku taman seperti ini.” Gumam Jisoo dan melihat ke arah bangku cokelat di jalan setapak menuju bukit.

Ok, mungkin sejujurnya ia bisa saja acuh. Tapi tetap saja, status nya saja anak-anak, mereka terlalu banyak ingin tahu-yang sebenarnya saja percuma jika dicari tau. Kembali pada tujuan nya sejak tadi, Jisoo kembali melangkah di sepanjang jalan setapak di kelilingi pohon cemara.

“Ah segar nya.” Desah Jisoo dan memandang bukit yang bisa saja ia gapai, saat ini.

“Sedang apa kau disini?” Tanya seorang pria di belakang Jisoo.

“Hah? Aku? Aku sedang…Waaa~”

“Kau tau kan aku itu sering sekali kaget.” Ketus Jisoo dan menyilangkan tangan nya di depan dada.

“Iya, aku tau.” Sahut pria itu singkat.

“Kenapa semua pria di dunia ini menyebalkan, kecuali Ayahku.” Sindir Jisoo keras dan melirik tajam ke kiri.

“Ah ya, kakak mu itu berarti menyebalkan.” Tambah pria itu dan menatap Jisoo.

“Kim Myungsoo, kau menyebalkan!”

“Jangan sebut aku dengan namaku langsung, aku ini lebih tua dari mu. Panggil aku sunbae, aku kan kakak kelasmu. Atau oppa juga boleh.”

“Ish, sunbae atau oppa itu tidak penting untukku. Tapi yang penting, kau menyebalkan.” Kata Jisoo tepat di telinga Myungsoo.

“Iya, soal itu juga aku tau.” Goda Myungsoo dan tetap memandang ke depan.

Entahlah, tapi Jisoo benar-benar cukup kesal. Khusus nya saat ini. Bersama Kim Myungsoo yang tampan, siapa yang tidak mau? Tapi kalau Myungsoo yang seperti ini, memang nya ada yang mau?

“Ya ya, aku tau kau benci bunga dan cokelat.” Kini Myungsoo berjalan berdampingan bersama dengan Jisoo, tapi tetap saja, gadis itu masih kesal.

“Tidak, aku suka cokelat. Dan aku tidak terlalu menyukai bunga. Bukan benci.” Ralat Jisoo.

“Ok, bagaimana dengan mawar?” Tanya Myungsoo.

“Cantik sih, hanya terlalu banyak duri.” Jawaban yang mengartikan bahwa Jisoo tidak begitu suka dengan mawar.

“Bunga melati?”

“Itu mengerikan.” Jawab nya. Dan Myungsoo berpikir bahwa, karena wangi nya, mungkin.

“Bunga tulip?”

“Hanya ada di Belanda, tapi tidak juga.” Tanda ketidak-begitu-sukaan Jisoo terhadap bunga yang ketiga.

“Bunga Raflesia?”

“Hanya ada di Sumatera, dan aku belum pernah melihat nya kecuali dari buku. Mereka benar-benar besar, lalu menurut ku agak aneh.” Yang ke empat.

“Bunga Matahari?”

“Hah? Bunga macam apa itu? Aku baru dengar? Apa bentuknya seperti matahari yang bulat? Warna nya kuning, jingga, atau bisa berubah-ubah, begitu?” Tanya Jisoo balik. Anak-anak, mereka terlalu banyak ingin tau.

“Tidak, nanti kutunjukkan.” Jawab Myungsoo dan tersenyum tipis kepada Jisoo, menawan.

“Kapan? Masih lama?” Sindir Jisoo dan meninggalkan Myungsoo di belakang nya.

“Terkadang, anak-anak itu lucu. Tapi kalau seorang anak yang sepertimu, sudah kulempar dari tadi.” Ketus Myungsoo dan menyusul Jisoo lalu mendahului nya.

“Lalu kenapa tidak di lempar saja? Aku berfikir kalau aku di lempar, akan sampai Brazil atau Afrika.” Lalu Jisoo kembali berjalan cepat mendahului Myungsoo.

“Aku baru tau kau semenyebalkan ini.”

“Ya ya, aku sudah menebak nya sejak awal. Kau baru sadar kalau aku menyebalkan sekarang.”

“Jadi?” Tanya Jisoo dan memandang aneh Myungsoo.

“Jadi? Apanya yang jadi? Dari tadi kau bertanya terus.” Ujar Myungsoo dan menyodorkan satu pot bunga matahari pada Jisoo.

“Jadi? Ini yang nama nya bunga matahari?” Tanya Jisoo membuat Myungsoo merotasi bola matanya, bosan.

“Iya, Seo Jisoo. Dari tadi kau bertanya terus, membuat telingaku rasanya seperti di bakar.” Gemas Myungsoo dan berekspresi sebal.

“Ok, tak lagi bertanya.” Dan benar saja, setelah itu Jisoo tak lagi bertanya. Terlalu sibuk memandangi bunga matahari nya yang diberikan oleh Myungsoo.

“Kau suka?” Yah pada akhirnya Myungsoo juga menyesal sudah membuat gadis, yang berstatus anak-anak itu, diam.

“Hm, sangat cantik. Tidak berduri, tidak berbau tajam dan menyeramkan, bisa kudapatkan dimana saja, dan tidak memakan serangga.” Sahut Jisoo dan tersenyum puas ke arah Myungsoo.

“Ah ya, aku mengerti.”

“Bisa oppa belikkan aku satu lagi? Aku ingin berikan ini pada sepupu ku yang ada di Incheon juga.” Ujar Jisoo dan memandang serius Myungsoo.

“Dan kapan kau akan berhenti menjadi menyebalkan, Seo Jisoo?! Beli saja sendiri! Giliran kau panggil aku oppa, tapi ada mau nya” Ketus Myungsoo dan beranjak pergi.

“Ya sudah. Tapi terima kasih, Myungsoo oppa. Kau tidak menyebalkan hari ini.”

Lalu Myungsoo berhenti bergerak. Membalikkan badan nya dan tersenyum pada Jisoo yang dibalas lambaian singkat gadis yang berstatus anak-anak itu, lalu pergi tapi tak lupa senyum manis Jisoo untuk Myungsoo terpampang di wajah gadis itu.

FIN

Advertisements

4 thoughts on “[Freelance] Sunflower (Jisoo ver)

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s