Posted in AU, Drabble, Family, Friendship, General / G, LFI FANFICTION, Phynz20, Romance

[Playlist-Fic] Christmas Project Song: They Said

poster-phynz20-christmas-project-songthey-said-by-phynz20

Christmas Project Song:

They Said

.

Short-fiction-collection by Phynz20 (@putriines)

.

Track 1

♪ All I Want For Christmas Is You ♪

Lovelyz‘ Yoo Jiae ft. I.B.I‘s Han Hyeri

Family with 237 w(s)

.

Semua orang bilang kalau natal itu hari yang menyenangkan. Nyatanya mereka bohong. Kalau mereka benar kan harusnya aku bisa berkumpul bersama orang tua dan keluargaku kan?

Kok yang terjadi padaku tidak.

Semua orang bilang kalau kau sudah sukses, berarti semuanya akan menyenangkan. Termasuk pada saat natal. Kau akan berkecukupan dan tak akan merasa kesepian.

Tapi aku disini tak bisa melakukan hal lain selain menonton Harry Potter dengan secangkir kopi ditemani setumpuk naskah tebal yang akan kembali kugeluti esok hari.

Sungguh aku bosan dan sangat kesepian. Aku rindu kehangatan keluarga. Aku rindu Ibu yang cerewet, ayah yang pendiam dan adik yang sangat rewel.

Meski rasanya sangat mustahil untuk kuwujudkan karena aku sudah meninggalkan mereka demi kebahagiaan semu belaka.

Sungguh, yang kubutuhkan di natal ini hanya mereka, keluargaku.

Bukan popularitas, bukan pula kekayaan apalagi setumpuk naskah tebal yang membosankan ini. Aku butuh kasih sayang, butuh diperhatikan, butuh teman bicara. Sayangnya semua itu sudah kutinggalkan di mes kecil di kampung sana, dengan kebodohan yang tak terlupakan.

“Kakak! Kak Jiae buka pintunya!”

Aku mengernyitkan alis, sejak kapan aku pernah memiliki tamu di hari natal?

“Ya tunggu sebentar!”

Segera kulangkahkan kakiku menuju pintu. Semua pembantu sengaja tak kukerjakan, mereka juga butuh istirahat kan. Setelah kubuka pintunya, kudapati seorang gadis yang lebih pendek dariku dengan tatanan rambut yang hampir sama dan wajah cerah menghadapku dengan sebuah  kado di tangannya.

“Hyeri-ah?!”

Mungkin tahun ini aku tak akan kesepian karena ada si kecil rewel disini.

.

Track 2

♪ Merry Christmas In Advanced ♪

Lovelyz‘ Ryu Sujeong ft. BTS‘ V

Romance with 405 w(s)

.

Dia selalu bergurau kalau aku terlalu polos, sangat lugu sampai mau menerima tawaran dirinya saat masih di sekolah dulu.

Dan aku selalu tertawa bila dia membahas itu. Kalau saja dia tahu segala yang ada pada dirinya sebenarnya sudah cukup untuk menjelaskan kenapa aku melakukan hal konyol bersamanya selama hampir sembilan tahun.

“Kenapa? Terpesona oleh ketampananku ya?”

Aku terbahak, sebuah bongkahan salju kulemparkan ke arah wajahnya. Rasa-rasanya mau ku lempar saja dia ke jurang, tingkat kepercayaan dirinya itu loh, sudah melebihi langit ketujuh!

“Apa sih? Dingin tahu.”

Tapi aku masih tertawa begitu kencang melihatnya cemberut, “Biarin.” Salah siapa? Kalau dia tidak narsis seperti ini juga aku tidak akan melemparkan bola salju itu.

“Aku jadi kedinginan tahu!”

“Whoa whoa….”

Dia mengejarku, seakan semua salahku dan ingin melampiaskan dendamnya. Sayangnya tak semudah itu untuknya bisa mengejarku.

Kami terus berlari di taman ini. Padahal taman ini bukannya sepi pengunjung, tapi tetap saja dia tak menyerah mengejarku, sampai mungkin hampir sepuluh menit kami berkeliling taman ini, dia akhirnya menghentikan larinya sehingga membuat jarak denganku sekitar lima meter. Dengan tangan dilutut, dia masih memandangiku sebegitu rupa. Aku memeletkan lidahku.

“Nggak semudah itu tahu mengejarku!”

“Kata siapa?”

Dan tiba-tiba saja dia sudah mengambil tanganku menangkupkan ke pipinya.

“Kalau begini kan hangat.”

Tapi dia bodoh. Sudah tahu suhu tanganku lebih dingin dari pada suhu pipinya.

“Dan akan lebih hangat lagi seperti ini.”

Gerakkannya cepat sekali, hingga kecupan ringan di pipi dan pelukannya hanya berlangsung lima detik!

“Apa sih? Malu dilihat orang tahu!”

Aku berusaha melepaskan pelukkannya, tapi dia terlalu erat. Rasa-rasanya seperti dia ingin menyalurkan seluruh perasaannya padaku.

“Lebih malu seperti ini atau melihat itu?”

Dia melepaskan pelukkannya dan mengarahkanku kepada sesuatu yang lebih konyol.

Tak jauh dari kami, sudah berdiri Solbin, Yuju, serta Senior Sungjae dan Seungcheol. Masing-masing dari mereka memegang kertas bertuliskan pesan cheesy yang membuat bulu kudukku berdiri.

“Will.”

“You.”

“Marry.”

“Kim Taehyung?”

Aku tertawa terbahak, tapi lelaki ini malah menambah parah kejadiannya dan mengeluarkan kotak cincin serta berpura-pura seperti pangeran yang akan melamar putrinya.

“Aku tahu ini seperti anak bocah, tapi kamu harus tahu kalau mereka sangat susah dibujuk!”

Astaga, aku tertawa lagi.

“Tapi kali ini aku serius, Kim Taehyung ini ingin menyudahi masa lajangnya dengan Ryu Sujeong. Kim Taehyung yang ini ingin sekali menghabiskan natal-natal berikutnya dan tahun-tahun berikutnya dengan teriakan cempreng dari Ryu Sujeong dan keluh kesah anak anaknya nanti. Pokoknya Kim Taehyung ingin menghabiskan masa tuanya bersama Ryu Sujeong!”

Sungguh, ini serius atau aku sedang bermimpi?

.

Track 3

♪ Paper Hearts ♪

BTS‘ Jeon Jungkook ft. Lovelyz‘ Ryu Sujeong

Friendship with 404 w(s)

.

“Kalau pulang bilang ya?”

Aku menghirup kopiku sembari melihat bingkai yang terpajang disana. Senyum kami masih merekah waktu itu. Dilatari salju putih berkilauan dengan angin yang membawa rambut panjangnya berkibar.

Sudah lima tahun rupanya aku pergi dari sisinya. Dia masih saja ricuh di media sosial, selalu menanyakan kabarku dan terkadang mengeluarkan sumpah serapah atau menangis di telepon karena Kim Taehyung.

Tapi tawanya tak pernah berubah.

Cuma dia sebenarnya yang terus menghubungiku. Tapi tetap dia tak pernah absen di setiap bulan ku disana. Meski begitu aku tetap merindukannya.

Kriet….

“Ya Jeon Jungkook! Kenapa kamu nggak bilang kalau pulang ke Korea?!”

Rasanya aku tak percaya ada dirinya dengan eksistensi yang nyata dan kini sedang berlari ke arahku lalu memiting leherku, mengacak-acak rambutku dan mengeluarkan sumpah serapahnya.

“Kalau kamu bilang kan aku bisa ke bandara jemput kamu!”

“Kamu tahu darimana?”

“Bibi.”

“Maksudnya?”

Wanita itu membetulkan sedikit pakaiannya dan menaruh tas di atas meja, kemudian duduk di depanku. Tersenyum cerah ia menatapku. Mata cokelat itu tak berubah, poninya masih sama, senyumnya seakan tak pernah padam sejak dulu.

Aku seakan ditarik lagi pada kejadian lima tahun silam.

“Aku tadi ke rumahmu. Mau menyapa Bibi sekaligus menyerahkan ini, kukira kamu akan menetap disana. Tapi ternyata pulang juga!”

Dia menyerahkan kertas tebal berlatarkan emas dengan nama Kim Taehyung dan Ryu Sujeong disana.

“Kamu mau menikah?”

Sujeong tersenyum cerah sembari menganggukkan kepalanya, “Iya. Toh, kami sudah mengenal cukup lama.”

Aku benci mengakui ada sebagian rasa nyeri di hati ini.

“Kamu harus datang ya Kook-ah! Kamu itu tamu kehormatan, kamu kan yang mengenalku dari kecil, bahkan kamu yang selalu membantu hubunganku dengan Kak Taehyung. Jadi harus datang ya? Ya ya ya?”

“Kamu mendahuluiku ya, kurang ajar.”

Kami tertawa. Rasanya seperti kembali ke masa lalu tapi dengan perasaan yang jauh berbeda.

“Makanya cepat lamar Danee! Dia cantik tahu, baik juga. Apa yang kurang?”

Yang kurang itu dia tak sepertimu Ryu Sujeong.

“Hahaha. Sudahlah, pikirkan saja dulu pernikahanmu, jangan nasihati orang, penyihir.”

Dia segera mendaratkan tasnya ke lenganku. Masih tidak berubah ternyata.

“Sujeong, kalau boleh, aku mau memelukmu untuk yang terakhir kali sebelum kamu benar-benar menjadi istri orang.”

Sujeong terbahak. Jujur, aku sudah agak gila kali ini. Maksud meminta pelukkan Sujeong pun aku tak tahu. Tapi Sujeong berdiri dari bangkunya dan menghampiriku. Tangannya ia lingkarkan ke tubuhku sembari menepuk-tepuk pelan punggungku.

“Semoga kamu juga bahagia ya Kookie-ah.”

Selamat tinggal Ryu Sujeong yang telah terbang.

Semoga dengan menikah aku bisa melupakan perasaan aneh ini, Jeon Jungkook.

.

Heiyooooooo! Aku balik lagi ya ehehehehe. Tapi kali ini belum bawa Persimpangan ehehehe (iya ketawa aja terus nesss). Sebenernya playlist ini ada 6 track, cuma yg berhubungan sama Lovelyz cuma 3 fic ehehehe (malahan 2 fic Sujeong XD). Trus emang sengaja genrenya ringan soalnya lagi gabisa mikir verat berat :”) ini aja persimpangan lagi ngestuck bikin konfliknya Yein uhuhuhu. Jadi semoga sabar nungguin chapter selanjutnya yaaa ❤

Kalo mau liat yg full bisa ke:

Christmas Project Song: They Said, on Agent’s Mystery

atau

Christmas Project Song: They Said, on IFK 

Jangan lupa tinggalin jejak guys ~

Advertisements

One thought on “[Playlist-Fic] Christmas Project Song: They Said

  1. SUKA TIGATIGANYAAA
    yang terakhir menyakitkan:( tapi ya namanya bukan jodoh mau gimana lagi:’)
    punya jiae, kerasa juga nyeseknya. hari istimewa, tp enggak bisa kumpul sama ayah ibu, untung adeknya datang.
    terussssss yg kedua… bayangin wajah sok tegarnya sungjae dipaksa pegang tulisan buat acara lamaran sok romantis tp manisnya taehyung, itu lucu bgt:’D

    persimpangannya ditunggu kak, semangat^^

    Like

Lovelinus, leave a comment pls ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s