[FICLET] The Reason

jong-in chekkkk

Title: The Reason (Winter Story)

Author: stalkim98

Main cast: Jeong Yein (Lovelyz), Jeon Jungkook (BTS)

Genre: AU, general, angst

Rating: pg-17

Length: Ficlet (476 words)

Summary: Bukankah sebuah alasan penting untuk diungkapkan dan didengarkan?

Desclaimer: Cast hanya milik Tuhan, orang tua, dan agensi, saya hanya pinjam nama dan ciri. Plot 100% pure hasil pemikiran saya. Happy reading!

 

Dua puluh menit sejak espresso pesanannya dihidangkan, tangannya hanya menggurat permukaan meja. Tangan yang lainnya menopang pipinya–bosan. Dibiarkannya asap kopi terus mengepul ke udara dan kopi panasnya akan berakhir mengenaskan tanpa tersentuh tangan halusnya. Atensi cokelatnya sesekali melirik layar ponselnya yang masih gelap–berharap ada panggilan atau hanya pesan yang masuk. Menghela napas berat, tangannya meraih ponselnya dan mengetikkan sebuah pesan. Jika saja suara lonceng yang berada di pintu kafe yang diisi penuh dengan lagu-lagu klasik khas musim dingin tidak berbunyi, maka jari telunjuknya sudah menekan satu tombol yang bisa membuat musim dinginnya menjadi lebih dingin. Mungkin dengan terbukanya pintu kafe di tengah kota Seoul itu tidak akan merubah pikirannya untuk memaki pria yang sudah berjanji tidak akan terlambat–lagi, mengingat ia selalu menunggu pria itu setiap kali mereka memiliki janji. Ah, mungkin dengan kehadiran pria dengan surai hitam rapi dan coat hitam yang membungkus sedikit membuat waktu yang terbuang sedikit berkurang, perlu dicatat, hanya sedikit.

Jeong Yein mendengus melihat kehadiran pria itu. Ia meletakkan ponselnya. Beberapa helai rambut yang turun melewati bahunya, disampirkan kembali ke belakang. Lagi-lagi ia mendengus sebal. Pria yang baru datang langsung menarik kursi di hadapannya dan tersenyum seakan tidak ada yang terjadi.

“Jeon Jungkook, bukankah kau sudah berjanji padaku?”

Sebelah alis Jungkook terangkat. Matanya sedikit menyipit, tanda ia tidak paham betul dengan ucapan gadis di hadapannya itu.

Yein menghela napas, melirik sebentar ke luar jendela besar yang ada di sampingnya, lalu menatap tajam pada Jungkook. “Kau tidak ingat? Kau bilang kau tidak akan terlambat lagi,” ujarnya penuh dengan penekanan di setiap katanya–mencoba menjelaskan pada pria yang sudah lebih dari sembilan belas bulan menyandang predikat sebagai kekasihnya. “Kau terlalu sibuk pada pekerjaanmu, Jungkook-a.”

Jungkook yang menyadari bahwa ucapan Yein menjadi lebih serius segera menatap dalam manik mata gadisnya itu. Kedua tangannya menggenggam tangan Yein yang berukuran pas bagi gadis sembilan belas tahun. Dihembuskannya napas panjangnya. Ia menjadi sedikit teringat akan janji-janji yang dibuat sebelumnya.

“Kau bahkan terus memikirkan pekerjaanmu saat kita sedang bertemu. Dan kau–“ Yein memalingkan kepalanya dan menghembuskan napasnya. Mencoba menahan laju luh yang sudah berkumpul di pelupuk matanya. “–kau masih saja bekerja walaupun sebenarnya kauingat jika kau ada janji denganku.”

“Yein-a–“

Yein membuka mulutnya, menyela ucapan Jungkook yang baru memanggil namanya. Matanya menatap kedua mata Jungkook. “Mari kita putus.” Yein menatap sekilas pada wajah yang seketika berubah menjadi sendu. Ia melepaskan tangannya dari genggaman Jungkook yang mulai melemas. Yein segera berdiri dan merapatkan coat cokelat mudanya yang jatuh hingga lututnya.

Sedangkan Jungkook? Pria itu masih diam merenungi ucapan Yein. Sungguh, hatinya menjadi lebih perih saat mengingat alasan mengapa dirinya terlambat menemui Yein–yang baru beberapa menit yang lalu resmi menjadi mantan kekasihnya. Bukankah seharusnya gadis itu mendengar alasan dari dirinya, dan tidak menyudutkannya? Pikirannya menjadi sangat kacau hingga ia tidak mencegah gadis itu sama sekali. Sesaat kemudian, tangannya tenggelam pada saku coat-nya dan meraih sebuah kotak kecil berwarna merah. Dibukanya kotak itu, dan tampaklah sebuah cincin emas yang baru saja dibelinya sebelum menemui gadis yang baru saja memutuskan hubungan dengannya.

.

.

.

Fin

.

.

A/N: ANNYEONG!!! Maaf saya baru menampakkan wujud wehee. Saya author baru di sini. Panggil saja saya stalkim. Karena saya baru, jadi anggap saja FF gajelas dan absurd ini adalah FF debut saya. Ini FF Jung-In pertama saya (saya punya yang kedua yang ketiga yang keempat dan yang lainnya di laptop hehe), maafkan kalau hasilnya kurang, ya memang tidak saya lebih-lebihkan *alesan. Maafkan kalau banyak typo, belum sempat dibaca ulang /ngumpet di belakangnya myungsoo/. Dan maafkan atas kekejaman saya yang telah membuat dedek Yein sekejam itu dan abang Jungkook teraniaya di sini T____T tapi kalau boleh jujur, saya lebih nyaman kalau bikin FF yang genrenya kayak gini daripada yang happy ending /digebukin/ soalnya bingung kalau happy ending takut kelewat happy HAHAHA. Saya minta maaf lagi, itu covernya jelek gitu ngeditnya, gara-gara enggak bisa ngedit *gaptek. Ah, dan satu lagi saya tegaskan, FF ini jauh dari kata sempurna, jadi tolong kritikkannya ya. Dan saya mengucapkan terima kasih kepada para pembaca. Sampai jumpa di FF Jung-In atau couple yang lainnyaaaaaaa /dadah-dadah sambil gandeng Myungieeeee/. nb: pernah dipost di blog pribadi

Advertisements

16 thoughts on “[FICLET] The Reason

  1. halooo, salam kenal stalkim! aku nightskies dari garis 98!^^

    YEEEIIIIN! /nangis/ kamu kenapa ga sabaran amat siiih? kookie kan butuh keberanian ekstra buat lamar kamu T.T

    singkat, padat, tapi agak buru-buru(?) bukan kecepetan kok, cuma pergantian dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya agak ‘gak kekejar’.

    overall itu aja kok. good job, stalkim!^^ ditunggu ff2mu berikutnya><

    Liked by 1 person

    • haihaiiii, makasih ya udah sempetin baca dan komen 🙂 wah kita satu garis wehehe
      dedek yein lelah menunggu bang kookie :((((
      waaah, okeee, makasih masukannya yaaa, itu sangat membangun^^
      thankyouuuuu ❤

      Like

  2. YAAMPUN JJK KAMU MAUNIKAH MUDA, NGELAMAR GADIS UMUR SEMBILANBELAS TAHUN? OAO KAMU AJA MASIH KECIL /NAK/
    aduh, aku baca ini tengah malam dan langsung squeal2 boneka disebelah gegara pace ceritanya yang mengalun indah ;~; (sumpah ini gabohong) huhuhu, kritik mah aku gak ada—diksi kamu keren malah ;~; /mojok/ cuman aku rada sebel pas bagian akhirnya… KENAPA DIPUTUS SAMPE SITU?! /plok/

    ehm, sekali lagi JJK KAMU BENERAN MAU NGELAMAR GADIS UMUR 19 TAHUN?! OAO

    Liked by 1 person

    • haiiiii rito:)))
      itu bang kookie kan songong, mentang2 udah kerja mau ngajak si dedek nikah :(((
      wahaaa, itu berlebihan hehe, makasih yaaaaa, dan aku suka buat ff yg endingnya nyebelin gitu /maafkan/
      bener, tapi gagal :(((((

      Liked by 1 person

  3. Hola, abis menjelajah berkeliling dunia terus ketemu sama ff ini. Kenapa kesan nya malah unyu sih tapi agak ngenes gitu. Sedih nya sama sakit/alah/ nya dapet banget, jungkook kalau bisa habis ini ngejar yein udah gitu bilang “kita nikah yuk!” biar yein ga cemberut mulu. Kusuka sekali, macem makanan ringan itu loh/eh/😊…

    Liked by 1 person

    • unyu tapi agak ngenes–>>itu lucu weheee
      bang kookie butuh obat huhu
      wahaha nggak nggak, kookie abis ditinggalin yein berpaling sama aku, jadinya nikahnya sama aku/apasih/:’D
      makasih udah baca, udah komen, dan udah suka. salam kenal yaaaaa

      Like

  4. Semarah-marahnya kita, itulah pentingnya mendengar ‘alasan’ terlebih dahulu :’)

    Miris banget ya ampun kasihan jungkook yaampun:’) tapi mau apa, Yein udah cape kali ya, bahkan Jungkook sampe ngga bisa ngapa-ngapain gitu dan bahkan ngga ngejar Yein :’)

    Liked by 1 person

  5. haihai aihara, makasih udah sempetin baca dan komen 🙂

    yap, betul banget katamu, alasan itu penting didengar, tinggal gimana menyikapinya

    huhu dedek yein udah lelah sama bang kookie, dan bang kookie berakhir mengenaskan /pukpukin kookie/

    Like

  6. STALKIM ❤ KITA BERADA DI LAPAK YANG SAMA //gitu aja terus//

    mapkeun ku baru komen huhu ;-; LAH DEQ YEIN MAIN PUTUS-PUTUS AJA PADAHAL MAU DIAJAK NIKAH :(( huhu p̶a̶d̶a̶h̶a̶l̶ ̶c̶i̶n̶c̶i̶n̶n̶y̶a̶ ̶e̶m̶a̶s̶

    keep writing stalkim ❤ salam dari bebek-bebek tersayang/?

    Liked by 1 person

    • haiiii marseuuuuu ❤
      nggak apaapa hihi, makasih udah baca dan komen^^
      neo do weheee, salam balik buat bebek-bebek yang makan cinta ❤

      Like

    • maafkan aku emang suka bikin yang gantung-gantung/tiba-tiba digantung beneran/
      makasih ya udah baca dan komen, sip deh, semoga hehe^^

      Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s