[Be My Valentine Series] Should I Give You a Chocolate?

Valetine; Babysoul

Be My Valentine; Should I Give You a Chocolate?

The Series

By Fanita

Main Cast : Lovelyz’ Babysoul (as Lee Soojung) & Infinite’s Sunggyu

Cast : –

Genre : Romance – Fluff || Type : Ficlet || Rating : PG-15

“Karena aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan saat valentine besok, haruskah aku memberimu sekotak cokelat?”

.

.

.

            Malam hari ini begitu dingin. Entahlah, Lee Soojung merasa tubuh mungilnya mengigil karena hembusan angin malam begitu kencang. Di temani secangkir cokelat hangat, Soojung terus menyelesaikan pekerjaannya yang belum selesai. Lembur? Iya. Dia lembut karena harus menyelesaikan sebuah produk yang harus segera dipresentasikan dan malam ini, dia ditemani oleh seniornya berusaha menyelesaikan pekerjaan ini. Karena seniornya merasa panas makanya dia membuka seluruh jendela di ruang kerjanya. Seniornya yang egois mana mau peduli dengan kondisi Soojung yang dapat mati membeku ini.

.

            Apa kalian pikir seniornya adalah seorang wanita yang galak dan dapat menghancurkan segala sesuatu yang ada di dekatnya jika Soojung protes? Jawabannya tidak. Seniornya adalah seorang pria yang lebih tua 3 tahun darinya namun kegalakkannya melebihi wanita tua yang menyeramkan—seperti senior dari department sebelah—.

Sunbaenim tutup saja ya kacanya!” mohon Soojung.

“Kamu tidak lihat kalau aku berkeringat?”

Soojung lihat kok. Keringat itu sebesar biji jagung jadi tampak jelas walaupun jarak mereka tidak terlalu dekat. Lee mendesah pelan. Dasar senior menyebalkan. Tapi Soojung seratus persen yakin bahwa keringat yang dihasilkan oleh Kim Sunggyu (nama senior pria yang menyebalkan ini) bukan karena kepanasan, melainkan karena dia bekerja terlalu keras untuk menyelesaikan produk ini pada malam hari ini juga.

.

“Tanggal berapa ini?” Sunggyu bertanya kepada Soojung perihal tanggal. Karena Soojung juga tidak terlalu mengingat tanggal dia melihat kalender yang ada di atas mejanya terlebih dahulu. 13 Februari. Oh besok hari valentine ternyata.

“13 Februari, sunbaenim.” Jawab Soojung.

“Oh besok valentine ya,” gumam Sunggyu.

“Kenapa? Ada rencana dengan pacarmu sunbae?”

“Kamu menghinaku?” tanya Sunggyu.

“Meng..menghina?” heran Soojung.

“Siapa bilang aku punya pacar?” tanya Sunggyu.

“Aku hanya menebak. Ternyata kamu single,”

“Ya begitulah. Terlalu sibuk untuk bekerja jadi aku tidak pernah menikmati apa itu valentine bersama orang tercinta. Paling-paling menikmati valentine sendiri dan memakan cokelat yang aku beli karena promo di pinggir jalan,” oceh Sunggyu panjang lebar.

Soojung berusaha menahan tawanya. Bahaya kalau Sunggyu tahu dia tertawa mendengar curhat colongannya. Siapa sangka kalau si senior yang menyeramkan ini memiliki hal buruk dalam melewati valentine setiap tahunnya. Oh ngomong-ngomong besok, Lee Soojung juga tidak punya seseorang juga yang bisa diajak merayakan valentine bersama. Dia juga single, sama seperti Kim Sunggyu.

“Sunggyu sunbaenim,” panggil Soojung.

“Apa?” tanya Sunggyu masih berkutat pada layar laptopnya.

“Karena aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan saat valentine besok, haruskah aku memberimu sekotak cokelat?”

Perkataan Soojung barusan sukses membuat Sunggyu mengalihkan perhatiannya dari layar komputer kepadanya. Sunggyu tampak berpikir karena ucapan Soojung barusan. Untuk apa wanita ini menawarkan cokelat kepadanya, batin Sunggyu. Apa jangan-jangan…

“Kamu menyukaiku?” tanya Sunggyu blak-blakkan.

“Hah? Untuk apa aku menyukai orang sepertimu?” tanya balik Soojung.

“Kamu bilang apa tadi? Orang sepertimu? Orang macam apa aku memangnya,” cibir Sunggyu.

“Ma..maaf. Aku hanya ingin membuat cokelat saja. Ngomong-ngomong ini sudah lama sekali aku tidak merayakan valentine, aku rindu membuat cokelat. Kalau sunbae mau aku akan memberikanmu sekotak cokelat besok, hitung-hitung kamu tidak perlu beli cokelat promo di pinggir jalan,” oceh Soojung panjang lebar.

Ah.. kini Sunggyu paham. Ia menganggukkan kepalanya tanda menyetujui ucapan Soojung barusan. Benar juga, jadi dia tidak perlu membeli cokelat. Lagi pula sudah lama sekali tidak ada orang yang memberikan cokelat kepadanya (terakhir waktu dia masih berad dibangku kuliah). Dapat dari Soojung tidak apa-apalah walaupun hanya sebatas sunbae-hobae relationship, pikir Sunggyu.

“Aku menunggu cokelatnya,” kata Sunggyu.

“Kalau begitu aku akan membuatkan cokelat yang dapat menceriakan harimu saat valentine nanti. Ditunggu ya sunbaenim!” seru Soojung.

.

.

.fin.

Advertisements

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s