Posted in Author, BaekMinJi93, Comedy, Ficlet, Fluff, General / G, Genre, Lenght, LFI FANFICTION, Rating, Romance, School-Life, Teenager / Teen

[Ficlet] I Don’t Know Him!

I Don't Know Him!

—–

Special Dedicated to Kei’s Birthday

I DON’T KNOW HIM!

—–
~ BaekMinJi93 Present ~
—–

Starring with :

Seventeen’s Choi Seungcheol – Lovelyz’s Kim Jiyeon – slight! Yoo Jiae
—–
Comedy – Fluff – Romance – School Life
—–

Ficlet | General – Teen

—–

This story purely mine. All the casts this story belongs to their parents, agency and God, and I just borrowed their name. If there are similarities in the story plot, it was an accident. Thank you ^^

Don’t be plagiarism and Happy Reading ^~^

— Jangan lupa untuk membaca A/N —

—–
I wanted a romantic surprise, but not like this way, honey…
— Kim Jiyeon
—–

 

Siapa sih yang tidak merasa antusias jika sahabat lamamu kembali berada disampingmu setelah sekian lama tidak bertemu? Semua orang pasti pernah merasakannya.

 

Itulah yang dirasakan Jiyeon hari ini.

 

Sejak ia mendengar kabar jika Yoo Jiae –sahabat kecilnya– akan kembali ke Korea dan kebetulan akan menuntut ilmu di sekolah yang sama dengannya minggu lalu, Jiyeon begitu mengantisipasi akan hal ini. Dan dalam waktu sekejap, tepatnya setelah Jiae selesai mengurus registrasi kepindahannya, Jiyeon seolah menjadi travelling guard bagi Jiae. Gadis itu menunjukkan setiap sudut sisi sekolahnya tercinta, mulai dari ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha, lapangan sepak bola outdoor, lapangan basket outdoor dan tentu saja jajaran ruang kelas di sekolahnya. Sepertinya Jiyeon terlalu bersemangat hingga sepertinya ia melupakan suatu hal yang penting.

 

Ji, kau lihat kerumunan itu?” Jiyeon seketika menghentikan aktivitas orentasinya dan menoleh kearah tempat yang sahabatnya maksud barusan. “Apa kau tidak merasa penasaran?”

 

Oh tidak!

 

Ji?!” panggil Jiae sekali lagi karena entah kenapa Jiyeon seketika melamun.

Jiyeon tersentak dan menunjukkan senyum terpaksanya. “Ya?!”

Seolah tidak merasa ada yang aneh dengan kelakuan sahabatnya, Jiae tersenyum lembut. “Aku bilang, ayo kita kesana.”

Ah… sepertinya tidak perlu,” sahut Jiyeon cepat.

Jiae mengerutkan dahinya aneh, “Kenapa?”

“Karena… karena…” Jiyeon merasa bingung kenapa ia menjadi salah tingkah seperti ini. “Karena jika kita-… Yak, Yoo Jiae!”

Merasa mendengar pekikan itu, pemilik namapun menoleh. Dari raut wajah yang ditampilkan, Jiae sepertinya merasa terkesima dengan apa yang dilihatnya saat ini. Gadis itu melambaikan tangannya, bermaksud untuk mengajak Jiyeon bergabung dengannya.

Ji, ayo kesini. Lihat! Ada namamu disana!” seru Jiae dari kerumunan itu.

 

Entah kenapa perasaan Jiyeon seketika menjadi sangat kalut.

 

Ji-…

“Iya, aku kesana sekarang,” potong Jiyeon seraya melangkahkan kakinya dengan ragu.

Ji! Cepatlah! Ini menarik. Disana juga ada banner yang bertuliskan Happy Birthday, uri Kim Jiyeon.”

Membelalakan mata adalah reaksi pertama dari gadis Kim itu saat mendengar pernyataan itu. “APA?!” Merasa penasaran akhirnya ia berlari menghampiri sahabatnya.

 

Argh… sial!

 

Eh?! Happy Birthday? Bukankah hari ini adalah hari ulang tahunmu? Jangan-jangan-…” Jiae seolah teringat sesuatu dan mencoba menganalisisnya.

Tapi berbeda dengan Jiyeon, gadis itu hanya terdiam menatap seorang pemuda berkacamata lucu dengan motif bertuliskan “Happy Birthday” dengan raut wajah yang begitu antusias dan tidak peduli dengan tatapan aneh yang diberikan oleh teman-temannya. Dan sialnya, pemuda itulah yang membawa banner itu. Sungguh demi apapun, Jiyeon berani bersumpah, pemuda itu terlihat sangat konyol dengan tingkah bodohnya itu.

Ji, sepertinya itu untukmu. Ayo cepat hampiri dia.”

“Aku tidak mengenalnya,” gumam Jiyeon pelan.

Eh? Tapi bukankah-…”

“Aku tidak mengenalnya, bagaimana mungkin kau bisa menyuruhku untuk menghampirinya? Mungkin itu untuk gadis bernama Kim Jiyeon yang lain dan mungkin saja ulang tahunnya sama denganku. Ayo kita pergi dari sini.”

Dengan gerakan cepat, Jiyeon menarik lengan sahabatnya itu untuk pergi dari sana sebelum sang pelaku mengetahui keberadaannya. Ya, sang pelaku.

 

Oh… sepertinya ada yang benar-benar salah disini.

 

Jiyeon sesekali memejamkan kedua matanya dan memijat keningnya yang tidak terasa pening itu. Sungguh, ia tidak pernah menyangka akan terjadi hal seperti ini sebelumnya. Seketika ia teringat percakapannya dengan seseorang minggu lalu. Percakapannya bersama sang kekasih, Choi Seungcheol.

 

Cheollie, berikan aku sebuah kejutan.”

Seungcheol menatap Jiyeon dengan raut wajah bingung, “Kejutan?”

Jiyeon mengangguk antusias. “Ya, kejutan. Kejutan di hari ulang tahunku nanti. Aku ingin kau memberikanku kejutan yang sangat romantis dan anti-mainstream karena aku akan membanggakanmu didepan sahabat kecilku nanti.”

 

Oh… sepertinya Jiyeon sudah membuat kesalahan yang fatal untuk kesekian kalinya dan sepertinya ia sudah menciptakan satu kebohongan yang fatal juga.

 

Poor, Jiyeonie…

 

— FIN —

Kyaaa... Pibesday tetehku paling cantik mumumu :*
Wish you all the best and God bless you...

Dan buat para readers yang baca ficlet gila bin absurd ini,
Thanks you so much...
Aku padamu, guys...

See ya~

Warm Regards,

--- BaekMinJi93 ---
Advertisements

Author:

Hi you can call me Bebe ^-^ Nice to meet you, guys ~

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s