[A New Trilogy] Suga

Standard

suga.jpg

Credit to @NJXAEM

Suga

©2016 – Cupid

Yoo Jiae ft. Suga of BTS

Sci–fi ; Comedy – Vignette – Teenage

P.S: Terinspirasi dari salah satu komik di webtoon dengan judul ‘Nano List’

-pip

Dia seperti manusia tetapi bukan manusia

 

Dia itu benda, tetapi orang lain mengira bahwa ia adalah orang

 

 

Hari ini ulang tahun–nya yang ke dua puluh tiga tahun. Pada saat momen pertambahan usia, kebanyakan orang lain sangat berbahagia dan mengabadikan momen tersebut dengan sebuah pesta yang luar biasa glamour hingga mengeluarkan kocek sebesar satu miliar bahkan lebih.

 

Jiae sedari tadi sudah menunggu hadiah istimewa yang di janjikan ayahnya. Sekitar lima belas menit lagi, hadiah istimewanya akan sampai– begitulah yang di katakannya lewat telepon genggam.

 

Gadis itu tak terlalu memikirkan apa hadiah istimewa yang ayahnya berikan.

 

Karena bagi Jiae, setiap hadiah yang ayahnya berikan selalu istimewa.

 

Ting tong!

 

Bel apartemen berbunyi, Jiae buru – buru memasang sandal tidurnya dan berjalan cepat menuju pintu.

 

Gadis itu menebak jika hadiah istimewa–nya sudah datang.

 

Cklek!

 

“Ya, ada apa?”

 

Jiae bertanya sembari memamerkan senyum manisnya terhadap seorang pemuda bermasker hitam.

 

Dalam hatinya, Jiae mengakui bahwa pemuda yang ada di depannya ini sangat tampan. Hal itu terbukti dari ke dua iris mata pemuda itu, mungkinkah ini hadiah istimewa yang di maksud ayahnya?

 

“Apa benar ini rumah saudari Yoo Jiae?”

 

Pemuda itu membuka maskernya, jantung Jiae berdegup kencang. Mimpi apa ia semalam ? Kedatangan tamu tampan dan manis seperti ini.

 

“I–iya, anda siapa dan ada keperluan apa?” Jiae balas bertanya, gadis itu mulai merasakan kadar oksigen menipis ketika pemuda itu mulai tersenyum, memperlihatkan giginya yang berjejer rapi.

“Aku Suga dari perusahaan Robitto Inc, usiaku baru menginjak tiga hari. Masih sangat muda, ya ?”

 

Jiae membulatkan matanya, antara takut bercampur kaget.

 

Pikiran gadis itu mulai ke mana – mana, antara berpikir jika Suga sedang mabuk dan nyasar hingga sampai ke sini atau Suga memang benar – benar seorang robot android1 yang merupakan hadiah istimewa pemberian ayahnya.

 

“Apa ada yang salah dengan pembicaraanku?”

 

Jiae menggeleng cepat, gadis itu berpikir jika ia sedang berbicara dengan seorang pemabuk. Sesuatu bisa terjadi atau jangan – jangan, ‘pemuda’ yang ada dihadapan Jiae ialah seorang psikopat yang sedang mencari korban atau ‘pemuda’ ini ialah seorang reinkarnasi dari Jack The Ripper2 ?

 

“Nona?”

 

“Apa kau seorang robot?”

 

Suga mengangguk, robot android ini kemudian menjelaskan kepada Jiae bahwa ia dikirim oleh Tn. Yoo sebagai hadiah ulang tahun–nya ditambah dengan bukti sebuah rekaman video dari Tn. Yoo.

 

Gadis itu sudah seratus persen percaya jika Suga ialah seorang robot android dari ayahnya. Akan tetapi, ada satu hal yang mengganjal pikiran Jiae. Untuk apa Tn. Yoo menghadiahkan Suga kepada Jiae? Lagipula, apakah New York sedang dilanda bahaya? Pasti ada yang tidak beres.

 

“Apa robot bisa memasak?”

 

Jiae bertanya sembari melompat ke arah sofa empuknya dan menyalakan televisi, gadis itu dengan cepat menyambar kue kering di dalam toples.

 

Suga tak menjawab, robot android itu malah ikut duduk disamping Jiae sembari ikut melahap kue kering dalam toples, tingkah Suga itu membuat Jiae takjub seketika. Ia mengira jika para robot mengonsumsi minyak pelumas atau oli sebagai sumber energi–nya, tetapi apa yang ia lihat sekarang berbanding terbalik apa yang ia pikirkan sebelumnya.

 

Robot ini mirip sekali dengan manusia dan tentu saja, robot memiliki keunggulan terhadap detail – detail kecil seperti rasa kue kering yang baru saja ia makan. “Aku rasa, kue kering ini lumayan enak. Tetapi terlalu banyak cokelat sehingga kue ini terasa seperti hanya terbuat dari cokelat saja”

 

Sekali lagi, Jiae dibuat takjub oleh kepekaan Suga. Gadis ini berpikir, mungkin robot ini tergolong sebagai robot kritikus makanan. “Film ini buruk sekali, coba kau dengar musiknya! Ah, sama sekali tidak cocok dengan adegan–nya. Sungguh mengecewakan, film ini sebenarnya tidak masuk box office!”

 

Dari kritikus makanan menjadi kritikus film, mungkin inilah yang cocok untuk menggambarkan keadaan Suga sekarang. Jiae hanya tertawa mendengar beberapa kritikan tajam yang dilontarkan Suga kepada film tersebut. “Besok temani aku jalan – jalan di mall, apa kau bisa?”

 

Suga menoleh ke arah Jiae, “kau berada di dalam apel besar. Mengapa tidak mengunjungi seorang wanita yang selalu membawa obor?”

 

Jiae menghela nafas–nya, ada satu fakta tentang robot android yang tidak ia duga sebelumnya.

 

Berbicara berbelit – belit, itu pasti.

 

“Kau ingin mengunjungi Liberty3? Kau pergi saja sendiri, aku ingin pergi ke mall!”

 

Jiae membalikan badannya, kemudian berjalan cepat memasuki kamarnya.

 

“Aku akan menemanimu ke mall dan artinya kau harus berjanji untuk menemaniku mengunjungi Patung Liberty, maukah kau berjanji?”

 

Suga tahu jika jawaban Jiae kali ini ialah tidak dan ada satu kelebihan Suga yang Jiae tidak ketahui, ia bisa membaca pikiran orang lain.

 

Suga tahu jika Jiae tengah sebal karena tidak menuruti keinginannya dan lagipula, Suga lupa menanyakan dimana letak kamarnya kepada Jiae.

 

“Sebelum kau tidur, bisakah kau menunjukan dimana kamarku dan membantuku untuk mengambil koperku? Omong – omong koperku ketinggalan diluar”

 

Jiae memukul keningnya berkali – kali dan terus mengumpat, sebuah robot bisa membuat seseorang kesal atau bahkan ingin menghancurkannya. Untuk yang terakhir, Jiae bukan termasuk tipe orang seperti itu.

 

-pip

 

“Apa semuanya sudah lengkap?”

 

Jiae bertanya kepada Suga yang tengah menyeret kopernya ke dalam kamar. “Sudah lengkap dan terimakasih untuk bantuannya” Suga memamerkan senyum manisnya, namun senyuman itu tak mampu mengubah hati Jiae yang tengah gusar dan sebal.

 

“Untung tidak diambil orang, besok jadi ke mall?” Jiae mengalihkan topik, gadis itu berharap jika Suga bersedia untuk menemaninya ke mall.

 

Suga menggeleng, “teman – temanmu sedang membicarakanmu. Mereka mengira kita berdua ialah sepasang kekasih dan… Berbuat hal yang sangat melanggar norma. Aku pikir jika kita berdua pergi ke mall, kau akan dijauhi dan kau akan dicap sebagai perempuan…”

 

Jiae mencubit ke dua pipi Suga, “mereka bukan temanku. Mereka itu hanya penggosip sinting yang sangat iri dengan keadaanku. Tak usah terlalu dipikirkan, the only thing more frustrating than haters is those foolish enough to listen them

 

“Kau baru saja menyidirku, aku tahu itu. Sebaiknya kau jangan mengubah salah satu kata”

 

Suga tersenyum dan mengakhiri pembicaraan sebelum mereka berdua pergi ke kamar masing – masing untuk segera berbaring di atas tempat tidur yang sudah menanti.

 

-pip

 

Hei, siapa seorang pemuda yang ada di dalam apartemenmu?

 

From: Cassidy

 

Kau punya kekasih baru? Astaga!

 

From: Kendall

 

Jiae~ jangan lupa traktiran

 

From: Justin

 

Mereka bilang kau sudah memiliki kekasih, apa itu benar?

 

From: Ariana

 

Jangan lupa pajak jadiannya.

 

From: Luke

 

Halo yang sekarang sudah tidak kesepian lagi

 

From: David

 

Kau jahat! Kau harus memutuskan pacarmu itu, agar kita sama – sama lajang!

 

From: Megan

 

Carikan aku pacar!!!

 

From: Selena

 

Sebuah kurva terukir dibibir Jiae, gadis itu tertawa kecil ketika membaca satu per satu pesan yang masuk dalam notifikasi smartphone–nya.

 

Memangnya siapa yang mau berpacaran dengan robot?

 

 

-pip

 

 

VOCABULARY

 

1Robot yang dibuat menyerupai manusia, baik secara tampilan maupun tingkah laku. Saat ini, para ilmuan tengah membuat robot android semakin mirip dengan manusia.

 

2Julukan paling terkenal yang diberikan kepada pembunuh berantai tak dikenal yang aktif di kawasan miskin di sekitar distrik Whitechapel, London, pada tahun 1888.

 

3Suatu patung berukuran raksasa yang terletak di Pulau Liberty, di muara Sungai Hudson di New York Harbor, Amerika Serikat.

 

Cupid’s note:

 

  • This fiction special for Yoo Jiae 😘  I’m sorry for Min Yoon Gi, bikos Cupid ngejadiin mas agus sebagai robot android 😂

 

  • Cupid pen ngucapin selamat ultah buat mbak Jiae /walopun telat keknya/ dan juga selamat membaca fiksi bergenre sci – fi pertama Cupid buat para readers :’v

 

  • Ini pertama kali Cupid bikin sci – fi dengan tema robot – robotan (?) bikos gua bukan anak cowok, gak ngerti maenan robot – robotan /plak

 

  • Dapet ide bikin fiksi tentang robot android dari salah satu webtoon kece badai yehet ohorat berjudul /? ‘Nano List’ dengan otp baru favorit kesukaan Cupid: DOSAN ❤ XD alias Dojin – San /cmiiw :’v/

 

  • Terimakasih buat kak Ais atas cover epepnya yang oenyoe cem Cupid di RL /silahkan timpuk saja/

 

  • Last for beloved readers, please leave your feedback here. ‘Cause I want to see your reaction about my fiction, just type your feedback here and I’ll reply it. (( lagi doyan nge rap njir )) (( abaikan :’v )) 

 

 

 

9 thoughts on “[A New Trilogy] Suga

  1. Aihara

    Oh ada webtoon yang ceritanya macam beginian?? /pernah denger judulnya tapi tak tahu ceritanya/
    Oalah suka banget sama ini ><
    Yoongi datang-datang jadi robot android
    Bisa baca bikiran’-‘
    Dan udah macam kritikus aja
    Jangan-jangan dia robot pengkritik? /apasih XD
    Yang terakhir bikin senyum-senyum, temen-temen Jiae cerewet semua
    “Memangnya siapa yang mau berpacaran dengan robot?” 🙂

    Bagus, Cupid! ^o^

    Like

    • Ada doooong, namanya Nano List. Judulnya sih Nano tapi isi ceritanya Dojin sama San /plak :’v

      Ciyus kamu suka? Aku juga sukaaaa ._. (( absurd ))

      Yoongi itu robot serbaguna, dia bisa mengkritik, baca pikiran, buat orang lain jatuh cinta ama dia aja juga bisa (( anju )) (( mas agus: w mang ganteng )) (( jiae: hoek aja )) (( abaikan :’v ))

      Makasih Aihara ‘-‘)/

      Like

  2. mas agus jadi robot sekalipun tetep sukses bikin mba jiae kesel ya? :)) wkwkwk

    hmm, jadi latar belakang ceritanya ini di new york? :’0 heuheuheu. aku sh, gatau harus komentar apa lagi xD pokoknya suka sama ide ceritanya, diksinya, main castnya juga /loh/ xD hihihi

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s