[Job Seeker] Private Teacher

img1474567110554

Private Teacher

By Fanita

Main Cast : Lee Mijoo of Lovelyz – Child Actor Nam Dareum – Nam Woohyun of Infinite

Genre : Job!AU – Slice of Life – Fluff || Rating : PG-15 || Type : Ficlet

Prompt : “Just close your mouth and listen, listen to me, that’s it.” – No Better than Stanger [Babysoul]

.
..

“Ah noona berhentilah!” Lee Mijoo kehilangan kesabarannya untuk mengajari anak laki-laki berusia 14 tahun ini. Sudah 1 jam Mijoo berkutat di tempat ini untuk mengajarkannya pelajaran matematika yang tadi diminta sendiri oleh anak itu untuk dia ajarkan. Tapi sampai sekarang dia tak mengerti apapun dan malahan meminta Mijoo untuk berhenti mengajarinya? Yang benar saja.

“Hey Nam Dareum! Hyung kesayanganmu sudah memberikan aku sepenuhnya mandat untuk mengajarimu jadi kau harus tetap belajar..”

“Aku capek. Aku mau main futsal saja!”

“Dasar bodoh! Kau bilang capek tapi mau main futsal. Kalau mau cari alasan yang logis dong!” Cibir Mijoo.

Dareum menatap Mijoo sinis. Astaga, kalau Dareum tak ingat siapa orang yang sedang dia hadapi, mungkin dia sudah kabur dan mengabaikan segala ucapannya Lee Mijoo,

.

Mijoo adalah mahasiswa tingkat akhir. Dia sengaja mencari uang tambahan dengan mengajar les matematika privat. Salah satu muridnya adalah Nam Dareum yang tidak lain adalah adik dari Nam Woohyun, kekasihnya sendiri. Dari semua anak yang diajarkan, yang paling keras kepala ya Nam Dareum. Rasanya Mijoo ingin mengurung Dareum di gudang karena tidak mau nurut apa katanya.

“Hei.. kerjakan seperti yang sudah aku ajarkan!” Oceh Mijoo.

Ia meletakan pena di kertas yang harus dikerjakan Dareum. Argh Dareum tidak tahan lagi berada di sini bersama Lee Mijoo dan juga pelajaran yang selalu menjadi musuhnya sejak dia SD!

“Tidak mau! Aku tidak mau mengerjakannya!”

Dareum pun kembali memberontak. Dia tidak tahan lagi dengan semua ini. Dareum pun memilih untuk berdiri dan meninggalkan Mijoo. Tapi sayangnya seorang Mijoo tidak semudah itu untuk melepaskan Dareum. Ia ikut berdiri lalu menahan Dareum untuk tidak pergi.

“Hey bocah kembali belajar!”

Mijoo mengunci leher Dareun dengan tangannya sehingga saat ini Nam Dareum betul-betul kalah telak dari Lee Mijoo.

“Noona lepaskan atau kalau tidak-”

“Kalau tidak apa hah?” Potong Mijoo.

“Aku akan mengigit-”

Tit! Ucapan Dareum kembali terhenti saat suara pintu apartmentnya terbuka. Ah sial! Dareum mengutuk dalam hatinya sementara Mijoo tersenyum puas.

“Loh apa yang sedang kalian lakukan?” Tanya Woohyun yang heran melihat Dareum dan Mijoo dalam posisi seperti itu.

“Bukan apa-apa oppa. Dareum terlalu lucu. Muah!”

Mijoo mengecup pipi Dareum di hadapan Woohyun. Mendapatkan ciuman dari Mijoo adalah hal yang paling mengerikan di dalam hidup Dareum.

“Ewwww!!”

“Hahaha kalian akur sekali” kekeh Woohyun.

“Iya dong. Nah Dareumie kita lanjut belajar lagi ya!” Ajak Mijoo.

Ia menarik tangan Nam Dareum dan kembali ke meja semula. Woohyun yang melihat kedua orang yang dia sayangi itu hanya bisa tersenyum lalu pergi ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya dengan baju santai.

.

“Heh…” Helahan napas Dareum terdengar sangat keras. Karena Woohyun sudah pulang kesempatannya untuk kabur jadi terhalang. Seharusnya Woohyun lembur saja biar lama sampai di rumah, batin Dareum.

“Hey bocah kerjakan ini semua!” Perintah Mijoo.

“Tidak! Aku tidak mau mengikuti perintah noona!” Tolak Dareum.

“Hah? Kau tidak mau nurut?”

“Ya! Tidak mau!”

“Oke baik kalau gitu aku akan mengadukan apa saja yang kau lakukan selama les. Kau memberontak, marah-”

“Kau mengancamku?”

“Ya tuan kecil yang menyebalkan!”

Dareum dan Mijoo saling menatap satu sama lain. Tatapan mereka begitu sengit seakan-akan ada api yang keluar dari sana.

“Sibal!” gumam Dareum.

“Apa Dareum? Kau baru saja mengum–mmmm!!”

Mulut Mijoo dibekap oleh Dareum dengan tangannya. Bisa gawat kalau Woohyun tahu dia suka mengumpat. Uang jajannya akan dikurangi dan bisa saja Dareum dikurung di rumah setelah pulang sekolah. Tak ada futsal, tidak ada main PS, Dareum tidak sanggup hidup seperti itu!

“Jangan ngadu ke hyung!” Ucap Dareum.

“Heh..”

Mijoo melepaskan tangan Dareum yang membungkam mulutnya secara kasar. Dia tidak mau kalah dari Dareum yang seenaknya memerintahnya.

“Ada syarat, bocah!”

“Syarat? Yang benar saja!” tolak Dareum.

“Oh kau tidak setuju Dareumie? Apa aku harus mengadu ke Woohyun oppa detik ini juga?”

“Ish! Oke fine apa syaratnya?”

“Tutup mulutmu dan dengarkan apa yang aku katakan! Itu saja!”

“Apa maksudnya?” Gerutu Dareum.

“Sekarang kau harus belajar dan mengerjakan soal yang tadi aku buatkan untukmu, gampangkan?”

“Heh…”

Walaupun mengeluh pada akhirnya Dareum menuruti juga syarat dari Lee Mijoo. Terpaksa dia mengerjakan soal yang sama sekali tidak dia ketahui bagaimana cara menyelesaikan.

.

Mijoo sendiri diam-diam tersenyum melihat Dareum yang menuruti apa perintahnya. Gadis cantik itu melirik ke arah depan yang mana sejak tadi kekasihnya sudah berdiri dan menyaksikan pertikaian Dareum dan Lee Mijoo.

“Gwenchana?” tanya Woohyun tanpa bersuara.

“Nan gwenchana..” balas Mijoo sambil tersenyum.

Walaupun kesabarannya sering habis dikarenakan Dareum, Mijoo menyayangi remaja berusia 14 tahun seperti adiknya sendiri. Kan, bila suatu saat dia menikah dengan Woohyun, Nam Dareum akan menjadi adik iparnya kekeke.

•fin•

Advertisements

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s