Posted in Fanita, Fluff, LFI FANFICTION, Romance, School-Life, Vignette

[Be My Valentine Series] Secret Admirer

valentine; Jin

Be My Valentine; Secret Admirer

The Series

By Fanita

Main Cast : Lovelyz’ Jin (as Park Myungeun) & Seventeen’s Wonwoo

Genre : Romance – Fluff || Type : Ficlet || Rating : PG-15

“Untukmu. Dariku,”

.

.

.

            Sudah menjadi rahasia umum jika di kelas ini Park Myungeun dan Jeon Wonwoo adalah Tom and Jerry versi nyata. Keduanya sering sekali berkelahi di dalam kelas dalam keadaan apapun. Bertikai mengenai hal sepeleh sampai hal yang benar-benar besar. Kini Myungeun bersender di bangkunya sambil menatap jengkel Wonwoo yang merasa telah menang darinya. Hah, kali ini Myungeun biarkan Wonwoo menang, tapi besok jangan harap!

.

            Pulang sekolah Myungeun sengaja menunggu lebih lama untuk mencuri kesempatan agar bisa meletakan sesuatu di loker seseorang. Besok hari valentine, dia ingin memberikan sekotak cokelat kepada orang yang dia suka. Myungeun terlalu malu untuk mengakui dia suka dengan laki-laki itu makanya dia hanya berani meletakkan cokelat buatannya di loker si laki-laki pemikat hatinya.

.

            Jam sudah menunjukkan pukul 3 sore. Itu artinya sudah 1 jam lewat dari waktu pulang sekolah. Myungeun merasa inilah waktu yang tepat maka dari itu dia sekarang berjalan ke lokernya untuk mengambil cokelat yang Myungeun sengaja simpan di sana, “Semoga saja dia menerima cokelatku,” gumam Myungeun.

.

            Myungeun kini berada di depan loker sang gebetan dan langsung membukanya yang tidak terkunci. Ia meletakkan cokelat itu dengan sangat rapi agar cokelatnya tidak terjatuh yang mungkin saja akan membuat cokelatnya menjadi berantakkan. Oh tidak, dia tidak ingin cokelat itu hancur dan tak menjadi hal spesial untuk gebetannya.

“Kamu sedang mencuri ya?”

Deg!

Myungeun mati kutu karena orang yang dia suka menangkap basah dirinya sedang berada di depan lokernya. Buru-buru Park Myungeun menutup rapat loker si gebetan, kemudian dia berdiri di depan sana dengan tubuh yang benar-benar tegang. Sial, kenapa harus ketahuan si.

.

            Langkah kaki gebetan Myungeun terus bergerak menuju ke arahnya. Kini jarak di antara Myungeun dengan orang yang dia suka hanya beberapa kaki dan Myungeun benar-benar mati kutu karena tidak tahu harus berbicara apa kepadanya.

“Park Myungeun kamu meletakkan apa di lokerku? Pasti kamu meletakkan tikus dan semacamnya ‘kan?” ocehnya.

Eh, mana mungkin Park Myungeun melakukan hal itu. Yang dia letakkan itu sekotak cokelat, bukannya tikus!

“Jeon Wonwoo kamu pikir aku segila itu untuk mengerjaimu? Untuk apa aku melakukan itu?” dumel Myungeun.

“Jadi kamu ngapain?” tanyanya.

Myungeun menghela nafas. Ya Tuhan, tamatlah riwayat hidup Park Myungeun hari ini. Kalau Wonwoo tahu dia meletakkan cokelat di lokernya bisa habis harga diri Myungeun di mata Wonwoo (yang ternyata orang yang disuka oleh si gadis Busan ini!). Wonwoo langsung menggeser tubuh Myungeun untuk mengecek isi lokernya tapi gadis itu memberontak dan tak mau pergi dari depan pintu lokernya Wonwoo.

“Jangan!” pekik Myungeun.

“Hei aku mau mengecek isi lokerku!” oceh Wonwoo.

“Aku bilang jangan!”

“Aku jadi curiga!”

Sepertinya cara satu-satunya agar Wonwoo menyingkir dari hadapannya adalah dengan cara memukulnya. Iya, itu satu-satunya alternatif agar Wonwoo tidak bisa melawannya. Myungeun memukul lengan Wonwoo terus menerus sehingga laki-laki itu menjerit kesakitan.

“Hei sakit tahu!” geram Wonwoo.

“Makanya geser—“

Myungeun menarik jaket yang dipakai Wonwoo agar dia segera pergi dari lokernya dan Myungeun dapat mengambil kembali cokelat valentine buatannya. Namun tiba-tiba saja—

Sreg..

Sesuatu keluar dari kantung jaket Wonwoo dan terjatuh tepat di atas kaki Myungeun. Sebuah surat berwarna merah muda. Myungeun yang penasaran langsung mengambilnya dan—

“Jangan dilihat!” kata Wonwoo.

Wonwoo berusaha merebut surat itu tapi gagal karena Myungeun memegangnya dengan sangat erat. Myungeun membaca sebuah tulisan yang tertera di amplop tersebut. Deg.. jantung Myungeun berdetak dengan sangat kencang tatkala melihat sebuah nama tertera di sana.

Untuk yang kucinta, Park Myungeun.

Kini Myungeun menatap Wonwoo untuk meminta penjelasan darinya. Apa surat ini milik Wonwoo atau bagaimana, mengapa ada namanya di surat itu. Wonwoo yang frustasi tidak bisa melakukan apapun saat ini selain mengacak rambutnya seperti orang gila.

“Ini apa?” tanya Myungeun.

“Surat,” jawab Wonwoo singkat.

“Untuk apa? Dari siapa?” tanyanya lagi.

“Untukmu. Dariku,”

Perlahan Myungeun membuka isi surat itu untuk mengecek apa isi yang tertulis di dalamnya. Membaca deretan huruf di surat itu membuat Myungeun tidak bisa menahan perasaan gembiranya. Jelas sekali di surat itu tertulis kalau Wonwoo mengajaknya untuk berkencan di hari valentine besok!

“Aku.. mungkin ini terdengar bodoh. Aku niatnya mau memberikan itu untukmu besok karena aku ingin pergi denganmu di hari valentine besok tapi sepertinya rencanaku gagal,” kata Wonwoo.

“Kamu menyukaiku?” tanya Myungeun to the point.

“Iya,” jawab Wonwoo dengan lantangnya.

Senyum di bibir Myungeun langsung terukir mendengar jawaban Wonwoo yang sangat gentle. Kini Myungeun membuka kembali loker Wonwoo dan mengambil kotak cokelat yang sebelumnya telah dia letakkan di sana. Myungeun membungkukkan badannya lalu menyerahkan cokelat itu kepada Wonwoo.

“A..apa ini?” tanya Wonwoo kaget.

“Cokelat untukmu di hari valentine besok,” jawab Myungeun.

Dengan ragu Wonwoo menerima cokelat itu. Ia melihat ada sebuah surat disisipkan di kotak cokelat tersebut. Raut wajah Myungeun kini merah bagaikan tomat. Dia langsung pergi meninggalkan Wonwoo bersama surat pemberian Wonwoo yang dia rebut secara paksa itu.

.

            Ditinggal oleh Myungeun membuat Wonwoo hanya bisa diam di tempatnya. Wonwoo kini memperhatikan cokelat yang dia pegang dengan pandangan yang tidak dapat diartikan. Wonwoo mengambil surat yang terselipkan di sana kemudian meletakkan cokelatnya sementara waktu di dalam lokernya. Kini Wonwoo pun membaca surat yang menjadi bonus untuknya dari cokelat pemberian Park Myungeun barusan.

Happy valentine day! Jeon Wonwoo ini aku pengagum rahasiamu. Semoga harimu menyenangkan setelah menyantap cokelat buatanku. I love you..

Sungguh, Jeon Wonwoo tidak bisa menahan tawanya membaca kalimat terakhir di pesan itu. I love you too. Ingin sekali dia mengatakannya kepada Myungeun secara langsung. Bagaimana membalasnya saat berkencan dengan Myungeun besok? Eh, belum pasti si mereka akan kencan tapi melihat cokelat dan surat ini bukankah berarti mereka berdua saling mencintai satu sama lain dibalik permusuhan mereka selama ini? Itu artinya Jeon Wonwoo memiliki kesempatan yang sangat besar untuk menghabiskan waktunya di hari kasih sayang bersama orang tersayang di hatinya, Park Myungeun si gadis Busan yang menyebalkan.

.

.

.

.fin.

Advertisements

Author:

wattpad @lovefinite87

2 thoughts on “[Be My Valentine Series] Secret Admirer

  1. Ihhhh… ini kiyuuuut banget ❤
    Enak ya dapet coklat dari seseorang huhu TT
    Aku aja udh bersyukur kok dikasih coklat dari mami tersayang wkwkwk
    Sumpah, disini Jin pantes bgt jadi anak berandalan ya/maap/
    Wonwoooooo lope yuuu ❤ ❤
    #abaikansaja #fansgajee

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s