[Ficlet] Just Close Your Eyes

Standard

just close your eyes

|| Just Close Your Eyes ||

Written by Ayumu-Chaan

[17] Kim Mingyu x [Lovelyz] Ryu Sujeong

AU, Idol-Life, Slice of Life;; Ficlet;; General; / G

“Banyak sekali hal-hal rumit yang begitu terjadi di dalam hidupku.”

-ooo-

“Aku lelah.”

“Sujeong-ah, aku lelah dengan semua ini.”

Seorang gadis bersurai panjang itu menoleh kepada lelaki di sampingnya. Gadis yang diketahui bernama Ryu Sujeong itu mengernyitkan dahinya bingung.

“Lelah? Kamu lelah karena kita baru saja berlari dari ujung jalan itu sampai taman ini?” tanya Sujeong sambil menunjuk ujung jalan dan tempat dimana sekarang mereka berdua berdiri.

Lelaki yang bernama Kim Mingyu itu menggeleng lalu menghembuskan nafasnya kasar.

“Aku lelah bukan karena itu.”

“Lalu?”

Gadis itu bertanya pada Mingyu. Tetapi dengan wajah yang menatap ke bawah lebih tepatnya ke arah ponsel yang dipegangnya. Mingyu menghela nafas pelan lalu dengan kedua tangannya, ia mendongakkan kepala Sujeong ke atas.

Kini Mingyu dan Sujeong saling bertatapan. Lelaki itu menatap gadisnya dengan dalam lalu menghela nafas.

“Sujeong-ah, aku lelah.”

“Aku tahu.”

Mingyu menatap Sujeong tajam ketika gadis itu langsung memotong pembicaraannya. Sementara gadis itu hanya menatap Mingyu dengan tatapan polos.

“Sujeong-ah, aku lelah. Aku lelah dengan semua ini. Maksudmu aku bukan lelah karena berlari tadi. Tapi.. Sampai kapan kita berdua harus seperti ini?”

“Maksudmu apa, Mingyu? Aku tidak mengerti.”

Sujeong bertanya sambil berpura-pura tidak tahu sesuatu. Gadis itu tahu bila Mingyu akan kembali menyinggung masalah itu.

“Kita berdua –aku dan kamu– adalah sepasang kekasih. Kita sudah berpacaran hampir dua tahun lamanya. Tetapi.. Kenapa?! Kenapa agensi kita masing-masing ingin kita putus?!”

“Aku tidak tahu.”

Bohong.

Katakan saja Sujeong adalah seseorang yang pembohong.

Sebenarnya gadis itu tahu alasannya. Tetapi, ia hanya tidak ingin mengatakannya pada Mingyu.

Sujeong dan Mingyu. Mereka berdua adalah sepasang kekasih yang juga merupakan anggota dari grup idol yang terkenal di Korea Selatan. Tahun ini merupakan tahun ke-5 untuk Mingyu dan tahun ke-6 untuk Sujeong debut di dunia musik itu.

Pertemuan pertama mereka adalah saat Lovelyz dan SEVENTEEN saling bertukar CD Album grup mereka di ruang tunggu suatu acara musik. Dimana akhirnya Sujeong dan Mingyu saling mengakrabkan diri satu sama lain. Hubungan awal mereka berdua dulu hanya sebatas teman. Tetapi berlanjut menjadi sepasang kekasih.

Tahun ini juga merupakan tahun hari jadi mereka yang ke-2 sebagai sepasang kekasih. Tetapi, sepertinya hal-hal rumit akan muncul untuk menguji hubungan mereka.

Mingyu menatap Sujeong dengan tatapan dalam. Gadis itu tidak bisa berkutik. Ketika Mingyu menatap kedua iris hitamnya dengan intens, maka sejak itu juga Sujeong tidak akan bisa mengalihkan dirinya dari tatapan itu.

“Ehm, Sujeong-ah. Apa berita itu benar?”

“Berita apa?”

“Banyak sekali media yang memberitakan bahwa kamu dan Taehyung sunbae berpacaran! Bahkan CEO agensimu sudah mengkonfirmasi berita itu.” ujar Mingyu kesal.

“Menurutmu?”

“Jawablah dengan serius Ryu Sujeong!”

Sujeong mengangguk-ngangguk. “Oke. Aku juga ingin bertanya padamu. Apakah kamu benar berpacaran dengan salah satu anggota TWICE itu?”

Mingyu mengerutkan dahinya. Lalu menggelengkan kepalanya.

“Tidak! Aku tidak berpacaran dengan Tzuyu. Tetapi, anehnya CEO agensiku dan agensinya saling mengkonfirmasi hal itu.”

Sujeong menatap Mingyu dengan tatapan menyelidik.

“Serius?”

“Iya, serius! Kamu bisa melihat mataku apakah aku berbohong atau tidak,” balas Mingyu.

Sujeong menatap Mingyu sebentar lalu membuang pandangannya ke arah lain.

“Kalau begitu permintaan itu benar.”

“Hah? Apa maksudmu? Apa jangan-jangan ini ada hubungannya karena agensi kita masing-masing saling meminta kita berdua untuk putus?”

“Menurutmu?”

“Sujeongku sayang. Sekarang aku tidak sedang mengajakmu bermain tebak-tebakkan. Jadi, jawablah pertanyaanku. Kamu pasti tahu Sujeong. Katakan saja padaku.”

Sujeong menghela nafas pelan.

“Okee… Jadi, sebenarnya agensi kita masing-masing meminta kita untuk putus karena hal itu. Kita berdua saling berpacaran. Tetapi, media hanya tahu bahwa aku berpacaran dengan Taehyung sunbae. Sedangkan kamu berpacaran dengan Tzuyu.”

“Maksudmu.. Media play?”

“Ya, semacam itu.”

Mingyu mengerucutkan bibirnya, “Kalau begitu, kenapa mereka tidak menggunakan kita sebagai media play. Toh, kita berdua benar-benar berpacaran.”

“Ini trik perusahaan, Mingyu. Sebenarnya aku juga baru tahu kemarin. Tepat beritaku dan beritamu keluar bersamaan,” ujar Sujeong sambil menendang batu kerikil-kerikil kecil di dekatnya.

“Hahh.. Aku lelah dengan semua ini. Banyak sekali hal-hal rumit yang begitu terjadi di dalam hidupku.”

Mingyu berkata seperti itu sambil duduk bersender di bawah pohon. Sujeong menatap Mingyu sebentar lalu gadis itu tersenyum kecil. Lalu, gadis itu ikut duduk di sebelah Mingyu.

“Sekarang kamu ingin tahu cara apa biar kamu tidak lelah lagi?”

Mingyu menoleh, “Apa itu?”

Just close your eyes.”

Mingyu menatap Sujeong dengan aneh. Tetapi, ketika melihat adanya kesungguhan di wajah Sujeong. Akhirnya, lelaki itu mengikuti perkataan gadisnya itu. Mingyu menutup kedua matanya.

Sujeong mendekatkan kepalanya ke telinga Mingyu lalu berbisik kecil.

“Setelah menutup kedua matamu. Sekarang buat tubuhmu menjadi rileks. Santai.”

“Setelah itu, coba kamu pikirkan masalah-masalah yang kamu alami. Dengan menutup kedua matamu saja, kamu akan merasa bahwa masalah rumit saja bisa berubah menjadi hal kecil yang mudah.”

“Anggaplah masalah-masalah rumit itu adalah kertas yang berisi coretan yang semrawut. Lalu,  kertas itu pun berubah menjadi potongan-potongan kertas. Kertas-kertas itu tiba-tiba akan berubah menjadi terbakar seperti abu. Dengan begitu saja, masalah-masalahmu akan langsung hilang. Tetapi, itu tergantung apakah kamu bisa menangani masalah itu dengan benar atau tidak.”

            Mingyu terdiam. Masih dengan menutup kedua matanya. Selama beberapa menit, mereka berdua terlarut dalam keheningan yang cukup panjang. Hingga akhirnya Mingyu kembali membuka matanya.

“Kau benar. Seharusnya masalah-masalah yang datang di hidupku itu harus aku hadapi. Bukan dengan mengeluh. Karena mengeluh tidak akan menyelesaikan suatu masalah bukan?” ujar Mingyu sambil menatap Sujeong.

Sujeong menggangguk sambil tersenyum kecil.

Kini mereka berdua pun saling tersenyum.  Mingyu menggenggam tangan kanan Sujeong dengan erat. Kini sepasang kekasih itu saling menatap satu sama lain.

“Sujeong-ah, kalau kamu tiba-tiba menyukai orang itu bagaimana?”

Sujeong tersenyum kecil.

“Aku akan memotong jari kelingkingku. Bukankah kita berdua pernah berjanji satu sama lain? Itu hal yang mudah bukan?”

Mingyu tersenyum. Seketika lelaki itu ingat janji pertama mereka dua tahun yang lalu.

“Kalau begitu, aku juga.”

.

.

-end-

Astagaaaa -_-

Aku yang bikin cerita ini tapi sendirinya enggak ngerti ini cerita tentang apa -_-

Entahlah. Apa yang ada di pikiranku langsung aja kutulis .__.

Advertisements

2 thoughts on “[Ficlet] Just Close Your Eyes

  1. soobabysoo

    tau ah..;v gua suka MinJeong..;v tpi suka TaeJeong juga..;v duo kim/? cocok dua2nya sama sujeong..;v kujadi iri..;v .nda

    bagus kak ceritanya..;v Sujeong kata2nya bijak aneud yah. ihiw.. udah gede nah gitu..;v

    ditunggu ff nya yang lain ya kak..;v

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s