Posted in Drama, Fanita, Ficlet, LFI FANFICTION, PG-15, Romance, School-Life

[Be My Valentine Series] When a Tomboy Likes You

Valentine; Yein

Be My Valentine; When a Tomboy Likes You

The Series

By Fanita

Main Cast : Lovelyz’ Yein & Ikon’ Chanwoo

Cast :

Genre : Romance – Fluff || Type : Ficlet || Rating : PG-15

“Sejujurnya aku malu,”

.

.

.

“Aku sudah menyiapkan kado untuk pacarku!”

“Apa kalian tahu kalau loker Mingyu sunbae penuh dengan hadiah kamu? Mingyu sunbae memang top!”

“Aku tidak mau merayakan valentine ah!”

Yein yang diam di tempat duduknya hanya bisa mendesah pelan mendengarkan ocehan teman-teman sekelasnya. Semua membicarakan hari valentine yang jatuh pada hari ini. Setiap gadis di kelasnya sudah menyiapkan hadiah untuk kekasih mereka atau hanya sekedar orang yang mereka kagumi di sekolah ini. Dan diam-diam seorang Jeong Yein juga melakukan hal yang sama. Namun perbedaan Yein dengan perempuan-perempuan itu ialah dirinya tidak mengumbar-ngumbar kepada siapa dia akan memberikan hadiah yang telah dia siapkan. Jika orang tahu tentang ini jatuhlah martabat Yein sebagai cewek paling tomboy di sekolahnya kalau orang mengetahui dia juga ikut merayakan hari kasih sayang.

.

            Saat pulang sekolah, ketika Yein telah memastikan bahwa keadaan sudah sangat aman gadis bermarga Jeong ini berjalan mengendap-ngendap di koridor sekolahannya. Mana tahu saja masih ada yang berada di sekolah. Bisa gawat kalau ada orang lain yang nanti melihatnya meletakan sebuah hadiah di loker seseorang. Kini Yein sudah berada di depan loker yang dia tuju. Detak jantung Yein berdetak dengan kencang. Ia menghembuskan nafasnya secara perlahan dan—

“Sedang apa di depan lokerku?”

Brag!!

Kado yang dia pegang terjatuh begitu mendengar suara seseorang menanyakan kepadanya mengapa Yein ada di depan loker miliknya. Itu berarti yang menegurnya adalah—

“Jeong.. Chan.. Woo..” lirih Yein.

Yein tak berani untuk membalikan badannya bahkan untuk menegakkan kepalanya seperti biasa dia tidak sanggup. Tangannya berkeringat dingin dan bergetar. Ya Tuhan, apa yang harus Yein lakukan?

“Yein ‘kan? Ada urusan apa?”

Tangan Chanwoo berada di pundak Yein sehingga gadis itu terkejut bukan main. Sial, Yein benci di saat-saat tak berdaya seperti ini. Ia wanita paling tangguh di kelasnya dan dapat mengalahkan anak laki-laki jika bertanding olahraga namun kenapa dia menjadi lemah hanya karena Jeong Chanwoo?

“Oh kamu mau memberikan aku kado valentine?” tanya Chanwoo yang kini telah mengerti keadaan.

“Y..ya..”

Wah aku terharu sekali mendapatkan kado darimu,”

Chanwoo berjongkok untuk mengambil kado yang tak sengaja dijatuhkan oleh Yein. Ia melihat kotak kado berbungkus warna merah muda itu dengan penuh kebahagiaan. Setelah itu fokusnya kembali tertuju pada Yein yang masih saja membelakanginya.

“Tidak enak sekali berbicara denganmu tapi kamu membelakangi aku,”

Ucapan Chanwoo membuat Yein tersadar. Ya, memang ini sangat tidak sopan. Perlahan Yein membalikkan badannya namun tetap menunduk ke bawah. Wajahnya sudah semerah tomat, bagaimana bisa dia menunjukkan mukanya yang seperti ini di depan Jeong Chanwoo?

“Yein-ah terima kasih ya kadonya. Seharusnya kamu bilang ke aku kalau kamu mau memberikan aku hadiah ini,” ujar Chanwoo.

“Sejujurnya aku malu,” kata Yein dengan sangat pelan.

“Apa katamu? Malu? Kenapa harus malu?” heran Chanwoo.

Yein tetap diam di tempatnya. Dia kehabisan kata-kata. Lidahnya keluh untuk digerakkan sehingga tidak ada satu kata pun yang berhasil dia keluarkan untuk menjawab pertanyaan Chanwoo. Belum lagi jantungnya yang tidak bisa di ajak kompromi untuk tetap normal. Kenapa harus ketahuan si?!

“Yein-ah..”

Chanwoo menangkat dagu Yein dengan tangannya, akhirnya tatapan mata mereka saling bertemu. Kesannya begitu hangat saat Chanwoo menatapnya. Ini pertama kalinya dia berinteaksi dengan Chanwoo seperti ini. Biasanya dia hanya bertegur sapa di jalan saat bertemu atau sekedar membicarakan tentang olahraga kalau bertemu di ruang gym saat istirahat. Dan di saat-saat seperti itu Yein masih bisa mengontrol perasaannya namun hari ini dia gagal total untuk terlihat cool di depan Jeong Chanwoo.

“Kado ini sangat berarti untukku,” kata Chanwoo.

“Be..benarkah? ba..baguslah,”

Tangan Chanwoo kini telah terlepas dari dagu Yein. Laki-laki itu berdiri dengan normalnya di hadapan Yein tanpa menyadari bahwa Yein bisa saja mati berdiri melihat ketampanan Chanwoo dari jarak yang begitu dekat ini.

“Aku tidak menyangka loh perempuan tomboy sepertimu merayakan valentine haha,” kekeh Chanwoo.

“Jadi tidak boleh?” tanya Yein.

“Bukan tidak boleh, aku malah senang apalagi kamu merayakannya bersamaku. Sebagai balasan untuk kado valentine ini, apa kamu kencan bersamaku besok?”

.

.

.

.

Tentu saja Yein menjawab, “Aku bersedia!”

.

.

.

.fin.

Advertisements

Author:

wattpad @lovefinite87

4 thoughts on “[Be My Valentine Series] When a Tomboy Likes You

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s