[A Fragment of Memories] Trigeminal Headache

photo_2016-06-26_17-22-59

Love is…A Fragment of Memories: Trigeminal Headache

Author: azeleza

Cast : Lee Soojung aka Squishy Bias Wrecker T^T [Lovelyz] || Kim Seokjin  [BTS]

Genre : Romance

Length : ~ 1700 words

Rating : G

Masuk ke dalam kategori perempuan bertubuh kecil, Soojung tetap punya cukup tenaga untuk membawa dua kantong plastik di masing-masing tangan. Dua kantong di kanan berisi alat tulis, lem, pernak-pernik, dan benda sejenis yang berguna untuk membuat dekorasi. Dua kantong di kiri berisi makanan ringan dan minuman dingin.

“Myeon-ssi, kenapa kartonnya belum digunting?” Itu kalimat pertama yang langsung keluar dari mulutnya ketika sampai di halaman belakang gedung F  –tempat kelompok mereka berkumpul untuk mengerjakan tugas orientasi mahasiswa baru bersama.

“Oh, lupa. Nanti aku kerjakan” ucap perempuan berkacamata kotak itu dari balik layar laptopnya dengan tak acuh. Lantas laki-laki gempal di sampingnya berseru, bangun dari duduknya guna menunjuk kantong di tangan kiri Soojung, “Ini makanan buat kita?”

Soojung mengangguk, “Iya.”

Yang membuat Baekho –si laki-laki gempal jurusan manajemen itu- langsung mengambil dua kantong berisi makanan dan minuman dari genggaman Soojung. Tanpa ucapan terima kasih. Melainkan suara teriakan “Asik, makanan! Whoa, ada Honey Butter Chips! [1]” lalu tak lama kemudian ia  meringis kesakitan ketika kepalanya dihantam oleh gulungan kertas karton. “Yaa, Jin-ah, sakit!!”

“Dasar Buntalan Lemak. Makanan doang yang ada di kepalamu itu,” ucap laki-laki tinggi yang kini berdiri di samping Soojung.

Mau tahu sebuah malapetaka berskala kecil? Kelompok mahasiswa baru yang terdiri dari satu mahasiswi ilmu komputer yang maniak dating MMORPG game [2], dua mahasiswa manajemen yang terdiri dari ‘Buntalan Lemak’ dan ‘Anak Baru Incaran Senior’, serta satu mahasiswi kedokteran yang cepat-cepat ingin pulang ke rumah.

Sama sekali tidak berharap menjadi Mahasiswa Baru Teladan dalam proses orientasi, Soojung memutuskan untuk kembali mengerjakan tugas miliknya ketika dua kantong di tangan kanannya tiba-tiba menghilang dari genggaman. “Kenapa kau pergi sendirian? Kenapa tidak mengajak Myeonju?” tanya Seokjin sambil membawa kantong-kantong itu ke tempat tas Soojung berada.

“Tidak masalah,” ucap Soojung sekenanya. “Sudah selesai urusan dengan dosen pembimbingnya?”

Seokjin mengangguk, tangannya mengeluarkan beberapa peralatan dari dalam kantong, “Ya. Maaf meninggalkanmu sendirian dengan mereka berdua. Tugas kelompok itu dikerjakan bersama-sama, tahu,” gerutu Seokjin, menatap sinis pada Yoo Myeonjoo yang sedang tersenyum pada layar laptop –karakter maya yang ia mainkan berhasil mendapatkan seorang kekasih- dan Hong Baekho yang  hampir selesai menghabiskan satu bungkus Honey Butter Chips.

Soojung toh hanya bisa tersenyum, mengeluarkan lesung di kedua pipi, “Bisa tolong potong karton putih di sana?”

“Tentu, oke. 100×60 cm?” Seokjin beranjak mengambil karton, lalu meninju pelan perut bulat Baekho dalam perjalan kembali ke samping Soojung. Tak luput juga ia membawa dua kaleng soda di tangan kanan. “Terima kasih makanan dan minumannya. Kau tidak mau?”

“Sama-sama,” balas Soojung, meraih sekaleng soda berkarbonasi rasa stoberi. Ingin sekali Soojung  menjabarkan seberapa banyak pengawet, pewarna, dan pemanis buatan dalam minuman ini. Tapi dinilai sebagai seorang kutu buku bukan hal yang sedang ia inginkan sekarang.

Ia ingin pulang. Hanya itu. Soojung adalah perempuan introvert. Dominan. Maka berada di antara orang-orang asing benar-benar menguras energi. Oh, terlebih Myeonjoo dan Baekho adalah orang asing yang tidak koperatif. Sama sekali.

“Jadi, Lee Soojung-ssi, kenapa kau memilih jurusan kedokteran?” tanya Seokjin –yang asal kalian mau tahu, merupakan pertanyaan paling umum nomor satu saat kalian menyandang status sebagai mahasiswa baru. Soojung pribadi sudah jengah menjawab pertanyaan itu untuk kesepuluhan kalinya.

“Aku suka menolong orang,” ucap Soojung singkat. Ia memang kurang suka basa-basi untuk masalah yang satu ini.

“Kelihatan.”

“Apa?” tanya Soojung, kurang mendengar respon yang diberikan Seokjin ketika laki-laki itu menyesap cepat isi kaleng sodanya.

“Ugh!” Seokjin meringis, matanya terpejam. Tubuhnya kaku dengan rahang yang mengeras.

Trigeminal headache?”

“Hah?”

Soojung mengambil kaleng soda dari tangan Seokjin, cemas apabila kaleng itu akan jatuh membasahi karton dan peralatan lain. “Mulut manusia dipenuhi oleh pembuluh darah. Minum minuman dingin dengan cepat mengakibatkan perubahan suhu yang cepat juga di bagian belakang tenggorokan. Tepatnya di persimpangan internal carotid artery yang menyuplai darah ke otak dan anterior cerebral artery di mana jaringan otak dimulai. Trigeminal nerve akan mengalirkan sinyal dari pembuluh darah yang membesar saat mengembalikan suhu tubuh ke normal. Trigeminal nerve ini bertanggung jawab untuk sensasi yang dirasakan di wajah. Jadi ketika sinyalnya diterima, otak menginterpretasikannya berasal dari dahi dan kau akan menderita sakit di kepala selama sementara.”[3]

Ketika Soojung kembali untuk melihat kondisi Seokjin, ia telah mendapatkan bonus tatapan menilai dari Myeonjoo dan Baekho. ”Brain freeze. Pernah dengar, kan?” sela Soojung pada keheningan.

“Kau…sangat cocok menjadi dokter,” ucap Seokjin akhirnya.

Sedangkan Soojung mulai mengumpat dalam hati karena ia baru saja bertingkah seperti perempuan yang membeci semua hal yang ada di muka bumi kecuali buku biologi. “Terima kasih.”

“Lalu bagaimana dengan menolong orang? Kau mau jadi dokter relawan? Yang bekerja di tengah perang itu? Kan sedang terkenal karena drama Descendant of the Sun?” Pertanyaan itu keluar tak lama setelah Soojung memutuskan bahwa ia tidak akan bicara lagi pada Kim Seokjin ketika tugas kelompok ini berakhir.

“Sepertinya tidak jika aku belum menemukan pengurus pengganti untuk St. Lavender.”

“St. Lavender?”

“…panti asuhan.”

“Kau yang mengurus panti asuhan itu?”

Tahan dulu, mau tahu penilaian Soojung terhadap Kim Seokjin?

Laki-laki itu seharum mint segar, bersurai coklat cinnamon –warna kesukaan Soojung-, dan berhasil mengubah anggapan Soojung bahwa baju potongan turtleneck [4] akan membuat pemakainya mirip kura-kura sungguhan. Pendek kata, Kim Seokjin tampan. Dan Soojung suka melihat laki-laki itu. Rambutnya yang bergerak-gerak halus ketika kepalanya berpindah posisi, juga turtleneck blue pastelnya yang terlihat hangat dan nyaman.

Kesimpulannya, Soojung tidak ingin berhubungan lebih dari teman kelompok saat orientasi mahasiswa baru dengan Kim Seokjin. Seorang laki-laki tampan yang diincar senior dan mahasiswi satu angkatan terdengar sangat merepotkan untuk dijadikan teman. Belum lagi Kim Seokjin dan dirinya tidak punya satu hal yang nampaknya cocok untuk diperbincangkan. Hei, Soojung enggan membuang energi untuk sekedar menambah kenalan yang toh akan melupakannya setelah mereka sibuk dengan urusan masing-masing.

Jadi, ayo berhenti membahas sesuatu yang bersifat pribadi.

“Kartonnya sudah selesai dipotong?” kata Soojung mengalihkan pembicaraan.

Siapa yang tidak senang ketika akhirnya menemukan tempat nyaman untuk mengisi banyaknya waktu kosong di antara dua kelas mata kuliah? Yang pasti bukan Kim Seokjin. Kendati ia tetap ingin menghardik keberuntungannya yang minus hingga membuat dirinya gagal mendapatkan jadwal mata kuliah ideal untuk semester tiga ini.

Terletak di sebrang belakang Daeguk International University, Anonymous Café  terbilang sepi pengujung untuk ukuran café yang terletak dalam radius 500 meter dari area kampus. Padahal, kopi dan makanan di tempat ini enak dengan harga yang ramah kantong mahasiswa –apalagi kantong Seokjin yang sedang kena hukum orang tua. Jarak antara meja dalam ruangan juga tidak terlalu dekat, yang selalu menjadi faktor pertimbangan bagi Seokjin dalam memilih café untuk duduk manis bersama beberapa gelas kopi dan tugas kuliah. Seokjin belum terlalu mengerti perihal interior desain, namun baginya café ini sempurna dengan lantai kayu, meja bundar warna cream, dan sofa coklat mocca.

Bola matanya pun menangkap sebuah sosok di dalam café dengan sebuah senyuman, “Apa kau akan membaca habis buku tebal itu?” tanya Seokjin, lantas mengisi bangku di hadapannya.

“Mungkin,” balas Lee Soojung agak lama, lantas sejenak melirik Seokjin untuk melihat laki-laki itu mencoba mengeja judul buku yang sedang dirinya baca tanpa bersuara. “Essentials of Pediatrics.”[5]

“Oh. Kau sendirian?”

“Aku harap begitu,” jawab Soojung pelan, lalu kembali melirik Seokjin, “Asal kau tidak menggangguku tiap lima menit sekali, ya, tidak masalah.”

Tertawa pelan, Seokjin sudah menduga jawaban tersebut. “Tentu.”

Seokjin menyudahi percakapan dengan fokus pada layar Mac miliknya untuk memulai tugas makalah, begitu juga dengan Soojung yang telah menghanyutkan diri dalam buku…apa tadi? Pedicure? Well, keduanya kini terlarut dalam dunia masing-masing sampai Soojung memutuskan untuk mengisi perut.

“Tidak makan?” tanyanya setelah mengetuk pelan layar Mac Seokjin.

“Apa yang kau pesan?” balas Seokjin, melepas pandangan dari layar.

“Spageti.”

“Bolognese?”

“Pedas.”

Seokjin mengangguk, “Nice. Aku juga itu.”

Lima belas menit kemudian pelayan telah siap membawakan pesanan, membuat keduanya kembali menyingkirkan aktivitas pribadi. Soojung memasukkan semua perlengkapannya ke dalam tas. Sedangkan Seokjin memperhatikan perempuan itu untuk bertanya kemudian. “Ada kelas?”

“Jam 3, kau?”

“Jam 4. Selamat makan,” balas Seokjin sambil tersenyum.

.

.

.

Tunggu, apa yang sebenarnya terjadi? Bukankah dulu Soojung bilang bahwa ia tidak mau berteman dengan Seokjin? Tenang, tadi kalian tidak salah baca, kok. Memang sial bagi Soojung karena status ‘teman satu kelompok Kim Seokjin saat orientasi mahasiswa baru’ menghantuinya sampai membuat Soojung tidak punya pilihan lain selain terus berkomunikasi dengan laki-laki itu.

.

.

.

“Min Yeonna bilang kau tidak suka dengannya.”

“Aku tidak bilang apa-apa,” tanggap Seokjin tanpa benar-benar memperhatikan.

“Pernah dengar penelitiannya Ragini Verma dari Universitas Pennsylvania yang dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences tentang bagaimana otak perempuan lebih sensitif dalam hal yang berhubungan dengan perasaan serta melakukan interpretasi melalui intuisi? Dasar tidak peka,”[6] sindir Soojung. “Ambilkan aku-”

“Merica,” potong Seokjin sambil menjulurkan botol kecil ke arah Soojung.

Memang merepotkan. Berteman dengan Kim Seokjin benar-benar merepotkan. Soojung harus meladeni banyak permintaan dari mahasiswi yang tidak ia ketahui namanya –tapi mengetahui nama Lee Soojung karena, well, satu angkatan mereka mengetahui hal mendasar tentang Kim Seokjin- untuk merancang suatu pertemuan dengan Seokjin. Atau sekedar bertanya beberapa hal tentang laki-laki tampan dan friendly itu.

“Kau bisa menolak ketika orang-orang memintamu menjadi mak comblang mereka dengan Kim Seokjin. Kau tahu itu, kan?“

“Kau pikir semudah itu?” gerutu Soojung.

Seokjin menghela napas. “Aku ingin tanya sesuatu padamu, Soojung-ah.”

“Hm?” balas Soojung masih dengan beberapa spageti menggantung ingin masuk ke dalam mulut.

“Apa yang kau pikirkan tentang-“ Seokjin memberikan jeda yang kentara, “Tentang kita?”

Yang sukses membuat Soojung tersedak. Tangannya berhasil meraih gelasnya yang berisi caramel frappucino, lantas meminumnya dengan cepat. “Ugh–”

Trigeminal headache?”

“Tidak,” sangkal Soojung. Ia menyeka noda saus spageti dari bibir. Topik ini benar-benar membuat Soojung salah tingkah. “Kita…kenapa?”

Omong-omong, sebelum dilanjutkan, mau tahu penilaian Seokjin terhadap Lee Soojung?

Perempuan itu bagai boneka kapas berjalan, bersurai coklat tua yang selalu membuat Seokjin penasaran apakah lembutnya mengalahkan sutra, dan berhasil mengubah anggapan Seokjin bahwa orang kutu buku yang suka menyendiri dengan buku biologi adalah pribadi yang membosankan. Pendek kata, Lee Soojung menyenangkan. Dan Seokjin suka melihat perempuan itu. Helaian rambutnya yang bergerak lembut ke posisi semula setelah Soojung menyisir pucuk kepala dengan tangan, juga buku biologi yang lebih sering Soojung bawa ketimbang ponsel pribadi.

Kesimpulannya, Seokjin tidak ingin hubungan mereka berhenti di status teman. Seorang perempuan manis yang bisa membuatnya nyaman hanya dengan duduk diam di sebuah café bersama suara biji kopi yang sedang dipanggang dalam roaster serta aroma cinnamon, tentu akan sulit untuk ditemukan. Belum lagi fakta bahwa Lee Soojung dan dirinya selalu bisa berbagi pengetahuan ketika mereka sedang dalam mode Kutu Buku Keceplosan. Hei, Seokjin enggan membuang energi untuk sekedar menjadi kekasih sekian bulan dari perempuan cantik yang bawelnya kelewatan, yang menuntut Seokjin untuk melapor setiap satu jam sekali, apalagi yang tidak menghargai makanan. Kau tahu kan, program diet atau apalah itu?

Jadi, ayo berhenti menutupi perasaan pribadi.

Karena kali ini otak Lee Soojung benar-benar membeku –brain freeze– ketika sebuah senyum mengisi penglihatannya bersamaan dengan “Sekarang siapa yang tidak peka? Aku menyukaimu, Soojung-ah. Apa kau bersedia menjadi pacarku?”

 

◊◊◊ a Fragment of Memories ◊◊◊

◊◊◊ definisi agak runyam versi azel ◊◊◊

  • [1] snack madu yang sempet heboh di Korea
  • [2] game yang pacaran online gitu
  • [3] all hail Wikipedia. ini penjelasan ilmiah tentang brain freeze. pernah ngerasain kah? biasanya kalo minum es cepet-cepet gitu, brrr~
  • [4] baju yang kerahnya sampe atas leher itu. yg kalo dipake Jin (berkelamin laki-laki dari BTS) penampakan masnya bisa bikin kecambah langsung tumbuh jadi toge /APASIH
  • [5] buku tentang ilmu kesehatan anak
  • [6] kata dailymail[dot]co[dot]uk sih begitu ehe

◊◊◊ tentang Trigeminal Headache ◊◊◊

  • Mba Soojung tipe-tipe perempuan pendiem unyu, sopan, private gitu like typical introvert yang aku kenal, gak bisa nolak kalo dimintain tolong, dan emang suka nolong orang. dia ngurusin panti asuhan keluarga gitu. intinya perempuan yang caring sekali sampe kadang-kadang gak ngurus dirinya sendiri.
  • Mas Seokjin pun sebenernya cowo kalem, maunya biasa-biasa aja tapi karena dia tau dia ganteng ya jadi gitu /LAH. wkwkwk bayangin aja sedikit Yoo Jung di Cheese in The Trap yang terkenal, baik hati, friendly, tapi gak pake sisi licik2 gimana gitu. dan iyaa, masnya suka ketenangan. Seokjin di sini sama dengan Seokjin yang di Ayunan. Jadi, Seokjin di sini pun bisa dan suka masak (dan makan…)
  • Oh iya, Soojung kan meninggal nanti, ingat? di teaser sih gitu… jadi kisah cinta 92z banglyz ini harus bahagia dari awal sampe..hiks. no drama, full fluff, dan jawaban Soojung atas pertanyaan Seokjin yang terakhir ya, manggut-manggut malu kek boneka hamster yang biasanya ditempel di dashboard mobil :”D *pasang bandana “fluffy BabyJin fighting!”*
  • Tbh, mau nyoba kisah cinta yang mengalir gitu /?/ yang wajar-wajar aja gak pake berantem dulu, gak pake segi2an, gak pake disuruh2 ortu… ugh, a lil bit gagal nampaknya.
  • Dan kenapa Trigeminal Headache? KARENA AKU LAGI NONTON SERIES THE FLASH, TRUS CAITLYN MY BABE /HEH/ SI NERD BIOLOGI INI NGOMONGIN TRIGEMINAL HEADACHE TRUS DIMARAHIN CISCO MY BABE JUGAK /HEH/ KENAPA GAK SEBUT BRAIN FREEZE AJA. YA AMPUN KOK HEBOHNYA DI SINI?

◊◊◊ curhatan azel ◊◊◊

  • Kenapa 92z banglyz? Eum, momen mereka cuma pas interview SBS yang BTS dan Lovelyz barengan itu, padahal. Pertama, karena aku shipper tipe ‘yang aku suka X yang aku suka’, jadi ya, jumlah momen mereka (atau momen mereka dengan idol lain) sama sekali tidak mempengaruhi dengan siapa aku akan ngeship mba-mba cantik ini. Kedua, sebagai perempuan dengan tinggi 170cm, aku selalu mikir gimana caranya tetep keliatan lebih tinggi dari (calon!) pasangan aku kalo aku pake sepatu hak 7cm. UGH, CEWE MINI SAMA COWO SUPER TINGGI SANGAT UNYU TAHU! AKU IRI! JADI YA, BABYJIN UNYU! Ketiga, mba Soul terlihat sangat touchable, squishy, kalo kedinginan rasa-rasa mau dipeluk sama mba Soul :3 Sedangkan mas Seokjin terlihat seperti cowo yang skinshipnya level dewa romawi. Jadi,…nantikan…skinship mereka? /HEH KAMU!!/
  • OOOOOOOOOOH, iya, ayo ngobrol via @iniazel di twitter ataupun ig di @azellleza (heh, ini cuma akun buat spazzing manip2 yg kece2 bgt di ig tapi ehe)
  • Terima kasih selalu buat yang baca, suka, ato feeling something more /apa…/ dengan membaca tulisan-tulisan aku ❤ Senang kalau kalian ikut senang membaca hal yang senang aku lakukan:3
  • Oh pesan sponsor /?/: mari bersama-sama menjadi shipper yang bersahaja :* ship everybody! *lalu nyanyi Marhaban Ya Ramadhan* /haduh gak lucuk kamu tuu/
  • Makasih selalu ❤

 

 

Advertisements

24 thoughts on “[A Fragment of Memories] Trigeminal Headache

  1. Iya yah series ini. Kamu baru post Ayunan yah kemaren?
    IIIIIIHHHH KOK UNYU AMAAAATTTTDDD AKU GAKUAT LIAT JIN MANIS MANIS ASIK(?) GITU KE BEBSOUL KU 😍

    Btw zel, itu typonya koreksi yah. Yg kepala jadi kelapa.. ya gitu aja sih soalnya nemu itu doang wkwk

    Aku follow twittnya yaahh pake twit buat spazzingan aja wkwk

    Kangen Azel~ Sehat selalu 💕

    Like

    • Enggaaa. Ayunan malah udah lama banget… Bahkan sebelum YoonAe lahir ke muka bumi /?/ wkwkwk. Salah satu FF perdana sih kalo bisa aku sebut kek gitu wkwkwk.

      TUNGGU KEMANISAN /???/ MAS JIN BERIKUTNYA!! AKU LAGI PUSING SAMA BEBSOUL MINGGU INI. UNYUK BANGET. GEMASH. MAU PELUK. IH.

      PARAH SIH AKU KETAWA NGAKAK YA PAS NYADAR WKWKWKWKWK KELAPA YA AMPUN DI BAGIAN MAS JIN PULAK XD

      wkwkwk bebaaas~ itu akun twit aku yg buat spazzing juga kok wkwkwk

      Huhuhu kangen Imel~ Kamu juga baik-baik di sana :3 makasih udah baca dan mampir ❤

      Like

  2. Kak azeeeeellll…..

    Mau protes boleh gak? Boleh ajalah ya biar afdol. Ini.bener-bener.bikin.hati.dugeun-dugeun.tahu. :v

    Gak kebayang bentukannya(?) Jin make turtleneck kyk Yoo Jung si mas ganteng itu. Dan mb soul! Gara-gara nonton lovelyz in wonderland aku jadi suka sama mb soul. Bener-bener kiyut dan tidak bis dijabarkan dengan kata-kata./pliz bahasaku/

    Biasku/re:mb jin/blm keluar yak? padahal kukira part 1 langsung keluar. Kutunggu deh nyampe keluar.

    Ditunggu kelanjutan semua fanfic kak azel. Semangat!

    Liked by 1 person

    • Unguuuuu~

      Huaa silahkan kolom komen mah buat nyalurin unek2. Mau ngasih angpao lebaran jg boleh di sini :”)

      Ugh, Jin pake turtleneck banyak tau wkwkwkk tp mas Yoo Jung sesuatu si aku sllu kepo sebenernya mas itu maunya apa =_= DI LIW BEBSOUL UNYUK BGT ♡ Duh mana kecil, kalo ngomong pelan kek perempuan ayu ayu khas wong jawa :”)

      JIN belum ih :”) adanya pas jaman dia bocah heu. Seneng2 dulu sama BabyJin boleh ya? Wkwkwkwk

      MAKASIH UNGU UDAH MAU NUNGGU :3 SEMANGAT!

      Liked by 1 person

  3. Akhirnya, setelah aku bertapa cukup lama di gunung lima jari/? muncul juga kak azel dengan membawa fict mereka. Doaku terkabul loh kak/nyengir/

    DAN, AKU SUKA SEKALI CERITA YANG FULL OF SUGA(R) INI tapi bakal ada angst kah karena Baby Soul bakal tiada/digaruk massal/?

    Aku ga mau cerita mereka berakhir, menunggu skinship/eh/ yang jelas dari Jin untuk Soul. Tapi agak ga rela juga karena Jin direbutin dua orang cewe, mending sama aku/GA/

    Tinggal Sujeong-Taehyung ya, aku menunggu mereka. Semangat terus kak^^ ❤ ❤

    Liked by 1 person

    • Wah, Ani…tiati gak bisa pulang dr gunung :’] Manjur bgt kamu bertapa ih wkwkwk

      BUKAN KAMU KOK YANG SUKANYA GULA GULA UGH AKU MALAH MAUNYA GULA AJA TERUS SEMUANYA :”) Iya…pokoknya babsoulkuh bakal meninggal di sini 😦 /pundung sendiri 5 hari/

      Jin gak direbutin 2 cewe koo…tp sama ratus ribuan army… /lah itu mah dunia nyata/

      UGH TAEJEONG YAH DUH NANTIKAN SAJA YHAA ♡

      Makasih Ani udha baca dan suka, selalu muncul jg di kolom komentae huhuhu makasih bgt ♡

      Like

  4. mau laporan; aku kena trigeminal headache karena ff ini ka, help😫 dan, ah… harus jujur ka. aku jatuh hati sama definisi seokjin pada soojung, begitu pula sebaliknya. like, yha baru juga kenal udah segitu banget merhatiinnya. sayang ujung2nya mba soul mati😢 /heh jangan bahas yang nanti2!/

    dan, hmm. kayaknya aku bakal pake deskripsi ttg penelitian yg dijelasin soojung deh ka, untuk nyindir seseorg nun jauh disana.
    bunyinya: “mengutip fanfict yang kubaca, ada penelitian tentang bagaimana otak perempuan lebih sensitif dalam hal yang berhubungan dengan perasaan serta melakukan interpretasi melalui intuisi.”
    “…intinya”
    “ugh, dasar tidak peka.”
    /dijamin kamu lgsg di cancel jadi calon dlm hidup si doi, night/

    haduh, komen apaan yg kayak gini. sudahlah, aku pamit undur diri. semangat selalu kakzel❤ terima kasih sudah mencerahkan malam ini /apa

    nb: aku udah follow kakzel lho di twt dari 3 hari yg lalu tp terlalu takut utk minta follback😞

    Liked by 1 person

    • whoa laporan diterima night heuheu. waduh ini ffnya terlalu dingin apa gmn wkwkwk xD yg seokjin sih aku squealing sendiri huhu mau jg diem2an doang tp sujaa /apasih/ dan iyaaa keknya aku suka bgt sama tokoh introvert yg observatif /nunjuk Yein dan Soojung, oh dan Kei jg ..loh banyak wq/ IYA WAI, RASA2 MAU NANYA KE AKU YG DULU KALA KENAPA NGESET BABSOUL BEGITU UGH!! /eak berantem aja kamu sana/

      CIE NIGHT LAGI MENUNGGU DIA NUN JAUH DI SANA YAAA. HUAAAA NIGHT SUDAH BESAR KAKAK TERHARU /APASIH/ duh gemay bgt night yg sabar ya cowo embg gitu si /heh/

      Huaa segala bentuk komen diterima kook ii maaci night. Semangat jg kamu xD

      Nb: ih akun kamu apa? Mention ajaaaa night 🙌

      Liked by 1 person

      • bukan karena dingin ka, tapi karena terlalu gemay jadi otakku ngebeku /abaikan aja😂/ seru nih kayaknya, ka azel bikin ff angst /setelah sekian lama menunggu, saudara2😂/

        IYA KA DIALAH PENYEBAB SEMUA KE-ANGST-AN INI UGH
        btw …ka saya udah besar lho, buktinya udah pegang ktp😗 /pegang doang tapi/ /heh/ aku setuju ka, ngga ngerti kenapa semua cowo tuh sama😂

        nb. aku sudah mention kaka, usrnm-ku tidak beda jauh dr nama wp /alias sama😂/ kuingin deh sekali2 spazz dgn kakzel. maafin kalo trnyt aku aslinya retjeh😂😂

        teruslah berkarya kakzel😙 because it is the simplest way to inspire people around you /one of them is me🙌/

        Liked by 1 person

  5. salam kenal,aku alvianit 96line,aku silent reader awalnya/mian/tapi coba jd active reader dahh =^_^=

    aku selalu suka series “Love is…”,soalnya pairingnya BangLyz dan semuanya sesuai dengan pasangan2 yg selalu aku byangin dlm fikiranku/dan berharap jd nyata~hehe

    buat author azel,semangat terus untuk cerita BangLyz yg greget2 imut2 walau bnyak kisseu kisseu nya ~ apalg kisseunya buat anak2 kecil jeong-in 😂😂😂😂

    SUGOHASEUMNIDA ☆BOW☆

    Liked by 1 person

    • HAI, ALVI 🙌🙌🙌
      Huaa makasih udah mau nyoba jd active reader hehehe. Dulu aku jg siders kok, kadang2 msh gitu jg huh /kemudian dikeplak/

      Huhuhu makasih udh suka Love is…(dan banglyz /ga/) wkwkwk. WAH AKU JG (UDAH TERLALU) SERING NGAREP WKWKWK XD kamu gak sendiri kok Alvi mehehehe

      Whoa makasih bgt Alvi semangatnya :”) Banglyz tuh kek amunisi bgt buat nulis (mengingat dr sma udh suka nulis tp gak pernah kelar…loh curhat) IYA, PLZ MARAHIN AKU UDH NGEBUAT GOLDEN MAKNAE BANGLYZ JD TERLALU TOUCHY GITU TOLONG MEREKA MASIH KECIL :”)

      Huaaa makasih pokoknya Alvi udh ngeluangin waktu buat baca dan komen :3 ♡

      Like

  6. haiii… kak azel.. ketemu lagii…dengan diriku/?

    hmmm…. gimana ya.. aku masih belum paham hubungan cerita ini sama yg seri ayunan. maklumlah… otak rada lemot gegara libur panjang abis UN ampe sekarang/apa hubungannya..emang lu nya aja yg maless–“/

    tapi kusuka ini…. ini manis banget walaupun masih manisan senyum gula2nya bang suga/helehh/gak. cerita ini sama manisnya koq^^

    akan kucoba pahami dan coba kuhubungkan dng yg ayunan. dan kusuka sama mba soul pas ngomong “dasar tidak peka” duh kungerasa ada yg semangatin aku../paan sih–“/

    bolehlah follow twitter sama ig nyaa…
    akunku ugha cuma buat spazzing doankk^^

    okee kutahu ini komen panjangyanf tak terlalu bermanka/bahkan ini gak bermakna banget–/ makasih dah diijinin ngerusuh disini.
    ditunggu series selanjutnya. fighting!
    Bhayy~~/tebar kissbye/

    Liked by 1 person

    • Hai, Jeon’s selamat bertemu kembali ❤

      Oh, Ayunan itu cuma kisah masa kecil mas Jin dan dek JIN kok wkwkwk. Di sana ngasih tau kalo mas Jin dan dek JIN berhubungan. mas Jin like what we called cinta monyetnya dek JIN :”D

      wkwkwk relatable babsoul is relatable XD duh, kamu mau ngomong itu ke siapa siiii? XD

      hoo akun kamu apaa? mention2 ajaaa wkwkwk :3

      HUAA SILAHKAN NGERUSUH SEPUAS KAMU Q SUQAQ QOQ ❤

      semangat juga kamuu~ makasih udah mampir huhuhu :*

      Liked by 1 person

  7. Huaaaaaaaa daebaak aku baca berkali-kali gak bosen sama cerita ini. Perpaduan fiksi dan science sounds good wkwk.

    Sedihnyooo kenapa Soojung harus meninggal, Seokjin pasti depresi berat nanti hikseu.

    Author-nim saya fans baru anda wkwk

    Liked by 2 people

    • Wah, Neno mampir lagi :3 tbh keinginan terdalam aku tuh ngebuat fantasy yg ngescience plus romance dan action….tp gagal…selalu…sedih…minta peluk mas Jin… /ga/

      Sedihnya, aku jg gak tau knp aku semena2 ngebuatnya kek gitu =_=” /jedotin pala/

      UGH MAKASIH NENO AKU SUKA GAK TAU KUDU JAWAB APA KALO DIBILANGIN KEK GITU :”) Yang pasti aku jg bener2 tmbh semangat sih, jd, makasiiiiih ♡

      Like

  8. Ini cerita awalnya dari Ayunan bukan sih Zel? ._.
    Duh ini kiyowo sekali >w< Sebenernya aku nge-ship Baby Soul ama Sungkyu,tapi Baby Soul ama Seokjin unyu juga :3
    Aku sempet sedih sendiri baca istilah-istilah Biologi di sini x’D *padahal dulu anak IPA
    Ditunggu lanjutannya,Azel~~ ^^ Betewe aku udah follow twittermu x’D Mari spazzing bersama~

    Liked by 1 person

    • Raisaaa~ halo :3
      Iya, Ayunan itu pas masih kecilnya.

      IH AKU JG NGESHIP MEREKA KOK! Kek couple sindir2an gitu duh oppa hamsterku ♡ Masalahnya, aku udh ngeship infinite oppars sama yg lain walo kebanyakan OC si wkwkwk xD

      TENANG AJA AKU JG GAK TERLALU NGERTI /kita ini anak IPA gagal sepertinya hiks wkwkwk/

      Makasih Raisa udha mau baca komen dan nunggu huaaaaaa ♡ Aku udh follow kamu jg ya gak sih?

      Like

      • Iya…apalagi dulu pas di MV Bank Stardustnya Sungkyu,Baby Soul jadi MCnya…aku langsung heboh sendiri nontonnya xD
        Nyahaha…makanya kuliah jd masuk jurusan sosial,otakku sudah terlalu sedih ama rumus dan nama ilmiah x’D
        Iyaw udah kok,yg @firstya_raissa itu :3

        Liked by 1 person

  9. pengen gigit mereka cubak !!

    Greget iihh.. emesh emesh,,

    #menunggu karya Kak Azel

    #kecanduan karya Kak Azel

    Mari menjadi shipper garis keras /niru kak Azel/

    Liked by 1 person

    • WAH AWAS BATAL. MBA BEBSOUL EMANG KEK KUE CUBIT SIH DUH PIPINYA GEMASH :”)

      Maaci adel udh mau nunggu dan…kecanduan…huhuhu :”D

      Wkwkwk sebenernya jd shipper pecinta kedamaian sih maksud aku XD tp ‘shipper garis keras yg cinta damai’ jg terdengar keren :”)

      Maaci adel sekali lagi ♡

      Like

  10. ih azel! ternyata udh update aja, aku gk tau loh 😀 baru main(?) lagi kesini haha, dan yeeeee akhirnya aku libur juga 😀 Apa ini BabyJin? Tapi iya sih aku jg suka couple ini ❤ couple paling dewasa dri semua couple banglyz /ialah/ sdikit cerita aja aku klo gk salah bln kemarin bikin fmv banglyz dan mereka aku jadiin couple jg ahahaha, tapi sayang laptop aku rusak jd blum ku upload T.T Fanficnya duh unyu Mas Jin nya tuh tipe kakak2 pengen dipacarin banget. Jadi zel, mereka nya jadian? Duh aku mah gk tau mau komen apa lg, yg jelas aku suka sama kisah cinta di Love Is ini, oh ia nanti mba BebSoul nya meninggal ya? /sedih/ Tapi zel, yg d An Act ada mba Soojung nya kan? pas itu dia blum meninggal apa gmana? /duh aku kebanyakan nanya/ Azel aku tunggu karya kamu selanjutnya, fighting! ❤ /p.s: Oh ia, lovelyz tuh makin kesini makin cantik aja kayanya, apalagi yein :* 😀 btw, yein jungkook airport fashion nya suka mirip2 gitu ya kebetulan apa gmana, gk ngerti tapi sukak bgt oh my god!/ bye~

    Liked by 1 person

    • YAY LIBUR! XD Lanjut kerja tnggl 11 kah, ato kapan Her?

      FMV! WHAAA, DUH LEMAH AKU SAMA FMV MAU LIAAT. Mudah2an cepet bener :”D

      Wadu, tipe kakak2 minta dipacarin wkwkwk XD tp bener sih, Jin oppa tuh sangat ‘oppa’ sekali :”D /nasib punya dedek di bangtan dan 2 chingu alay…/

      Iya, mereka jadian! ❤ Ugh, Love is… tp berantakan bgt tau Her..banyak konsep yg akhirnya gak sesuai rencana aku T_T tp yaudalaya namanya belajar kyaaaa makasih udah sukaa ❤

      Iya, di An Act ada kok, yup belum meninggal. Meninggalnya itu, kalo kamu ngeh, ada pas bagian Jimin ngajak Kei ngebuka cafe. Dia bilang ada seniornya yg kecelakaan gitu deh. Nah itu, Jin yg dimaksud sama Jimin. Yg berarti, BebSoul meninggalnya pas Jimin udah nikah sama Kei, pas pasangan malu2kucing ini umurnya 25thn~

      P.S: PARAH SIH SETUJU BANGET. JISOO HER JISOO AKU PUSING SAMA JISOO AKHIR2 INI. CANTIK BANGET KEK BERSINAR BIKIN SILAU :”D YEIN RAMBUT LURUS JUGAK. SUJEONGIE DUH DUUUH KAKAK PUSING SAMA DEDEK SATU INI. PARAH SIHI MRK :”D /udah udah keterusan hebohnya kamu tuh/
      P.S:: YHA, GEMASH BANGET YHA DEDEK-DEDEK EMAS INIH :”D

      OIYA, MAKASIH HERNA UDAH MAMPIR LAGIH ❤

      Liked by 1 person

  11. Aku kerja lg tgl 12 zel, lumayan lah libur 2minggu 🙂 duh fmv nya jg masih belajar hihi udh mah bgm nya aku pake lgu indonesia 😀 ya kan udh mainstream klo pake lgu b.inggris ato korea banyak yg bikin jg, jd pngn lebih beda /pdhal ya kek gitu doang videonya, biasa aja wkwkwk/ duh smoga bisa sembuh lg laptopnya amin T.T ia zel gk papa yg penting kan terus belajar, drpd aku. aku gk bisa buat fanfic2 kek gini kurang ada bakatnya apa gmana ya? haha. Oh ia zel, iya aku inget yg jimin ngajak buka cafe ih ia pas itu aku gk ngeh sama kisahnya jin, mungkin terlalu fokus sama keimin. kamu hebat bgt zel, kok bisa kisah cinta mereka yg banyak dan rumit itu jd berhubungan satu sama lain yg ini jd nyambung sama ini trus masalah waktu nya jg nyambung, kalo aku sih y gk tau pusing mungkin mikirnya 😀 IH IYA ZEL IYA JISOO TUH BERTEBARAN D IG BANYAK BGT CANTIK2. CANTIKNYA GK PADA BAGI2 IH HAHA. DUH YA AMPUN IYA SUJEONG JUGA. GAREULIS LAH POKONA MAH! 😀

    Liked by 1 person

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s