[FICLET ] – She’s Back

 

cy1lwz6ueaagru9

She’s Back

A ficlet by Tipil

Kinda fluff PG-13 – Storyline; artworker Tipil’s

Jeong Yein ★ Jeon Jungkook

I want to see shooting star with you.

Girl, I Need U.

.

【Story includes typo(s) and absurd plot. Enjoy ♥ 】

⇊⇊⇊

 

 

Tak perduli seberapa banyak seorang Jeong Yein berusaha untuk membenci, rasa itu semakin jauh menghindarinya. Ketika ia memikirkan kembali—bagaimana sakit hatinya ketika ia melihat pria itu dengan gadis lain, tetap saja, pria itu selalu menjadi bayangan hariannya.

Terlalu sakit untuk dipertahankan, terlalu sulit untuk diraih, dan terlalu jauh untuk dikejar.

Tiap harinya terasa bagai mimpi dan hujan—tak ingin dipercaya serta gelap, dingin, dan sendirian.

Pasalnya, tiap-tiap pria itu tersenyum, kerap kali membuat Yein nyeri. Ia tak dapat lagi tertawa, tersenyum, dan memeluk pria itu seakan ia masih manjadi miliknya.

Tak lagi.

 

☆★☆

 

Jeon Jungkook ingin mati saja.

Ia ingin menceburkan dirinya ke dalam lautan, hilang bersama buih dan lenyap ke dalam palung.

Ia ingin mengabdikan dirinya menjadi pejuang dan mati tertombak.

Ia ingin memasak dan tanpa sengaja mengiris urat nadinya.

Pasalnya, hidup tak ada artinya tanpa kehadiran gadis itu.

Rasanya sakit memikirkan bagaimana gadis itu menangis meraung-raung karena dirinya. Rasanya pedih mengingat bagaimana dulu ia begitu egois dan kasar—mengagungkan ego dan menyingkirkan hati.

Bagaimana dulu ia menutup mata dan telinganya karena balutan emosi yang menggerogotinya bagai parasit, membuatnya kehilangan kontrol,

Dan gadis itu.

 

★☆★

 

“Jeong Yein.”

Gadis dengan paras imut dengan rambut sewarna hazel yang menenangkan, sepasang iris karamel yang indah, dan bau stroberi yang selalu Jungkook kenali dengan baik—kini menengok, menjawab panggilannya beberapa meter jauhnya.

“Temui aku di taman, nanti malam jam tujuh.”

Kemudian Jungkook berjalan menjauh—mempersiapkan dirinya untuk mendapat kembali pencerahan hidupnya, matahari dan bulan dalam porosnya, serta lautan tuk menemani daratan tandus dalam hidupnya.

Ia akan menjaga harta itu, tepat ketika gadis itu melangkah masuk kembali dalam hidupnya.

 

☆★☆

 

Apa itu berdebar?

Bagaimana perasaanmu saat melihat bintang jatuh dan meminta harapan? Akankah kau berdebar ketika menunggu kapan harapanmu akan terkabul?

Bagaikan sebuah telaga di gurun, satu teguk akan melepas dahaga. Jutaan mawar mekar dalam sekali tanam—yang diiringi duri-duri tajam.

Ia bimbang; bagaikan mawar-mawar dalam hatinya. Jika ia salah memutuskan, entah keindahan mawar atau tajamnya duri yang akan memenuhi kehidupannya kelak.

 

★☆★

 

Malam ini, langit cerah. Entah karena perasaannya atau kesalahan para penjaga langit; bintang-bintang cantik bersinar malam itu—menyembunyikan keindahan bulan yang bersembunyi malu di balik kumpulan awan.

“Disini.”

Matanya menangkap sesosok gadis manis yang mampu membuat Aphrodite iri akan kecantikannya, dan gula yang mengutuknya karena ia terlalu manis.

“Ada apa?”

Gadis itu berhenti tepat di hadapan Jungkook—yang membuatnya berdebat hebat. Rasanya banyak gendang yang ditabuh dalam dadanya, beriringan dengan sorak-sorai festival dalam hatinya.

Gadisnya akan kembali, bukan?

“Aku,”

Jungkook menghela napas, menatap Yein tepat ke dalam matanya, dan mulai berbicara.

“Jung Yein, aku minta maaf. Selama satu tahun sejak terakhir kita bicara; aku malah menyakitimu, fisik dan mental. Untuk itu, maaf.”

Dengan berdebar Jungkook mengambil tangan kanan Yein dan mengecupnya lembut,

“Maaf karena pernah membuat pergelangan tangan ini cedera.”

Selepas itu, Jungkook menangkap wajah Yein dalam kedua tangannya.

“Maaf karena terlalu sering membuat air mata turun membasahi pipimu.”

Gadis itu kaku dalam tatapan Jungkook; ia tahu bahwa gadis itu tengah mati-matian menahan air matanya.

Ia kemudian mendekap Yein dan menyembunyikannya dari seluruh partikel debu yang dapat merusak kecantikan gadisnya. Ia mengelus pelan punggung gadis itu seraya menenggelamkan kepalnya dalam-dalam pada rambut Yein.

Lambat laun, bahu gadis itu bergetar. Ia menangis.

Dengan seluruh kehangatannya, Jungkook berusaha menyalurkan seluruh kasih yang ia miliki pada gadis kecil dalam dekapannya. Dan parahnya, ia malah ikut menangis.

Stereotype seorang pria sejati adalah tak pernah menangis; dalam kondisi apapun.

Namun Jungkook tak kuat lagi. Ia merindukan gadisnya, sangat, sangat rindu.

 

☆★☆

 

Jeong Yein menemukan kembali titik porosnya. Ia menemukan kembali titik pijak dan arah gravitasinya—kemana ia harus berpegang, melangkah, dan kembali.

Dengan segenap kekuatannya ia menangis; tak dapat menghindar dari kenyataan bahwa ia merindukan pria bergigi kelinci yang selalu memenuhi hari-harinya.

Ia dapat merasakan pria itu juga bergetar—paham betul bagaimana ia merasa bersalah dan kesepian. Merasa kosong dan terbelenggu kesedihan tak berujung.

“Jungkook oppa,”

Pria itu menengok, tanpa melepaskan pelukannya sedikitpun.

Oh demi seluruh dewa dan dewi di langit, hamparan hijau di bumi, dan berjuta partikel dalam lautan,

Yein begitu ingin memeluk pria ini lebih dalam dan menghapus air matanya.

“Jangan menangis, dong. Nanti siapa yang mau jadi spider man-ku jika ada yang jahat?”

Berhasil.

Pria itu tertawa dalam tangisannya.

Tawa yang berhasil memberikan seluruh atom dalam tubuh Yein sebuah kejutan mematikan.

“Jeong Yein.”

Yein menatap Jungkook tepat pada matanya. Ia ingin terus memandangi pria yang selama ini ia rindukan setengah mampus.

“Aku menyukaimu—ah tidak, bisakah seorang pria labil menyatakan cinta? Kurasa tidak. Hanya… sulit mendeskripsikan eksistensimu dalam hidupku; begitu melekat dan susah terlepas. Rasanya mau mati jika tidak bisa memelukmu setiap hari, Yeinnie.”

Yein tertawa; tertawa hebat sampai menyisakan matanya dalam sebuah garis—menampakkan jejeran giginya dan pipinya memerah.

“Ya Tuhan… maaf. Aku sungguh minta maaf untuk yang satu ini,”

“Ap—

Sebuah kecupan hangat mendarat pada bibir Yein. Kecupan itu biasa saja—tak melibatkan permainan lidah. Hanya kecupan lembut yang memakan waktu lebih dari satu menit—demi menjabarkan seluruh rasa sayang Jungkook untuk Yein.

Jungkook mengeratkan pelukannya sementara Yein mengalungkan kedua lengannya di balik leher Jungkook. Keduanya tak berjarak; tak lagi terpisah.

Sebuah tawa kecil keluar dari bibir mungil Yein ketika mereka menyelesaikan ciuman mereka yang manis.

Satu tawa lagi berhasil menyihir Jungkook sampai pria itu gemas dengan gadisnya.

Gadisnya,

Telah kembali.

 

♥♥♥

 

Halo! Tipil disini 😂

Semoga suka ya, bikinnya penuh perjuangan;”

Btw itu jk ngga sama cewe lain, cuma salah paham dan jk malah emosi #hih

#bolakbalikkamus #kosakatasusah

Bye bye^^

#aegyoerror #cintakalian

((^ω^))

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

29 thoughts on “[FICLET ] – She’s Back

  1. Ih manis banget, aku gemes jadi nya. Mudah di cerna juga/emang makanan/ bahasa nya, simple dan ngena di hati/heu heu/ plis abang jungkook manis nya tiada tara, melebihi kadar gula dalam cup cake plis/aku jadi pengen kue/. Aku stress liat nya, cenat cenut aja ini hati nya huhu~….di tunggu karya lain nya^^

    Like

  2. wahau… wahau… #tepuktangan #tepuktangan #tebarkonpeti #tebarkonpeti bahasanya bagus banget, sampe ngiler diriku bacanya. bagus banget👍👍😍😍😍

    Like

  3. Wkwkkwkwk hastag bolakbalikkamus nya kocak parah daah :”D

    Ini indah banget Tipil :” Aku gak tau mau bilang apa lg. Untung aja happy ending jd aku gak jumpalitan gegara kezeel wkwkwkwk #gakSukaYangGakBahagia :3

    Semangat Tipil buat ff yg selanjutnya wkwkwkwkwk~ ❤

    Like

  4. Kenapa sweet bgt ceritanya?!? Kenapa sweet bgt jungkooknya?!? Kenapa sweetie yein . . . #apaansi 😂
    Kereenn++ bahasanya, ceritanya, cast nya. Haahh love it :*

    Like

  5. Duh bahasanya menyentuh banget sih..
    Ini ada ff sebelumnya gk sih? Pemasaran gimana jungkooknya meledak gara” si yeinnya misunderstanding..
    Dan baca dari komen di atas,, kamu 01line yah? Sama dong.. Tapi yap, the different between us is you can write an awesome story like this and I just can read a lot of stories but not even can write a single story TT,TT

    Like

  6. huhu, malam2 malah baca fic manis yanh jelas2 bisa bikin diabetes /wut/ dan ku langsung jumpalitan pas tahu endingnya bahagia :’D #PejuangHappyEnding
    ah–sungguh ku gatau harus komentar apa ;~; bahasanya rapih sekali, aku mah apa cuma segelintir upil /gak/

    ihh, pokoknya sukaak deh sama ficnya ❤ ditunggu karya2 keren lainnya yaaa XD

    Like

    • Hai kaka burritown yg ffnya keje😭😭 /masi nungguin jk dan Yein di ffmu/
      Kalo gitu aku ingusnya ya;’
      Btw makasi udah baca dan komen💜💜

      Like

      • tipil sounds cute :’) okeeehh, sebelumnya salam kenal buat tipil o/ bisa panggil saya rito atau riri atau burito (nyam2) :’v /dibotakin/

        lmao, ipul—ipulang aja deh /maksawoi/

        Like

  7. suer aku bolak balik baca ff ini
    feel nya kerasa bangett sampek aku kayak ngerasa jadi yein nya 😭
    aku ngebayangin kapan coba ada cowok yang kayak jungkook gitu aduh
    nice ff.. perumpamaan nya walaupun pake bahasa tinggi menurutku tapi gampang dipahami ditunggu karya selanjutnyaa

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s