[Freelance] Angan

angan-ani

Sebuah angan, selayaknya bunga tidur saat rembulan ditemani gumpalan kapas

Angan

Written by ANi

Cast of Lovelyz’s Kim Jiyeon (mention EXO’s D.O and WJSN’s EXY)

Friendship, Hurt/Comfort, slight! Romance, and Sad

Teen rated on Ficlet

Warn!OOC

Thanks for Amazing Poster by LittleCookie via Story Poster Zone

Ps: kalian bisa dengerin lagu Maliq&D’Essentials-Beri Cinta Waktu pas baca

||Angan||

Ketika Jiyeon diselimuti oleh kegelapan dan selimut lusuh warna biru keunguan, pikirannya masih tersemat entah dimana. Menyelipkan diri dalam kebingungan dan keambiguan rasa yang terasa di hati. Walau si gadis kini mulai mengantuk kendati tak bisa tidur. Atau memang tak ingin tidur?

Malam ini seperti biasa, anak-anak panti sudah masuk di alam yang mereka buat sendiri dalam angan. Menyelami beribu perasaan tanpa satu yang dicurahkan. Padahal ini sudah pukul 10 malam, yang artinya sama dengan Jiyeon harus tidur kalau tidak mau kena semprot dosennya besok di kampus. Yang artinya juga sama dengan Jiyeon harus seperti anak-anak panti lain.

Memimpikkan diri ditengah curahan kasih sayang yang datang sekelebat walau tak pernah muncul. Sedikit kehangatan dalam angan, itu tidak masalah sebetulnya.

Puluhan beban Jiyeon dalam hal perkuliahan bahkan hingga keungan saja sudah membuatnya mau mati. Sekarang, ia dilanda keraguan bahwa tak ada sosok yang menyayanginya di dunia. Bahkan sang cakrawala yang begitu ia sayangi belum tentu menyayanginya.

Berbagai lembaran kisah yang kini terus bergulir, mengisi ingatan sekelebat Jiyeon akan masa kecil hingga dewasa tanpa ada yang menemani. Dan Do Kyungsoo adalah orang yang ingin ia sentuh. Entah mengapa rasanya ia mulai gila.Perlukah Jiyeon membawa diri ke rumah sakit jiwa dan ikut rehabilitasi saja sekalian –saking Kyungsoo membuatnya gila?

So Jung yang hanya satu-satunya menjadi sahabat sekaligus teman Jiyeon mengatakan, “Kau selalu bermimpi mendapat puluhan kasih sayang ketimbang aku yang sering tidur tapi tak pernah ada satupun mimpiku yang disana tersemat bahwa aku di beri ketulusan. Anganmu sederhana, seperti aku yang hanya ingin dicintai satu orang. Tau tidak? Terkadang dunia bertindak tidak seperti yang kita inginkan.”

Kyungsoo dan So Jung, dari puluhan orang yang menyita waktu Jiyeon, mengapa harus mereka yang memenuhi isi otaknya? Hilir mudik nama dan penampakkan wajah mereka selalu hadir, gaung suara mereka yang begitu khas bahkan Jiyeon tak lupakan itu, hanya ketika Jiyeon jatuh cinta untuk pertama kalinya.

Baiklah abaikan itu semua, ia tak ingin tidur terlalu malam dan besok pagi kena marah dosen kejamnya. Tapi So Jung itu berhasil menarik Jiyeon untuk tidak tidur di jam biasa ia tidur,loh. Bahkan nama Kyungsoo saja sudah mengusik hatinya yang terus bergetar tak menentu.

So Jung, kini ia sadar mengapa wanita itu begitu peduli padanya. Kenyataan mengatakan bahwa mereka mengalami hal yang sama, sentilan kasih sayang tak pernah mereka rasakan. Padahal So Jung anak orang kaya.

Kyungsoo, pria yang membuatnya dalam tahap gila hampir mati sama dengan jatuh cinta. Hanya orang itu saja yang Jiyeon bayangkan jika ada orang yang memberinya kasih sayang dalam bunga tidur.

Jadi, mengapa hidupku harus serumit dan seperti benang kusut? Yang ingin kurasakan hanya hal paling sederhana, kasing sayang.

Ketika angin musim gugur menerpa wajahnya dari selongsong cahaya rembulan yang masuk lewat celah jendela, kepingan dan robekan ingatan Jiyeon membawanya berfantasi ria. Ingatkan Jiyeon kalau ini sudah malam.

Dan, teman. Biarkan aku merindukanmu dalam mimpiku yang hanya bisa kugapai dalam angan. Memintamu untuk terus berjalan bersamaku di tengah-tengah keributan kehidupan yang serasa dalam badai tornado. Menemaniku hanya didalam setiap bunga tidurku, maka kau akan menjadi orang pertama dan terakhir yang akan kucintai. Teman. Hanya biarkan aku, untuk menjadi orang pertama dan terakhir bagimu. Teruntuk Kyungsoo yang hanya dalam angan dan So Jung yang selalu mencerahkan hariku seperti mentari tak pernah kembali pada peraduannya. Maka aku akan kembali pada angan-anganku.

||END||

Aku ga tau ini apa T.T  dan ini seperti nano-nano yang entah harus kubawa kemana saking membingungkannya. Ini jelek, ini ga bagus, dan aneh. Mind to review?

 

Advertisements

2 thoughts on “[Freelance] Angan

  1. aku jadi penasaran kemana perginya kedua teman jiyeon… oh, dan alasannya juga. hehe, tapi karena kedua hal itu nggak masuk cerita, jadi yauda.-.

    apa kabar, nifa? (duh, aku udah lama banget nggak buka wordpress, jadi kuharap aku nggak salah manggil namamu) kebetulan lagi nggak ada kerjaan, trus liat kamu update!

    anyway, ini ceritanya cuma tentang angannya jiyeon ya? kupikir akan ada dialog atau perpindahan adegan… pantesan singkat. aku nggak bisa banyak komentar, yang pasti meski bahasanya rumit banget, aku favoritin latar suasananya. ‘dapet’!

    semangat terus nifaa:3 (mampir lagi dong ke lapakku, kangen masa:( ehe ehe ehe)

    Like

  2. Ga pergi kemana-mana, sih. Alasan? Ga ada alasan/apaan?/

    aku baik aja kak. Kak night sendiri gimana? (ga salah manggil kok, itu bener) aku juga ga ada kerjaan buka wp kak night, bhaks

    ini emang tentang Jiyeon semua, ga ada dialog dan perpindahan adegan, karena emang begini ffnya/maksa/ dan singkat. Bahasanya rumitkah? Aku kok ga nyadar/slapped/ makasih kak udah jadi favorit(sebenernya ff ini favorit aku sepanjang di dunia menulis/uhuk)

    semangat juga buat kak night ngampusnya(nanti aku mampir, aku juga kangen kak night^^ ❤ )

    Liked by 1 person

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s