[Job Seeker] Kindergarten

picsart_09-07-06-30-23

Kindergarten

By Fanita

Main Cast : Lee Mijoo of Lovelyz

Genre : Job!AU – Fluff || Type : Ficlet || Rating : PG-15

Prompt : “My heart is pounding I like it so much, I’m nervous.” – Sweet and Sour [Lovelyz]

“Kemari lah Mijoo-ssi!” Orang itu menyuruh Mijoo mengikutinya masuk ke dalam ruangan pribadinya. Mijoo hanya bisa tersenyum tipis dan mengikut perintahnya barusan. Beliau adalah Kwon Soyoon, si kepala TK (Taman Kanak-kanak) Shinhwa yang menyuruh Lee Mijoo untuk ikut dengannya. Mijoo datang ke TK Shinhwa karena hari ini adalah hari pertamanya sebagai guru di TK tersebut. Beberapa bulan yang lalu Mijoo melamar sebagai guru di tempat ini. Berkat doanya yang dijamah oleh Tuhan, akhirnya seorang Lee Mijoo diterima bekerja di TK Shinhwa sebagai seorang guru seperti cita-citanya sejak dulu.

“Saya harap Anda bisa betah bekerja di tempat ini. Anak-anak di sini sangat baik dan ramah, saya rasa Mijoo-ssi akan cepat dekat dengan mereka nantinya..”

“Terima kasih. Saya berjanji akan bekerja dengan giat demi anak-anak bu”

“Ya kalau begitu Anda bisa masuk ke kelas Anda. Sudah tahu di mana kelas yang akan dipegang oleh Anda, kan?”

“Saya sudah tahu. Kalau begitu saja permisi untuk pergi ke kelas bu” pamit Mijoo.

.

“Selamat pagi songsaengnim!” Alangkah terkejutnya Mijoo saat dia disambut dengan riang gembira oleh murid-muridnya yang manis. Mereka semua berdiri dan memberikan hormat kepada Lee Mijoo setelah mengucapkan selamat pagi yang semangat kepada wali kelas barunya. Detik ini juga Mijoo merasakan perasaan berdebar-debar di dadanya. Ia gugup namun begitu bersemangat untuk mengajar murid-muridnya yang menggemaskan!

“Terima kasih anak-anak. Wah! Ibu sangat terharu diucapkan selamat pagi oleh anak manis seperti kalian” kata Mijoo.

“Saem! Saem! Nama saem siapa?” Tanya seorang anak.

Mijoo tersenyum kepada anak-anak lalu mempersilakan mereka untuk duduk terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya.

“Nama saem itu Lee Mijoo! Coba ulangi siapa nama saem barusan?”

“Lee Mijoo songsaengnim!” Seru mereka semua.

“Kalau begitu saem yang akan berkenalan dengan kalian ya. Kalau namanya dipanggil kalian harus angkat tangan dan mengatakan ‘hadir’ mengerti?”

“Ne!!”

Ah murid-muridnya memang lah manis. Mijoo terharu karena mimpinya telah terwujud. Sejak kecil menjadi guru TK adalah cita-citanya dan hari ini Mijoo telah resmi memulai pekerjaannya sebagai guru TK seperti yang dia idam-idamkan.

.

Tak terasa hari pertama Mijoo bekerja sudah usai. Ia telah melewati hari-harinya sebagai guru TK dengan semangat yang tinggi. Semua anak baik dan menuruti apa perkataannya, tak ada anak yang nakal apalagi anak yang cenggeng. Kini Mijoo bersiap untuk pulang namun begitu ia melihat seorang anak duduk termenung di ayunan, tungkai Mijoo secara otomatis berlari menghampiri anak tersebut.

.

“Sayang kamu belum dijemput?” Mijoo bertanya kepada murid manis Mijoo ingat bernama Nam Risa. Di kelas tadi sesuai pengamatan Mijoo, Nam Risa adalah murid yang pendiam dan tak banyak bermain seperti teman-temannya. Risa memilih diam di tempat duduknya ketimbang bermain di taman. Bagi Mijoo, Risa anaknya cukup tertutup.

“Ajik..” jawabnya lesu.

“Siapa yang menjemputmu? Apa Risa hapal nomor hape orangtua Risa?”

Risa menggelengkan kepalanya. Mijoo menghela napasnya kecil lalu mengusap pucuk kepala Risa penuh kasih sayang.

“Kalau begitu biar saem temani Risa sampai Risa dijemput ya!”

Gadis kecil itu menganggukan kepalanya penuh dengan semangat. Sudah sewajarnya Mijoo bersikap seperti ini untuk melindungi muridnya, kan? Tak mungkin dia meninggalkan Risa seorang sendiri sementara TK telah sepi karena sudah 1 jam yang lalu seharusnya orangtua Risa menjemput anaknya.

.

“Risa-ya! Risa-ya!” Seorang pria berpakaian rapi berlari dari parkiran mobil sambil memanggil nama Nam Risa. Mendengar namanya dipanggil Risa pun berdiri dari ayunan lalu berlari menghampiri pria tersebut.

“Appa!!” Seru Risa.

Mijoo menyusul Risa yang telah berada di dalam pelukan pria tersebut. Begitu Mijoo berhadapan dengan orang yang dipanggil ayah oleh muridnya, Mijoo memberikan salam dan memperkenalkan dirinya.

“Annyeong haseyo, nama saya Lee Mijoo, saya wali kelas Risa yang baru..”

“Annyeong haseyo songsaengnim, saya Nam Woohyun, ayahnya Risa”

“Syukurlah Risa sudah dijemput oleh ayahnya”

“Maaf karena telah merepotkan Anda. Tadi rapat yang saya hadiri mengalami pemunduran waktu jadi selesainya pun juga terlambat. Terima kasih sudah menjaga uri Risa, songsaengnim..” ucap Woohyun sambil membungkukan badannya.

Mijoo balik memberikan hormat kepada Nam Woohyun, “Sudah menjadi kewajiban saya sebagai guru Risa, pak. Tapi lain kali jangan telat lagi menjemput Risa, dia tampak sedih karena ayahnha telat menjemput”

“Maaf songsaengnim. Saya hanya sendiri mengurus Risa jadi kalau ada urusan kantor yang seperti tadi, itu betul-betul di luar dugaan saya..”

“Bagaimana dengan ibunya Risa?”

Sebelum menjawab pertanyaan Mijoo barusan Woohyun melirik buah hatinya yang sudah berlari ke salah satu permainan. Woohyum tersenyum getir dan menjawab pertanyaan Lee Mijoo barusan.

“Ibu Risa sudah meninggal 2 tahun yang lalu..”

“Ma..maaf saya..”

“Tidak apa kok. Sekali lagi terima kasih sudah menjaga Risa, kalau begitu saya pamit dulu songsaengnim..”

“Ya pak, hati-hati..”

Woohyun menghampiri Risa yang sedang bermain pelosotan. Melihat ayah dan anak itu bersatu perasaan Lee Mijoo menjadi lebih tenang. Walaupun sebenarnya dia merasa kasihan kepada malaikat kecil itu. Risa masih kecil namun telah kehilangan sosok ibu yang sangat berharga. Mijoo harap Risa bisa tumbuh menjadi anak yang baik walaupun dia dibesarkan oleh sang ayah yang juga sibuk mencari nafkah untuk sang anak.

.

“Appa! Appa!” Setelah masuk ke mobil Risa berseru memanggil sang ayah. Woohyun mengemudikan mobil hitam miliknya sambil menyahut panggilan dari sang anak.

“Waeyo Risa-ya?” Tanya Woohyun.

“Mijoo saem cantik ya?” Woohyun menganggukan kepalanya “Risa mau punya ibu seperti Mijoo saem!” Serunya.

“Geurae? Appa juga ingin Risa punya ibu secantik Mijoo saem kok hehe..”

.fin.

Advertisements

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s