[Series] Dosmetic Partnership – Shopping Time

Standard

img1473352558605

Dosmetic Partnership

– Shopping Time –

Main Cast : Joshua & Kei

Genre : Romance / Fluff || Type : Series || Rating : pg-17

Jiyeon membuka lemari es untuk mengecek persediaan bahan makanan. Namun sesuai dengan prediksinya tak ada lagi bahan yang tersedia di kulkas. Jiyeon melirik kekasihnya yang sedang sibuk sendiri di ruang tengah. Pokoknya malam ini dia harus mengajak Joshua berbelanja kalau tidak besok mereka tidak bisa makan apapun.

.

“Josh..” Gadis manis itu memanggil Joshua penuh dengan kelembutan. Ia sudah berada di samping Joshua yang sibuk memainkan lego miliknya. Joshua sendiri mengalihkan perhatiannya dari mainan ke pacar cantiknya. Ia memberikan senyuman manis kepada Kim Jiyeon sebelum akhirnya berbicara.

“Apa apa Kei?” Tanya Joshua.

“Bahan makanan sudah habis jadi kita harus belanja malam ini”

“Oh itu saja?”

Jiyeon menganggukan kepalanya. Kini Joshua merangkul mesra Kim Jiyeon dan mencium pipi gadis itu dengan rakusnya.

“Shuaaaa!” Rengek Jiyeon tak terima.

“Hehe maaf, wangimu begitu menggoda” kekehnya.

“Huft menyebalkan!”

.

Joshua mendorong troli setelah mereka masuk ke supermarket. Jiyeon membaca daftar belanjaan yang telah dia buat sore tadi lalu dengan telitih memilih bahan-bahan. Saat ini sepasang kekasih yang tinggal di satu atap yang sama ini memilih daging untuk persediaan di kulkas. Jiyeon menyukai daging terutama bila dijadikan jokbal sementara Joshua lebih memilih ayam. Tentu saja mereka mereka membeli daging ayam, tak mungkin akan makan daging setiap harinya kkkk.

.

“Joshua ayo cicip itu!” Jiyeon menarik tangan Joshua dengan penuh semangat. Ia ingin mengunjungi stan bulgogi yang ada di ujung sana. Setelah berada di sana mata Jiyeon berbinar melihat daging yang tengah dipanggang.

“Silakan dicicipi!”

Jiyeon mengambil sepotong daging dengan tusuk gigi lalu mencicipinya, “Uhmmm ini sangat enak!” Seru Jiyeon. Ia mengambil lagi satu daging dan menyuapkannya ke Joshua.

“Bagaimana Josh? Kau suka?” Tanya Jiyeon semangat.

“Eung! Ini enak!” Jawabnya.

“Aigoo pengantin baru memang berbeda ya. Kalian sangat cocok dan mesra satu sama lain!” Puji penjaga stan.

“E..eh? Kami tidak-“

“Terima kasih banyak ahjumma..” kekeh Joshua yang saat ini sedang membungkam mulut Jiyeon agar tidak berkomentar.

“Kami memberikan diskon untuk pengantin baru, apa mau membeli produk kami?” Tanyanya.

Joshua mengangguk dengan cepat, “Tentu ahjumma!”

Bibi penjual itu membungkuskan daging untuk pasangan ini. Setelah selesai ia memberikannya kepada Joshua sementara Jiyeon hanya bisa diam saat ini.

“Terima kasih sekali lagi ahjumma!” Seru Joshua.

“Terima kasih ahjumma untuk diskonnya” celetuk Jiyeon.

“Iya sama-sama. Aku doakan kalian segera memiliki baby ya!”

“Ye?!” Pekik Jiyeon.

“Ahahahaha ahjumma bisa saja. Kalau begitu kami pergi ya!” Pamit Joshua.

.

Setelah berjalan sambil mendorong troli belanjaan mereka, Jiyeon merutuk kesal karena Joshua membohongi bibi malang itu. Joshua mengatakan tak apa berbohong demi diskon. Saat ia belanja bersama Jiyeon bulan lalu Joshua tak sengaja mendengar bibi itu memberikan diskon kepada pengantin baru. Toh diskon ini menguntungkan mereka, kenapa tak dicoba juga?

“Kau ini Josh lain kali jangan begitu!” Oceh Jiyeon.

“Iya kali ini saja..” janji Joshua kemudian ia melanjutkan lagi ucapannya, “Oh ya Kei bagaimana dengan doa bibi itu?”

“Doa apa?” Bingung Kim Jiyeon.

“Itu memiliki baby. Bagaimana kalau malam ini?” Goda Joshua.

Sial! Joshua membuat wajah Jiyeon merah padam. Ia memukul keras bahu Joshua setelah itu marah kepada Joshua yang menggodanya begitu parah.

“Kau menyebalkan Josh! Jangan harap kau mendapatkan apa-apa malam ini!” Kesal Jiyeon lalu pergi meninggalkan Joshua sendiri.

Sementara itu Joshua hanya bisa tertawa keras karena berhasil menggoda kekasihnya. Aigoo Jiyeon jadi lebih imut kalau sedang marah.

.

Saat mengantri di kasir Joshua melihat-lihat produk yang tersedia di pinggiran rak yang ada. Ia melihat suatu barang yang membuatnya tersenyum geli. Joshua menepuk pundak Jiyeon yang ada di depannya secara perlahan dan Jiyeon pun akhirnya menghadap ke belakang.

“Kenapa Josh?” Tanya Jiyeon.

Joshua mendekatkan bibirnya ke telinga Jiyeon lalu membisikan sesuatu, “Ayo beli itu!” Bisiknya sambil menunjuk ke barang yang dia maksud.

Jiyeon otomatis melihat barang tersebut yang ternyata adalah kondom! Joshua betul-betul gila malam ini! Ia mengepalkan tangannya lalu bersiap untuk memukul kekasihnya namun Joshua dengan tangkas menahan tangan mungil itu.

“Kenapa?” Tanya Joshua.

“Josh! Jagxhwjshjwkw otakmu benar-benar kacau malam ini!” Geram Jiyeon.

“Hahahaha kalau kau tidak mau memiliki baby yang lucu kita harus menggunakan pengaman bukan?” bisik Joshua menggoda Jiyeon.

Muka Jiyeon merah bagaikan kepiting rebus. Ia membalikan badannya berusaha untuk menghiraukan ucapan gila Joshua. Melihat reaksi Jiyeon membuat Joshua tak bisa menahan tawanya. Ia tertawa terbahak-bahak bahkan wajahnya memerah karena terlalu senang bisa sukses menggoda Jiyeon untuk yang kedua kalinya.

“Joshua berhenti!” Rutuk Jiyeon.

Joshua masih tertawa sampai akhirnya-Brug!! Jiyeon menendang tulang kering kekasihnya sehingga Joshua yang awalnya tertawa malah meringis kesakitan.

“Syukurin..” ledek Jiyeon sembari tersenyum puas.

.fin.

Advertisements

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s