[Freelance] Sunflower (Mijoo ver)

sfl mijoo ver.

Sunflower [Mijoo ver.]

‘Sebagai tanda maaf ku’

Author: ANi // Cast: Lee Mijoo (LOVELYZ’s), Nam Woohyun (INFINITE’s) // Genre: Friendship // Rating: T // Length: Ficlet-890word

 This is my story, just mine. The cast’s is not mine. Warning Typo’s everywehere, guys. Don’t be plagiat and Siders, PLEASE…TT

Gadis berusia 7 tahun itu bermain di taman sendirian. Saat ia menaikki ayunan, tak sengaja ia melihat seekor anjing di sudut jalan. Entah bagaimana, tiba saja gadis itu sudah ada disana. Mengelus anjing yang entah pemiliknya kemana.

“Hei, nama mu siapa?” Tanya gadis bersurai cokelat itu. Tak sengaja tangan nya menyentuh sebuah benda di leher anjing tersebut dan itu adalah kalung yang berbandul sebuah nama.

“Apa nama mu Jackie?” Gadis itu masih menatap heran ke arah bandul tersebut. Tapi sebuah sepatu kats cokelat menghentikkan aksinya melihat-lihat.

“Kau siapa?” Suara laki-laki itu membuat gadis bersurai cokelat berdiri dan menatapnya.

“Aku Lee Mijoo, tadi aku lihat anjing ini sendirian jadi kutemani. Kasihan dia kalau sendirian.” Ujar nya dan tersenyum manis.

“Oh baiklah, ku kira kau pencuri anjing tadi. Maaf. Sebaiknya aku pergi, Paman Oh pasti sudah menunggu ku di rumah. Permisi.” Kata laki-laki tersebut dan membawa anjing nya pergi. Entah mengapa, ia rasa seperti pernah melihat pria itu.

“Lee Mijoo, kau mau beli es krim tidak?” Tanya seorang teman nya.

“Tidak, kau duluan saja. Aku mau disini.” Sahut Mijoo dan teman nya itu pergi, meninggalkan Mijoo sendirian di taman sekolah sambil mencoret-coret kertas.

“Ini berapa ya?” Pikir Mijoo dan kembali berkutat dengan soal-soal matematika.

“Permisi, boleh aku duduk disini?” Tanya seorang siswa pria dan membuat Mijoo tersentak.

“Silahkan sunbae.” Jawab Mijoo dan melihat siswa pria yang berada beberapa tingkat dari nya.

“Kau kan yang waktu itu menemani Jackie ku.” Pekik siswa pria itu dan menunjuk Mijoo.

“Jadi kau sekolah disini? Eh maksudku, jadi sunbaenim sekolah disini?” Mijoo mengerutkan kening nya lalu melihat siswa tersebut sambil mengingat-ngingat.

“Iya, aku sekolah disini. Kau kan yang nama nya Lee eh Lee Mi, siapa nama mu? Aku lupa.” Ujar pria tersebut dan disambut tawa oleh Mijoo.

“Aku Lee Mijoo sunbae, namaku Lee Mijoo.” Kikik Mijoo pelan sambil menjawab.

“Ah ya Lee Mijoo. Kenalkan aku Nam Woohyun.” Pria bernama Woohyun untuk mengangkat tangan nya dan disambut Mijoo senang.

“Salam kenal Woohyun sunbae, senang bertemu dengan mu lagi.” Balas Mijoo dengan salam mereka.

“Oh ya sunbae, silahkan duduk.”

“Bagaimana kabarnya Jackie, anjing sunbae itu?” Tanya Mijoo dan meminum bubble tea nya sedikit-sedikit.

“Dia baik. Em setelah bertemu dengan mu waktu itu, seperti nya dia tak ingin jauh darimu. Setiap pagi, siang, atau sore dia selalu mengajakku untuk pergi ke taman. Ku pikir dia ingin bertemu denganmu lagi.” Jawab Woohyun dan mengikuti Mijoo untuk meminum bubble tea nya.

“Benarkah? Wah lucu sekali.” Kata Mijoo dan gadis itu tertawa pelan.

“Bahkan dia sampai mogok makan.” Lirih Woohyun.

“Ah begitu ya, gara-gara aku sampai begitu. Maaf ya sunbae.” Mijoo membungkuk dalam pada Woohyun dan membuat pria di hadapan nya itu diam.

“E-eh sebaiknya tak usah seperti ini, aku benar-benar jadi tak enak dengan mu.”

“Ah maaf.”

Saat keduanya jalan bersama, tak sengaja Woohyun melihat sepupunya yang ada di toko bunga. Tanpa sadar Woohyun menarik pergelangan tangan Mijoo untuk menghampiri sepupu nya itu di toko bunga.

“Hh maaf ya aku tiba-tiba menarikmu, Mijoo-ssi.” Ujar Woohyun.

“Memang nya ada apa sunbae?” Tanya Mijoo. Begitu Woohyun berniat membuka mulut, seorang gadis yang berada di atas tingkat Woohyun dengan seragam Junior High School mendekati mereka dengan membawa seekor anjing.

“Woohyun, kau disini? Lihatlah Jackie, dia tidak mau makan sedari tadi.” Ujar sepupu nya itu dengan lemas.

“Benarkah, noona?” Pekik Woohyun dan mendekati anjing nya. Saat sepupunya melihat ke arah Woohyun, sekilas ia melihat Mijoo yang mematung.

“Kau siapa?”

“Lee Mijoo imnida. Aku adik kelas Woohyun sunbae.” Jawab nya cepat.

“Noona, beri dia makan dulu. Ayo.” Woohyun menarik sepupunya tersebut dan membiarkan Mijoo mematung sendirian.

Mijoo menghela napas nya dan melihat-lihat seisi toko bunga tersebut. Saat ia melihat jam dan menunggu Woohyun untuk keluar, hari sudah semakin sore. Jam sudah menunjuk pada angka 4. Pulang tidak ya? Batin nya risau. Tapi sebelum pulang ia menghampiri seorang wanita yang berkisaran umur 30 tahunan itu.

“Bibi, harga bunga itu berapa?” Tanya nya sambil menunjuk sebuah bunga di depan etalase toko.

“Oh bunga itu, harga nya 25 ribu won.”

“Ah, terima kasih Bibi.”

“Lee Mijoo!” Teriak Ibunya di lantai bawah rumah nya.

“Iya ada apa?” Tanya Mijoo dan melihat Ibu nya tidak ada.

“Ibu di taman belakang, sayang!” Mijoo yang mendengarnya bergegas ke taman belakang dan melihat Ibunya itu sedang berjongkok di depan sebuah pot ukuran sedang.

“Ada apa?”

“Tadi ada seorang pemuda datang, dia bilang ingin memberimu ini. Katanya dia satu sekolah denganmu, namanya Woohyun.” Ujar Ibu nya dan berdiri.

“Oh Woohyun sunbae. Tapi kenapa sunbae bisa tau rumahku?” Tanya Mijoo lagi.

“Mana Ibu tau, sayang. Ini dia memberimu surat. Baca saja di dalam, yang penting rawat dulu bunga ini ya.” Ibunya itu pergi kembali masuk ke dalam rumah dan membiarkan Mijoo di taman belakang sendirian.

Hai, Mijoo-ssi. Maaf ya beberapa hari yang lalu aku pergi meninggalkan mu di toko bunga hingga sore, aku benar-benar minta maaf. Habisnya aku terlalu khawatir dengan keadaan Jackie yang sulit untuk makan, tapi akhirnya dia mau makan lagi. Dan kupikir sebagai tanda maaf ku, tak apakan kubelikkan kau bunga saja? Soalnya aku tau dari Bibi ku yang masih muda itu, katanya kau menanyakan harga bunga tersebut kan? Jadi kubelikan. Sekali lagi, aku minta maaf soal kejadian kemarin.

Mijoo menatap bunga tersebut bergantian. Bunga dengan warna kuning-cokelat itu sangat cantik menurutnya. Lalu tatapan nya beralih pada isi yang ada di balik kertas. Tulisan besar dengan pena bertinta hitam, yaitu SUNFLOWER.

FIN

Ini kok kayak nya bakal jadi series aja, udah 3 member yang aku bikinin. Tinggal 5 orang lagi, masih dalam tahap pembuatan, pembuatan di otak maksudnya. Yah fict tidak bermutu tanpa ada gizi sama sekali dan tidak berkhasiat untuk mencerahkan wajah apalagi menyembuhkan berbagai macam penyakit//ini kok malah ngiklan aja gawean nya// ini mohon dihargai ya semua nya, hargai bukan pake uang ko BUKAN, pake komen kalian aja di box komen sono, ocre? Aku seneng ko walaupun komenan kalian Cuma kata ‘suka’ aja, aku hargai sekali apresiasi kalian. Apalagi komen nya yang bejibun, aku seneng banget.

Ya bagi kalian para SIDERS, dimohonlah untuk berhenti dalam profesi laknat itu. Menjadi readers yang baik itu bener-bener bikin ketagihan loh//kaya morfin aja ini mah//, contohnya SAYA//unjuk gigi eh salah unjuk tangan maksudnya//. Setelah untuk berhenti dalam profesi mengerikan itu, saya menjadi ketagihan sodara-sodara//ga penting//…

Ah pokoknya kalian para SIDERS berhentilah dari profesi laknan itu, ocre?^^

Advertisements

4 thoughts on “[Freelance] Sunflower (Mijoo ver)

  1. Aku suka,^^ hehe.. cuman yaa syangnha ficlet.. cba di jdiin one shot pasti yang baca bakalan klepek klepek hehe :p ! Hwaitting buat versi member yg lainnyaaaa ^^ ㅋㅋㅋ….

    Like

  2. Duh ini udah lama banget tapi baru baca :v, soalnya baru ketemu ini blog ff :v :v,, mian… Btw, bagus tapi ficlet hoho jadi singkat..

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s