[Drabble] Me

Standard

1457539505393.jpgMe

Nnafbjnr

Kim Myung Eun • School life, slice of life, idk • Drabble • Teeneger

No plagiat. Sorry for typo. 

.

 

.

 

Olimpiade matematika sudah tinggal menghitung jari. Setiap harinya aku dituntut untuk melangkah ke perpustakaan dengan berbagai kertas soal dan buku soal matematika yang di berikan guru pembimbingku. Sekelumit angka dan rumus mengotori setiap sudut kertas yang tadinya kosong.

 

Jujur saja, kakiku kali ini berat untuk melangkah ke ruangan penuh buku nan usang di sekolah ini. Sejarahnya perpustakaan adalah tempat paling suci dan tenang sudah lenyap digantikan fakta mengerikan yang kulihat hampir setiap hari. Meski Guru Shin selalu berada di sampingku, hal-hal yang mengerikan itu tak henti-hentinya terjadi.

 

Pintu perpustakaan terbuka lebar, tak melarang siapapun masuk. Sungguh enggan untuk memasukinya, tapi aku harus. Bila tidak Guru Shin akan marah dan menyuruhku belajar di tengah lapangam di tengah hari. Menaruh buku-buku soalku di atas meja panjang di tengah ruangan. Sembari menunggu kedatangan Guru Shin, aku sengaja berkeliling, berlagak mencari buku bacaan yang menarik, padahal tujuanku adalah mengecek keadaan sekitar. Berharap pemandangan mengerikan telah lenyap.

 

Sialnya itu tak bisa lenyap begitu saja.

 

Apa harus pandanganku ternodai setiap harinya? Menatap pemandangan tak senonoh di perpustakaanku tercinta ini. Seolah tak melihatku, sepasang kekasih yang tengah berciuman dan saling ‘meraba’ terus saja melanjutkan kegiatan terlarang mereka. Itu di balik rak paling belakang bagian sejarah. Itu, baru itu. Yang membuatku tak tahan, beberapa daerah tak terlihat di perpustakaan dipakai untuk melakukan hal—sudahlah jangan di bahas.

Kembali kududuk di bangku panjang sebelumnya. Aku sama sekali tak ingin mataku ternodai oleh hal yang kotor begitu. Yang kusayangkan adalah, generasi muda jaman sekarang seakan tak peduli lagi dengan pendidikan. Sekolah pun menjasi tempat permainan bagi sebagiannya. Oh! Bahkan perpustakaan yang seharusnya berisikan para calon ilmuwan malah penuh dengan hal-hal kotor. Aku tak mengerti. Padahal dalam agama pun dilarang.

Jangan salahkan agamanya, salahkan orangnya. Meski dilarang zinah tetap dilakukan. Manusia sekarang ini bodoh, bukan?

—Be a good human, guys. Good luck!

.

.

Ntis kambek/? Ff pelampiasan atas kesedihan generasi anak muda jaman sekarang. Hal-hal gak berguna dibuat berguna. Yang haram jadi halal. Bukan aku sok benar, sebetulnya aku gak ngurus sih, but ya prihatin aja. Mungkin kelihatannya mengasyikkam di dunia, tapi belum tentu bila sudah berhadapan dengan Tuhan.

Weleh, ini mah curhat -_-” maapkeun lah,, komen like nya~

Advertisements

4 thoughts on “[Drabble] Me

  1. ANi

    Kukira myungeun liat hantu, ato perpusnya nyeremin gitu. Taunya, oalah. Iya sih, emang anak zaman sekarang tuh duh parah…
    KUSUKA idenya, sliceoflife sama school lifenya itu dapet banget😊

    Liked by 1 person

  2. ck bocah jaman skrg suka pada ga sabaran ya /lho

    aku, entah kenapa, ngerasa miris kalo jd jin. ketara jonesnya :v
    tapi aku setuju bgt sm kata2mu, be a good human! dunia boleh sajaa hancur, tapi kita gaboleh ikut2an><

    Liked by 1 person

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s