How To Be A Pretty Girl #2

po

How To Be A Pretty Girl #2

EXO’Chanyeol | Lovelyz’Sujeong | Lovelyz’Kei | BTS’Taehyung

Romance,Friendship,Fluff

Oneshoot ( 1/3 )

Claralaluchaipark aka TianiEXO

How To Be A Pretty Girl

‘Bagaimana caranya menjadi seorang gadis yang cantik?’

 

 

Chanyeol mengacak rambutnya dengan penuh frustasi. Wajahnya terus memerah.

Entah dia yang sudah mulai gila atau memang itu adalah emosi yang reflex dari dirinya. Tapi itu tidak bisa Ia pungkiri lagi,

Kejadian saat siang tadi, mengingatnya saja membuatnya sangat malu. Memang apa yang Ia lakukan saat itu? Ia tidak berbuat yang macam-macam kan? Mengapa Ia harus malu?

Chanyeol kembali mengacak rambutnya, tanpa sadar Ia menutup mulutnya sendiri. Kejadian tadi siang, saat Ia melihat Sujeong untuk pertama kalinya tidak memakai kacamata berada di hadapannya.

“Dia sangat manis” ucap Chanyeol, namun segera Ia menutup mulutnya lebih rapat dengan kedua tangannya.

“Bagaimana bisa aku mengatakan itu?!” kesal Chanyeol.

“Tapi, dia sangat manis saat itu” Chanyeol membuka mulutnya.

“Cinta itu menyakitkan, padahal aku tahu kalau Taehyung sudah menyukainya” Chanyeol memalingkan wajahnya ke jendela kamarnya.

“Bagaimana ya, kalau Taehyung tahu ternyata aku menyukai gadis yang selama ini disukainya juga” Chanyeol menghela nafas sejenak.

 

“Apapun yang terjadi, aku harus mendukung Taehyung”

 

 

^^^^^^^^^^^^^^^^

 

“SUJEONG!!!!!!” Sujeong hampir terjatuh mencium lantai kalau saja tangannya tidak menahan tubuhnya.

“Kei, kenapa kau…” Sujeong tidak dapat berkata apa-apa lagi, Kei langsung memeluknya erat. Untung saja, ini masih pagi sehingga koridor kelas masih sangat sepi. Kalau ada banyak orang, bisa-bisa Ia malu dengan sekuat tenaga.

“Ada apa Kei?” Sujeong dengan paksa melepas pelukan Kei.

“Kau tahu, kemarin ayahku membelikan 4 tiket untuk Lotte World!” seru Kei dengan gembira, Sujeong menghela nafas.

“Jadi hanya itu?” ucap Sujeong dengan malas.

“Kau tahu, aku akan mengajak Chanyeol untuk pergi juga!” Sujeong mengangakan mulutnya, Kei sangat berani kali ini.

“Kau yakin dia mau ikut?” Tanya Sujeong, sementara Kei mengangguk dengan semangat.

“Aku harus mengambil langkah pertama, lagipula dengan penampilan baru ini aku yakin aku punya peluang untuk mendekati Chanyeol!” semangat Kei, Sujeong juga ikut tersenyum.

“Baiklah, semangat ya!” Sujeong menepuk bahu Kei sambil tersenyum.

 

 

^^^^^^^^^^^^^

 

“Bagaimana ini Sujeong, aku sangat gugup” Kei dengan gemetaran memegang tiket yang dipegangnya.

“Padahal tadi pagi, kau sudah mempunyai semangat seperti pahlawan, kenapa sekarang malah kau gugup setengah mati?” Sujeong memijat kepalanya.

“Tapi, bagaimana ini. Pertama kalinya aku mengajak seseorang lelaki!” Kei makin terlihat gugup.

“Sudalah aku akan bantu, lagipula Chanyeol tidak jauh dari sini kan?” Kei mengangguk, Sujeong menghela nafas.

“Pastikan kau mengajaknya ya?” setelah bertanya, Sujeong sedikit menghirup udara di sekitarnya.

“CHANYEOL!!!!” teriak Sujeong dengan suara yang sangat besar. Kei sampai terkaget sendiri, begitupun dengan Chanyeol yang sedang berbincang dengan teman-temannya di tepi koridor.

“Pergilah!” Sujeong segera mendorong Kei keluar dari tempat persembunyian mereka.

“Siapa yang meneriaki namamu sebesar itu ya, Chanyeol?”

“Perasaan disini tidak ada siapa-siapa”

 

“Ah, ada seorang yeoja melangkah ke sini” Chanyeol segera mengalihkan pandangannya kepada Kei yang tengah berjalan pelan ke arahnya.

 

“Gadis itu, gadis yang selalu bersama Sujeong” batin Chanyeol, Ia pun berjalan menuju ke Kei.

“Ada perlu apa denganku?” dengan suara yang khas membuat Kei berhenti beberapa langkah dari Chanyeol.

“Chanyeol-ssi, maukah kau pergi bersama-sama denganku besok?” Kei segera membungkukkan dirinya dan mengacungkan tiket Lotte World yang dipegangnya kepada Chanyeol.

“Ada 4?” batin Chanyeol, tiba-tiba ada selintas pikiran yang muncul di benaknya.

“Bolehkah, aku mengajak sepupuku untuk ikut? Kau mempunyai 4 tiket kan?” Kei mengangkat wajahnya, seketika itu juga Ia tidak dapat berkata apa-apa lagi, Chanyeol tersenyum.

“Baik! Akan kuajak temanku juga!” jawab Kei dengan semangat, Ia segera berbalik dan melangkah pergi.

“Tunggu dulu, aku minta nomor ponselmu!” cegah Chanyeol, Kei tidak dapat berkata kata lagi. Badannya terasa sangat kaku, Ia membeku di tempat.

“Chanyeol meminta nomor ponselku?!!!!” batin Kei, hatinya sangat girang sampai-sampai ponselnya yang sduah diambilnya dari saku pun hampir terjatuh.

“Dengan nomor ponsel ini, kita bisa menentukan jam berapa kita bertemu. Sampai jumpa” setelah mendapat nomor ponsel Kei, Chanyeol langsung berbalik dan berjalan.

Sementara Kei hanya bisa menatapnya dengan wajah bersemu-semu.

“Pasti Taehyung akan sangat senang” Chanyeol sedikit tersenyum.

 

“Sebab Sujeong juga ikut”

 

^^^^^^^^^^^^^^^^^^

 

“Kei, sudah hampir 50 kali kau terus memandangi cermin. Bisakah kita pergi sekarang?” ucap Sujeong dengan bosan. Bagaimana mungkin, Kei sedari tadi hanya menatap dirinya di cermin. Memperbaiki rambutnya,polesannya, dan hal-hal yang sudah dianggap biasa.

“Sujeong, apa menurutmu aku sudah cantik?” Tanya Kei, Sujeong menghentikan acara membacanya.

“Sangat cantik. Aku yakin sekali” jawab Sujeong cepat, kemudian kembali membaca buku.

“Hari ini, akan aku utarakan perasaanku pada Chanyeol” Sujeong langsung terbatuk ketika mendengar apa yang Kei katakan.

“Kau serius?!” Tanya Sujeong kaget, matanya melebar tak percaya. Selama ini Kei sangat pemalu, tapi kali ini ada yang berbeda dari Kei.

“Aku hanya tidak bisa membuang kesempatan emas ini” Kei sedikit menunduk, Ia merasa gelisah ketika mengingat ulang kembali kacamata yang Sujeong pakai saat itu.

“Baiklah, aku akan mendukungmu!” Sujeong tersenyum, sementara Kei hanya termangu pada sahabatnya itu.

“Aku akan mengaturnya sesuai rencana. Kau pergilah duluan, nanti aku menyusul” ucap Sujeong, Kei hanya mengangguk mengerti.

“Aku pergi dahulu ya!”

“Hati-hati di jalan!”

 

Setelah Kei pergi, Sujeong hanya bisa menghela nafas.

 

“Pekerjaan berat untukku hari ini”

 

^^^^^^^^^^^^^^^^

 

“Temanku, tiba-tiba saja dia sakit perut” ucap Kei kepada Chanyeol, di sampingnya Kei tahu siapa dia. Taehyung sepupu Chanyeol.

“Benarkah?” Tanya Chanyeol,

“Ah, iya” Kei sedikit menyelipkan rambutnya belakang telinganya.

“Kalau begitu, Taehyung kau lebih baik pulang saja” uacpa Chanyeol sambil menepuk pundak Taehyung.

“Apa yang kau maksud? Aku juga ingin jalan-jalan” kesal Taehyung sambil menepis tangan Chanyeol.

 

“Kalau begitu, aku akan pergi bersama Kei” ucap Chanyeol.

Sementara Taehyung hanya mengangkat kedua tangannya tanda terserah.

 

“Sujeong?”

 

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

 

 

Hahahhahhhhhhhhhahahhahahhahhahahhhahahhahahhahahhhahhahaha ada apa ini? Setelah beribu abad akhirnya chapter keduanya bisa dirilis juga.

Mohon maaf teman-teman, sebenarnya aku ada sedikit halangan belakangan ini. Halangan dan hambatan yang selalu menerpa diriku tanpa henti bagai roda kehidupan.

Sekali lagi saya sangat mohon maaf.

Terima kasih

Dan

Jangan lupa tinggalkan comment! ^_^

Advertisements

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s