[Freelance] Sunflower (Jiae ver)

sfl jiae ver.

Sunflower [JIAE ver.]

‘Kenapa warna nya menarik seperti es krim?’

Author: ANi // Cast: Yoo Jiae (LOVELYZ’s), Jeon WonWoo (SEVENTEEN’s) // Genre: Friendship // Rating: T // Length:Ficlet-797word

 This is my story, just mine. The cast’s is not mine. Warning Typo’s everywehere, guys. Don’t be plagiat and Siders, PLEASE…TT

Jiae memandang keluar jendela. Termenung dengan menyangga kepala nya dengan satu tangan. Sesekali melihat gumpalan kapas putih di langit, Jiae juga melihat pantulan cahaya matahari yang terik.

Toktok~

Jiae menoleh ke arah pintu kamar nya dan, “Iya, tunggu sebentar.” Ujar nya dan bergerak menuju pintu. Begitu pintu di buka, sosok Ibu tersayang nya tersenyum manis.

“Ibu, buatkan sup rumput laut. Kau mau makan sekarang?” Tanya Ibu nya tak henti pula mengumbar senyum.

“Boleh. Ibu tunggu saja ya.” Jawab Jiae dan Ibu nya meninggalkan gadis berumur 9 tahun itu.

“Hari ini Ibu mau bertemu dengan teman Ibu, mau ikut?” Suara Ibu nya kembali mengintrupsi Jiae untuk menjawab.

“Aku ikut sajalah.” Kata nya sambil menatap sang Ibu yang duduk berhadapan dengan Jiae.

Jiae melirik sekilas ke arah kumpulan teman Ibu nya, dia terlalu malu untuk berada di tengah-tengah teman Ibu nya mengingat ia masih terlalu muda untuk berada di sana. Toh dia juga takkan mengerti dengan apa yang menjadi topik pembicaraan.

Di sela-sela waktu kosong seperti ini, kalau bukan tidur ya Jiae akan makan es krim. Tapi sayang, Ibu nya itu sama sekali tak memberinya uang.”Pasti Ibu lupa lagi.” Rutuk nya dan menatap kumpulan anak laki-laki yang sibuk membeli es krim.

“Ah, aku juga mau es krim rasa vanila.” Desah nya dan menggaruk kepala nya frustasi.

Ayolah, Jiae terlalu mencintai es krim. Dan ini, matahari benar-benar terik sekali. Pasti nikmat kalau beli es krim di waktu seperti ini.

Ya, dengan sedikit rasa kecewa, Jiae akhirnya memutuskan untuk menahan nafsu nya itu. Salah satu cara nya adalah menghindari daerah yang penuh dengan es krim. Jadi, Jiae berjalan-jalan sendirian di taman.

Jiae mengerucutkan bibir nya, sepanjang perjalanan nya. Mengingat anak-anak tadi, Jiae tak bisa menghilangkan bayangan es krim. Terlalu nikmat. Tentu, jika ia sudah membayangkan hal yang membuat nya lupa akan segala hal, dia juga bahkan akan lupa cara berjalan termasuk tak memperhatikan jalan. Dan hasil nya

Bruk

Dia menabrak seseorang.

Alhasil, bokong gadis manis itu mencium aspal jalanan. Untung saja sepi, kalau tidak sudah malu ia.”Aduh sakit.” Ringis nya dan melihat pemuda pria yang tercengang karena es krim rasa vanila miliknya jatuh.

“Kau membuat es krim ku jatuh.” Kata nya polos.

“Apa?!” Pekik Jiae dan melihat es krim menggiurkan yang tak berdaya.

“Dan bajumu, terkena es krim ku.” Tambah pemuda yang hampir seumuran Jiae.

Tak lama kemudian, “Huwaaa~” Jiae menangis. Pemuda tampan itu hanya diam, memperhatikan Jiae yang menangis.

“Kau kenapa?” Tanya pemuda itu.

“Aku mau es krim, tapi Ibu ku lupa memberiku uang, jadi aku tak bisa beli es krim.” Jawab Jiae dalam tangis nya.

Ya ampun, gadis itu lucu sekali. Akhir nya, pemuda itu membantu Jiae berdiri dan menghapus air mata Jiae yang membasahi pipinya.”Nama mu siapa? Aku Jeon Won Woo, panggil aku Wonwoo saja.”

“Namaku Yoo Jiae.” Kata nya sesegukan.

Jiae yang sedari tadi hanya diam membuat Wonwoo heran. Melihat gadis itu saja, sudah membuat nya pusing. Bukan karena wajah gadis itu terlalu manis, tapi karena gadis itu tak kunjung buka mulut. Barang satu kata pun.

“Kau mau sesuatu?” Tanya Wonwoo dan mencegat jalan Jiae.

“Es krim, vanila.” Jawab nya dan lanjut jalan.

Apa gadis itu hamil jadi terus mengidam? Tanya Wonwoo dalam hati.

“Ikut aku.” Wonwoo menarik lengan gadis itu dan membawa nya jauh dari taman.

Begitu Wonwoo berhenti, matanya menangkap sosok Jiae yang sedang memandang bunga disebelah gadis itu. Itu karena dia berhenti tepat di depan toko bunga sekarang, yang bersebelahan dengan kedai es krim langganan Wonwoo.

“Bunga macam apa ini? Dan kenapa warna nya menarik seperti es krim?” Gumam Jiae lalu memandang Wonwoo.

“I-itu? Masa kau tidak tau?” Tanya Wonwoo balik. Dan Jiae menggeleng pelan.

“Itu bunga matahari.” Kata Wonwoo.

“Oh, seperti es krim ya?”

APA SEKARANG ES KRIM SUDAH MEMPENGARUHI JIAE?! Jawaban nya adalah YA. Sampai-sampai bunga saja ia samakan dengan es krim. Dan dengan cepat, sebelum gadis itu membayangkan yang tidak-tidak lagi, Wonwoo menarik nya masuk ke dalam kedai es krim.

“Bibi, aku beli 2 es krim rasa vanila.” Ujar Wonwoo.

Tak lama, Bibi penjual es krim memberikan es krim pesanan nya pada Wonwoo. Lalu pemuda berambut cokelat itu memberikan uang nya. Dan tentu saja ia membagi satu es krim nya pada Jiae.

“Aku ingin lihat bunga yang tadi.” Rengek Jiae dan menarik Wonwoo.

“Kau suka?”

“Iya.”

“Tunggu disini.” Dan Wonwoo masuk ke dalam toko bunga. Entah apa yang dia lakukan.

 5 menit berselang

Es krim Jiae sudah habis dan bertepatan dengan Wonwoo keluar dari  toko bunga. Lalu pria itu menyodorkan satu pot kecil pada Jiae. Dan Jiae menatap Wonwoo bingung.” Ini bibit bunga matahari, Jiae-ssi.” Ujar nya.

“Kau membelikkan ini untukku?” Tanya Jiae dan mengambil pot tersebut.

“Tentu saja.” Dan untuk pertama kali nya, Jiae melihat senyum dari pria bernama Wonwoo itu. Benar-benar menawan, pikir Jiae.

“Kupikir kau mirip dengan bunga ini, sama seperti es krim juga.” Kekeh Jiae.

FIN

Advertisements

4 thoughts on “[Freelance] Sunflower (Jiae ver)

  1. OMO aku gak nyangka jiae-wonwoo bisa se-fluff inilohh>_< aku suka aku suka/? ini manis bgt lohh aku baca sambil ngebayangin muka wonwoo jd tambah manis aja jadinya *loh.
    aku tunggu karya karya selanjutnya loh authornim :3 hwaiting!! 💖

    Like

    • Iya dia lagi ngidam es krim jadi nya wonwoo disamaiin sama es krimkrim. Maklum dia pecinta es krim/kataku*ngek/…makasih ya udah baca plus komen sebelumnya😊

      Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s