[Ficlet] Kick Of Blue.

kob.png

Kick Of Blue.

Park Myungeun & Jeon Wonwoo / Riddle/ PG-15

Poster by : Aqueera 

“Neraka menanti mereka, teman bermuka dua.”

“Untuk kekasih yang jahanam, juga.”

***

“Kau mau?”

 

“Tidak.”

 

Wonwoo mengunyah permennya sembari menghadap jendela berbalut tirai yang terletak di sampingnya. Mungkin taman rumah sakit tidak pernah semembosankan ini.

 

“Kudengar kau gagal masuk finalis dan ayahmu sakit, ibumu bangkrut, ah, lupakan.” ucapnya saat mengetahui Myungeun yang mulai bergerak gelisah. Seharusnya dia tak membahas soal ini.

 

“Lupakan, aku punya cerita yang lebih menyenangkan daripada itu.”

 

“Soal?” Myungeun terlihat tidak peduli. Dia bersandar dan membuka majalah olahraganya. Seharusnya dia menolak saat kamarnya digabung dengan seorang pasien bernama Jeon Wonwoo.

 

“Dulu.”

 

“Tidak, terimakasih.”

 

Laki-laki itu mengulum senyumnya dan mengutak-atik bungkus permen berwarna biru pekat itu. Merknya tidak terlalu terkenal tetapi rasanya lumayan.

 

“Aku juga pernah ingin jadi pemain sepakbola.”

 

“Dulu.”

 

“Eum, maksudku tidak ‘dulu’ juga. Sebelum sadar aku tak pantas mendapatkannya.”

 

Myungeun terdiam dan mulai tertarik, ralat, sedikit tertarik. Toh, Wonwoo sudah menceritakan ini berbelas kali selama seminggu seruangan bersamanya.

 

“Aku anggota yang paling rajin, dan populer. Cetakan bolaku tak pernah diragukan.”

 

“Serius?” Wonwoo memgangguk, “Bisa dibuktikan.”

 

Ruangan kembali hening. Hanya terdengar derap langkah kaki dari luar sana yang memekkakn telinga.

 

“Pelatihku bilang, bisa saja aku jadi pemain yang kuat lalu dikontrak luar negeri.” titahnya dan tertawa geli.

 

“Tapi?” Myungeun memancingnya.

 

“Itu tak terjadi. Aku sakit tifus dan kekasihku berselingkuh.”

 

Semuanya sulit. Wonwoo mengedikkan bahu kemudian menyelami masa lalu yang meninggalkan trauma mendalam untuknya.

 

“Jadi kau ke bar dan ikut perkelahian itu?” tanya Myungeun tak minat.

 

“Begini, kalau dari sudut pandang orang lain hal yang kulakukan pasti dicap salah. Namun, kau mungkin saja berbuat seperti itu saat—”

 

“Patah hati?” lanjut Myungeun merendahkan.

 

“Brengsek, itu menjijikkan sekali.”

 

Mereka tertawa membayangkan patah hati adalah hal paling tidak seru di dunia. Seharusnya orang-orang berhenti mengomelkan tentang cinta, dan patah hati? Ah, mitos.

 

“Lukaku parah sekali, apalagi air Sungai Han tidak main-main dinginnya.”

 

“Awh, ikan-ikan menggerogotinya!” teriak gadis berambut pendek itu antusias.Wonwoo menggeleng lemah dan mendengus menyadari seperi itu ‘lagi’ reaksi Myungeun.

 

“Setidaknya lebih baik ketimbang ‘dimakan’ teman sendiri. Uh, dia sudah menyulap laut menjadi kolam buaya.” sindir laki-laki itu tak terima.

 

Masa bodoh. Myungeun tidak terlalu memikirkannya, itu bukan permasalahnyang sulit ditebak. Siapapun tahu jika ‘gadis itu’ membencinya, sangat.

 

“Neraka menanti mereka, teman bermuka dua.”

 

“Untuk kekasih yang jahanam, juga.”

 

Tertawa, untuk kedua kalinya.

 

Mereka punya luka dan problematika yang hampir sama. Sepantasnya orang-orang layaknya mereka tidak berada di sini, sepantasnya. Terkadang tidak salah jika beberapa orang memyebut manusia itu sampah, mereka selalu busuk dikerumuni lalat dosa.

 

“Bagimu siapa yang lebih parah? Kau atau aku?” Wonwoo bergeser dan memasukkan bungkus permennya ke dalam selimut.

 

“Kita, lebih parah.”

 

Dan, itu jawaban yang paling pas. Myungeun dan Wonwoo terduduk merenungi nasib mereka. Suhu dingin merambati kulit dan memutihkan buku-buku jari. Suara kaki yang mendekat semakin menghantui.

 

Penjemput kematian akan datang. Mereka menyebalkan.

 

“Sembunyi.” cetus Wonwoo dan dibalas senyum kikuk Myungeun.

 

Dibalik selimut mereka menenggelamkan kepala. Mungkin, akan kembali bercerita, di tempat lain. Mungkin.

 

***

 

“Jung? Kau baik-baik saja?”

 

Yein menatap gadis yang lebih tua darinya itu dengan penuh keheranan. Tidak ada yang patut dipertanyakan, selain seseorang yang berdiri seolah sedang mengalami deja vu layaknya kali ini.

 

“Aku, baik. Maksudku, apa kau merasa ada yang aneh?”

 

“Tidak.”

 

Soojung memijit pelipisnya. Dia tak sedang ngantuk, kan?

 

“Ada suara-suara, dan—”

 

“Mereka temukan bungkus permen.”

 

Lalu hening.

 

Mereka berdua segera bergegas pergi sambil terus menunduk, hingga tikungan Yein membuka suara.

 

“Kamar mayat makin seram saja ya.”

 

***

END

Advertisements

17 thoughts on “[Ficlet] Kick Of Blue.

    • Kyaaa! Aku seneng banget ad yg suka, padahal kalo bikin yg kek gini bukan ahlinya, ini ancur banget dan kamu suka? Suwer? Aku terharu /hiks.😂
      Tungguu lagi, kalau ad hidayah aku bikin kek gini untuk kamu deh/wkwkwkwk 😄😄
      Mksh yaa udh komennn^^ first lagiii hihihi

      Like

    • Hayooo hayoo~ malam jumat ngomongin kamar mayattt, tiati makam permen siapa tahu isinya da*** ma***** wkwkwkwk 😄/plak!
      Permennya masuk dri mana? Hanya aku dan Tuhan dan Wonwoo dan Myungeun(?)lah yg tahuu, silahkan ditebak sesuka hatiii 😁

      Like

  1. Dari awal udah curiga sih ada apa-apanya
    “Lukaku parah sekali, apalagi air Sungai Han tidak main-main dinginnya.” nah dari sini udah yakin wonwoo sama myungeun itu uda ‘meninggal’. Tapi gak nyangka mereka dikamar mayat 😂

    Liked by 1 person

  2. Ceritanya mencurigakn banget sih, tapi KUSUKA BANGET. Tapi ko bisa mereka ada di dalem kamar mayat sedangkan mereka udah pada mati, sebelum wonwoo jadi pemain bola/ngik/….
    Ih aku suka^^

    Liked by 1 person

    • Kyaaaa! Suka nih? Jadi terhura padahal bikinnya coba-coba, karena engga jago bikin yg kek gini😄
      Hehehee, sebenernya mrka itu meninggal di saat yg sama dan sama-sama bersebelahan di kamar mayat. Gitu dehhh/gaje kan?/iya mksh/plak!
      Tapi sebelumnyaaa makasihh yaaa udh komen dan udh suka lagiiii 😚

      Like

  3. Ini endingnya enggak kubayang sumpah..
    Jadi, Myungeun sama Wonwoo itu udah meninggal? :v

    Btw, fict kamu keren2 banget Intan. Aku kalau gasalah pernah baca fict kamu yang pair Hoshi-Momo. Itu keren bangeet 😀

    Liked by 1 person

    • Aku juga engga kebayang endingnya kek gini, ngetiknya acakan bangett pinginnya engga berakhir kek gini, AWALNYA ITU PINGIN ROMANCE! DEMI APA BERUBAH JADI KEK GINI HUHUHU T.T

      Iyappss, mereka berdua udh sama2 meninggal dan sama2 satu minggu bersebelahan di kamar mayatt/wkwkwk.

      JADI KAMU PERNAH BACA FANFICTKU YG SEV****** ITU?! YA AMPUN ITU ABSURDDD, UNTUK EVENT MALAH BIKIN YANG AMBIGUU/maafkanaku/baper/😂

      Aduhhh, jdi malu aing disebut keren. Orang yg buatnya yg keren kali kak Mayy/hihihiii 😁

      Liked by 1 person

  4. WAW MARI KITA MULAI MALAM YANG BERBAHAGIA INI DENGAN KEPSLOK ❤

    ini endingnya ga kebayang, ya….. pokoknya aku suka…

    suka…..

    suka…..

    suka….

    /bergema/

    ya kalo yang lain curiga, masa aku ga curiga HAHAHAHAHA soalnya aku gagitu ngerti apa hubungannya sama sungai han .-. nah, begitulah mengapa saya minim ilmu sekali tentang korea/?

    okeh author, buat lagi cerita dengan ending twist seperti ini!

    maaf cuma komen nyampah, intinya cuma mau bilang ini keren hwhwhwhwhw

    Like

    • Malem-malem di sini dan ketemu notif yg awalannya pake capslock, aku merasa WAH.😄😄😄😄

      Mksh.

      Mksh.

      Mksh.

      Mksh.

      Oke, mksh aku seneng banget kalo kamu suka ff abal-abal plus percobaan bikin genre yg paling rumit sejagat ini/halah/memangdirimuygtakberbakat/hiks.

      Ku kasih clue dikit yet, sebenernya ‘Sungai Han’ itu bisa jadi banyak opini, tergantung kamu pinginnya kek apa. Jadi Wonwoo yg sakit tifus dan dpet brita cweknya selingkuhh, akhirnya ngegalow lalu ke bar/oke/siapapun tahu ap yg dilakuin cwo ganteng kalo patah hati ke bar/dan akhirnya dia terlibat perkelahian di sana.

      Terus Sungai Han? Itu tergantung kamu maunya dijadiin apa. Kalo orng berkelahi terus ‘mabuk’ + ‘frustasi’? Ada banyak yg terjadi. Kek pingsan, engga sadarkan diri, dll. Di sini Wonwoo bisa aja ngejatuhin dirinya ke Sungai Han karena udh ‘stress banget’, tpi di sisi lain dia bisa juga kena ‘ceburin’ orng2 di bar yg berkelahi dgn dia, apalagi Wonwoonya lagi mabuk, pasti engga sadar^^

      Jadi, begitulah./hening/

      Maafkan daku kalo bikinnya terlalu berbelit kek indomie rasa kari (ayam).😂😂 Mudah-mudahan suka dan ngerti sama penjelasan gajeku ini/plak!

      Skali lagi, gomawo sdh memberikan feedback 🙆misshin sangat menghargai ‘orng2’ sepertimu, walo di tengah malam sekalipunn 😂

      Liked by 1 person

  5. twistnya ngagetin, sumve :v

    like, lagi tenang2nya baca, tau2 ada yg ngmg “kamar mayat semakin seram saja” ih bikin merinding, asli

    diksinya rada berat di otakku yang ringan /err…/ tapi bagian favoritku pas mereka selimutan lagi [bilang aja udah mikir yg macem2 :v] dan pas bbsoul&yein berperan jd ‘penjemput kematian’

    bagus ntan, bagus(y) semangat nulisnyaw (y)

    Like

    • Hihihii, aku memang sengaja nempatin kamar mayatnya di bawahh supaya ada ‘sesuatu’nya gituu 👿

      Kyaaa!!! Masa ffku disebut pake diksi?! Ini mah coretan anak smp yang galo mau UTS!! Demi apa aku merasa tersentuh dan mau mewek waktu kamu bilang ini ‘diksinya berat’, omong-omong diksi aja aku engga tau itu apa -_- pernah dgr sih, tapi engga tau maksudnya apa XD/ dan males jga mencari tahunyaa/bhaks.

      Mkshh yaaa udh komen, aku mmng agik males ngepost ff, lagi lelah letih lesu dan banyak fikiran dan banyak tugas. Gomawo sudah menyemangatikuu/hiks hiks 😂😂😘

      Liked by 1 person

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s