[Autumn Will End Soon] The Fact

babysoul

Di akhir musim gugur ini, Nam Joon sadar akan fakta mengenai gadis yang disayanginya.

.

Title : The Fact | Scriptwriter : magnaegihyun | Genre : Angst, Romance | Duration : Drabble | Rating : PG-13 | Starring : Baby Soul, Kim Nam Joon |

.

Disclaimer : This storyline is belong to magnaegihyun. The cast is belong to god and their parents. Don’t claim it’s as yours. Hate the cast? Hate the plot? Don’t read and don’t leave a bashing, PLEASE! | Warning for typo(s) and OOC>< |

*

 

“Soul-a?”

 

Soul menoleh pada lelaki yang berdiri di depannya itu. Ia sudah mengenal lelaki ini sejak ia kecil. Keluarga mereka bertetangga sejak dulu. Lelaki ini jugalah yang menghiburnya ketika ayahnya masuk penjara akhir musim dingin yang lalu. Dia jugalah yang selalu menunggu Soul untuk pulang bersama ketika Soul harus menghabiskan waktu di perpustakaan mengerjakan tugas kuliahnya.

 

“Aku lebih tua dua tahun darimu, Nam Joon-a. Kau tak boleh memanggilku seperti itu.”

 

Hidup tidak pernah berjalan sesuai rencana tentu saja. Siapa yang tahu, ayah Soul, seorang penulis novel terkenal, masuk penjara karena tuduhan pembunuhan pada kepala penerbitnya. Soul tahu, dia bukanlah mahasiswa jurusan hukum yang dengan mudah bisa memperjuangkan keadilan bagi ayahnya, ia hanyalah seorang mahasiswa sastra korea yang mengagumi bagaimana sebuah karya terbentuk. Akhir musim dingin yang lalu, keluarganya telah menghabiskan banyak waktu untuk menyewa pengacara yang baik bagi ayahnya, namun tampaknya itu sia-sia. Nam Joon datang sebagai pahlawan bagi ayahnya, meskipun dengan pengacara kenalan Nam Joon, ayahnya tidak bisa bebas, ayahnya menjalankan hukuman dua tahun atas kejahatan pelanggaran hak cipta saja bukan pembunuhan.

 

Ibunya tak sesehat dulu sehingga harus ada yang menjaganya. Adiknya, Lee Seok Min sekarang sudah SMA, tentu perlu memiliki waktu tersendiri karena dia masih dalam fase labil remaja, sehingga Soul tidak pernah melarang apapun bagi adiknya itu. ia tahu dirinya beruntung memiliki Nam Joon sebagai tetangga sekaligus sahabatnya sejak kecil. Meskipun dia juga sibuk dengan kuliahnya yaitu mahasiswa jurusan hukum, namun Nam Joon selalu membantunya sampai sekarang.

 

“Apa nuna sampai sekarang masih menganggapku sebagai adik?”

 

Nam Joon memandang gadis mungil di depannya dengan serius. Gadis itu memang lebih tua darinya, namun tak pernah sekalipun Nam Joon bisa menghilangkan perasaan ingin menjaga gadis itu. Semenjak gadis itu menghiburnya ketika ibunya meninggal saat ia masih SMP dulu, Nam Joon selalu berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak akan pernah membiarkan gadis di depannya ini menangis.

 

“Apa maksudmu, Nam Joon? Dari dulu sampai sekarang, kau tetaplah adikku.”

 

“Tidak, nuna. Aku tidak pernah menganggapmu kakakku,” jawab Nam Joon keras kepala.

 

Soul menghela nafas,”Aku tidak keberatan jika kau tidak begitu, kalau begitu, lepaskan tanganku sekarang, aku harus pulang.”

 

Nam Joon masih tidak mendengarkan ucapan Soul dan melanjutkan kalimatnya,”Kenapa nuna tidak percaya padaku?”

 

Soul menoleh dan melihat fitur wajah Nam Joon lebih jelas lagi. Ia tahu lelaki yang ada di hadapannya ini sudah bukan lelaki yang dipeluknya ketika ibunya meninggal dulu. Dia sudah tumbuh menjadi lelaki yang dewasa dan berwajah tampan seperti sekarang. Ia bahkan sekarang sudah tumbuh lebih tinggi dari Soul, mungkin hanya Soul yang tidak bertambah tinggi, bahkan adik kandungnya sendiri juga sudah sangat tinggi.

 

“Aku bukannya tidak percaya padamu, tapi apa yang kau katakan itu tidak masuk akal.”

 

Nuna. Apa yang tidak masuk akal dari seorang lelaki yang berselingkuh, memang begitu kenyataannya, pacar nuna itu memang berselingkuh.”

 

Soul menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya tampak benar-benar lelah. Ia kemudian memandang Nam Joon,”Aku tidak melihat buktinya, Nam Joon-a. Aku harus tetap percaya padanya.”

 

Nam Joon memegang bahu Soul dengan kedua tangannya kemudian menggerak-gerakkan tubuh Soul mencoba menyadarkan pikiran Soul,”Kenapa harus tetap percaya padanya? Kenapa nuna selalu menolakku dan harus memilihnya?”

 

Soul menggeleng,”Itu memang pilihanku yang terbaik, Nam Joon-a.”

 

“Tu—tunggu, bagaimana bisa?”

 

“Di—dia yang menjamin kebebasan ayahku, Nam Joon-a.”

 

“Ja—jadi nuna diancam?”

 

Nam Joon memandang gadis mungil di hadapannya yang kini sudah terisak tak bisa membalas perkataannya. Inilah yang Nam Joon tidak pernah tahu sejak dulu. Ia tidak pernah tahu bahwa ini semua ini salahnya. Ialah yang membuat gadis yang harusnya ia lindungi ini malah tersiksa seperti sekarang. Ialah yang membuat gadis ini bertemu dengan lelaki yang saat ini menjadi kekasih brengsek gadis ini. Ya, lelaki yang dari tadi mereka bicarakan adalah pengacara yang membantu ayah Soul terhindar dari tuduhan pembunuhan. Di akhir musim gugur ini, Nam Joon barus sadar dengan fakta sekali lagi ia telah mengecewakan gadis yang disayanginya ini.

-FIN-

Hai, gengs! Sorry bikin ff geje lagi yang feelnya nggak nentu dan meledak-ledak ini. Sebenernya aku nggak ada ide sama sekali buat bikin ff ini, eh tapi malah keterusan. Sekali lagi, GIVE ME YOUR FEEDBACK, PLEASE>>>

Love,

magnaegihyun

Advertisements

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s