[Freelance] Candy Love

Standard

candy-love

Candy Love [SEQUEL of LOVE]

Credit : Poster by JH’s @ SPZ

Author: ANi || Main Cast: Kim Ji Yeon [Kei Lovelyz], Hong Jisoo [Joshua Seventeen] || Genre: Fluff, School Life || Length: Ficlet || Rating: T/PG

This is my story, just mine. The cast’s is not mine. Warning Typo’s everywehere, guys.

AFTER THIS STORY-LOVE

Permen itu manis, tapi apakah kau tau ada yang lebih manis dari pada permen?–Hong Jisoo

Kei memandang enggan pada bubur yang tersaji di hadapan nya. Masih mengepul persis seperti kereta batu bara. Entah mengapa pagi ini Kei begitu enggan untuk hanya sekedar makan barang sesuap saja.

Lalu tanpa semangat, Kei pun meneguk kasar hingga habis air putih yang ada di sebelah mangkuk bubur. Begitu selesai, gadis itu beranjak pergi menuju sekolah seperti biasa. Dengan lunglai khas mayat hidup, Kei memasuki ruang kelas yang dinobatkan menjadi ‘kapal pecah’ pertama yang akan menggugah hati para pelihat nya untuk pingsan.

Tapi hei, Jisoo menunggu Kei di bangku gadis tersebut. Menanti kedatangan Tuan Putri dengan membaca novel andalan nya. Melihat Jisoo, kontan saja Kei mencerahkan wajahnya secerah mentari pagi. Tidak, lebih tepatnya seterik mentari saat siang hari.

“Kau menung-“

“Duduk saja dan diam.” Ujar nya dengan tegas. Begitu mendengar suara Jisoo yang tak biasa, berubahlah mentari terik siang hari itu menjadi kelam dengan mendung serta petir.

“Ada apa sih?” Ujar Kei melihat tingkah laku Jisoo yang tak biasa alias ajaib itu. Kei menatap kesal pada pria tersebut dan mendecih tak suka.

“Aku sedang mencoba berpikir dan mempusatkan pikiran ku pada satu hal.” Risau pria itu ketika Kei menggoncangkan tubuh nya dengan kuat. Matanya melirik takut pada siluet Kei yang duduk disamping nya dan sesekali melihat sepatu gadis itu.

“Apa? Kau cerita atau aku pergi?!” Ancam Kei dan menunjuk wajah Jisoo penuh amarah.

“Aku sudah ceritakan soal seorang pria yang sedang menyukai seorang gadis padamu?” Tanya Jisoo dengan nada takut nya.

“Ya, lalu?” Katanya ketus dan mencoba membuka ‘isi’ Jisoo perlahan-lahan.

“Aku sedang mencoba memusatkan pikiran ku pada hal itu.” Jawab nya dan tersenyum lebar tanpa merasa bersalah pada Kei. Melihat senyum bodoh Jisoo, disaat yang bersamaan dia senang tapi disisi lain dia begitu kesal.

“Hubungan nya dengan mu itu apa, Hong Jisoo? Apa?!” Ketus Kei dan mencubit pelan perut pria itu dengan gemas.

“Yak! Kan sudah ku bilang aku mencoba memusatkan pikiran ku pada kisah tadi, Kei cantik.” Goda Jisoo dan tersenyum penuh arti pada gadis dihadapan nya.

“Ish, dasar pasien rumah sakit jiwa. Bicara saja terus tanpa kejelasan.” Dengus nya dengan penuh semangat dan berapi-api.

“Permen itu manis, tapi apakah kau tau ada yang lebih manis dari permen?” Jisoo angkat bicara setelah 5 menit hening. Membuka pertanyaan di lembar baru yang lain dan menutup lembar keributan nya barusan bersama seorang Kei Kim.

“Ada kok, kau lihat saja aku. Aku kan manis sekali ketimbang permen.” Ceplos nya tanpa saring.

“Hhhh Ya Tuhan kumohon tabahkan aku untuk menghadapi gadis ini.” Ratap Jisoo melihat reaksi Kei yang terlalu bodoh-atau polos?

“Apa? Tadi kau bilang apa?”

“Tidak.” Jisoo mempout bibir nya dan bersedekap penuh kesal.

“Kau tau kan kalau ini permen? Dan kemarin aku bertanya padamu kalau apakah ada yang lebih manis dari permen? Dan jawabanku adalah ada. Sayang sekali walau jawaban kita hampir sama, tapi jawaban akhir ku bukan dirimu. Kkk~”

“Hhh. Menyebalkan!”

“Hahaha, maaf ya. Dan kupikir Cinta itu manis, bagaimana menurutmu?” Tanya Jisoo pada Kei setelah tertawa renyah melihat Kei yang memasang ekspresi perang.

“Apa? Aku tak salah dengar kan? Hong Jisoo, otak mu konslet ya? Ayo kita ke rumah sakit jiwa.” Ajak dan cecar nya dengan antusias, lalu menarik Jisoo bersamanya.

“Gila? Kau pikir aku ini pasien kabur rumah sakit, huh?!” Jisoo menyentakkan tangan nya dan membalikkan tubuh Kei menghadap kepadanya. Menatap manik mata Kei langsung dan mengunci kuat tatapan itu.

“Tidak juga sih, hehehe.”

“Tidak juga?!” Pekik Jisoo dan melolong ria. Mendengar ocehan dari bibir tipis Jisoo yang cepat, Kei terkikik pelan. Puaslah kini perasaan dendam nya yang ingin membuat Jisoo kesal setengah mati.

“Ah sudahlah jadi inti nya begini. Ehm, permen itu manis seperti cinta, tapi cinta tak semanis permen karena cinta melebihi manis nya permen. Sama seperti aku padamu sebetulnya, hm.”

“Ya kau hanya harus tau, kalau cerita yang kubicarakan padamu itu adalah kisah nyata. Si pria adalah aku dan si gadis adalah kau. Dan sama seperti permen yang manis, cinta juga manis. “

FIN

Aku ga tau ini sequel atau prequel…T.T

Advertisements

13 thoughts on “[Freelance] Candy Love

    • ANi

      Series? Ga janji sih, tapi di usahakan bisa buat series. Gombalan nya lumayan buat di simpen di kantong otak/?😁…makasih ya udah baca plus komen

      Like

  1. Aihara

    Ini bisa jadi keduanya. Bisa jadi sequel dan juga prequel XD wkwk
    Duh Hong Jisoo yaampun kalo jadi Kei ngga tau deh bakal salah tingkah kaya apa:3

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s