Between [Chapter 1]

between

Tittle : Between

Starring LOVELYZ Jung Yein BTS Jeon Jungkook SEVENTEEN Jeon Wonwoo

Genre : angst, hurt/comfort, romance

Rating : PG-15

Length : Chapter

A fanfiction by kkyuzizi

Poster by Gyuskaups Art

Aku memang pecundang, Yein-ah.” –Wonwoo

“Yein-ah. Jangan terluka.” –Jungkook

.

.

.

Untuk kesekian kalinya, Yein adalah orang pertama yang datang ke sekolahnya. Setiap memasuki gerbang, Yein merasa jika gedung sekolahnya itu sangat besar. Kadang, Ia merasa tak pantas bersekolah disini. Baik sekolah maupun segala yang ada di dalamnya membuat Yein selalu merasa tak pantas. Yein punya satu alasan,

 

Karena Yein miskin.

 

Yein merasa bahwa orang dengan status sosial rendah sepertinya tak seharusnya bersekolah di sini. Sekolah ini tak sesuai dengan kelasnya. Baik siswa maupun fasilitas yang ada. Entah mengapa Yein seolah merasa semua yang ada di dunia ini tak pantas untuk ia nikmati.

Yein membuka pintu kelasnya dan menemukan seorang siswa tengah tidur di salah satu bangku. Ternyata aku bukan yang pertama datang, batinnya. Lantas, Yein mencoba membangunkan lelaki itu. “Jungkook-ah­. Bangun,” ucapnya sambil mengguncang-guncangkan tubuh lelaki yang ia panggil Jungkook itu. Tak lama, terdengar gumaman dan Jungkook membuka matanya. “Oh, Yein. Ada apa?”

“Kenapa kau tidur disini?”

“Karena aku mengantuk,” sahut Jungkook cepat dan kembali ke alam mimpinya.

Yein menghela napas. Kemudian, Ia kembali ke bangkunya dan membuka buku tebal berisi soal-soal fisika lalu mulai mengerjakannya. Jungkook membuka mata dan berbalik menatap Yein yang duduk dibelakangnya. Menikmati pemandangan indah dihadapannya. Melihat surai rambut Yein menutupi wajah cantiknya, membuat Jungkook harus berusaha keras menahan dirinya untuk menyelipkan rambut-rambut tipis itu kebelakang telinga Yein. “Ada apa?” sahut Yein, begitu sadar bahwa Jungkook sedang mengamatinya. Jungkook menggeleng, “Tidak apa-apa,”

“Tapi kenapa kau melihatku seperti itu?” sahut Yein. Jungkook kemudian berdiri dari bangkunya dan berjalan keluar kelas seraya berkata

 

“Karena kau cantik.” Gumam Jungkook.

 

Yein mengerutkan pelipisnya dan melihat Jungkook yang telah hilang dibalik pintu. Apa maksudnya? Pikir gadis itu.

 

==

“Hyung!”

Wonwoo menoleh dan mendapati Jungkook di hadapannya saat ini. “Wae?” sahutnya. Jungkook menghela napas dan menyandarkan punggungnya pada loker. “Apa yang akan kau lakukan jika kau menyukai seorang gadis?”

Wonwoo terkekeh “Kau sedang menyukai seseorang?”

“Yah seperti itulah,” jawab Jungkook lesu. Wonwoo menepuk bahu adiknya itu, “Hey! Kenapa kau jadi lesu seperti itu?”

Selanjutnya yang terdengar adalah helaan napas Jungkook. “Kalau kau menyukai seseorang, kejarlah dia. Bukannya malah datang padaku dan mengeluh seperti ini,”

“Sebentar lagi bel masuk. Aku akan ke kelas duluan,” ujar Wonwoo dan menepuk bahu adiknya sebelum ia meninggalkan Jungkook di depan loker.

 

Apa kau masih menyukai Yein, Hyung?

 

==

 

Punggung Yein membentur kerasnya tembok lapangan. Terdapat luka memar pada sekitar bibirnya. Yein meringis.

“Dasar tak tahu diri!” Gadis itu menatap Yein remeh. Yein balas menatapnya berani.

“Atas dasar apa kau berkata seperti itu padaku?” Tanya Yein.

Gadis itu mendorong bahu Yein dengan telunjuknya, “Rakyat jelata sepertimu memang tak tahu diri! Seharusnya kau mengerjakan tugasmu dengan benar.”

“Seperti yang kau tahu, Kyungji-ya. Aku sudah mengerjakan tugasku sesuai keinginanmu. Bahkan aku selalu membantumu saat ulangan tengah semester. Kali ini kau seharusnya mencoba berusaha sendiri!” Ujar Yein mantap. Kyungji menatap Yein marah. “Jangan mencoba menasehatiku, Jung Yein!”

“Ada banyak guru fisika diluar sana. Tapi mengapa kau selalu memanfaatkanku? Apa salahku, Kyungji­-ya?” Kini mata Yein mulai berair. Ia tak mengerti semua ini. Semua terlalu rumit, “Jadi kau ingin tahu mengapa aku meminta bantuanmu dalam pelajaran itu?”Kyungji tersenyum miring. Pemandangan yang memuakkan bagi Yein.

“Aku selalu mengerjakan sesuai apa maumu. Tapi kau selalu menyiksaku. Sebenarnya apa salahku?” “Salahmu adalah –“ Suara Kyungji merendah. Mendekatkan wajahnya pada telinga Yein dan berbisik,

 

“Menjadi orang miskin,”

 

Detik berikutnya yang terdengar adalah suara jeritan Yein. Wonwoo melihat kejadian itu. Otaknya memerintahkan untuk menyelamatkan gadis itu. Baru satu langkah, kakinya berhenti begitu melihat sosok Jungkook berlari menuju Yein. Menyelamatkan gadis itu dari serangan Kyungji. Mulutnya terkunci rapat. Kakinya seakan membeku ditempat. Wonwoo mengumpat dalam hati. ‘Pecundang’ pikirnya. Hal selanjutnya yang terlintas di benaknya adalah,

 

Jangan sampai adiknya itu menyukai Yein.

 

==

 

Jungkook menuntun Yein menuju Ruang Kesehatan. Ia langsung berlari menyelamatkan Yein begitu mendengar jeritan Yein dan melihat gadis itu terduduk di tanah dengan penampilan kusut.

Jungkook membuka pintu Ruang Kesehatan dan mendudukan Yein di tempat tidur. Memeriksa apakah Yein terluka. Jungkook tak menemukan luka, kecuali lebam di sudut bibir Yein. “Tidurlah dulu, aku akan mencari Shin seonsaengim supaya kau bisa diobati,” Yein hanya menggumam. Saat Jungkook meraih kenop pintu dan membukanya, seketika langkahnya berhenti begitu mendengar suara Yein,

“Terimakasih, Jungkook.”

Yah, mungkin ucapan itu saja sudah bisa menjalarkan kehangatan di hati Jungkook. Jungkook hanya mengangguk sebagai balasan. Yein hanya menatap Jungkook dengan pandangan yang sulit diartikan hingga pemuda itu hilang dibalik pintu. Kemudian, ia membaringkan diri dan mengusap-usap bagian memar di sudut bibirnya. Nyeri. Lalu, Yein memilih untuk beristirahat sejenak. Tak lama, terdengar suara ketukan pintu. Yein membuka pintu UKS dan menengok, tak ada apapun kecuali sebungkus plester luka dan air mineral. Yein memungut plester itu dan menutup pintu UKS.

 

Wonwoo melihat Yein mengambil bungkusan plester luka darinya. Ia tersenyum simpul dan kemudian kembali ke kelasnya. Setidaknya, Ia sudah berusaha membantu Yein.

 

==

“Yein-ah!”

Yein memutar badannya dan melihat Wonwoo melambaikan tangan kepadanya, “Ada apa, sunbae?”

Wonwoo berhenti di depan Yein, “Ayo pulang bersama,”

Ne?

“Kenapa? Kau tidak mau?”

“Bukan begitu, sunbae. Tapi –“

Dalam hitungan detik, tangan Yein sudah berada di dalam genggaman Wonwoo, “Sudahlah. Lagipula ini hampir petang. Bisa saja nanti ada ahjussi yang mengganggumu,”

Sejujurnya, Yein tak begitu mendengar apa yang Wonwoo ucapkan. Yein hanya fokus pada tangannya yang berada di dalam genggaman Wonwoo. Tangan Wonwoo memang terasa hangat dan pas untuk tangan Yein. tetapi, entah mengapa dirinya merasa sedikit tak nyaman berada di genggaman lelaki jangkung itu.

“Pegangan yang erat!” seru Wonwoo. Namun Yein tak menurut. Ia hanya berpegangan pada tas Wonwoo.

Jungkook tak sengaja melihat Yein dan Wonwoo saat keluar gerbang. Firasat Jungkook sepertinya benar.

 

Jika Wonwoo masih menyukai Yein.

 

to be continued..

 

Haloo~ aku balik lagi dengan fanfic Yein-Jungkook tapi kali ini ada Wonwoo nya xD buat yang udah baca, udah ngerti jalan ceritanya belum? pasti belum dan bingung waktu baca fanfic ini wkwk maafkan juga tulisanku juga masih berantakan xD jangan lupa like and comment ya 😀 see you~~

kkyuzizi

 

 

Advertisements

6 thoughts on “Between [Chapter 1]

  1. Aku ngerti cerita ini, Yein ada ditengah-tengah Wonwoo sama Jungkook. Terus, aku bener ga nih nebaknya?

    Tapi…ini tuh rapi banget tulisannya. Sampe aku ngikutin alur cem daun yang kesambet air/? gitu lah intinya. Terus aku disini menggambarkan si Yein ini macem cewe lemah lembut yang menerima keadaan tapi ga nerima apa disekelilingnya karena keadaan dia, ga bisa dibilang karakter cewe menye-menye juga karena dia berani sama Kyungji juga sih. Terus dia ini kaya karakter pasrah gitu, eh iya ga sih? Cumana agak ‘berani’ sedikit lah/ko dikit? Banyak dong!*maksa/

    pokoknya maafkan aku yang nyampah dan komen ini ga layak juga sih disebut receh apalagi dolar/ea/ ditunggu lah chap 2 nya^^

    Like

  2. Aku udh ngerti kok, alurnya gak ribet😊😊
    Aku suka bnget castnya Jungkook Yein Wonwoo, entah mengapa serasa cocok aja mereka bertiga hehe..
    Next ya thor, aku suka disini Yeinnya gak lemah mau melawan gitu hehe

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s