FIRST LOVE [Chapter 7]

tumblr_nqzlxmDMaN1tj89l4o1_500

Tittle : FIRST LOVE

Author : awekanisa

Main Cast : Lovelyz’s Ryu Sujeong | BTS’s Kim Taehyung

Other Cast : BTS Jungkook & Lovelyz Yein & Shin Jinri OC

Genre : Romance, School Life

Credit Photo : http://just-jz.tumblr.com/

Length : Chaptered

Rating : Teenager

Disclaimer : All story 100% is mine
dilarang copy paste say. susah bikinnya T_T

sorry for typo!!

CHAPTER 7

Wanita itu mengalihkan pandangannya dari laptop lalu melihat ke arah taehyung, kemudian sebuah ramah mengembang di bibirnya.

“Woaah, taehyung-ah kau mirip sekali sama appamu. Dan aura cantik eommamu melekat sekali dalam dirimu. Silahkan duduk, tidak perlu sungkan panggil saja saha ahjumma. Tapi itu di luar kerja, kalau kau sedang bekerja panggil saya Bu Ryu sooyoung, aracchi?” katanya sembari tersenyum.

“Ne,” jawab taehyung membalas senyuman ryu sooyoung.

“Selamat bekerja taehyung-ah, semoga saja kau betah bekerja disini. Sebentar lagi saya akan menelfon eommamu kau tau dia sangat khawatir, dia sangat takut terjadi apa-apa dengan anak tampannya ini” ucap ryu sooyoung dengan nada menggoda.

Taehyung hanya mengangguk, eomma kau mempermalukanku, selalu saja menganggp kalau aku ini masih kecil, batinnya. “Baik, , saya keluar dulu, khamsamida.” jawab taehyung dengan membungkuk lalu kemudian meninggalkan ruangan itu.

[][][][]

Sudah seminggu ini taehyung mengisi liburannya dengan bekerja sebagai Office Boy. Siapa sangka anak manja itu ternyata bisa juga jadi Office Boy yang piawai. Dia terbilang cukup cekatan. Terlebih lagi karyawan perempuan di kantor itu sangat senang dengannya. Siapa juga yang tidak suka dengan Office Boy tampan seperti taehyung. Walaupun memakai seragam Office Boy tapi ketampanannya itu tidak pernah berkurang, dan cukup untuk cuci mata seisi kantor. Setelah lelah bekerja memandangi kertas yang menumpuk, tidak ada salahnya mengistirahatkan mata dengan melihat taehyung.

Awalanya dia merasa risih dengan mereka yang menurutnya berlebihan, minta tolong hal-hal sepele yang seharusnya mereka bisa mereka lakukan sendiri. Misalkan kopi yang tertumpah, taehyung juga yang harus membersihkannya sedangkan disaat yang bersamaan dia sedang melayani karyawan lain yang entah bagaimana awalnya tiba-tiba mengajaknya berbicara sembarangan hingga kuping taehyung panas dibuatnya. Ujung-ujungnya taehyung menjadi rebutan. Khususnya di lantai 5 yang isinya karyawan perempuan semua.

Mengingat tekadnya sudah bulat, mau tidak mau dia harus menjalaninya. “kringgg!!” Dengan langkah gontai taehyung mendekat ke meja telfon. Baru saja dia duduk di ruangan pantry, telfon telah berbunyi lagi. Pak byun yang sedari tadi mengawasinya terkekeh juga melihat taehyung yang mendadak menjadi Office Boy primadona dikantor.

“Taehyung-ah kau tahu, semenjak kamu bekerja disini pekerjaan kita semakin ringan,” ucap Dong woo yang baru saja datang.

“Ne, kau benar, pekerjaan kita jadi berkurang karena semuanya hanya butuh kau taehyung-ah” sambung eunbi.

Taehyung hanya tersenyum lesu.

“Tapi, kau kasihan juga,” celetuk seulbi. “Kau ini tampan tapi kenapa mau jadi Office Boy?” lanjutnya.

Mereka berempat sontak tertawa mendengar celetukan seulbi yang kalau dipikir-pikir memang ada benarnya juga. Sementara taehyung semakin menekuk wajahnya, dalam hati ia sangat kesal pada mereka.

“Kalau aku bisa memilih aku juga tidak mau jadi Office Boy, ini sulit, tapi mau bagaimana lagi?” ucap taehyung lemah.

Mereka semua tersenyum, mereka tahu bukan dia yang menginginkan pekerjaan ini. Mereka juga tahu kalau taehyung bisa jadi pemimpin perusahaan bukan Office Boy.

Bagi taehyung, walaupun bekerja sebagai Office Boy, dia tidak sedikitpun berputus asa, apalagi menyerah. Dia tetap saja bekerja dan membuktikan bahwa dia mampu melakukannya. Taehyung semakin bertekad untuk bekerja dengan serius, ia ingat cerita appanya bagaimana susahnya membangun sebuah perusahaan dari nol sampai menjadi satu dari topfive businissman paling berpengaruh di korea. Taehyung patut mencontoh dua mantra ajaib appanya, yaitu ikhlas dan sabar.

Mereka masih tertawa terkekeh ketika telfon berbunyi lagi. eunbi langsung menerimanya.

“Yobeoseyeo?”

“Nee”

“Oh ada, sekarang?”

“Baik”

Semua orang melihat ke arah taehyung sambil tersenyum. Taehyung tertunduk lesu. “Ryu sooyoung mencarimu, kau segera ke ruangannya,” perintah eunbi

[][][][]

Taehyung berjalan menuju ruangan itu, sebuah ruangan yang dia kunjungi seminggu lalu. Suasana si sini lebih sunyi. Semua karyawan sibuk dengan tuts keyboardnya. Semua mata memandang lurus ke layar monitor. Maklum kawasan ini dibawah pengawasan langsung sang manager, jadi tidak ada yang berani pecicilan kalau mau dipecat. Taehyung mengetuk pintu kayu berwarna coklat gelap yang mengkilat dengan perlahan. Terdengar sahutan dari dalam. Taehyung pun masuk, tampak ryu sooyoung sedang kedatangan tamu, seorang gadis duduk membelakanginya, taehyung bisa tahu gadis itu seumuran dengannya. Mungkin dia anak ryu sooyoung, pikir taehyung.

“Ah! taehyung-ah, silahkan masuk!” ujar ryu sooyoung ramah. Gadis itu menoleh. Betapa kagetnya taehyung saat tahu siapa gadis itu

“Jinri-ya?”

“Taehyung-ah”

Jinri tersenyum lalu sumringah memamerkan deretan gigi putih bersihnya dan bibirnya yang merekah. Taehyung tersenyum masam. Ingin sekali dia lari meninggalkan tempat itu saat ini juga, ketika jinri tanpa malu memeluk taehyung dan mencium pipinya sekilas.
Oh my Godness, ucapnya dalam hati.

“Chagi-ya kau kemana saja?” suara jinri terdengar manja. Taehyung hanya menatap lurus ke depan tak sedikitpun dia melihat wajah jinri. Mendadak ia ingin muntah mendengar suara jinri. Taehyung melepaskan pelukan jinri dengan kasar. Lalu berjalan mendekati ryu sooyoung .

“Ternyata kalian sudah saling kenal” ucap ryu sooyoung sambil tersenyum.

Taehyung menggelang pelan, tapi jinri yang berada di sampingnya dan mengamit lengannya. “Ne, eomma. taehyung ini adalah pacarku! kami cocok bukan?” ujar jinri antusias.

“Ani, saya bukan pacar dia,” ujar taehyung lalu melepas tangan jinri dari tangannya. Wajah jinri berubah menjadi kesal.

“Baiklah, nanti saja kalian membahasnya, taehyung sekarang duduklah. Dan kau jinri-ya bukankah kau ada kelas tambahan? pergilah nanti kau bisa terlambat.” jinri mendengus lalu berjalan keluar.

“Taehyung-ah saya memanggilmu kesini untuk memberikan gajimu.” ucap ryu sooyoung sambil mengambil sebuah amplop dari laci mejanya. ” Ini gaji pertamamu,” lanjutnya sambil tersenyum.

Taehyung tersenyum sumringah. “Khamsamida, jeongmal khamsamida” ucap taehyung sambil membungkuk.

“Baiklah kau boleh pergi sekarang, ohya satu lagi, kerjaanmu sempurna, terima kasih telah membantu kami.

Taehyung tersenyum senang “Sama-sama “

Hari ini taehyung ingin cepat-cepat pulang dan bertemu sujeong. Ia tidak sabar ingin membayar hutangnya.

Saat keluar dari ruangan itu, jinri telah menghadangnya didepan pintu. Taehyung melongos tak peduli dan mempercepat jalannya.

“Taehyung-ah!! tunggu!” teriak jinri kemudian menarik lengan taehyung.

Taehyung diam sejenak. Lalu memandang jinri tajam. “Ini kantor,bukan hutan jadi kau tidak perlu berteriak.” Taehyung melepaskan genggaman tangan jinri dengan kasar. Taehyung terus berjalan lebih cepat menjauhi jinri yang tampak kesal.

[][][][]

Sujeong sedang duduk di sebuah café outdoor berinterior minimalis. Tangan kanannya memegang sebuah novel. Dia sedang menunggu taehyung. Sesuai dengan pembicaraannya di telfon siang tadi, mereka telah berjanji bertemu di café ini.

Saat menerima telfon dari taehyung siang tadi, sujeong agak kaget, karena tidak biasanya taehyung mendadak seperti itu. Mungkin ada suatu hal yang sangat penting yang ingin dia sampaikan, batin sujeong menenangkan dirinya yang mulai penasaran.

“Sujeong-ah” kini taehyung berada didepannya dengan berpakaian sangat rapi.

Sujeong memandang taehyung sambil memicingkan matanya, seolah dia tidak mengenali pria yang kini berada didepannya. “Sujeong-ah kau jangan diam saja” ucap taehyung.

“Tae…taehyung-ah?”

TBC
“Anti Pembaca Gelap!! Bagi kalian yang sudah baca, wajib tinggalin koment ok!!

Advertisements

7 thoughts on “FIRST LOVE [Chapter 7]

  1. Wah Jinri udah muncul lagi…
    Pasti penampilan Taehyung pas ketemu Sujeong itu penampilan Taehyung yang ‘biasanya’, makanya Sujeong kaget gitu XD

    Like

  2. waaaaa kok jadi ketemu jinri lagi sihh-_-
    itu sujeong kenapa kok heran liat taehyung?? apa gara-gara taehyung jadi ob ya?!wkwk
    next eon nexttt;3

    Like

  3. Ohh mwoyaa!! Ryu Sooyoung?!? Aku ngiranya ibu sujeong.. Kenapa marganya sama kyk sujeong T.T ternyata ibunya jinri, brarti ibunya jinri sama ibunya taehyung itu bersahabat? Haahh ibu mreka bersahabat itu bkn masalah, yg jadi masalahnya jgn smpe ada perjodohan !!
    Dan spertinya taehyung lupa ‘penyamarannya’ saat bertemu sujeong ngebayangin taehyung ganteng bgt pke baju yg branded xD

    Liked by 1 person

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s