Posted in Chaptered, Fluff, Hurt/Comfort, LFI FANFICTION, PG-17, Romance, School-Life, tyavi

KisSin [Chapter 1]

wp-1468430165537.jpeg

KisSin

|JeongIn|

staring :

BTS Jungkook, Lovelyz Yein,

and other  mr.chu squad

Romance, Fluff, School life, Hurt/Comfort | Chaptered | PG-17 (for kissing)

Soundtrack :

Lee Hi – Love (Keyshia Cole cover)

Disclaimer : Terinspirasi dari manga

Summary :

Jeon Jungkook dan Lee Halla, sepasang kekasih yang sangat dikagumi satu sekolah. Sama-sama rupawan, sama-sama populer, terlihat serasi serta saling mencintai. Tapi baru saja kemarin Yein melihat Jungkook bermesraan dengan gadis lain. Bukankah itu yang disebut…

…selingkuh?

Jung Yein, peraih peringkat satu di sekolah. Pintar dan murid teladan. Panutan semua siswa dan juga kesayangan para guru. Yein memiliki semua hal yang ‘baik-baik’ dan dia…

…bosan.

.

.

.

Chapter 1

Mungkin, ia telah melihat hal terburuk.

Jung Yein, gadis remaja berusia tujuh belas tahun, baru saja menyaksikan sesuatu yang tidak seharusnya ia tahu. Karena yang tertangkap retinanya saat ini adalah sosok pemuda yang tengah menggandeng mesra seorang gadis. Mungkin ia tidak akan terlalu peduli jika pemuda itu hanya orang biasa, bukan orang yang ia kenal. Ah, Yein juga tidak mengenal pemuda itu. Yein hanya tahu sekelumit hal tentangnya. Misalnya, seperti nama lengkapnya Jeon Jungkook, kelas 3-1, dan ia memiliki pacar. Namun yang terbekas di dalam otak cerdas Yein, pacar Jeon Jungkook adalah Lee Halla. Dan Yein tidak buta untuk bisa mengenali gadis yang pemuda itu gandeng barusan bukanlah Halla.

Dengan kata lain, bukankah Jungkook baru saja berselingkuh?

***

“Hari ini absen 27 yang bertugas mengambil data.”

Suara Jung songsaengnim menggema di ruang kelas 2-1, memberitahukan siapa yang hari ini mengemban amanat mengambil data siswa dari ruang BP. Kontan membuat Jang Yeeun, gadis yang duduk di depan bangku Yein, menyenggol singkat lengan gadis berkuncir dua itu. Menyadarkannya yang selama sepuluh menit belakangan ini malah melamunkan hal yang tidak-tahu-apa-itu sampai-sampai mengabaikan Yeeun dan Shannon yang sedang membicarakan perihal ulangan fisika kemarin. Yeah, baik Yeeun maupun Shannon—teman sebangku Yein—tidak ada yang bisa menebak isi pikiran gadis berperingkat satu itu.

“Ada absen 27?” Tak kunjung mendapat jawaban, Jung ssaem kembali bertanya.

“Di sini absen 27, Ssaem!” Tanggap, Shannon segera mengacungkan sebelah tangan Yein. Buat manik kelam Jung ssaem bergulir ke arah mereka sebelum lantas berujar. “Cepat ambil datanya di ruang BP.”

“Baik, Ssaem.”

Gadis Jung itu bangkit berdiri. Ekspresinya telah kembali seperti semula kendati sebelumnya kerisauan tergambar di wajahnya. Shannon dan Yeeun pun hanya bisa mengangkat bahu, tak ambil pusing dengan keadaan Yein beberapa waktu lalu.

‘Kali ini aku piket dengan Sunbae siapa, ya?‘ pikir Yein seraya merajut langkah menuju ruang BP di lantai tiga.

Peraturan di sekolahnya memang menugaskan satu siswa dari masing-masing angkatan—berdasarkan absen—mengambil data siswa harian di ruang BP. Secara tidak langsung, Yein seperti melakukan piket bersama sunbae serta hobaenya.

Jarak Yein tinggal beberapa langkah lagi saat didapatinya pintu ruang BP sedikit terbuka. Salah satu dari sunbae atau hobaenya mungkin sudah berada di dalam sana. Lekas tangan Yein meraih kenop sesaat setelah kakinya menjejak di depan pintu, dan dwimaniknya membelalak kala mendapati seorang lelaki berdiri membelakanginya. Lelaki yang tak lain harus ia panggil sunbae, Jeon Jungkook.

Sial! Bagaimana bisa Yein tidak berpikir kalau urutan absen Jungkook dekat dengannya. Terlebih mereka menempati kelas paralel yang sama.

“Oh, kau sudah datang.”

Menyadari presensi Yein, Jungkook menoleh dan tersenyum ramah. Yein tidak salah. Paras tampan itu, senyum ramah itu, dia benar-benar Jeon Jungkook. Pemuda yang ditemuinya kemarin.

“Di mana kelas satu?” Yein bertanya karena tak mendapati seseorang pun selain Jungkook di sana.

“Kudengar ia tidak masuk.”

Yein mendadak panik, karena itu artinya dia hanya akan berdua bersama Jungkook di ruangan ini.

“Kalau begitu, seharusnya ada anak sekelas yang menggantikannya.”

“Kenapa tidak kau lakukan saja tugasmu?”

Tilikan ekor mata Jungkook membuat Yein bungkam. Pemuda itu kembali meneruskan aktivitasnya memilah dokumen dari rak dengan kening berkerut, heran karena Yein memusingkan hal yang sama sekali bukan urusan gadis itu.

Lima menit kemudian hanya keheningan yang menyelubungi keduanya. Mereka benar-benar seperti dua orang asing yang sedang sibuk dengan kegiatan masing-masing.

“Boleh ambil rak di sini?”

Yein hampir terlonjak saat Jungkook menoleh secara mendadak. Memang sih pemuda itu terlihat kebingungan sedari tadi, tetapi Yein tidak berani untuk bicara padanya. Mengangguk sekilas, Yein menjawab. “Iya, Sunbae.”

Jungkook bergumam singkat seraya kembali menelisik rak di hadapannya. Dan sekonyong-konyong itu pula kejadian kemarin malam kembali berputar di otak Yein. Entah dari mana, tapi tiba-tiba saja gadis Jung itu memiliki keberanian untuk membuka suara.

“Pacarnya Jungkook sunbae...”

Kontan pemuda Jeon itu menoleh dengan pandangan tanda tanya sekaligus menunggu gadis itu meneruskan ucapannya.

“…anak kelas 2-1 ‘kan?”

“Ah, Halla? Iya.”

“Kalau begitu—” Yein mengambil sebuah map tebal dari salah satu rak, “—yang kemarin bersamamu itu selingkuhan Sunbae, ya?”

“Hah?”

Tersadar, Yein refleks membungkam mulutnya sendiri. ‘Ah, sial! Kenapa aku langsung menanyakannya?!’ rutuknya dalam hati.

“Kamu lihat, ya?”

“I-iya, sewaktu pulang dari tempat les.”

“Oh.”

Setelah merespon demikian Jungkook kembali memeta puluhan map di dalam rak. Membuat Yein serta-merta mengerutkan keningnya dalam-dalam.

‘Apa orang ini tidak punya rasa bersalah? Kenapa tenang-tenang saja?’

“Kalau kukasih tahu pacar Sunbae, bagaimana?”

‘Aku ini bicara apa, sih? Kedengarannya seperti aku mengancamnya‘.

“Gimana, ya?” tanggap Jungkook. Namun kali ini dia tak menoleh, pandangannya masih tertuju pada dokumen-dokumen di hadapannya.

“Kalau Sunbae ingin aku tutup mulut—”

‘Ugh, kenapa aku tidak bisa berhenti bicara?!’

“—berselingkuhlah denganku juga.”

Tidak hanya Yein yang terkejut dengan ucapannya sendiri, Jungkook pun lekas memutar kepalanya begitu kalimat barusan terlontar. Ekspresi terkejut kentara terlihat di paras tampannya. “Hah? Apa katamu?”

“Tidak masalah ‘kan, kalau tambah satu orang lagi!?”

“Hei, tenanglah. Kamu itu ‘kan—” Jungkook menyentuh tengkuknya sesaat, “—murid teladan.”

“Ja-jangan salah paham, ini cuma sebagai pengisi waktu senggang saja! Sunbae ‘kan ganteng, supel, dan populer.” Bertolak belakang dengan wajahnya yang sudah semerah tomat, bibir Yein terus saja bicara. Mengutarakan semua hal yang ada di pikirannya secara gamblang. Sungguh, ini bukan-Yein-sekali.

“Oh, ya?” Jungkook melangkah mendekat. “Jadi kamu juga merasa begitu, ya?” Senyum misterius terpeta di wajahnya, dan sepersekian sekon berikutnya kedua lengan Jungkook telah memagari tubuh gadis itu, membuat Yein terpojok.

Yein berusaha mengatur detak jantungnya yang bergerak abnormal, namun gagal lantaran sepasang iris Jungkook bergerak mengobservasi setiap inci wajahnya yang sudah memerah dengan kurva terkembang. Yein ingin mengumpat berjuta kali, sekaligus membenarkan rumor yang beredar di kelasnya. Iya, Jeon Jungkook memang tampan, apalagi kalau dipandang sedekat ini.

“Baiklah, kurasa tidak masalah kalau tambah satu.”

Setelah berkata demikian, Jungkook memangkas jarak dan mendaratkan bibirnya pada kepunyaan Yein. Jung Yein memang tidak waras saat bibirnya terus-menerus berbicara, namun gerakan lembut bibir Jungkook di bibirnya membuat neuron otaknya mendadak tidak lagi berfungsi. Sekedar memerintahkan tangannya untuk mendorong pemuda itu menjauh saja ia tidak bisa. Yein benar-benar tak berkutik dibuatnya.

Barulah saat Jungkook menjauhkan wajahnya, dwimanik Yein membelalak.

“Ke-kenapa Sunbae menciumku?!”

Jungkook tertawa renyah. “Kamu itu terlalu polos, ya?” Jemari lelaki Jeon itu menyentuh salah satu kuncir Yein lembut sebelum akhirnya tersenyum manis. “Ini yang dilakukan dua orang yang berselingkuh.”

Yein masih mengumpulkan keping-keping kesadarannya, tidak mampu untuk mencerna perkataan Jungkook barusan.

“Baiklah, mulai sekarang mohon kerjasamanya.” Netra pemuda itu turun ke nametag yang Yein kenakan. “Jung Yein,” tambahnya.

***

‘AAAAAAKKKKHHHHHHHHH!’ . Yein meremas surainya frustasi.

‘Ba…bagaimana ini?! Itu ‘kan ciuman pertamaku!’

‘Aku tidak berpikir kalau akan seperti ini jadinya.’

‘Apa aku mundur saja? Tapi…AKKHHHH DAMN, JEON JUNGKOOK!!’

“Murid teladan.”

“A-apa?!” Refleks Yein mengangkat kepalanya.

“Kenapa kau terkejut begitu?” tanya Shannon yang ternyata memanggilnya tadi. Diulurkannya sebuah lipatan kertas pada teman sebangkunya itu. “Ini, ada yang menitipkan kertas ini untukmu.”

Sedikit menghela napas lega, Yein merapikan sejenak kuncir duanya sebelum lantas meraih kertas berwarna biru muda itu dari tangan Shannon.

“Terima kasih, Shan.”

Sesaat gadis blasteran itu memandang aneh penampilan Yein; rambut kusut dan mata sayu. Namun ia memilih untuk tidak menganggu Yein yang kini membuka kertas yang didapatkan Shannon dari SinB, teman sekelasnya tadi.

Jam makan siang, di tempat kemarin.

– Jeon Jungkook –

Maksud Yein memang bukan seperti ini. Tetapi…

…ia sudah bosan dengan hari-hari tanpa tantangan.

***

Langkah Yein terhenti di ambang pintu. Mengambil jeda beberapa detik untuk sekedar memerhatikan Jungkook yang sedang berdiri memunggunginya, sama seperti saat ia bertemu dengannya kemarin.

‘Apa tidak masalah?’

‘Selama ini menjadi murid baik-baik…aku mau melakukan sedikit hal buruk!’

“Oh! Kau sudah datang.”

Saraf-saraf Yein menegang saat Jungkook menoleh dan tersenyum padanya. Ia tidak bisa menggerakkan tungkainya dan maniknya terkunci pada tatapan Jungkook.

“Seseorang akan menemukan keberadaan kita kalau kau membiarkan pintunya terbuka, Nona.”

Beruntungnya neuron Yein masih dapat mencerna sindiran halus Jungkook, karena sekon selanjutnya gadis itu lekas bergerak menutup pintunya rapat. Namun saat berbalik, yang Yein lakukan hanya menatap Jungkook lamat. Ia benar-benar tidak tahu apa yang harus diperbuat.

“Kemarilah,” titah Jungkook.

Bagai seorang bocah yang diperintah ibunya, Yein berjingkat ke arah Jungkook. Sama sekali tak menaruh curiga sampai pemuda itu menarik tangannya untuk lebih mendekat.

“Bagaimana harimu?” tanyanya lembut seraya menyentuh pipi tembam Yein. Menyapu rona merah yang kini terlukis samar di sana.

“B-bai—”

Yein tak meneruskan ucapannya karena Jungkook sudah lebih dulu membungkamnya dengan ciuman. Menarik tengkuknya untuk meretas jarak yang ada. Dua belah bibir pemuda itu melumatnya lembut tanpa menuntut, kendati demikian mampu merenggut seluruh pasokan udaranya.

Menyudahi ‘aktivitas’nya, Jungkook berujar pelan. “Kamu menahan napas, ya?”

“Eh? Masa?” sahut Yein dengan napas terengah.

‘Napasku berhenti!’

Jungkook tertawa kecil, menunjukkan gigi-gigi kelincinya yang berderet rapi. “Iya, napasmu kacau.”

“M-maaf, aku tidak berpengalaman…ini pertama kalinya bagiku.”

Wajah Yein sungguh merah, dan ia malu untuk menunjukkannya pada Jungkook. Semua hal ini, semua perlakuan yang ia dapatkan dari Jungkook adalah yang pertama baginya. Yein semakin merasa telah menyia-nyiakan hidupnya selama tujuh belas tahun hanya berkutat dengan buku pelajaran. Ia bahkan tidak tahu harus membalas perlakuan Jungkook, pun melakukan apa saat pemuda itu menciumnya.

Jungkook mengusap puncak kepala Yein yang tertunduk dan tersenyum lembut.

“Baguslah. Biar aku yang memiliki semua pengalaman pertamamu.” Tangannya diletakkan di dagu Yein, mengangkat wajah gadis itu perlahan. Membiarkan parasnya terbias pada sepasang iris karamel Yein. Jungkook tersenyum. Senyuman yang mampu membuat Yein terhanyut. Lantas ia kembali mendekatkan wajahnya, mengecup singkat kedua belah bibir peach Yein.

Ciumannya Jungkook semakin lembut…

…Yein tahu itu.

***

“Yein-a, akhir-akhir ini makanmu lambat,” tegur Shannon.

Yeeun yang duduk di seberang mejanya mengangguk setuju. “Setelah makan kau juga selalu pergi entah ke mana,” imbuhnya.

Sekarang mereka sedang menikmati bekal makan siang di meja Shannon—dan juga Yein—lalu kedua sahabatnya itu tiba-tiba menyinggung perihal tingkahnya beberapa hari ini. Memang benar yang dikatakan Yeeun, sejak menjadi selingkuhan Jungkook, Yein intens bertemu dengan pemuda itu setiap jam makan siang.

‘Bukan melakukan hal yang menyenangkan, kok’.

“Ada apa memanggilku?” Yein sontak menoleh saat mendengar suara Jungkook, mendapati pemuda jangkung itu berdiri di ambang pintu kelasnya bersama kekasihnya, Halla.

Oh, apa Yein belum bercerita? Ia dan Lee Halla satu kelas, kelas 2-1. Jadi Yein sangat mengenal perangai kekasih resmi Jungkook itu. Halla masuk pada golongan gadis yang harus kaucemburui. Wajah cantik mulus dan surai legam indahnya benar-benar membuat iri. Tak hanya itu, ia juga kaya dan supel. Semua lelaki mengaguminya, dan mungkin Jungkook juga salah satunya. Namun sayang bagi siswi biasa seperti Yein, Halla terlihat sombong di matanya. Yah, memang gadis Lee itu hanya akan bergaul dengan sesama golongan atas ataupun siswa populer, seperti Jungkook salah satunya.

“Makan siang bareng, yuk!”

Terdengar Halla berseru sambil bergelayut manja. Pemandangan yang sebenarnya sudah biasa dilihat penghuni kelas 2-1. Halla dan Jungkook adalah pasangan populer dan paling serasi di sekolah.

“Tidak bisakah mereka berpacaran di tempat lain? Benar-benar membuat iri,” protes Shannon pelan. Netranya yang sedari tadi memerhatikan Jungkook dan Halla, kini kembali memandang lurus pada Yeeun yang sedang menekuni kotak bekal di hadapannya.

Jangan heran. Kalian juga pasti akan berpendapat demikian, tentunya kalau tidak tahu salah satu dari mereka ternyata berkhianat. Dan kini status Yein juga selingkuhan Jungkook, omong-omong. Jadi melihat kemanisan yang terlukis di hadapannya, Yein hanya menganggap itu semua omong kosong.

‘Begitu rupanya…hari ini bersama pacarnya. Yah, mustahil kami bersama setiap hari’

“Maaf.”

‘Eh?’

“Aku ada pertemuan klub.” Jungkook menepis pelan tangan Halla yang melingkari lengannya. Membuat gadis itu memasang wajah cemberut yang justru membuatnya semakin imut. Ah, dia benar-benar tak tertandingi. Melihat Jungkook menolak permintaan Halla begitu saja, mungkin saat ini seluruh siswa kelas Yein sedang gigit jari.

“Huh, yasudah.”

Namun Jungkook tidak peduli pada kekasihnya yang sedang merajuk, ia malah berniat untuk pergi. Dan saat tubuhnya hendak berbalik, pandangan Jungkook bersirobok dengan sepasang manik karamel Yein yang memerhatikannya sedari tadi. Sekilas, namun Yein yakin kalau pemuda itu tersenyum tipis ke arahnya.

***

Beberapa hari lalu Yein bukan siapa-siapa bagi Jungkook, ia hanya seorang siswi biasa yang melihatnya dari jauh. Siswi biasa yang hanya mengetahui namanya. Siswi biasa yang hanya mendengar kabarnya dari rumor yang beredar. Siswi biasa yang mengetahui statusnya sebagai kekasih Lee Halla. Dan beberapa hari lalu pula, Jungkook dan Yein tidak saling mengenal. Namun detik ini pemuda itu tengah menyandarkan kepalanya pada bahu Yein. Duduk berdua di sudut atap sekolah. Menghabiskan tiga puluh menit jam makan siang mereka bersama.

“Pacar Sunbae tidak apa-apa?” Yein memecah keheningan yang semula menyelimuti mereka.

“Aku bisa bertemu Halla di luar sekolah. Bersamamu lebih penting, Yein-a,” Jungkook menjawab seraya menautkan kelima jemarinya dengan milik Yein.

Sunbae memanggilku…”

“Tidak boleh?”

“B-boleh, kok.”

Sesaat keduanya kembali membisu. Memperdengarkan helaan napas keduanya yang saling memburu. Terlihat Jungkook memejamkan matanya sedangkan manik Yein tertuju pada tautan tangan mereka. Saat Yein menggerakkan sedikit tangannya yang berada di dalam telapak tangan besar Jungkook, lelaki itu semakin mengeratkan genggamannya.

Jadi seperti ini rasanya digenggam?’

Minimnya jarak yang terbentang di antara mereka, membuat indera penciuman Yein bahkan dapat mencium aroma parfum yang Jungkook gunakan.

Jadi seperti ini, ya, harum laki-laki?’, Yein bergumam lagi dalam hati.

Namun, meski spasi mereka sedekat ini, Yein masih merasa ia belum sedekat itu dengan Jungkook. Ia tidak tahu pada tanggal berapa Jungkook berulang tahun, apa golongan darahnya, makanan kesukaanya, pelajaran kesukaanya, klub apa yang…ah! Bukankah pemuda itu beralibi akan ke pertemuan klub pada Halla tadi? Yein jadi penasaran sebenarnya klub apa yang Jungkook maksud.

“Um, tadi Sunbae bilang ada pertemuan klub. Memangnya Sunbae masuk klub—”

“Yein-a,” Jungkook berdesis.

“I-iya?”

Menghirup oksigen dalam-dalam, Jungkook membenarkan letak kepalanya. Berupaya mencari posisi ternyaman untuk mengistirahatkan diri sementara. “Aku mengantuk, biarkan aku tidur.”

“Baiklah.”

Tak berselang lama, dapat Yein dengar napas Jungkook yang berubah teratur. Menandakan kalau pemuda Jeon itu sudah tertidur. Akhirnya Yein memberanikan diri untuk menoleh sedikit, membuat retinanya dapat menangkap wajah Jungkook yang sedang tertidur di bahunya. Dan kegiatan Yein selanjutnya adalah mengamati setiap lekuk paras Jungkook. Mulai dari kelopak matanya yang sempurna terpejam, bulu matanya yang lumayan panjang, hidungnya yang bangir, dan bibirnya yang terbelah. Tanpa sadar kini Yein mengangkat tangannya, menyibakkan surai yang menutup sebagian kening pemuda itu. Kendati demikian Jungkook masih setia bergeming. Seakan sentuhan Yein tidak mengusiknya barang sejenak.

Aneh bagaimana bisa ia tertidur sepulas itu? Yein jadi bertanya-tanya.

Apa ini yang dilakukan orang yang berselingkuh?

***

Bel tanda berakhirnya pelajaran baru saja berbunyi lima menit yang lalu. Seluruh anggota kelas sibuk membereskan perlengkapan mereka, tak terkecuali Yein dan Shannon. Sedangkan Yeeun sudah dijemput Mingyu, kekasihnya, beberapa menit yang lalu. Satu-persatu siswa sudah mulai meninggalkan kelas saat seorang pemuda jangkung menyambangi kelas Yein. Dari ambang pintu, si lelaki kemudian berseru.

“Ada Shannon Williams?”

Yeogi!” Sahutan itu mengudara bersamaan dengan mengacungnya sebelah tangan Shannon. Segera manik si pemuda bermuara padanya.

Ppali,” ujarnya lagi seraya mengeratkan selempang ranselnya.

Ne.”

Lekas Shannon memasukkan barang-barangnya yang masih berserakan di atas meja dengan tempo dua kali lipat. Berbanding terbalik dengan Yein yang justru menghentikan pergerakannya dan memandang Shannon dengan lamat.

“Pulang dengan Junhoe lagi?” tanya Yein yang langsung dibalas anggukan kepala oleh Shannon. “Kau tahu Chanwoo tidak suka melihatnya ‘kan?” tambah gadis berkuncir dua itu.

M-mwoya, Jung Yein?! Memangnya Chanwoo siapaku?” Gadis bersurai brunette itu protes tetapi pipi tembamnya bersemu. Seakan bertolak belakang dengan pernyataan sekaligus pertanyaan yang terlontar dari mulut gadis itu.

Aigo, Chanwoo akan sedih mendengarnya.” Yein menggeleng-gelengkan kepalanya . Mendramatisir ekspresi prihatin yang sedang ditunjukkannya.

“Aish, kau tidak pulang, eoh?”

“Aku menunggu Chanwoo.”

“Tuh, kau saja masih pulang bersama Chanwoo.” Gadis blasteran itu mengerucutkan bibirnya. “Kalau begitu aku dan Junhoe duluan. Annyeong!

Annyeong.”

Sepersekian sekon berikutnya Shannon memakai ransel merahnya dan berlari menghampiri Junhoe di luar kelas. Dan seiring sosok Shannon dan Junhoe menghilang dari pandangan, ponsel Yein bergetar keras. Menandakan sebuah pesan telah masuk di inboxnya.

From : Chanwoo

Yein, aku ada kegiatan klub.

Kau pulang sendiri saja, ya.

Selalu saja seperti ini. Yein harus pulang sendirian karena saudara kembarnya itu ada kegiatan klub sampai sore hari. Huh, akan sangat menyenangkan kalau Yein memiliki teman lelaki seperti Shannon yang memiliki Junhoe, dan kekasih seperti Yeeun yang memiliki Mingyu. Kekasih dalam artian sebenarnya, bukan hanya status tersembunyi seperti yang dimilikinya saat ini. Sepertinya status ‘selingkuhan’ pun hanya membuat Yein dapat menghabiskan jam istirahat berduaan dengan Jungkook. Tidak mungkin ia muluk-muluk dengan berharap Jungkook mengantarkannya pulang juga. Toh, komunikasi mereka hanya sebatas di lingkungan sekolah saja.

Drrttt…drrttt…

Lamunan Yein seketika buyar, terinterupsi dengan suara getar yang berasal dari ponsel pintarnya. Dengan semangat ia mengecek benda persegi panjang di hadapannya. Berharap kalau-kalau pesan itu berasal dari Chanwoo yang batal ikut aktivitas klub dan memilih untuk pulang bersamanya. Yeah, meski itu terdengar mustahil.

From : Jungkook sunbae

Tinggallah di kelas.

Keluar setelah sepuluh menit.

Ah, Yein lupa kalau ia dan Jungkook sudah bertukar nomor telepon. Sekali lagi dibacanya pesan dari Sunbae—sekaligus pacar diam-diam—nya itu sampai tuntas karena sebelumnya Yein sudah keburu terperangah dengan nama Jungkook yang tertera di kolom pengirim. Namun apa maksud Jungkook dengan menyuruhnya tinggal di kelas? Kenapa, sih, pemuda itu tidak langsung berkata lugas.

Apa mungkin pemuda itu akan menghampirinya? Ah, tapi itu rasanya tidak mungkin. Nekat sekali kalau mereka mau berduaan di dalam kelas.

Daripada menduga-duga, akhirnya Yein putuskan untuk menuruti perkataan Jungkook. Tetap tinggal di dalam kelas selama sepuluh menit.

Waktu berlalu dan tinggallah Yein sebagai penghuni terakhir kelas 2-1.

Gadis Jung itu memeriksa ponselnya lagi, memastikan kalau waktu sudah bergulir sepuluh menit semenjak pesan Jungkook ia terima. Mengangkat bokong dari bangkunya, Yein menyelempangkan ransel ungunya seirama tungkainya bergerak memintal langkah ke arah pintu kelas. Ditolehkannya kepala ke kiri dan ke kanan, mendapati lorong dalam keadaan sepi. Kelas Yein berada di lantai dua, berbeda dengan lantai satu yang mungkin masih dihuni beberapa siswa yang sedang menyimpan barang di loker. Yein menuruni tangga dan melangkah hingga ke luar sekolah. Tak jua ditemuinya presensi pemuda itu barang secercah.

Ia benar-benar tidak mengerti dengan maksud Jungkook sebenarnya.

Tanpa memusingkannya lebih lanjut, Yein memilih berjalan kaki menuju halte yang berjarak sepuluh meter dari sekolah seperti biasa. Ia memang selalu pulang menggunakan bis jika tidak bersama Chanwoo. Sesampainya di halte, Yein hanya teduduk dan memerhatikan ponsel yang masih digenggamnya. Ia belum membalas pesan Jungkook, pun tidak berniat menanyakan maksud pemuda itu. Ini sudah lewat dari waktu yang pemuda itu janjikan dan tak ada lagi pesan yang menyambangi kotak pesannya. Finalnya, Yein putuskan untuk tidak menganggap serius pesan lelaki itu beberapa menit yang lalu.

Hah, rasanya tubuh Yein sudah lelah dan ia ingin segera berbaring di kasur empuknya. Gara-gara Jungkook, waktu pulangnya jadi molor sepuluh, ralat, sekarang sudah lima belas menit.

Saat Yein masih menundukkan wajahnya, tiba-tiba terdengar deruman sebuah motor besar yang berhenti di depannya. Yein tak berniat untuk menaruh peduli karena yang ia harapkan adalah sebuah bis yang akan mengantarkannya ke rumah, bukannya motor besar berpengemudi—

Sunbae?

Yein refleks mengangkat wajahnya saat mengenali sepatu Reebok serta celana seragam yang dikenakan pemuda itu serupa dengan seragamnya. Lelaki berjaket hitam itu membuka kaca helmnya.

Dan Yein dapat mengenali mata itu.

“Naiklah. Ayo kuantar kau pulang.”

TBC

tyavi’s little note : Berhubung dek Fanny alias Woolimstan minta Mr.Chu versi Lovelyz dan juga aku udah lama gak update di sini, terbentuklah FF ini. Sama seperti  mr.chu, KisSin juga terinspirasi dari manga, jadi jangan salah kalau menemukan komik yang ceritanya sama karena tyavi terinspirasi dari komik itu. Ketahuan deh kalo tyavi ottaku :v. Ohiya di sini dikisahkan(ceilah) Yein ini cewek alim tapi naif /?/. Sungkem dulu sebelumnya sama para JeongIn shipper. Maaf menistai pasangan unyu ini T^T

p.s: please, setelah bikin mr.chu, tyavi dikira sering ciuman T^T… jangan-jangan sekarang dikira tyavi pernah jadi selingkuhan …/nangis darah/ /abaikan/

Terima kasih sudah berkenan untuk membaca, ditunggu saja kelanjutannya ya ^^

Mind to drop some review?

Advertisements

Author:

Jung Hamji | 97Line | RNA

42 thoughts on “KisSin [Chapter 1]

  1. Pelizz kakak.. dirimu sangat baik :^))) mister chu versi Lovelyz oh my gosh :^)))
    Aku jadi lupa caranya ngantuk.. sebelum baca ff ini ngantuk berat tapi sekarang batal ngantuk astaga X””D /tanggung jawab kak/
    Yein yakin selingkuhan yang kedua? Gimana kalau nyatanya yang kesekian? Wkwkwkkw
    WADUHHHHH JEONG!!! Kembarr!!! Finally banyak ff Jeong anak kembar wkwkwk><
    Urgh, Free spirit belum kelar tapi sudah nambah ff yang bikin jantung berdebar :p
    Btw laptop sudah balik kak :v??
    Keep writing kak.. fightiiinggggggg~~>3<

    Liked by 1 person

    1. istrinya eunwoo emang baik dek >3< /dibegal fanny/
      untung bukannya lupa cara bernapas :”)
      sejatinya selingkuhan jungkook ada tiga jika aku dihitung /GA/
      heheh abis bingung mau jadiin canu apaan/?/ makanya kuputuskan untuk jadi kembaran yein. ga di mrchu ga di kissin si yein sebangku sama shannon soalnya wkwk
      waduhh hati-hati kena serangan jantung di umur muda /nah lo tat/
      sudah dek :”)
      makasihhh fanny ❤ ❤

      Like

  2. Yein-Jungkook couple nih? Wahhh,, couple favorite setelah banyak couple lainnya .. Dasar shipper ababil,, semuanya di ship
    Gk terima kak kalau yein dijadiin selingkuhan,, pasti bakal ada momen dimana dia terluka banget.. Tp aku baca di mr.chu last chapter si jungkook nembak yein nih,, dan halla sama vernon ya? Duh maaf nih kak,, nggk ninggalin jejak di mr.chu lagian aku juga baca di last chap doang habis aku gk terlalu suka sama couple shannon-chanwoo sih,, maaf yaaaa
    Hihihi,, it has to be a happy ending okey? Duh maksaaa,, anyway kak,, kok ff ini gk di post di wp pribadi kak tyavi sih? Atau karena aku nemu waktu ff ini baru dipost di wp lovelyzfanfict ya? Hope you’ll post it to your wp kak 😘😘 semangaaattt nulisnya yaaa

    Liked by 1 person

    1. heheh abis mau bikin taejeong tapi jarak mereka lumayan jauh :” dan lagipula aku juga suka JeongIn >3<
      waduhh maaf yaa hehe tapi jangan salah loh kadang selingkuhan itu justru yang diutamakan (?)
      sipsippp
      iyahh kamu datang saat aku baru mau ngepost di wp pribadi hihi
      makasihh dukungannya yaahh ❤ ❤ ❤

      Liked by 1 person

  3. KAK TYAVI ANNYEONG~~~
    kebiasaan jelek; selalu ngebet sequel kalo udah baca chaptered. benci banget cliffhanger tapi gasuka banget sama drabble bercerita pendek/?/
    #buangajaakukelaut #banyakcakap
    yang jelas, ini unexpected banget T.T selingkuhan era by kak Tyavi 😂😂😂
    thumbs upp! looking forward buat chap 2, hwaiting❤❤

    Liked by 1 person

    1. TIPILLLLL ANNYEONG~~~
      kebiasaan jelekku suka apdet ff chapter lama, gimana dong :”) /dibakar tipillll/
      waduh aku juga sukanya bikin drabble /dibakar lagi/
      wkwkwk selingkuhan era tyavi yawla ngakak akuu 😄
      wahh makasihh atas dukungannya ^^
      makasih juga sudah membaca dan meninggalkan jejak ❤ ❤ ❤

      Like

      1. ELAH, JUNGKOOK! SINI DEK SAMA KAKAK LAH SELINGKUH JUGA.

        Duh, jadi masih kebawa2 Mr.Chu ihiks. Bayangin Yein Chanwoo kembaran gitu kan jd Yein juga anaknya Irene sama Leo :”) Penasaran, jadi si Kuki beneran suka gak sama Halla? Ini cewek yg sama Kuki awal-awal bukan sepupunya kan? Kek pas Yein ngeliat Kuki jalan sama Eunha…#masihKebawaMrChu #tolong #iniOtakGimanaNgeresetnya

        Momen bikin nganga sih pas Yein tetiba ngajakin selingkuhan…lah, dek, PR udah dikerjain blm? Jangan lupa minum susu, mamam yg banyak… #emangnyaYeinBayi :”

        Aku penasaran sama Halla di sini wkwkwk. Dia cewek populer queenka yg bully ato emang ‘cuma’ terlihat sombong. Dan suka banget sama kalimat ini “Namun sayang bagi siswi biasa seperti Yein, Halla terlihat sombong di matanya.” Relatable bgt ketika aku ngeliat temen2 yg uh-so-populaa tapi sebenernya mrk baik-baik dan ramah aja, cuma ya karena mainnya sama yg sama-sama cantik dan uye…yah gitu dee~ apalah daya mata manusia macam aku #lohCurhatLagi

        Penasaran ini itu taat ugh!! Ku tunggu lanjutannya, maafkan baru komen cekalang :3

        Like

    1. OKEVIXX NIH YAK! AKU KETIGA, KAKAZEL YANG KEEMPAT 😄
      Iyasihh aku bikinnya juga malah jadi kangen sama MrChu. Duh kakzel ini spoiler bae lah :”)
      Hayoloo penasarannn. Jadi sebenernya jungkook itu suka sama aku ((salah))
      Kak pliz masih aje kebawa MrChu 😄
      #MoveOnDongDariMrChu #TolongKakZel #OtakKakzelMintaDireset
      Aku pun juga syok kak ngetiknya wakakakak ga nyangka aja gitu nih dek yein si maknae malah kubikin begini. Yawla Yein mabok susu /lah kokjadisusu/
      Sebenernya dia itu tipikal cewek sempurnalah kak. Kaya, cantik dan supel. Soal sifat kita liat aja selanjutnya. Waduh kok bisa pas banget ya…mungkin karena sudut pandang mataku juga begitu kak wkwkw #CurhatanHatiKakZel
      Udah kupost Chap2nya kak
      Maafkan daku juga baru bales cekalang ❤

      Liked by 1 person

  4. OMG, JEONGIN><

    KAK TATY~ Ini keren sekali aduh, aku gak tau mau ngomong apalagi, aku baca ini tadinya dikelas, pas selesai baca, mau komen eh.. kuotaku habis__- jadinya waktu bel pulang aku langsung otw rumah cepet-cepet wkwk ((napa jadi curhat hikseu)) aduh, sebenernya disini ada scene yang belum boleh aku baca ya wkwk tapi.. cast-nya bikin ketagihan buat nge-scroll kebawah, sih, aku tunggu next chapternya, ya, kak. Maafkan komentar gajeku ini hiks.

    Liked by 1 person

    1. OMG, JEONGIN >< /ikutan/
      ZAHRA~ waduhh terima kasih banyak, lah pan kamu emang gak ngomong tapi ngetik /dibegal zahra/
      waduhh aku terhura kamu sampe segitunya :”) betewe itu di rumah pake wifi ya? duh enaknya /oot/
      wkwk sebenarnya aku terlalu lebay ngasih rating PG-17 deh 😄 tapi menurut aku emang topik selingkuhannya itu ga pantes buat anak di bawah tujubelas sih /kemudian taty dilema rating/
      wahh terima kasihh. kamu emang gaje kok tapi aku cinta
      makasihh sudah baca dan meninggalkan jejak ^^

      Like

  5. Whooaa,keren. Ko nyesek ya Yein cuma jadi selingkuhannya JungKook doang T.T huhuhu. Hidup Yein emng ngebosenin bgt kali ya,sampe rela jdi selingkuhanya JungKook. Tapi emng hidup hrus dinikmati mumpung masih muda,ntar klo udh tua m bkl nyesel #Eeeaaaaks :v

    oke,intinya fic ini niceuu 😀 . Bakal ditunggu pke banget next chapternya. Fighthing

    Liked by 1 person

    1. wahhh terima kasihh 😀
      jangan salah loh kadang selingkuhan itu justru yang diutamakan (?)
      nah iya bener itu, hidup harus dinikmati karena hanya sekali /ajaran macama apa ini?!/
      makasihhh >.<
      makasihh juga sudah baca dan meninggalkan jejak ^^

      Like

    1. yaampun jungkook maruk banget udah punya pacar masih nambah lagi :’) terus si yein masih polos banget astaga, ketahuan belum pernah pacar :’))
      Kak tya ternyata demen bikin fanfic yang berbau ciuman ya 😀

      Like

      1. Jungkook emang maruk >.< buktinya aku mau dijadiin yang ketiga /dijambak Yein/
        Iyahhh kan dek yein sibuk belajar jadi ga ngurusin cinta-cintaan gitu wkwk
        Ah gak juga kok…./tutup muka/ /kabur karena sudah mencemari kaum muda/
        Makasihh sudah mampir yaa nass<3

        Like

  6. Hallo kak Tyavi👋👋
    Aku saking gak pengen Chapter 1 nya cepet habis bacanya pelan” terus ulang” lagi😂😂
    Yein kenapa jdi selingkuhan😔 pasti ntar Yein bakal sedih karna cemburu😭
    Ngebayangin Yein pake kacamata dikucir dua terus seragam sekolah kyak di web drama to be continued yg jdi pacarnya si sanha duhhh keren bnget deh pokoknya😍😍
    Ini keren bnget duhhh jdi pengen baca lagi😀😀
    Chapter 2 nya jangan lama” ya kak😂 gak sabar mau baca lanjutannya😀
    Aku cuma kesel disetiap ff JeongIn, halla itu selalu jdi orang ketiga😂😂 yaudah abain aja.. Next ya kak Chapter 2 nya😘

    Liked by 1 person

    1. Hai juga Wennie!
      wah sampe segitunya wkwkw
      selingkuhan tapi asal diutamakan gapapa kok /ajaran sesat/
      ihhh iyaa ya aku baru ngeh. duhh yein emang imutt kalo dikuncir dua. dia penampilannya culun tapi dibikin jadi naif di sini Xd
      wahh iya bakal diusahakan.
      sebenarnya sih Halla selalu jadi antagonis di ff aku wkwkw abis aku suka bikin dia jadi cewek manis tapi jahat wkwkwk
      makasihh sudah membaca dan meninggalkan jejak yaa ^^

      Like

  7. TYAAAAAAA TANGGUNG JAWAB KAMU AKU JADI KETAWA KETAWA SENDIRI!!!
    Serius ya, Jungkook tuh bikin bete. Udah biasable, shipable, sekarang selingkuhable aku udah lelah sama kamu mas.
    Dan ini lagi Yeinnya lucuuuuuuu huhuhu.
    Akumah sebenernya ngeshipnya Yein-Chanwoo dan Jungkook-Aku ((salah)) tapi penasaran abis kamu yg bikin. Kemaren aku udah gabaca mr. Chu jadi KisSin kayaknya mau aku ikutin hahahaXD
    Tapi seru abis seruuuuuu Jungkook emang mukanya ganteng-bandel-sok-polos-padahal-mah-nakalnya-bukan-main, jadi nistain aja aku relaaaaaa hahahaXD
    Apa ya apa ya….. Kayaknya ini komen rusuh banget jadi mending aku undur diri.
    Kutunggu chapter selanjutnya!

    Like

    1. AAAAKKKK INEZZZ MAAP AKU BARU BALEZ. SET DAH KENAPA MALAH JADI KETAWA KETAWA 😄
      Aku juga lelah sama Jungkook yang ternyata selingkuhable :”)
      Selingkuhi aku maz /ga/
      Dedek Yein emang lucuuu gimana dong. jadi aku gamau ngilangin sifat dia yang itu wkwkwk
      Aku malah ngeshipnya Chanwoo-aku /lebih salah/
      Wahhh makasihh nes, doain aja aku rajin apdet 😄 /digeplak readers/
      nah nah nah udah lengkap banget penjelasan kamu wakakak
      gapapa kok aku suka yang rusuh-rusuh karena aku pun rusuh /ga/
      udah dipost chap 2 nya yaw >.<
      maaci syudah mamvir ❤

      Like

  8. Sumpah, jarang-jarang, eh? atau aku baru baca? Yang pasangan utamanya itu cuma selingkuhan, bukan pacar betulan/?
    Yein, polos banget itu asal ceplas ceplos aja tapi akhirnya jadi juga, jadi selingkuhan :’D
    Dan aku ngakak pake banget Jungkook perannya jadi begitu, (greget juga sama Yein:3 greget ama mereka berdua:3) soalnya biasanya dia polos wkwk tapi di sini benar-benar beda tapi tetep suka, tipikal sangnamja gitu ya LOL
    Dan, itu Jungkook beneran selingkuh kalo sama yang Yein liat sebelumnya? Sama siapa? u,u banyak amat, Kook._.

    Kutunggu kelnjutannya aja deh ya^o^

    Like

    1. ga ada mungkin 😄 pardon my idea :”)
      Iyahh yein itu lugu tapi naif gitu hehe
      Jungkook itu bisa jadi apa aja sih ya wkwkwk jadi sah-sah aja menurutku. iyahh maaf ya menistai pasangan maknae polos ini ><
      itu aku…/ga/
      Chap 2nya sudah dipost yaa
      terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak ❤

      Like

  9. Hai, aku reader baru. maaf aku belum pernah baca ffmu yg mr.chu itu jadi aku nggak bisa komen dari sudut itu.
    well, sejujurnya aku pikir ceritamu ini unik loh. well, aku nggak serajin itu baca manga jadi belum nemuin manga yang kayak gini nih. Aku penasaran banget sama karakter jungkook maksudku, karena sudut pandang di ff ini lebih dibahas ke Yeinnya ya. untuk masalah couple disini sih aku setuju aja, well i’m an YeKook/BangLyz hardshipper. ditunggu kelanjutannya, keep writing~

    Like

    1. Hai juga Sherly! maaf baru bales yaa ><
      oalahh gapapa kok, lagipula ini cuma castnya aja yang sama tapi ceritanya jauh berbeda hehe
      ohh ini manga sekali abis sih (cuma satu chapter) bukan yang berseri gitu makanya ga terlalu terkenal hehe /ketauan deh tatyana otakku/
      Jungkook akan disimpan untuk menjadi misteri hehe apalagi dengan sikapnya yang nanti berubah-ubah
      I’m an Yekook/Banglyz shipper too! ^^
      Chap 2nya sudah dipost
      terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak yaa ❤

      Like

  10. haihai~/sok kenal/

    aku baru kali ini baca ff mu dan aku sukaaaaaa, apalg cast nya maknae kapel/jungin hard shipper/ ceritanya bagus dan cara kamu menyampaikan enak banget. itu juga banyak bgt adegan yg bikin senyum2 sendiri, selingkuhan tp manis bgttttt/kukie jadikan aku selingkuhanmu juga/

    aku sebenernya jarang bgt baca ff chapter, tp karena cast, cerita, dan cara pembawaannya menarik jadi rela baca/tanggung jawab author-nim/

    keep writing author-nim,
    salam kenal, stalkim dari garis 98^^

    Like

    1. haihai stalkim~ /gapapa sok kenal/ /tak kenal maka tak sayang/
      Wahhh makasihh >< iyahh aku jarang banget post di LFI hehe. sibuk sama blog sendiri. Wahhh makasihh banget tapi aku masih harus banyak belajar kok
      nahh iyahh itu, karena meski jadi selingkuhan justru nanti yein dijadikan yang utama /eak/
      Chap 2nya sudah kupost yaa ^^
      makasihh sudah membaca dan meninggalkan jejak <#
      Salam kenal juga~~
      Tatyana dari garis 97 🙂

      Liked by 1 person

  11. awalnya shock loh, pas baca bagian Yein yang minta Jungkook biar dia jadi selingkuhannya kkk. ohmygod, seorang yein? gak salah kah? hehehe tapi aku suka Jungkook Yein couple..

    Like

    1. Jangankan kamu, aku pun yang nulisnya juga syok ((salah))
      wkwkw maaf ya di sini emang OOC banget yeinnya bcs dia jadi cewek2 lugu tapi naif gitu deh
      wahh makasih kalau suka >.<
      Cha 2nya sudah dipost yaaa
      makasihh sudah membaca dan meninggalkan jejak ❤

      Liked by 1 person

  12. waks .. 😀 lucu yein..

    aku juga baca mr.chu nya author wkwkwk,, bener-bener bisa bikin jatuh cinta sama ff nya . apalagi JeongIn.. yang cannon sudah membuatku jadi shipper juga..

    best deh pokoknya, yein juga huh… lucu deh lucu lucu #apasih

    Like

    1. Halooo adelia! kita bertemu lagi hehe 😀
      iyaa aku inget kamu kok
      wahhh makasihh yaaa. aku masih harus banyak belajar kok >.<
      chap 2nya sudah dipost yaaa
      terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak ❤

      Like

  13. Baru pertama saya baca cerita yang tokohnya selingkuh dan gak bikin marah. Biasanya paling gak suka hal begituan karena si tokoh biasanya terlalu lemah sampe jatuh ke orang lain dan tidak memperhatikan perasaan kekasih pertama disebabkan oleh satu kata “Bosan”.
    Yang seingkuh juga banyakan cowoknya dan nyebelinnya malah suka sama cewek centil yang gak tau malu.
    Tapi ini! Ke mana perginya rasa benciku~~? T-T Kenapa aku malah senyam-senyum kaya orang bego baca scene mereka? Ada apa denganku? mewek 😥
    Pasangan ini pentes dapet penghargaan “Most adorable cheating couple”! slapped (Ngawur)
    Aku penasaran, cewek yang sama Jungkook itu siapa, ya? Saudara? Trus gimana reaksi Halla kalo tau pacar dia selingkuh sama teman sekelasnya? Aigoo~
    Part 2-nya udah keluar~~ Yuuhuuu~~

    Liked by 1 person

    1. Holaaaa terima kasih banyak ya sudah membaca dan meninggalkan jejak. Maafkan tyavi yang lama membalas karena kemarin sempat hiatus huhu
      Aku senang banget baca opinimu ini hehe
      sekali lagi makasih banyak ya❤❤❤❤❤❤❤❤❤

      Liked by 1 person

  14. Tatyyyyyyy aku mau sok akrab ah hahaha aku sering baca fanfic kamu apalagi yang ChaengWoo tapi aku lupa suka komentar atau engga ‘-‘)) maafkan akuu sungkeman
    Jungkooknya sakit ya? Jangan bikin Kookie mati yaa ;—;
    Suka sama ceritanya, suka JeongIn, suka sama Taty, suka juga sama karakter tokohnya tapi kayak ada yang kurang sedikit sama alurnya entah mengapa ._.
    Jangan lama-lama ya update chapter selanjutnya btw Free Spirit chapter 4 kapan publish, Ty? Aku lumutan nungguinnya tiap hari main ke google cuma buat memastikan udah publish atau belum, kamu harus tau ;;——;; Oke ini komentar salah tempat hehehe pokoknya ditunggu kelanjutannya♡♡♥

    Liked by 1 person

  15. Suka sama ceritany, thor!! Seruuuii
    Thor napa g d masukin k wattpad aja ff ny?? Soalny skarang bnyak yg gunain wattpad, biar lebh mudah sih klo mnurut aq!! Jeongin semangat, fighting thor 🙂

    Like

  16. Annyeong..sy reader baru,wahhh jeongin couple..i like jeongin couple..
    daebakk karakter yein sangat menggemaskan…😄😍😍😍😍😍

    “—yang kemarin bersamamu itu selingkuhan Sunbae, ya?”
    wkwkwk😂
    yein lucu, polos kebangetan pula..kirain mau ngadu beneran sm halla
    ternyata, nggak taunya malah mau jd selingkuhannya kookie juga..haha
    n baru ja jd slingkuhan..udah kisseu aja nih 😀

    ternyata ini udh smpe 4 chap..semangat lanjutin baca nih..gomawo udh bwt ff yg bikin campur aduk nih perasaan..#abaikan

    Like

  17. Gimana ya deskripsikan ceritanya simpel tp berbekas. Aku bener” suka ceritanya biasanya ff yein & jungkook sering banget drabble. singkat banget ceritanya seneng ada yg berpart dan biasanya sering banget ceritanya sweet tp jd membosankan bacanya klu ini entah kenapa aku jd ketagihan trus bacanya

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s