[Freelance] Miss?

Standard

miss copy

Miss?

Author: ANi | Main Cast: Kim Jiyeon, Hong Jisoo [Seventeen] | Genre: School Life and Fluff | Rating: PG-13 | Length:Oneshoot

This is my story, just mine. The cast is not mine. Warning Typo’s everywehere, guys. Don’t be plagiat and Siders^^

A/N: aku ga tau ini semacam sequel atau series nya cerita sebelum ini. Yang jelas, bisa dibilang kelanjutan nya/ngek/

LOVE –– CANDY LOVE

Sejak kau hadir dalam hatiku

Kenali…Kenali

Setiap saat ku ingin kau datang

Temani…Temani

Tak bisa kudapat berpisah terlepas dari peluk hangat mu

Setiap kau pergi kuingin kau tuk kembali

Kembali…Kembali

Jisoo melangkahkan kaki nya menuju kelas. Resah ia dibuat sang kekasih porselen nya pagi ini. Kalau bukan karena pesan gadis cantik seantero sekolah yang persis seperti manekin padanya, Jisoo tak mungkin se-kacau ini sekarang.

Jangan-jangan Myungsoo sunbae mendekati Jiyeon, terka Jisoo dan melangkahkan kaki lebar hingga sampai di depan kelas.

Sampai di depan pintu, matanya mengeksekusi kelas. Menilik semua isi nya. Tidak ada Jiyeong, tak ada tanda-tanda atau sekedar batang hidung gadis porselen itu.”Kau seperti penguntit.” Suara jelas teman nya membuat Jisoo tersentak.

“Hiih, penguntit?! Yang benar saja Seungcheol.” Jisoo hampir saja lepas kendali sebelum Junghan menghalangi Jisoo untuk mencakar wajah Seungcheol karena perkataan pria Choi tersebut.

“Tau nona Kim porselen ku tidak?” Tanya Jisoo pada Junghan dengan tatapan memelas nya. Junghan menggeleng pelan tanda tidak tau.

“Kau mengatakan Jiyeon porselen?! Memang nya dia keramik?! Dasar Hong Jisoo, kau gila ya?!” Cecar Seungcheol dan mendorong pria Hong itu ke pinggir untuk membuka akses masuk ke kelas.

Jisoo menaikan satu alis nya jijik, tak tau lagi ekspresi apa yang harus ia tunjukan atas keanehan seorang Seungcheol.”Dia agak gila hari ini.” Ujar Junghan dan mengikuti langkah Seungcheol masuk kelas.

“Mencari Jiyeon, ya?” Goda salah satu siswi membuat Jisoo menoleh pada siswi tersebut.

“Coba tebak dia dimana.” Tambah nya lagi membuat Jisoo tak tahan.

“Ya mana aku tau! Dimana dia sekarang nona Park?” Desis Jisoo dan mendekati Myung Eun. Menatap tajam ke arah iris hitam gadis Park tersebut.

“Hehe, coba deh kau cari tau sendiri.”

“Aku?” Gadis itu menunjuk dirinya sendiri kebingungan. Suara helaan napas terdengar ke pendengaran gadis itu.

“Iya, siapa lagi? Masa aku?” Kata pria di depan nya dengan mata bulat yang hampir saja keluar. Jiyeon menggaruk tengkuk nya dan terkekeh pelan tanpa dosa.

“Tapi, kenapa aku?” Tanya Jiyeon, lagi. Akhirnya pria di depan nya ini mengusap muka nya kasar, tak tau lagi harus apa.

“Kim Jiyeon, aku tak tau. Cepat sana!” Pria tersebut mendorong Jiyeon menuju lorong selanjutnya yang sangat sangat sepi. Jiyeong benci lorong sepi. Bagaimana kalau ada penculik?

“Apalagi?! Malah diam disini, ayo cepat sana!” Pria itu menggiring Jiyeon.

“Kyungsoo sunbae! Aku tak mau! Tidak, jangan!” Jiyeon memberontak minta dilepas karena cengkraman dan berteriak keras hingga suaranya menggema keras.

“TIDAK~”

Bruk

Jisoo memungut semua buku nya yang terjantuh karena baru saja ia bertabrakan dengan seseorang. Lebih tepat kakak kelas nya yang kata nya sih punya suara emas, kalau Jisoo tak salah dengar. Do Kyungsoo.

“Maaf ya, seperti nya aku ceroboh sekali.” Ujar Kyungsoo membantu Jisoo mengambil buku dari perpustakaan yang pria Hong itu pinjam.

“Tak apa sunbae, mungkin aku juga salah dan ceroboh.” Sahut Jisoo lalu berdiri di ikuti Kyungsoo yang memegang satu buku besar berjudul ‘SAINS-FISIKA’.

Tapi, satu gerakan Kyungsoo membuat Jisoo terpaku di tempat nya. Pria Do yang bermata bulat itu mengambil beberapa buku yang menumpuk dari sekian banyak tumpukan buku. Membawa nya dan tersenyum tipis pada Jisoo.

“Aku bantu ya? Lumayan untuk latihan.” Kekeh Kyungsoo lalu membawa buku tersebut dan mengikuti Jisoo yang tak merespon saking kaget nya.

“Terima kasih, sunbae.” Jisoo membungkuk setelah Kyungsoo meletakkan sebagian buku yang tadi ia bawa. Harus apa jika ada seseorang yang membantu nya? Jisoo benar-benar tak tau, sungguh. Ini lebih sulit dari perkara ia mengerjakan soal Trigonometri versi Jung seongsaenim.

“Aku dengar kau kekasih Kim Jiyeon gadis cantik di 2 angkatan sekaligus?” Tanya Kyungsoo dengan mata yang tiba-tiba menyipit.

Lalu ia harus apa jika ada seseorang yang sedang mengorek-atau ikut campur-tentang urusan nya? Ini juga lebih sulit dari materi Gerak Lurus Berubah Beraturan. Jisoo serius.

“Em, bisa dikatakan ‘iya’. Memang nya ada apa, sunbae?” Tanya Jisoo balik.

Kyungsoo hanya menggeleng dan tersenyum tipis-lagi. Atau mungkin lebih tepat nya terkekeh-menurut Jisoo, mungkin. Ah Jisoo ingat sesuatu, Jiyeon pernah bilang kalau “Aku suka sekali senyum Kyungsoo sunbae. Sangat manis dan menawan.” dan hal tersebut membuat Jisoo menjadi lebih sensitif berhari-hari.

“Tidak sih, cuma bertanya saja. Kalau begitu aku pergi dulu ya.” Katanya pamit dan bergegas pergi.

Sunbae, tunggu sebentar.” Jisoo mencegat langkah Kyungsoo dan melebarkan kedua tangan nya.”Tau Jiyeon dimana?” Tanya Jisoo dan membuat Kyungsoo terhenyak.

“Em, tadi kalau tidak salah sedang membantu Myungsoo di ruang Osis. Maaf ya, aku ada perlu.”

Jiyeon mengerucutkan bibir nya tanda kesal. Myungsoo sedari tadi hanya diam dan menyuruh nya ini-itu. Terlalu banyak bagi Jiyeon. Memang nya Jiyeon pembantu rumah tangga bisa-bisa nya ia disuruh melakukan banyak hal?

“Aku lelah!” Jiyeon membanting buku tebal ensiklopedia nya ke meja tempat Myungsoo menulis.

Myungsoo mendongak dan mendelik. Masih juga belum buka mulut. Tapi Jiyeon segera melancarkan satu aksi yang bahkan ia belum pernah menunjukan nya pada siapapun. Tangan nya mengepal kuat dan meluncur menuju wajah Myungsoo yang seakan mulus dan halus seperti wol.

Myungsoo menutup matanya sebaga reaksi ganas Jiyeon.”Mau membuka mulut sunbae atau muka tampan ini jadi hancur?!” Ancam Jiyeon dan menghentikan tangan nya tepat sekitar 5 cm dari pipi Myungsoo.

“Iya, apa?” Tanya Myungsoo lembut lalu membuka matanya.

“Aku lelah, sudah saja kerja nya ya? Aku juga ada urusan dengan Hong Jisoo, kebetulan.” Jiyeon menurunkan tangan nya dan menatap Myungsoo plus puppy eyes nya yang semakin besar tiap detik.

“Kepala Sekolah Kim yang minta, masa aku mau melawan nya? Kerjakan saja sampai selesai dulu.” Acuh Myungsoo lalu kembali pada aktivitas nya.

“Hiih, sunbae! Aku sudah terlalu RINDU, tau!”

Jisoo sudah sejak beberapa menit nya yang lalu menempelkan telinga nya di pintu ruang Osis. Bahkan ia rela bolos demi menemui Jiyeon sang kekasih. Dia mendengar setiap suara-suara di dalam sana sampai,

“Hiih, sunbae! Aku sudah terlalu RINDU, tau!” Pekik Jiyeon, Jisoo menyerngitkan alis nya.

“Semua nya sudah selesai, lihat saja sendiri.” Suara sepatu terdengar mendekat menuju pintu, siap-siap Jisoo kabur.

Tapi disamping nya sudah ada Kyungsoo yang sedang menampilkan deretan gigi nya.”Sunbae, kita harus pergi.” Bisik Jisoo dan mendorong Kyungsoo untuk pergi dari depan pintu.”Sekarang?” Tanya Kyungsoo dan Jisoo mengangguk.

Ceklek

Pintu ruang Osis terbuka, menampakkan Jiyeon yang berwajah penuh peluh. Untung saja Jisoo sudah bersembunyi sebelum Jiyeong keluar. Lalu ia melirik Kyungsoo yang menatap gerak Jiyeon menjauh dari ruang Osis.

“Uh, untung ya kita sudah ada di sini.” Jisoo mengusap wajah nya lega.

Jiyeon meregangkan tubuh nya, lalu ia duduk dibawah pohon maple belakang sekolah. Sebenarnya ini masih jam pelajaran, hanya Jiyeong malas masuk. Seharian juga ia bolos, itu karena si Myungsoo tampan.

“Jadi kau selingkuh dengan Myungsoo sunbaei bukan Kyungsoo sunbae?” Jiyeon mendongak dan melihat Jisoo sudah berdiri tegap di hadapan nya.

“Hong Jisoo, aku tidak selingkuh.” Jiyeon lalu menarik Jisoo untuk duduk disebelah nya.

“Benarkah? Lalu kenapa di ruang Osis seharian, huh?”

“Perintah Kepala Sekolah Kim. Tak enak juga kalau di tolak.” Jiyeon merebahkan dirinya disamping Jisoo lalu mengistirahatkan matanya.

Hening melanda kedua nya.

“Tadi pagi ada apa?” Ketus Jisoo dan melirik Jiyeon yang terpejam.

“Uh, apa ya? Aku lupa.” Balas Jiyeon lalu pipi nya memerah padam. Senyum nya merekah tapi tetap saja mata nya terpejam erat.

“Kenapa ya? Mungkin aku rindu atau aku tak ingin jauh dari mu akhir-akhir ini.” Kata Jiyeon lalu bergerak bangkit dan menghadap Jisoo.”Tak ingin jauh-jauh akhir ini, lebih tepat nya begitu.” Tambah Jiyeon.

“Serius?” Jisoo membulatkan matanya.

“Iya. Tadi pagi aku ingin meminta mu untuk berangkat bersama ku, tapi malah Kyungsoo sunbae menjemput ku karena si pria tampan tapi menyebalkan menyuruh nya. Tau tidak aku disuruh apa? Membereskan arsip-arsip kepengurusan dan membantu Kepala Sekolah untuk ini itu, banyak sekali. Bahkan tulang ku terasa remuk sekarang.” Celotehan panjang Jiyeon membuat Jisoo menyipitkan mata nya karena curiga.

“Rindu padaku maksudmu?” Jiyeon langsung menoleh ke arah Jisoo.

“Jangan kemana-mana.” Rengek Jiyeong dan kembali menarik Jisoo untuk tetap duduk disamping nya. Terpaksa Jisoo harus kembali duduk disamping nya dan menunggu Jiyeon. Lalu Jiyeon kembali menarik Jisoo untuk berbaring.

“Sudah aku bilang jangan kemana-mana.” Jiyeon memeluk erat tubuh Jisoo, tak ingin terlalu jauh dari pria Hong itu.

“Iya tidak akan.” Sahut Jisoo dan memeluk Jiyeon erat, membalas pelukan hangat kekasih nya yang tak ingin jauh.

FIN

Hiih ga ada feel nya, kata-kata nya juga jelek T.T

Advertisements

8 thoughts on “[Freelance] Miss?

  1. azeleza

    Healah, sampai sejauh mana sih mereka bakal unyu-unyuan kek gini? Ku iri tau tidak? :”)

    “Jangan kemana-mana.” iya aku gak kemana2 mba kei :”)
    Awalnya tuh kirain Jiyeon mau ‘diapa2in’, hiks, ini otak rada2 emang XD

    “Hiih ga ada feel nya, kata-kata nya juga jelek T.T” no ho no ho, menurutku pilihan katamu udah bagus, gak banyak typo juga. Mungkin kamu cuma blm menemukan style menulis kamu, Ni? Makanya rasanya kurang? Huee, tabok aku yang sok tau. Tapi kalo aku pribadi ngerasa gitu. Kok kayaknya tulisanku gak dapet feelnya, kata2 ku gak cantik or semacamnya, ini tulisan mau dibawa ke mana…ihiks. Aku ndak bisa kasih saran sih ku jg masih nubi, tapi yg pasti harus latihan terus kali ya? Wkwkwkwk semangat kitaaaa ❤ Maafkan aku ndak bisa kasih saran yg mumpuni.

    Semangat Nifaaaaa! Kutunggu keunyuan mereka yg lain. ❤ ❤ ❤

    Like

    • ANi

      Sampe sejauh mana mereka bakal unyu-unyu? Kayanya sampe jiae suga pisah ranjang/eh/ terus cerai. Ga, jiyeon ga akan diapa-apain. Paling ma jisoo doang/eh*lagi/
      Kalo kata aku sih iya, rada aneh gitu kak. Menurut aku sih ga ada feel da/ngek/ iya sih, kayanya aku belum menemukan style nulis, sedang mencari keihlaman menulis/jiah/ tapi serius ini tuh kata aku aneh banget, absurd. Gapapa ko saran kaka aku cerna dengan baik/emang makanan/
      Semangat juga kaka azel,aku tunggu juga suga(r) plua jiae nya, salam suga(r) dari aku/ngiing/😊

      Liked by 1 person

  2. yaampun mapkeun ku kak, kubutuh pencerahan keknya :(( kugangerti; “Uh, untung ya kita sudah ada di sini.” Jisoo mengusap wajah nya lega. ini maksudnya bagaimana, duh otakku rada error memang ;(

    siapa bilang kata-katanya jelek ;( lah ini bagus, ndak ada typo, cuma partikel ‘nya’ itu jangan dipisah, bacanya ntar susah :(( tapi yakin, deh, selepas dari itu ini ceritanya bagus. Daku kalo buat yang length segini malah amburadul //ketauan gapernah buat plot// //hwhwh//

    keep writing ❤ zy dari garis nol tiga ❤ ❤ ❤

    Like

    • ANi

      Aku juga ga ngerti bagian yang itu, tapi ditulis juga. Rada lemot emang otak aku ini. Ditambah eror juga😢
      Kata aku kata-kata nya jelek, makasih ya udah kasih pencerahan zy. Aku berterima kasih padamu, zy. Aku juga ga pernah buat plot, ngikutin yang apa yang ada si otak aja/piiip/
      Makasih ya udah baca dan komen, panggil aja nifa dari garis nol nolnol😊

      Liked by 1 person

    • ANi

      Jisoo ga cemburu cuman kesel aja dia/ngiing/^^
      Terus si mba kei itu emang cuman untuk jisoo seorang/bagi yang kei-jimin shipper plis jangan timpuk aku pake sendal/*senyumpepsodent…
      MEREKA EMANG LUCU KO, KAYA KAMU/iiih gombal/ IYA SERIUS, KAYA KAMU/mendadak diem aja abis itu/ krikkrikkrik…..#hening
      Makasih udah baca ff amuradul bin absurd ini ya huhuTT, makasih veni/?….^^

      Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s